International Tour de Banyuwangi Ijen 2018 : Spirit of Blue Fire

Bismillah,

Holaa sahabat lendyagasshi...
Apakabarnya niih?

Alhamdulillah yaa...
Karena kali ini aku mau cerita tentang even seru yang merupakan salah satu agenda keren dari 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata RI 2018, yaitu International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018.





Sudah pernah doonk ke Banyuwangi?
Salah satu kota yang terletak di Jawa Timur ini kaya akan wisata, kuliner dan seni budayanya. Salah satu wisata Banyuwangi yang terkenal hingga mendunia adalah kawah Ijen.

Gimana gak femes, guys...
Keindahan kawah Ijen ini dilengkapi dengan adanya Blue Fire. Gak main-main looh...si Api Biru ini hanya ada 2 di dunia, yaitu Islandia dan di gunung Ijen, Banyuwangi ini.


Kawah Ijen yang terkenal ada di Banyuwangi.

Blue Fire yang merupakan reaksi gas bumi dengan oksigen pada suhu tertentu.

Karena ketinggian kawah Ijen inilah, warna biru tersebut bisa terbentuk.

Jadi benar adanya, kalau sahabat lendyagasshi ingin melihat Blue Fire ini harus menaklukkan perjalanan menuju kawah Ijen sedalam 200 meter dengan tanjakan berkelok dan dinginnya suhu di kawasan tersebut.

Dengan mengangkat tema ❝Spirit of Blue Fire❞ maka acara sport tourism International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) 2018 akan digelar pada tanggal 26-29 September 2018 di Banyuwangi.


Rute International Tour de Banyuwangi Ijen 2018

Tahun ini, penyelenggaraan ITdBI sudah memasuki pelaksanaan ke-7. Para peserta akan menempuh jarak sekitar 599 kilometer, yang terbagi dalam empat etape.

Pada etape 1 :
start dari Pasar Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.


Di etape ini, pembalap akan menempuh jarak 137,7 kilometer dengan menyusuri jalan di pinggir pantai, melewati perkotaan, persawahan, dan perkebunan yang sejuk. Jadi terbayang menikmati keindahan alam secara nyata sambil bersepeda.

Berlanjut ke etape 2 :
Diawali dari Dusun Kakao, Kecamatan Glenmore.



Rutenya sejauh 180,9 kilometer. Etape ini menjadi yang terpanjang di ITdBI tahun lalu. Nantinya, para pembalap akan melewati jalan di pinggir sungai dan persawahan di kaki Gunung Raung. Benar-benar tantangan, bukan?


Lalu dilanjutkan etape ke 3 :
Start mulai dari Pelabuhan Ikan Muncar. 
Para pembalap akan melewati rute berjarak 116,3 kilometer. Selain melihat view berlatar belakang perahu nelayan, pembalap juga akan disuguhi salah satu destinasi terbaik di Banyuwangi. 
Yaitu garis finish yang terletak di kaki Gunung Ijen.

Etape 4 yang merupakan etape terakhir. 
Maka di etape ini, pembalap menjadi lebih santai, karena melewati Pondok Pesantren Blokagung, Kecamatan Tegalsari dan berakhir di Kantor Pemkab Banyuwangi.

Garis finish sudah tampak, guys...

Tujuan diadakan International Tour de Banyuwangi Ijen ini adalah untuk menunjukkan kepada wisatawan keindahan alam Banyuwangi. Karena potensi wisata di kota ini sangat besar dengan semua fasilitas yang mendukung. Seperti transportasi menuju Banyuwangi serta kemudahan wisatawan mendapatkan tempat menginap yang nyaman untuk berlibur dengan harga yang tentu bervariasi sesuai dengan budget yang dimiliki.


ITdBI menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Banyuwangi. Penyelenggaraan sport tourism ini juga memberikan direct impact ekonomi pariwisata bagi masyarakat.❞ ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya.


