Dini.id : Startup Yang Membantu Orangtua Menghadapi Anak Speech Delay

Bismillah.


Ya,
Menjadi orangtua tidaklah hanya memberi makan dan membelikan segala kebutuhannya, namun juga memperhatikan dengan seksama perkembangan anak dari waktu ke waktu. Untuk mengetahui perkembangan anak, perlu adanya tolak ukur (checklist) tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya.


Mampir ke sini juga yuukk...




Salah satu perkembangan yang membutuhkan perhatian khusus adalah perkembangan bicara pada anak. Dan ternyata, kemampuan berbicara dengan kemampuan berbahasa itu adalah dua hal yang berbeda.


Apa perbedaan berbicara dan berbahasa?


Berbahasa adalah kemampuan untuk mengutarakan apa yang dimaksud dengan makna yang mudah dipahami orang-orang di sekitarnya.

Seperti :
Anak mampu membedakan penggunaan kata atau kalimat tertentu.

"Saya memiliki teman baru."

"Saya baru memiliki teman."

Dua hal di atas sama-sama memiliki arti, namun memiliki perbedaan makna.



Sedangkan berbicara adalah bagaimana seseorang mengucapkan sebuah kalimat dengan nada atau kata tertentu.

Ada 3 hal yang meliputi kemampuan berbicara, yaitu :

    Artikulasi   
Penyebutan huruf "R" pada kata rambut, bukan lambut.

   Nada suara    
Bagaimana seseorang menyebutkan sebuah kalimat dengan nada suara kencang atau cenderung pelan.

   Fasih    
Mampu menyusun sebuah kalimat utuh tanpa mengulang-ulang kembali.



Dan berikut perkembangan kemampuan anak dalam berbicara :



Apa ciri-ciri anak mengalami Speech Delay (keterlambatan berbicara)?

Ketika anak-anak usia 18 bulan mengalami :

♦ Tidak bubling untuk kata-kata sederhana (seperti : wuwuwu, dadada, nanana, dan lain-lain)
♦ Menggunakan kurang dari 3-4 huruf konsonan dalam kata-katanya (misal : p, b, d, t, m, n)
♦ Tidak mempu berbicara 3-5 huruf dalam pengucapannya (pelafalannya tidak selalu harus benar untuk anak usia 15 bulan ke atas)
♦ Tidak menggunakan gerak tubuh yang benar saat berbicara (misal : mengangguk atau menggelengkan kepala, melambaikan tangan, blowing kisses, bertepuk tangan, dan lain-lain)



♦ Tidak mengerti kata-kata sederhana seperti “bye”, “tidak”, “berikan pada Ibu” dan lain-lain.
♦ Tidak memiliki ketertarikan pada sesuatu (cuek)
♦ Tidak bisa menyebutkan minimal 2 anggota badannya (bagian tubuh yang mudah, seperti mata, hidung, mulut, telinga, perut, tangan, dan kaki)
♦ Tidak mampu menggunakan setidaknya 15 kata-kata pada usia 18 bulan.



Checklist Speech Delay untuk anak usia 26 bulan :

♦ Tidak memiliki sekurangnya 1 kosa kata baru dalam 1 minggu
♦ Tidak memberikan respon bila diberi perintah sederhana.
Seperti : Pegang hidungnya, ambil bolanya, atau mana matanya.
♦ Tidak merespon bila diajak bermain pretend-play.
Seperti : pura-pura memberi minum pada boneka, atau bermain mobil-mobilan di lantai.
♦ Tidak mengikuti apa yang dilihatnya pada diri orang dewasa, seperti : tepuk tangan, melambaikan tangan, lompat-lompat, dan lain-lain.
♦ Tidak meniru perkataan orang dewasa (bola, hai, ayoo..., mama, dada, dan lain-lain)
♦ Kata-katanya kurang dari 40-50 kosa kata
♦ Tidak mampu memadukan kata, seperti : bayi makan, sepatu ayah, mama pergi, dan lain-lain.
♦ Tidak menunjuk ketika melihat sebuah gambar dalam buku
♦ Tidak bisa menyebut 3 anggota tubuh
♦ Tidak paham penggunaan alat-alat sederhana yang ada di sekitarnya, misal : garpu, mangkuk,...
♦ Tidak pernah tanya hal sederhana, seperti "Apa itu?"


Untuk anak-anak dengan keterlambatan checklist yang ada di atas, perlu diwaspadai segera, karena semakin cepat mendeteksi kemampuan anak dalam berbicara, semakin cepat penanganan yang bisa dilakukan.


Source :
https://seemeandliz.com/speech-delay-in-toddlers-19-red-flags-to-watch-for/










Perfect World (2019) : You Only Live Once

Bismillah.

