article,

Tips Mendapatkan Rumah Murah Di Jakarta

Monday, November 12, 2018 Lendy Kurnia Reny 40 Comments

Bismillah,


Holaa sahabat lendyagasshi...
Pas masuk musim hujan begini, yang terbayang adalah ingin cepat sampai di rumah. Sebisa mungkin kita di jalan dalam tempo sesingkat-singkatnya ((kaya proklamasi yaa...๐Ÿ˜)). Tapi...kalau rumahnya jauh dari tempat mobilitas kita sehari-hari kan ya...gimana bisa cepat sampai di rumah?

Jadi solusinya gimana doonk?
Apalagi niih...yang tinggal di kota-kota besar, Jakarta khususnya. Harga tanah aja sudah mahalnya masha Allah, apalagi beli rumah.



Ada tips menarik niih...untuk yang tetap ingin mendapatkan rumah di Jakarta.

Kisaran harga rumah murah di Jakarta adalah 350 jutaan dengan luas 20 hingga 50 m2 sedangkan luas tanahnya sekitar 50 hingga 105 m2. Tampilan rumah ini minimalis dan sederhana. Biasanya rumah ini terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur dan ruang tamu.

Sahabat akan menemukan di daerah yang agak jauh dari pusat kota atau dikenal sebagai daerah penyangga. Daerah penyangga ini, antara lain adalah Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor. Untuk
mendapatkan rumah murah, yuuk...simak beberapa tips berikut ini :

1. Mencari dengan sabar 
Untuk mendapatkan rumah murah di Jakarta memang bukanlah hal yang mudah. Sehingga dituntut untuk lebih sabar. Karena, ada yang bilang bahwa rumah itu jodoh-jodohan. Percaya kaan?

Jadi, jangan pernah lelah untuk mencari informasi dari berbagai media cetak maupun elektronik. Bisa juga menghadiri pameran properti yang sering digelar di Jakarta. Jika ingin praktis, menggunakan internet sebagai perantaranya adalah hal yang bijak karena akan cukup banyak yang mengiklankan rumah dengan harga yang murah. Salah satu caranya dengan mencarinya di situs jual beli rumah yang menyediakan banyak pilihan.

Caranya adalah dengan mendaftarkan diri ke akun forum jual beli rumah, lalu akan mendapatkan update terkini informasi mengenai jual beli rumah. Di forum tersebut, biasanya juga dapat sekaligus menentukan harga, lokasi, dan fasilitas yang akan dijual. 

Selain forum, website jual beli rumah juga cukup banyak. lihat saja kumpulan rumah murah di Jakarta kawasan timur ini. 

source : www.rumah.com
Jangan sampai merasa kecewa bila rumah yang dibeli terlampau mahal namun dari segi kenyamanan ada yang lebih baik dengan harga lebih murah.



2. Membeli rumah tua 
Ide membeli rumah tua bisa jadi pilihan untuk mendapatkan rumah murah di Jakarta. Namun, harus teliti juga dalam membeli. Perkirakan rumah tua tersebut masih layak untuk di huni dan hanya membutuhkan sedikit biaya renovasi. Namun ada kalanya, rumah tua sudah lama tidak dihuni sehingga butuh biaya perawatan, seperti untuk memperbaiki genting yang bocor, pengecatan ulang dinding dan lain sebagainya.


Jangan ragu untuk membeli rumah tua, apalagi bila lokasinya cukup strategis sehingga selain akan mendapatkan akses mudah juga bisa sebagai investasi. 

Dengan bangunannya relatif tua dan tidak terawat, biasanya sang pemilik rumah akan menjual dengan harga dibawah pasaran. Bila beruntung, bisa saja menemui pemilik rumah hanya akan menghitung harga rumah dengan harga tanahnya saja dan tidak termasuk harga bangunan.



3. Membeli rumah yang dilelang 
Rumah yang dilelang jumlahnya cukup banyak dan biasanya masih dalam keadaan bagus. Bisa dikarenakan rumah yang dilelang tersebut merupakan jaminan dari peminjam uang di bank yang tidak bisa melunasi pinjamannya sesuai dengan kesepakatan yang ada.
Oleh karena itu, rumah yang sudah dijadikan jaminan menjadi barang sitaan bank dan harus segera dijual untuk melunasi pinjaman dari debitur yang tidak mampu melunasi. Karena pihak bank juga membutuhkan uang tersebut dengan segera, maka tidak heran bila rumah jaminan tersebut dijual dengan harga murah agar lebih cepat terjual.