Dan tahukah sahabat, even International Tour de Banyuwangi Ijen merupakan satu-satunya yang meraih predikat excellence dengan nilai 90 poin dari Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI).


Pun pendapat Pak Bupati Banyuwangi mengenai even besar ini,

ITdBI tidak hanya mengejar sisi prestasi. Tetapi juga pariwisata. Itulah alasan mengapa memilih rute yang kuat wisatanya.❞ pungkas Abdullah Azwar Anas.



Karena dukungan semua lapisan masyarakat,
semoga acara besar ini sukses membawa nama baik Indonesia di mata dunia yaa, sahabat lendyagasshi.

Kamu tinggal di Jawa Timur juga?
Jangan lupa untuk main ke Banyuwangi, terutama tanggal 26-29 September 2018 esok.

Karena Banyuwangi tidak hanya memiliki wisata cantik seperti kawah Ijen dengan Blue Fire nya saja looh,,,,tetapi juga banyak Pantai yang bisa kamu eksplor bersama keluarga atau sahabat. Jangan lupa, cobain juga kuliner khas kota ini.

Dijamin.

Kamu bakal ingin kembali lagi dan lagi ke kota seindah Banyuwangi.
Bagi yang memiliki waktu lebih, bisa lanjut menyeberang ke pulau sebelah. Pulau sejuta keindahan alam dan budayanya.

Bali.



Happy vacation...
félicitations


Salam hangat,

ID PhotoBook Memberikan Visualisasi Terbaik Bagi Masa Lalumu

Bismillah,


Siapa yang masih suka baper kalau ingat masa lalu?
Baper saja ternyata gak cukup, sahabat lendyagasshi. Kamu juga mesti memberikan visualisasi terbaik agar bapermu maksimal.
Hahha~



Iya looh..

Jaman sekarang,
ketika handphone sudah di tangan dan semua orang memiliki mata untuk melihat ((kenapa jadi kaya seminarnya Bu Elly Risman yaak, hihii 😅...)), pasti kemana-mana, tidak lupa untuk berswafoto. Bahkan akan makan sekalipun ((ngehee~ ini siih aku... 😄)).

Tujuannya hanya satu.
Agar menjadi kenangan yang kelak bisa diingat-ingat kembali.


Jadi,
karena aku selalu mengandalkan foto menggunkan handphone, maka untuk semua perkembangan anak-anak (milestone) dari tahun ke tahun hingga kegiatan mamak sendiri (job atau even) maka semua mua aku taruhlah di folder handphone

Qodarulloh
minggu lalu handphone saya raib. Yhaa...memang sudah bukan rejeki saya lagi...mau bagaimana?
Yang saya sesalkan hanya...beberapa foto dan video yang sudah saya siapkan untuk tayang di sosial media, jadi hilang 😭.

Hemm...
Belajar merelakan itu ternyata berat, sahabat...

Belajar dari situ, aku back-up segala data untuk kutaruh di beberapa media, seperti laptop, hard disk. Meskipun kesannya, semua jadi dobel-dobel... tapi kita bener-bener gak tau apa yang terjadi esok hari, geess...

Dan alhamdulillah...
Beberapa bulan yang lalu, saya sudah mencetak beberapa foto favorit keluarga kami.
Dibantu suami, kami mengumpulkan kembali cinta kenangan yang telah dilewati.


cetak foto cantik - praktis di IDPhotoBook
Ini hasilnya...
Gak perlu menunggu lama, kami mendapatkan sesuai dengan keinginan kami.


Cara memesan di ID PhotoBook mudah banget...

1. Menghubungi melalui sosial media ID PhotoBook

IG : @id.photobook
Website : www.idphotobook.com

atau melalui Customer Service ID Photobook

CS (wa) : 0813-2674-4400 .


2. Setelah itu, menentukan ingin dicetak ke album yang mana, karena varian yang ditawarkan bisa menyesuaikan budget looh...


Naah..kalau kayak punyaku, yang belakang warna-warni itu ukuran Jumbo.