Yo, sahabat lendyagasshi!
Apakabar?

Setelah gak nemu tontonan serial yang cocok di hati setelah nonton drama My Golden Life yang begitu sederhana meskipun episodenya panjang, aku memilih untuk melabuhkan ke tontonan dorama Jepang. Karena aku pikir, film Korea yang sedang airing sakarang lebih banyak genre fantasy (kaya yang ratingnya sedang bagus, Hotel De Luna sama Doctor John). Emm, kayanya aku belum siap transfer otakku ke genre tersebut.

Setelah kepoin sana-sini (ada beberapa portal drama online yang aku rasa beritanya akurat untuk masalah rating) jadi aku mantap melabuhkan hati menonton drama yang satu ini. Huhuu~
Dan tahu gak...
Berakhir dengan gagal move-on. Sampai sekarang, aku masih re-run drama ini lagi dan lagi.

Sebagus apa siih...?




Seperti yang udah-udah, drama Jepang selalu gak jauh-jauh dari manga (alias komik Jepang). Jadi drama ini diangkat dari manga yang judulnya sama, Pafekuto Warudo (Perfect World) dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan langsung laris hingga menduduki posisi ke #4 di Jepang. Pengarangnya yang bernama Rie Aruga, sukses membuat pembaca berderai air mata karena mengikuti alur kisahnya yang romantis dramatis.


Judul : Perfect World (Pafekuto Warudo / パーフェクトワールド )

Penulis : Rie Aruga (manga),
Mayumi Nakatani

Sutradara : Yoshishige Miyake, Keiichiro Shiraki
Genre : drama, romatic
Network : Fuji TV
Episode : 10 eps 

Rundate : April - June, 2019
Runtime : 60 minutes

Rating : ⭐⭐⭐⭐/5


Gimana kalau sahabat lendyagasshi dipertemukan kembali oleh cinta pertama saat SMA dulu?
Tapi...
Kondisi si gebetan udah gak sesempurna dulu.
Kira-kira, bakalan tetep suka atau move-on?




Kawana Tsugumi (diperankan oleh Mizuki Yamamoto) - adalah seorang cewek berusia 30 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan design interior, Cranberry Designer. Pada suatu hari diminta atasannya untuk mengantarkan gambar design yang tertinggal ke sebuah restoran Jepang. Tanpa di sangka, kejadian ini membuat Kawana bertemu lagi oleh cinta pertamanya, Ayukawa Itsuki (diperankan oleh Tori Matsuzaka).

Antara kaget campur seneng (juga deg-degan kali yaa...) si Kawana nyapa Itsuki-kun.


"Ayukawa-san?
Mungkin kamu gak inget aku... Aku adalah teman sekelasmu saat kelas 3 SMA dulu, Kawana Tsugumi."


"Aah...Kawana-san..?"


Sambutan hangat Itsuki bikin hati Kawana berbunga-bunga...
Dan gak terasa, mereka larut dalam obrolan mengenang masa lalu. Hingga pada suatu titik, Kawana nanya

"Ayukawa-san masih main basket? Dulu dia adalah kapten di tim sekolah kami, berkat Ayukawa-san sekolah kami selalu juara."


Dan mendadak semua terdiam...
Siink~

Untuk memecah kesunyian, salah satu teman kantor ada yang tanya apakah Ayukawa-san mau pulang duluan? Setelah meng-iyakan... si teman kantor itupun berlalu dan kembali lagi dengan membawa kursi roda.

Whaaaatt...?
A wheelchair?

Iya,
Ternyata Ayukawa-san gak bisa berjalan normal (lagi) alias disabilitas.
Sejak kapan?


Shock!
Kawana merasa dunianya berputar.
Gimana bisa dia gak tau sama sekali kabar Ayukawa, seseorang yang ia cintai selepas lulus sekolah?


Keesokan harinya, Kawana dateng khusus ke kantor Ayukawa untuk meminta maaf atas kesalahannya yang kemarin. Dan ternyata, Ayukawa malah ngajakin Kawana ke suatu tempat yang cantik. Di sana, mereka ngobrol... Dari mulai Ayukawa yang menceritakan kecelakaan yang dialaminya saat ia berusia 20 tahun dan parahnya, karena kecelakaan itu, Ayukawa gak bisa merasakan bagian tubuh di bawah pusar ke bawah. Semua lumpuh dan mati rasa. Bahkan sesekali Ayukawa gak bisa merasakan kalau kebelet pipis atau pup.
Huhuu~
Poor uri lead-male...😭😭

Dan dari yang mulanya hanya urusan pekerjaan, hubungan mereka semakin dekat. Mulai dari saling menemani saat ada pameran seni, makan bareng sampai saling memberi semangat satu sama lain.