Hal ini berkaitan dengan perputaran uang di bank agar tetap lancar terkendali. Dan bisa menjadi solusi untuk mendapatkan rumah murah di Jakarta dengan keadaan yang masih bagus dan harganya sesuai dengan budget.

Untuk mendapatkan informasi terkait data rumah yang dilelang oleh pihak bank, maka dapat dengan mudah mengaksesnya melalui aplikasi. Aplikasi ini dapat diunduh di playstore. 
Biasanya, di aplikasi tersebut sudah tertera informasi lengkap dari rumah, sehingga makin mantap dalam memilih.



4. Membeli rumah di daerah pinggiran 
Bila untuk mendapatkan rumah murah di pusat kota Jakarta terasa mustahil karena harganya yang selangit, melebihi budget, maka solusinya adalah membeli rumah yang berada di pinggiran Jakarta. 

Daerah ini berdekatan dengan kota penyangga yang masih terbilang mudah aksesnya menuju pusat kota. Dan yang menguntungkan, harganya tergolong lebih terjangkau dibandingkan di membeli pusat kota. 



Nah, kalau sudah begini...yang perlu di perhatikan berikutnya adalah pencarian lokasi. Karena tau doonk yaa...Jakarta menjadi kota langganan banjir saat musim hujan tiba. Maka, akan bijaksana bila memilih  daerah yang tidak rawan banjir, sehingga aman dalam segala musim. 

Jangan lupa juga mengecek apakah daerahnya terlampau jauh atau tidak untuk ke tempat kerja karena dapat mempengaruhi pengeluaran untuk biaya transportasi.



5. Membeli rumah yang masih dibangun atau inden 
Jika ingin rumah murah di Jakarta, salah satu caranya adalah dengan membeli rumah secara inden. Rumah ini cenderung lebih murah dari rumah yang dijual saat sudah jadi karena biasanya para developer membutuhkan dana untuk menjalankan bisnis propertinya. Uang yang di bayarkan nantinya akan dijadikan modal pembangunan rumah.

Namun bila memutuskan membeli rumah ini, sahabat lendyagasshi harus bersabar menunggu sampai rumahnya jadi. Dan yang terpenting harus tahu terlebih dahulu reputasi dari developer yang menjalankan usahanya. Kerena banyak kejadian tertipu oleh developer yang tidak amanah dan membawa uang sahabat tanpa menyelesaikan pembangunan rumah tersebut. Perhatikan juga apakah rumah garapan developer tersebut bermutu baik atau tidak.



6. Membeli rumah langsung dari pemiliknya tanpa perantara 
Tips terakhir, membeli rumah langsung dari pemiliknya tanpa bantuan makelar. Karena dengan bantuan makelar mau tidak mau harus memberikan tip untuk membayar jasa makelar dengan jumlah yang cukup banyak, minimal 2% dari harga rumah

Jasa itu belum termasuk dengan biaya pengurusan administrasi rumah seperti surat rumah dan lain-lain. Agar tidak menggunakan jasa perantara, maka mencari informasi seluas-luasnya terlebih dahulu
pada teman, saudara atau tetangga. 
Bila tidak ada, coba mencari dengan cara manual, yaitu jalan-jalan ke beberapa lokasi yang rumah yang diinginkan.



Itulah beberapa tips mendapatkan rumah yang sesuai keinginan, harapan dan juga kebutuhan. Yang terpenting selain menyesuaikan harga, lokasi juga jangan lupa, tetangga. Karena di sanalah karakter kita akan terbentuk. Kalau saya pribadi, mencari hunian yang ramah anak dan dekat dengan masjid. Paling tidak, setiap adzan berkumandang, kami bisa langsung bergegas pergi memenuhi panggilan Allah tersebut.

Kalau menurut sahabat lendyagasshi gimana niih?
Adakah tips yang perlu ditambahkan lagi di list saya tersebut?

Feel free to write it down your comment yaa...

Haturnuhun.


