Abah Ihsan,

[Resume] Fenomena Perubahan Perilaku Pada Anak

Saturday, July 30, 2016 Lendy Kurnia Reny 22 Comments

Pernah melihat anak yang bicaranya kasar?
Atau ((jangan-jangan)) anak sendiri yang seperti itu?

Bagaimana perasaan anda sebagai orang tua?
Pastinya akan kaget, sedih, marah, dan kecewa. Lalu anda bertanya-tanya...darimanakah kata-kata tersebut bisa terucap oleh anak?

Apakah dari lingkungan?
Gadget?
Teman?
Atau secara tidak sadar, kita sendiri yang mengajarkan kepada anak?


Simak penuturan dari Abah Ihsan Ibn Baihaqi.
Ayah dari 6 orang anak yang luar biasa dan penggagas Program 1821.

Founder dari Auladi Parenting School.
Sekolahnya para orang tua dalam mengasuh anak.



Orangtua tentu tidak menginginkan anaknya berkata kasar, berperilaku kasar dan tidak menurut. Namun apa yang sudah orangtua lakukan agar anak sesuai dengan yang kita impikan?

Abah menggagas Gerakan 1821.

Gerakan yang sangat efektif dan bisa dilakukan oleh orang tua manapun. Hanya 3 jam sehari dari seluruh waktu kita selama sehari penuh, menemani anak tanpa gadget. Gadget yang dimaksud tidak hanya TV, handphone, tablet, dan alat komunikasi lainnya, namun benda elektronik yang berbentuk kotak, seperti mesin cuci, kompor, dan lain-lain.

Hanya fokus ke anak.




Manfaat Gerakan 1821 :
  • Mendekatkan hubungan anak dan orangtua. 
    Dengan kedekatan ini diharapkan pengaruh orangtua terhadap anak lebih banyak daripada pengaruh oranglain terhadap anak.

    Orang lain yang dimaksud salah satunya adalah teman.

    Anak-anak (seharusnya) akan lebih terpengaruh dengan orang tua yang dikenalnya lebih dahulu daripada oleh teman, yang baru dikenal beberapa hari. Asalkan orangtua memiliki kedekatan terhadap anak.
  • Bisa menginstal software anak.
    Kita memberikan waktu untuk anak, menerapkan batasan, bahkan memberikan ketegasan terhadap anak.

    Untuk anak di di bawah 10 tahun, kita bisa mengkhatamkan kisah-kisah Nabi dan Rasul. Menanamkan nilai-nilai moral pada anak melalui kisah-kisah teladan tersebut.

    Sehingga jika anak usia remaja tidak mau sholat tepat waktu, harus senantiasa di suruh-suruh, maka cek kembali. 
    Apakah kita sudah menginstalkan software yang benar saat mereka anak-anak?

  • 1821. Memberikan contoh pada anak.
    Contoh bahwa kita peduli terhadap anak, ketimbang dengan gadget dan urusan lain. Bahwa kita siap mendengarkan, bermain dan mengobrol bersama anak.
Dibaca baik-baik untuk para orang tua yang merasa tidak mampu menjalankan 1821.
Mungkin inilah penyebabnya.



Gerakan 1821 itu adalah gerakan tidak wajib bagi orangtua, namun bisa jadi menjadi salah satu cara bagi orangtua untuk membuat kedekatan orangtua dan anak.


Contoh yang bisa dilakukan saat 1821 diantaranya :
  • Bermain
  • Berbicara
  • Belajar

dan gerakan ini efektif untuk segala usia.
Siapa sih...yang tidak suka ketika tiba-tiba orang tuanya menjadi ingin mengobrol bersama anak? Hingga anak dewasa pun, rasanya ingin memiliki kedekatan dengan orangtua. Mengobrol dan bercerita layaknya bersama seorang teman. Teman yang (paling) memahami diri kita.



Anak-anak yang mudah terpengaruh orang lain karena tidak mendapatkan pengaruh dari orangtua.


Peran ayah dalam tumbuh kembang anak.

Tidak ada peran Ayah yang bisa digantikan oleh Ibu, begitupun sebaliknya. Tidak ada peran Ibu yang bisa digantikan ayah.

Jadi selalu ikutsertakan sosok Ayah dalam melakukan pengasuhan.
Karena menurut penelitian, dengan hadirnya sosok Ayah, maka anak akan menjadi lebih percaya diri dan tangguh dalam menghadapi bullying.