Termasuk saat Ayukawa mendadak demam tinggi karena terlalu lama duduk di kursi roda. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan terkena komplikasi yang bisa membahayakan nyawanya. Namun, dengan gigihnya, setelah sadar dari pingsannya (karena terlalu tinggi demamnya, maka Ayukawa sempat pingsan), ia meminta untuk segera kembali bekerja.

Saat itu ditemani Kawana, ia melarang Ayukawa untuk bekerja. Jadi, melalui ijin dokter dan perawat, Ayukawa dibolehkan tetap bekerja di kamar sambil baringan.
**gambar loo ini...sambil tengkurep gini... Whooo~ Pro banget yaa...

Oiaa,
Aku lupa cerita yaa...kalau pekerjaan Ayukawa ini adalah seorang arsitek kelas 1. Doi sedang ikut sebuah kompetisi gambar untuk memenangkan sebuah tender membangun bangunan dengan barrier free, alias bangunan yang nyaman untuk para penyandang disabilitas.

Karena konsepnya bagus, maka proyek Ayukawa yang diajukan oleh kantornya. Karena ia gak mau jadi orang yang dianggap gak bertanggung jawab, maka dengan sepenuh hati meskipun sedang sakit, ia sekuat tenaga mengerjakan proyek ini.

Dibantu Kawana, akhirnya proyek ini berhasil diselesaikan tepat waktu batas pengiriman gambar.
**huhuu~ terharuuu...😥


Masalah berhenti di situ?
Ooo...tentu tidak.


Drama ini sungguh manis menyajikan kisah cinta yang tak biasa antara Ayukawa dan Kawana. Dari mulai Kawana yang mengungkapkan betapa ia mencintai dan mengagumi sosok Ayukawa sejak SMA. Dan ia sungguh-sungguh hanya bisa melihat Ayukawa yang begitu sempurna dari kejauhan, karena saat itu Ayukawa memiliki kekasih yang bernama Miki. Dan putus setelah Ayukawa mengalami kecelakaan.

Semenjak itu, Ayukawa cenderung menjadi pribadi yang tertutup dan berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak jatuh cinta lagi. Ia akan hidup sendiri selamanya.

Namun,
Sejak bertemu dengan Kawana, cewek periang yang melihat segala sesuatu dari sudut yang berbeda, sedikit demi sedikit Ayukawa terbuka lagi dan mau menerima cinta yang ditawarkan Kawana.
**iya, ini yang nembak duluan si ceweknya... tapi tetep manis loo.. gak saru, soalnya ceweknya juga malu-malu gitu...




Scene apa yang paling mengharukan dalam drama Perfect World ?


    Saat pertama kali nge-date   
Ada banyak hal yang membuat Kawana khawatir, salah satunya karena yang suka duluan adalah yang cewek. Jadi saat menyatakan perasaan dan mereka resmi nge-date pertama kali ke Enoshima, mereka saling bertukar hadiah. Tanpa janjian, alami aja gitu...

Kawana bawain o-bento untuk dimakan bersama sedangkan Ayukawa beliin kalung bergambar bunga warna pink.

"Pertama kali aku melihat kalung ini, aku langsung yakin kalau ini cocok untuk Kawana..."

(dengan wajah terharuuu...)
"Hontou ni...arigatou...
Sejujurnya, aku khawatir dengan hubungan ini, karena Ayukawa-kun orangnya baik banget. 
Jadi (mungkin) gak enak kalau mau nolak (perasaan)ku."

"Iee...(engga kok)"



    Saat mereka putus   
Ya...
dengan terpaksa, Ayukawa harus putus sama Kawana, karena Bapaknya Kawana minta tolong untuk memutuskan anaknya. Ia ingin anaknya hidup bahagia dan gak ngurus orang disabilitas kaya Ayukawa.

Dan kata-kata Ayukawa terakhir untuk Kawana saat itu...

Aku ingin kembali ke masa-masa di mana Kawana melukis dengan tekun di depan gedung olahraga dengan bunga sakura yang bermekaran.
Karena bersama Kawana, aku merasa sangat bahagia.

Tapi...
Semakin dalam perasaan ini aku rasakan, aku semakin banyak imajinasi...

Bagaimana kalau aku bertemu Kawana saat masih bisa jalan dulu...
Kalau aku bisa jalan, aku ingin sekali mengajak Kawana melihat pemandangan landscape yang indah bersama.

Bayangan-bayangan ini sungguh membuatku frustasi...
Karena nyatanya, aku gak bisa berbuat apa-apa untukmu.

Aku...
Aku hanya mampu membuatmu susah dan bersedih.