Kelebihannya :
* Muat hingga 100 foto
* Hard-cover
* Dicetak di atas kertas eksklusif yang tahan air
* Ukuran 20 cm x 30 cm


Beda lagi dengan yang berwarna ungu. Itu adalah ukuran Square.

Kelebihannya :
* Muat sekitar 80 foto
* Hard cover
* Terdapat cover depan untuk foto
* Ukuran 21.5 x 15.7 cm



3. Setelah memilih model album yang ingin dicetak, maka konsultasi model dan design.
Di sini serunya, karena customer service dari ID PhotoBook akan dengan seksama menanyakan setiap detil yang kita inginkan.

Kalau aku, dalemnya jadi lucu banget deeh...
Karena per-halaman dilengkapi visulisasi atau kata-kata yang sesuai dengan momen saat itu.

Ai dan Hana seru melihat lembar demi lembar kenangan keluarga kecil kami

Kelebihan lain pesan di ID PhotoBook adalah packangingnya sangat rapih. Sehingga album sampai ke tangan sahabat dengan baik, tidak ada lekukan sedikit pun.

Dikemas dalam kotak persegi berwarna hitam dan kemudian ditutup kembali dengan bubble wrap.
Aman.

Kisaran harga pesan di ID PhotoBook : Rp 99.000,- hingga Rp 350.000,-



Gimana niih sahabat lendyagasshi?
Punya pengalaman serupa gak?
Atau ingin kaya aku niih...cetak foto di ID PhotoBook?
Cuuss deeh...



Salam hangat,



Belajar Menjadi Ibu Profesional Melalui Blog Ardiba

Bismillah,

Sahabat blogger lendyagasshi pada sudah tau belum sama komunitas Ibu-Ibu yang namanya Ibu Profesional? Naah...secara gak sengaja, aku dipertemukan dengan salah satu kontributor dari buku Bunda Cekatan dan Bunda Produktif dari Komunitas Ibu Profesional looh, guys...

Mampir juga ke :
https://lendyagasshi.wordpress.com


Siapa diaa?

www.ardiba.com
Pada sudah kenal doonk yaa...sama Ibu super keren inih..
Secara doi sangat aktif di beberapa sosial media.

IG :
@ardibars

FB :
@ardiba.safrienda

Twitter :
@ardibars



Niche blognya khas mom blogger banget looh...dengan kategori yang mudah ditemukan sesuai kebutuhan pembaca. Dari mulai kisah keseharian Ardiba sebagai Ibu yang bekerja di ranah publik, parenting, kuliner, wisata, fiksi dan blog pilihan yang merupakan sahabat Diba di dunia maya.

Yang menarik hati saya adalah ketika Diba cerita tentang kesehariannya sebagai seorang Ibu. Penasaran banget sama time management nya yaa, sahabat lendyagasshi.

Tulisan Diba ada di link berikut
Kuliah Bunda Cekatan: Manajemen Waktu


Strategi mengatur waktu :

Bikin rutinitas glondongan dan Buat kandang waktu pekerjaan rutin. 

misal : 
pagi (jam 5 - 6) ~ masak, 
(jam 6 - 7 pagi) ~ bersihin rumah, 
(jam 12 - 13 siang) ~ mencuci, dll. 

Seminggu sekali bersihin gudang.


Kalau tiba tiba ada yang molor, harus ditunda esok hari.
Tapi jangan saklek juga, kalo ada kegiatan urgent (ortu sakit, anak merajuk main) ya, semua kegiatan harus cut off.


Srondolan.
NO!
Patuhi setiap jadwal waktu yang dibuat


Bonus Waktu.

Kapan dapat bonus waktu? 
Ketika anak tidur. 
Terjaga setelah sholat malam. 
Menunggu dokter. 
Perjalanan.

Gunakan untuk pengembangan diri, melakukan hal yang disukai dan ingin jadi ahli di bidang itu.
Selalu bawa amunisi.



Bonus waktu penentu kualitas diri.
Sebaik baik pribadi adalah yang memanfaatkan bonus waktu dengan baik.