Tips Menciptakan Keluarga Harmonis.

Jangan memotong kebijakan salah satu orang tua.
Misal : Ibu bilang "jangan", namun ayah berbicara sebaliknya, dengan alasan, “Masa gitu aja ga boleh?
Hal seperti inilah yang akan melemahkan anak.





Sesi Tanya - Jawab.

1. Anak saya itu sudah SMA Abah, laki-laki. Namun susah sekali bila di suruh sholat. 
Bagaimana caranya yaa, Abah?

Parents - Bandung.

Jawab :

Banyak hal yang harus disadari orang tua sebelum menuntut anak. Kita menuntut anak agar mudah kalau disuruh sholat, namun sudahkah kita menamatkan kisah Nabi dan Rasul saat mereka masih kecil?
Sudahkah kita bangun kedekatan bersama anak?
Memberikan pengertian tentang sholat, bukan hanya menyuruh mendirikan sholat?

Maka :
  • Sediakan waktu bersama anak.
  • Ketemu sama anak, dan ada untuk anak.

Orangtua ketika bertemu dengan anak selalu mengisi dengan nasehat. Di situlah harga diri anak hancur karena overdosis nasehat.

Ibarat gelas kosong yang di isi air terus menerus. Lama-kelaman akan luber dan tumpah. Itulah yang menyebabkan anak tidak menurut saat diberi nasihat.

  • Ajak ngomong saat anak tidak bermasalah.

Kalau sedang bermasalah, dengarkan dulu apa masalah anak.



2. Abah, anak saya itu manja sekali. Masuk sekolah selalu nangis, tidak mau ditinggal. Bagaimana mengatasi anak agar menjadi lebih berani?

Parents-Jakarta

Jawab :

Mengatasi anak manja dan tidak mandiri. Berikut tips dari Abah agar anak mandiri :

  • Menjadi orangtua yang berkompeten.

Karena orang tuanya selalu tidak tega saat akan meninggalkan anak di sekolah. Ketika anak menangis, maka orang tua selalu datang lagi. Peluk, bujuk. Anak keudian berhenti menangis.
Namun ketika berpisah, ia akan menangis lagi. Dan orang tua kembali datang karena alasan tidak tega. Hal ini menimbulkan anak menjadi cemas dan tidak mandiri. Separation anxiety atau kecemasan saat berpisah.

Karakter ini yang terbentuk pada anak.

Bagaimana seharusnya?
Ketika anak menangis saat di tinggal, Tega(s).
Tega dan Tegas dalam menghadapi sikap anak.

Mereka tidak akan menangis lama. Ataupun meskipun lama, itu tidak akan dibiarkan oleh pihak sekolah. Biasanya pihak sekolah yang baik dan berkompeten, bisa mengatasi masalah (umum) seperti ini.



3. Saya punya anak usia SMA. Dan masih tidur bersama orang tua.
Bagaimana cara memisahkannya yaa, Abah?

Parents

Jawab :

"Perintahkanlah kepada anak-anak kalian untuk shalat ketika usia mereka tujuh tahun, pukullah mereka karena (meninggalkan) nya saat berusia sepuluh tahun dan pisahkan mereka di tempat tidur"

(HR. Abu Daud)


Berpedoman pada adab tidur bersama (mudhaja'ah), maka anak memang perlu dilatih untuk tidur sendiri. Tidak tiba-tiba diminta untuk bisa mandiri, tidur sendiri tanpa orang tua ketika berusia 10 tahun. Namun berproses.

Cara melatihnya adalah membiasakan anak tidur ditemani dahulu saat usia 4 tahun, namun ketika anak sudah terlelap, orang tua pindah tidur di kamar sendiri.

Bagaimana kalau anak nangis?
Datangi dan temani lagi. Lalu setelah lelap, pindah ke kemar masing-masing lagi.

Bagaimana kalau anak tidak tidur-tidur?
Abah yakin anak memiliki limit (kemampuan maksimum) bahwa dia akan lelah dan akhirnya tertidur sendiri.

Orang tua harus TEGA(S)dengan anak.
Tega dan Tegas akan membuat anak mandiri, tidak manja.





Pesan terakhir Abah saat acara ini adalah jadilah orang tua yang berpengaruh bagi kehidupan anak. Jika anak sudah merasa nyaman, ia akan cerita segala hal kepada orang tua. Bukan kepada teman. Anak akan nyaman curhat sama orang tua.