Kenapa...badanku begitu lemah dan gak berdaya kaya gini...

Aku..
Sungguh-sungguh menghargai Kawana
Jadi,
Aku gak bisa lagi bertemu Kawana lagi...

Dan aku merasa, Kawana adalah orang yang gak akan tergantikan.
Jadi,
tolong berpikirlah seperti itu selamanya...

Imamade, arigatou...
Let's just end our relationship.




    Saat mereka sama-sama berjuang melewati patah hati    
Kawana setelah putus lalu pindah ke kampung halamannya di Matsumoto, yang sebenarnya satu kampung halaman juga dengan Ayukawa. Hanya Ayukawa jarang ke Matsumoto, karena kerjaannya padat.

Ayukawa jadi workaholic untuk melupakan Kawana. Samaaa...Kawana pun begitu. Tapi karena desakan Ayahnya yang udah tua, Kawana menyetujui untuk menjalin hubungan baru dengan teman masa kecilnya, Koreda.

Bahkan, Koreda ini udah suka sama Kawana dari SMA.

Uwuwuuw~
Jadi cinta segitiga geess, ceritanya.

Dan di endingnya, penonton ditunjukkin fakta baru bahwa cinta segi mpat malahan sebenernya, karena adiknya Kawana suka sama Koreda.

Eaaa~
Seru yaak...

The Sibling of Kawana, Tsugumi-san to Shiori-chan~



Sebenernya ada banyak sekali adegan yang bikin aku nangis gak karuan... Rasanya kurang syukur apaa...kalau kita gak terima sama pasangan kita yang sehat dan gak rewel, mashaAllah~


Jadi lesson learn Drama Perfect World :


You Only Live Once
Iya, kamu hanya hidup sekali... Jadi jangan sampai menyesal dengan apa yang tidak dilakukan di masa lalu karena terlalu banyak meragu. Selama itu baik, maka lakukanlah dengan percaya diri.


Jangan pernah merasa kurang bersyukur
Apa yang dimiliki, itulah yang terbaik. Aku melihat ketabahan Kawana saat harus belajar untuk mengurus Ayukawa.
**di Jepang ada tempat kursus khusus untuk jadi home-helper alias orang yang bantu orang/anggota keluarga dengan kebutuhan khusus.

Karena besarnya cinta Kawana untuk Ayukawa, ia gak takut susah walau hidupnya berarti merawat Ayukawa dengan segala keterbatasannya.



Memilih pasangan yang bikin nyaman
Aah...ini sih semua orang juga gitu ya... Tapi aku lihat, kesamaan Kawana dan Ayukawa adalah mereka sama-sama bekerja di bidang seni. Ayukawa adalah seorang arsitek profesional sedangkan Kawana adalah design interior. Mereka saling bekerjasama dalam mengerjakan sebuah proyek.
Dan itulah benang merah hubungan mereka.



Berjuang sekuat tenaga
Selama masih hayat di kandung badan (kaya lagu yaak..??), mari berjuang hingga batas maksimalmu.
Sama kaya Ayukawa saat pertama kali mengalami kecelakaan. Bahkan ia dibilang gak punya harapan walau sudah ikut rehabilitasi.

Tapi,
demi mewujudkan impiannya untuk menjadi arsitek profesional, ia belajar mati-matian dan akhirnya lulus ujian arsitek.
**ini semacam kalau mau dapet gelar profesional dan dapat pengakuan gitu loo...aku rasa di Indonesia juga gitu yaa... ((entar, entar...tanyak suami dulu, aahaha~))



Gak ada manusia yang sempurna
Dulu...sebelum Ayukawa kecelakaan, banyak yang mendamba ingin jadi kekasihnya, karena dianggap cowok sempurna. Namun sejak kecelakaan, sangat sedikit yang bener-bener mau jadi teman baiknya. Huhuu~



Endingnya udah ketebak banget yaa...
Tapi kan...perjalanan untuk dapetin ending yang begini manis ini gak mudah... Sama kaya kehidupan yang kita jalani.






Kalau ditanya...adakah kehidupan seperti ini di dunia nyata?
Aku pernah diceritakan Ibuku kalau salah satu teman Bapak ada yang menikah dengan disabilitas. Dan mereka hidup bahagia...

Sungguh yaa..
Jangan menilai seseorang dari luarnya...Tapi yang penting adalah ketulusan hatinya.



大事  にする ~

Salam hangat,





PS :
Perfect World bukan satu-satunya drama dari manga Pafekuto Warudo, tapi ada versi movienya di tahun 2018. Aku juga nonton yang versi movie, tapi karena uda terlanjur nonton versi dramanya, jadi yang versi movie asa kurang dappeet feel nya... Kan singkat, jelas dan padat yaa... ((movienya gak lama kok, hanya sekitar 110 menit)).