Salam hangat,


You Might Also Like

40 comments:

  1. Cari dengan sabar bener banget mbak, soalnya kalau sudah dibeli nanti nyesel kan gak bisa direfund :)

    ReplyDelete
  2. Di sekitar rumah saya ini ada beberapa rumah tua berukuran besar yang mau dijual. Tetapi, memang masih belum laku juga. Mungkin karena harga tanah di Jakarta yang semakin mahal. Ada juga yang akhirnya membagi rumah menjadi 2-3 kavling. Tetapi, memang iya bener kalau cari rumah harus sabar banget

    ReplyDelete
  3. Makasih tipsnya Lendy, kalau aku belum minat sih cari rumah di Jakarta, pengennya di Bandung atau di Sukabumi aja

    ReplyDelete
  4. Aku kalo beli rumah bener-bener harus diteliti dengan baik, takut salah beli, bahaya ��

    ReplyDelete
  5. Serius mba di Jakarta masih ada runah harga 350 jutaan. Kukira udah nggak ada looh, di Serang Cilegon aja udh jaraang, kecuali rumah subsidiii

    ReplyDelete
  6. Aku dulu beli rumah tua, di pinggiran dan langsung dari pemiliknya, jadi muraaaaah bgt. Alhamdulillah jodoh sm rumah muraj dan smpe sekarang jadi tmp tinggal sm keluarga.

    ReplyDelete
  7. Tips beli rumah lainnya mungkin, menabung biar gak ngutang di bank kayak aku ��

    ReplyDelete
  8. Berguna banget nih buat nyri rumah murah di jakarta

    ReplyDelete
  9. Bener, harus ekstra sabar gak boleh kebelet dan keburu, karena kalau udah beli kan nggak mungkin seenaknya bisa pndah-pindah lagi :)

    ReplyDelete
  10. Setuju tuh kalau membeli rumah sebaiknya tanpa perantara soale harganya pasti lebih murah.

    ReplyDelete
  11. Tips nya bisa dipakai juga di kota2 lainnya nih.. TFS ya mba..

    ReplyDelete
  12. kalau membeli rumah tua, aku langsung serem membayanginnya, soalnya aku pernah kontrak di rumah yang ternyata rumah itu pernah buat tempat orang bunuh diri

    ReplyDelete
  13. keknya menarik juga mengulik info soal rumah yg dilelang nih, siapa tahu bejo :D

    ReplyDelete
  14. Konon, membeli rumah yang rada angker juga murah Mbak Lend, tapi ya itu ganti biaya mengusir setannya juga mahal.

    ReplyDelete
  15. aku tuh alhamdulillah banget mba waktu beli rumah yang di Rawamangun. Sabar-sabaaar memang tunggunya dan kayak jodoh! Ternyata yang punya rumahnya namanya Rudi dan Indah juga, kayak aku dan suamiku hehehe

    ReplyDelete
  16. Hidup di kota memang gak mudah, semua serba mahal yah termasuk membeli rumah, dibandingkan dengan hidup di kampung aku sebenarnya lebih suka hidup di kota karena jauh dari gosip2 tetangga, terkesan individualis memang tapi gk juga. Btw thanks tips nya mba bisa jadi referensi buat saya

    ReplyDelete
  17. Jakarta ..... kota itu menyeramkan untuk ditempati bagi saya. Tapi kalau suatu waktu harus tinggal di sana. Ini bisa jadi referensi. Makasih sudah berbagi ya Mbak Len :)

    ReplyDelete
  18. setuju banget kalau rumah itu jodoh-jodohan. Yang punya duit belum tentu cepat menemukan rumah yang cocok, sedangkan yang ga punya duit tiba-tiba bisa aja beli rumah, kayak aku dulu hehehe

    ReplyDelete
  19. yang poin no.2 itu, bukannya klo lokasi strategis malah jadi tetap mahal Mbak jatuhnya, apalagi klo rumahnya udah tua banget, bisa dibilang harus rombak dari awal. yaahh syukur2 sih klo pemiliknya mau ngasih harga tanah doang yaah, beruntung banget pasti tuh :D

    ReplyDelete
  20. Beli rumah di kota itu kudu berani. Harganya kan beda jauh sama di desa. Kalau beli rumah tua, ini butuh nyali ya Mbak, hahaaa

    ReplyDelete
  21. Udah cuccok bangets tipsnya mbak.
    Memilih rumah emang gampang-gamoang susah. Gak ada yang 100% sesuai keinginan kita.