Mashaallah,
Nikmat sekali bukan?

Karena orang tua yang mau ngobrol dengan anak, bukan hanya ngomongin anak, akan mencegah pengaruh bullying dari lingkungannya.




Kesimpulan :

Sikap orangtua di hadapan anak :
  • Menyediakan waktu untuk anak
  • Sering sering ngomong sama anak, bukan diomongin.
  • Belajar bersama anak.


Sekian resume dari saya.
Salam hangat,

// Alumnus PSPA // PDA Abah Ihsan dan tergabung dalam Grup 6 - Yuk JOS (Jadi Orang tua Shalih) Bandung.











You Might Also Like

22 comments:

  1. Keren euy mom Lendy.
    Jazakillah khairan ya mom

    ReplyDelete
  2. Wa Jazzakillah Khayr, mom Fariza...
    semoga bermamfaat.

    ReplyDelete
  3. cakeeup... euh, mau nulis resume jadi ga pede lg gegara mba yang satu ini kece bgt ulasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uni....
      *colekin berkali-kali.

      Belajarnya dari masta Ibubahagia....

      Delete
  4. Tega dan tegas buat kemandirian anak ya. Noted

    ReplyDelete
  5. Aku Masih selalu dalam proses pembelajaran sebagai ortu yg baik Len ;)

    Semoga menjadi orang tua danbaan anak yaa

    ReplyDelete
  6. Yup, mengajak ngobrol anak, dengerin curhatan anak, menemaninya bermain, bisa mendekatkan hubungan anak dan orang tua ya.

    ReplyDelete
  7. Bekal bagusss untuk jadi orangtuaa.. Trims Mbak Lendi artikelnyaaa

    ReplyDelete
  8. Aku suka gerakan 18-21. 😙Demi anak, orang tua harus menjagar benar amanahnya ya mba

    ReplyDelete
  9. Jam18:00 -20:00 biasanya saya dan anak sholat berjamaah, mengaji, makan malam, dan belajar menemaninya mengerjakan PR. Nah dari 20 ke 21:00 ini yang kadang belum konsisten, masih suka menyalakan tv :(

    ReplyDelete
  10. Peran orang tua bukan hanya sebagai pembimbing ya, tapi juga sahabat dimana anak bisa bebas cerita apa saja kepada kita. Trims ilmunya Mbak 😊

    ReplyDelete
  11. Komen lagi aah.. hoho..

    Mau nerapin juga deh, cb colek paksu dl

    ReplyDelete
  12. Thanks mbak infonya, mau nerapin gerakan 1821 ah
    Bismillah... ������

    ReplyDelete
  13. mantep...
    kedekatan anak dn orang tua itu penting
    ... mungkin jgn terlalu dikerasi..biar anak betah bersama kita... jadi jika ada pengaruh buruk dari luar.. dia bisa share kekita...

    ReplyDelete
  14. Aih bener banget nih poin per poinnya. Terutama yang bagian menyuruh anak solat. Kadang miris juga ya ada orang tua yang galak banget nyuruh anak solat tapi dianya sendiri malah nggak solat, nggak kasih contoh.

    ReplyDelete
  15. 1821 sip. Haarus lebih pintar lagi mengatur waktu bersama anak nih

    ReplyDelete
  16. Sejatinya bljr mnjd org tua adlh stiap hari y mba dn sikap anak2 adlh guruny

    ReplyDelete
  17. Ternyata benda kotak itu, termasuk kompor dan mesin cuci ya..? Kirain hanya gadget aja hehehe.
    Pokoknya mah, segala sesuatu yang bisa mengalihkan perhatian orang tua pada anak ya...

    ReplyDelete
  18. Wah, penting ini ilmunya. Saya bookmark, biar suami ikut baca.
    Makasih sharingnya Mba Lendy

    ReplyDelete
  19. Gerakan yang bagus mbak, tapi kalau aku biasanya lebih ke siang dan pagi hari mengurangi hp/ buka leptop. Malamnya saat anak2 bisa main ma ayahnya baru aku bisa agak free.
    TFS ya :)

    ReplyDelete
  20. semoga bisa bermanfaat ya mbak

    ReplyDelete
  21. wah keren ni aplikasinya.......

    ReplyDelete