Dan OST nya lebih keren yang drama, terutama untuk penggemar musik instrumen. Ini loo...yang aku suka dari nonton drama Jepang. Musikalitas mereka gak main-main. Bawa suasana banget.



KMovie (2019) : The Gangster, The Cop, The Devil

Bismillah,

Nonton salah satu film nominasi di Festival Film Cannes 2019 lagi niih... Setelah Parasite yang sukses bikin penonton merasa penuh ironi, karena keadaan sosial gap yang nyata terjadi di tengah-tengah kehidupan kita saat ini, kini ada salah satu nominator Film Korea yang masuk nominasi di Festival film bergengsi di Paris.



Judul : The Gangster, The Cop, The Devil 
/ Villain Story (Akinjeon / 악인전)
Director: Lee Won-Tae

Actors :
    The gangster    
Ma Dong-Seok as Jang Dong-Soo

    The Cop    
Kim Moo-Yul as Jung Tae-Seok

    The Devil    
Kim Sung-Kyu as Kang Kyung-Ho


Genre : Action-thriller
Rundate : May 15, 2019
Runtime : 110 menit

Rating : ⭐⭐⭐⭐/5



Entah kenapa, aku lagi suka banget nonton film ketimbang drama. Mungkin salah satunya karena belum ada drama yang sreg di hati. Terakhir aku kepo sama Angel Last Mission, karena berharap bisa berlama-lama menikmati kisah romantismenya malaikat L (lendy Kim Myung-soo) dengan penari balet cantik, Shin Hye-sun. Namun karena beberapa konflik yang aku rasa bikin mata ngantuk, aku memutuskan untuk nonton film saja, yang durasinya gak berepisode-episode, hihii... refreshing~

Buat yang gak suka sama film action dengan adegan berdarah-darah, aku sarankan untuk gak nonton film ini. Karena di sini, adegannya vulgar banget. Dari mulai gigi copot, samsak manusia hingga adu kecepatan dengan mobil di gang sempit, dan terakhir tentu main gebuk-gebukan dan adegan tusuk menusuk mewarnai film berdurasi 110 menit.

Kalau ditanya seru...?
Yha...seru banget.

Apalagi sambil membayangkan film ini digarap based on true story di Korea pada tahun 2005, daerah Cheonan.



Diceritakan ada seorang polisi muda yang sangat jujur dalam menjalankan profesinya, Jung Tae-Seok. Ia selalu berhasil memecahkan kasus kriminalitas di daerah Cheonan. Hanya akhir-akhir ini, ada kasus pembunuhan yang sadis namun terjadi secara acak. Tidak diketahui apa motifnya dan sudah pasti, meresahkan warga Cheonan.

Berbekal intuisinya sebagai seorang polisi, Tae-seok mulai mencari beberapa kemungkinan. Tapi karena korbannya makin lama makin acak, insting Tae-seok mengatakan bahwa ini perbuatan seorang psyco.

Baca juga


Tau ya...kelakuan penjahat yang sudah memiliki kelainan jiwa kaya psikopat begini... Ia bisa saja bersikap menipulatif. Jadi, kayak yang baiiikk gitu di depan korban, namun mendadak jleb!
Nusuk.

Namun pada suatu malam, si penjahat akan beraksi di tengah hujan. Motifnya selama ini selalu sama, ia mengendarai mobil dan seolah-olah gak sengaja nabrak mobil korbannya dari belakang, lalu si empunya mobil keluar dan kadang mempermasalahkan keadaan bumper mobil yang kegores doonk yaa...
**sahabat lendyagasshi gitu juga gak siiih...kalau nyetir mobil?
Aku siih...kalau jendulannya gak keras, aku abaikan...tapi kalau nyondol sampai kerasa di kursi driver, tentu aku keluar dari mobil.



Nah,
Kali ini...si pelaku kayaknya salah pilih orang. Karena doi melakukan secara acak, doi gak tahu kalau yang ditabrak barusan adalah kepala geng mafia di daerah Cheonan, pak Jang Dong-Soo. Sebenernya Pak bos geng mafia ini uda gak mau mempermasalahkan, secara lagi hujan dan doi bener-bener lagi malas ngurusin hal-hal remeh begini.
**bos mafia itu ternyata kaya banget looh...doi dapet duit dari bisnis-bisnis besar yang mau pakai jasa dia untuk menjaga dari polisi atau geng mafia lain atau dari orang yang berpotensi bikin kerusuhan. Jadi kebayang sama kasus Burning Sun yaa...yang punya penjaga mafia sama polisi sekaligus. Ckkckcc~


Tapi, si pelaku ini terus maksa untuk Pak Bos ini keluar dari mobil.
Merasa ada yang gak beres, Pak Bos pun keluar... "Nae...ihaehabnida." hahhaa...kek gitulah pokonya.