    ReplyDelete
  22. Aduh tips ok banget mba, tapi kalo rumah tua aduhh nggak deh takut dan terlalu banyak renovasi

    ReplyDelete
  23. Nah yang beli rumah dari lelang itu cocok sih, karena harganya biasanya lebih rendah dari harga pasaran. Cuma mesti ngecek, rumahnya kosong atau masih ditempati. Karena biasanya susah minta mereka meninggalkan rumah itu. Biasanya minta uang sangu pindahan

    ReplyDelete
  24. Yang beli rumah di daerah pinggiran, bener banget tuh Len harus perhatiin banget lokasi, akses kendaraan dan jarak ke tempat kerja. Jangan sampai kejadian udah terlanjur beli, tapi ternyata habis waktu di jalan karena jauh ataupun macet.

    ReplyDelete
  25. Beli rumah itu jodoh2-an ya mbak. Makanya nasihat org tua kalo mau beli rumah banyakin doa

    ReplyDelete
  26. Membeli rumah tua memang bisa jadi salah satu alternatif rumah dengan harga murah. Tetapi yang namanya rumah tua, pasti banyak yang perlu dipebaiki. Perlu dipertimbangkan lagi sih..

    ReplyDelete
  27. Alhamdulillah pernah ngalamim beli rumah tua dan beli dari pemiliknya. Ada plus minus masing2 ya

    ReplyDelete
  28. Pengen banget punya rumah di Jakarta. Tapi masih bingung sama tingkat kemacetan di sana. Semoga saja ada jalan keluar.

    ReplyDelete
  29. rumah lelang biasanya murah tuh mbak. AKu pernah lihat pameran lelang.

    ReplyDelete
  30. Rumah itu kaya jodoh ya mba, pertimbangannya banyak gak bisa asal pilih.

    ReplyDelete
  31. Semua tipsnya bener banget nih. Tapi aku paling setuju dengan tips nomor satu. Bisa dijadikan info penting banget nih kalau aku pengen punya rumah di Jakarta.

    ReplyDelete
  32. Semua tipsnya bener banget nih. Tapi aku paling setuju dengan tips nomor satu. Bisa dijadikan info penting banget nih kalau aku pengen punya rumah di Jakarta.

    ReplyDelete
  33. Sebenarnya di pinggiran Jkt masih ada yg murah cuma sayangnya gak masuk mobil gtu kebanyakan. Makanya akhirnya aku pilih di area penyangganya hehe. Tapi ya namanya jg rumah itu jodoh, siapa tau kan ada org BU di Jkt jual rumah, rejekin gk kemana ya :D

    ReplyDelete
  34. Gambar rumah tuanya bikin pikiranku kemana2 mba Lend. hahah gegara nonton Chanel Indigo Traveler yang liat hantu2 gitu.

    Yang jelas untuk mendapatkan rumah murah, harus jeli. Hati-hati juga jangan lupa kroscek latar belakang rumahnya ada masalah atau engga.

    ReplyDelete
  35. Beli rumah tua tu harus ati-atiiii banget Mbak tapi. Kalau bisa bawa orang yang beneran bisa appraise harga yang sesungguhnya atau orang teknik ya yang bisa prediksi biaya renovasinya. Suamiku orang teknik sipil, kalau menurut dia ada kalanya renovasi bisa lebih mahal (harga beli + renov) hihihi mending nyari tanah bangun dari awal biar ga pusing....

    ReplyDelete
  36. rumah tua emang kadang dijual dengan harga murah ya karena jarang ada yg minat sampe pemiliknya bisa banting harga.. deket rumahku ada soalnya rumah besar tapi ga laku2 karena udah tua dan orang pada takut tinggal di sana >.<

    ReplyDelete
  37. Yups setuju mbak, beli rumah harus benar-benar penuh pertimbangan terutama lokasi biar nggak nyesal ya mbak

    ReplyDelete
  38. Jika sudah punya rumah sendiri tuh rasanya ayem ya. Bisa bayangin deh seberapa pentingnya punya rumah jika tinggal di Jakarta. Mau yg deket2 kota biasanya mahal, tapi kalau kejauhan juga wuiihh lama perjalanannya bisa bikin lemes :))

    ReplyDelete
  39. uduh iya ya kalau dipikir mana ada rumah murah di jakarta namanya ibu kota ya eh ada postingnnya agasshi lendy hehehe

    ReplyDelete
  40. Pilihanku beli rumah di pinggiran, walopun untuk ke Jakarta perlu waktu sekitar sejam hehe... itu kalau naik kereta commuter.

    ReplyDelete