Pas Pak Bos mau masuk ke mobil lagi, tiba-tibaaa...
Jleb!

Namun namanya bos geng mafia terbesar di daerah Cheonan, ia memiliki kekuatan yang gak biasa. Jadi pas ditusuk, orang normal kan kesakitan mellow gitu yaa... Kalau si Bapak, malah makin garang, marah...

Kaget doonk si pelaku dapet perlawanan.
Mereka baku hantam hingga si pelaku juga dapet luka yang gak ringan, lalu melarikan diri dengan menggunakan mobilnya.


Psyco yang melakukan pembunuhan menggunakan pisau yang sama untuk setiap korbannya.

Betapa malunya si Pak Bos geng mafia ini, karena setelah kejadian ini, ia di rawat di Rumah Sakit selama beberapa waktu. Ia bagaikan gak punya muka lagi di hadapan kliennya dan beberapa musuhnya juga geng mafia lain yang biasanya pada manggil "Sajang-nim...sajang-nim..."
Uhuuu~

Untuk mengembalikan citranya kembali, Pak Bos melakukan pelacakan. Awalnya ia mengira, kejadian ini dilakukan oleh saingannya, geng mafia lain. Sehingga kekacauan pun terjadi. Para geng mafia ini saling serang, berantem, tawuran dan ini sungguh membuat polisi kewalahan.
**ternyata, polisi ini menerima bribery dari geng mafia untuk tidak terlalu ikut campur bila terjadi kejahatan di sebuah daerah.


Huuff~
Keadaan di daerah ini makin kacau, kondisi keamanan sungguh gak stabil. Tadinya si Pak Bos geng Zeus ini keukeuh buat nyari penjahat yang berani menusuknya bolak-balik dengan bantuan anak buahnya aja... Namun setelah sama-sama nyari, namun nihil, mereka gak mendapatkan hasil, baik si Polisi maupun si Bapak geng mafia akhirnya melakukan sebuah kesepakatan.

"Siapapun yang bisa menangkap penjahatnya duluan, ia berhak menentukan apa hukuman yang pantas."



Berhasilkah?

Aku patut mengacungi jempol sama film ini. Seruuu...memacu adrenalin penonton dan yang pasti bikin pentonton puas sama endingnya. Karena reputasi polisi di pertaruhkan dalam kasus-kasus seperti ini.
Buat masyarakat kaya aku, yang taunya cuma Polisi itu bikin deg-degan kalau ketemu, ternyata mereka memang dilatih untuk punya kepribadian dan mental begitu.

Dan aura seram pun keliatan banget pas liat Pak Bos geng mafia. 
Brrrr~

Tapi...etapi,
Ada satu adegan yang si Bapak ini manis banget sama anak perempuan SMA yang sdang kehujanan. Ia bahkan memberi payung agar si anak gadis ini gak kehujanan looh...
Ternyata Pak Bos geng mafia meskipun galak juga berhati Hello Kitty yaa...



Buat yang bosan sama serial dan film yang menye-menye, nonton film ini. Ini film aman yang gak ada adegan romantisme sama sekali, kecuali adegan kekerasan dan memaki. Uuuw~ bikin merinding deeh...


Dan ternyata setelah baca-baca, aku pun jadi tau kalau Ciri-ciri seorang psyco :


Cenderung orang yang gak bertanggung jawab

Orang yang suka menyalahkan keadaan atau orang lain

Biasanya berwajah menarik dan pintar bersosialisasi
karena itu ia jarang di curigai kerena dari segi penampilan dan kelakuan, ia dianggap sempurna di lingkungannya.

Kurang bisa menunjukkan emosi, namun sekalinya merasa keadaan yang gak disukai, ia bisa saja langsung marah besar dan sulit dikendalikan

Lihai dalam memanipulasi dan berbohong


Coba cek diri sendiri, kadang aku sering banget merasa bahwa sebuah kebohongan pada anak-anak adalah sebuah candaan. Namun, sedetik kemudian aku sadar kalau hal itu bisa jadi menurun dan (takutnya) menjadi kebiasaan. Mulai sekarang, lebih baik berkata jujur deeh...daripada manis, tapi bohong. White lies.

Big or small
...lies are lies



Aku pernah baca di sebuah tabloid yang bisa diunduh di aplikasi digital, bahwa "Marah boleh, asal jangan destruktif."
Karena itu perlu Anger Management (mengelola kemarahan) yang diajarkan pada anak sejak dini dengan berbagai cara, misalnya : relaksasi, cognitive construction, problem solving, homour, dan mindset environment.


Jadi kalau marah bagaimana?


Masalah menyikapi amarah ini mungkin perlu melihat suasana yaa... Jangan dikeluarkan pada orang dan saat yang tidak tepat juga, sehingga membuat orang lain tidak nyaman. Namun mengakui bahwa kita sedang marah juga penting, karena memendam amarah, akibatnya bisa ke kesehatan diri sendiri juga.


Melalui film ini, aku jadi sadar bahwa tidak membiarkan anak-anak trauma dengan apa yang dialami sedari kecil. Adanya perasaan yang tidak dihargai dan memendam kemarahan membuat anak-anak bertumbuh menjadi orang dewasa yang destruktif di kemudian hari.


Siapapun dapat dengan mudah menjadi marah, tetapi marah dengan orang yang tepat , untuk tingkat yang tepat, waktu yang tepat, tujuan yang tepat, dan dengan cara yang tepat.
Tidak semua orang punya kemampuan itu dan tidak mudah melakukannya.
(Aristoteles, Filsuf Yunani)




Salam hangat,




Royal Kashimura : Japanese Grill Pertama Dengan Harga Ramah Di Kantong

Bismillah,

Beberapa kali pertemuan keluarga besar, seringkali kami memilih tempat makan All You Can Eat. Alesannya cuma satu siih...supaya kami bebas ambil makanan dan minuman sepuasnya, gak mikir "Kesukaan Ibu apa yaa..? Bapak apa yaa...?" Belum lagi saudara dan kakak ipar. Whuaaa~
Mau kasih kejutan makan bareng teh jadi super gak nyaman.

Naah...
kalau makanan Jepang All You Can Eat, in syaa Allah kami semua suka. Karena masku yang pertama pernah 7 tahun tinggal di Jepang, jadi virus cosplay, manga dan dorama sudah merambah ke adik-adiknya. Bahkan, aku sempat ikut ujian Nihon-go Noryoku Shikken level 3. Hehhehee...

Mampir juga 

All You Can Eat Murah

Royal Kashimura


IG :

@kashimuragrill
@kashimurashabu


OPEN HOURS : 11am – 11pm

Alamat :

Jalan Lombok no. 45 Bandung




Royal Kashimura


Adalah restoran Jepang yang mengusung tema All You Can Eat (AYCE) dengan harga yang sangat terjangkau. Ada 2 pilihan menu yang bisa dipilih ketika ke restoran ini.

Japanese Shabu : 150K/person
Japanese Grill : 96K/person


Namanya yang merupakan plesetan "kasih murah" (Kashimura, red) ini bener-bener gak main-main looh...meskipun harga yang ditawarkan under 100K, tapi menunya sungguh bikin pengunjung puas dan kenyang.





Bismillah,⁣ ⁣ こんにちは,⁣ Hari ini aku happy banget deeh...soalnya bareng sahabat-sahabat blogger Bandung dateng dan nyobain langsung Japanese Grill pertama dengan harga under 100 ribu.⁣ ⁣ Iya looh..⁣ Hanya dengan 96 ribu/orang, sahabat lendyagasshi bisa makan sepuasnya plus bakar sendiri, kaya di film-film gitu deeh...⁣ ⁣ Dimana tempatnya?⁣ @kashimuragrill , Jalan Lombok 45, Bandung.⁣ ⁣ Tempatnya gak susah kok..⁣ Parkirnya luas, tempat makannya nyaman buat ngobrol atau family time, ramah anak, kamar mandi bersih dan ada musholla.⁣ Dan yang terpenting, halal.⁣ In syaa Allah.⁣ ⁣ Karena yang dibakar menunya seafood, daging sapi yang sudah dibumbui, sausage, dan sayur (labu).⁣ ⁣ Enaknya,⁣ Di sini tuh lengkap banget.⁣ Mau shabu-shabu juga ada, @kashimurashabu .⁣ ⁣ Ituloo..makanan Jepang yang harus di cemplungin ke kuah kaldu khas bumbu Jepang. Tapi harganya beda, upgrade dikit laah... Jadi 150 ribu/orang.⁣ ⁣ ⁣ Beres makan,⁣ Disediakan dessert. Kue manis dan pudding.⁣ ⁣ Pecinta pedas, jangan khawatir.⁣ Ada aneka sambal Nusantara dan bumbu pedas yang siap dicobain bareng menu Grill-nya tadi.⁣ ⁣ Juga kaya aku, ambu @mariagsoemitro dan Bunda @intan_roosmadewi yang jatuh cinta banget sama kimchinya Royal Kashimura.⁣ ⁣ Seriuussan...⁣ Makan di sini tuh...ahooiii banget deeh..⁣ ⁣ Yang gak tinggal di Bandung gimana?⁣ Maiin doonk...ke Bandung. Must try!⁣ ⁣ ⁣ ⁣ #RoyalKashimura ⁣ #JapaneseGrill ⁣ #GetyourgrillON ⁣ #GrillingSoon⁣ #⁣KulinerBandung #Bandunghits #KulinerHits #instafood
A post shared by lendy_mut (@lendymut) on


    Menu daging :   

Beef Jenghiskan
Beef Tare
Beef BBQ
Beef Blackpepper


    Menu Sate :    
Sate ayam bombay, Sate Ayam Negi, Sate Jamur Eringi, Sate Jamur Shitake, Sate Baso Seafood dan Sate Sosis. 


    Dessert :    
Kimchi, selada, aneka minuman (teh ocha, es lemon-tea, infused water), puding, buah (melon dan semangka), chocoball, rujak buah dan juga ice cream




Karena temanyanya Japanese Grill, jadi kami dipersilahkan mengambil semua menu yang di sediakan di area Grill. Lalu waitress akan membantu mengambil pan untuk makanan kami yang akan di panggang. Sebelum kami asik menikmati scene bakar-bakaran (hahhah...sadess amat yaak...??), kami diajarin dulu sama tetehnya untuk bisa jadi makanan yang endeess~
**bisa di lihat di IG Storyku yaa... (IG @lendymut)


Cara memanggang :


Panaskan pan dan tuang minyak sedikit, agar tidak lengket

Celup semua bahan makanan yang ingin di bakar, kecuali menu-menu yang sudah ada bumbu dari sananya, kaya menu beef dan sate.

Taruh bawang putih, lalu makanan yang ingin di panggang.

Bolak-balik menggunakan alat yang disediakan dan tunggu kecoklatan.

Hidangkan di piring....


Kalau boleh jujur, ini bukan plating aku, huhuuu...yang punyaku, pas mateng keburu ludes ajaa...
Gak sempat pepotoan.
(plating : Bunda Intan Roosmadewi)


Dan baru tau yaa...
Kalau labu itu enak di panggang.

Hheehhe...agak lama siih..


Ada tangan akuh~
Hihii~ Asik makan bari ngobrol


Menu andalan di Kashimura Grill apa?


Sejujurnya, aku ini pemakan daging. Kalau dikasih makanan apaaa aja asal daging, syukka banget. Dan menu andalan di Royal Kashimura untuk Japanese Grill adalah 

Jamur Enoki
Beef Jenghiskan

Entah berapa kali, kami bolak-balik untuk ambil kedua varian ini, selain minum tentunya. Bahkan blogger cilik, Jena (anaknya teh Linda) sukaaa banget makan di sini.

Jenaaa...
Anak onlinenya kita semua, hahahaa~


Tapi,
Ada yang perlu diingat bahwa makan di sini memang All You Can Eat, alias boleh ambil sepuas dan secukupnya, bukan sebanyak-banyaknya yaa... Maka, bila ada yang gak habis akan dikenakan denda sebesar 50K/100 gr.

Lalu,
Untuk makannya sendiri dibatasi selama 90 menit.
**Cukuplaah... sambil makan dan haha-hihi.


Gimana niih...?
Sahabat lendyagasshi yang tinggal di Bandung yakin gak mau cobain makan di sini?

Tempatnya selain nyaman karena ada ruangan semi indoor, juga ada tempat makan yang ala-ala Jepang gitu loo.. Sambil makan, sambil menikmati indahnya pemandangan kolam ikan. Lucuuu deeh...



Kalau bawa anak kecil ribet gak...?

Engga doonk...karena ada area bermain anak, aka. playground.

playground Royal Kashimura


Karena pemilik Royal Kashimura ini seorang muslim, jadi in syaa Allah semua makanannya halal. No Pork No Lard. Bahkan cara pembayarannya setelah makan tidak bisa menggunakan kartu kredit. Hanya melayani bentuk pembayaran cash atau debet.


Layanan publik lainnya yang disediakan dan nyaman :

Wi-fi
Parkir luas
Musholla
Toilet


Asique banget kaan...tempat dan menunya. Oh iya, untuk anak usia 5 tahun ke bawah, gak dikenakan biaya loo... Jadi masih free~
Happy banget pasti ajakin keluarga makan di sini rame-rame. Tapi saranku siih ya...gak hanya keluarga. Kalau sama sahabat juga seru bangeeet....

Cuusss~

お楽しみ, みんな ...




Salam hangat,