Konsisten dalam 90 hari melakukan satu hal pengembangan diri. Maka setelah hari ke 91 kita akan terbiasa dan santai menjalankan hal tersebut.


Untuk hal yang tak berguna, proteksi dengan berpikir "cancel, cancel, cancel"



Melalui arisan blogger yang kami beri nama Ijoeks ini, aku banyak belajar mengenai time management, parenting, kehidupan berumah tangga, make up, sampai masak. Lengkap deeh...

Salah satu tulisan menarik lainnya :
http://www.ardiba.com/2016/09/tips-ternak-blog-untuk-momblogger.html


Buat aku, ditakdirkan bertemu dan bersama sesorang itu, pasti karena kita sama. Sama-sama memiliki hobi yang sama, atau memiliki kepribadian yang sama, atau dipertemukan untuk belajar dari beliau. Naah...kalau bertemu Diba, pasti Allah ingin aku banyak belajar. Secara, dulu aku mati-matian banget ngejar ilmu parenting. Hampir tiap seminar, aku ikutin. Gak hanya seminar di dalam kota, tapi juga di luar kota.

Setelah seminar, dengan semangat 45, aku tuangin semua catatanku ke dalam bentuk digital. Hu umm, ke blog lendyagasshi.wordpress.com.

Bener banget...
Seperti tulisan Diba, bahwa beternak blog, yang perlu diperhitungkan adalah waktu untuk mengisinya. Makin ke sini, makin terbuka mataku dan belajarnya mulai meningkat ke pengembangan diri.


Jadi, bersyukur banget bertemu dengan sahabat-sahabat blogger di manapun berada. Kalian semua sungguh luar biasa.


Perlu juga mampir ke sini, sahabat...



Bahwa menjadi Ibu tidak berarti proses belajar kita berhenti. Justru semakin banyak hal yang harus kita kejar ketertinggalannya. Karena sekolah menjadi Istri dan Ibu tidak diikuti sebelum menikah, tapi learning by doing.

Gak ada kata terlambat...
Hanya tentu membutuhkan waktu lebih banyak karena tanggung jawab seorang Ibu tidak bisa di pindah tangankan kepada siapapun jika tidak ingin anaknya memiliki role model orang lain.




Dari blog Diba, aku dapat insight bahwa :

1. Sesibuk apapun Ibu bekerja, tetap tempat kembalinya adalah rumah.
Diba sering sekali bercerita banyak hal mengenai bonding dengan Ais, anak laki-laki pertamanya yang kini berusia 8 tahun. Setelah hamil dan melahirkan, kisah di blog ardiba.com bertambah seru. Karena Diba menjadi pejuang ASI.

Pernah niih...Diba harus diklat selama beberapa minggu, dan ia tetap mengirimkan ASI nya melalui PT POS demi pertumbuhan dan perkembangan terbaik baby Fafa yang lahir 25 Januari 2018 lalu.

Keren bangeet yaa...😍😍


2. Menyeimbangkan antara hobi dan keluarga.
Lihaat doonk...hobi Diba kan menulis. Tapi yang ditulis banyaaak banget seputaran hal-hal yang dialaminya bersama Ais dan baby Fafa. Kaguuum~
((secara blog aku, hiiks~ etalase bangeett...))

Lalu,
muncullah semangaat dari hati yang terdalam untuk kembali menulis organic post alias post gak berbayar. Yeeay~

Tekad paling kuat adalah menyelesaikan hutang arisan sahabat Ijoeks, lalu bikin blogmate lagiiih... ((uda janjian sama mama Arkananta)).

Semoga lekas terwujud yaa, sahabat.
Yakin. Yakin. Yakin ....


3. Bahagia itu dari diri sendiri.
Terlihat sekali kalau Diba adalah sosok Ibu yang gak sok kuat. Ia tetap merasa bahwa mengurus rumah tangga dan anak-anak adalah tugas bersama suami. Dengan komunikasi produktifnya ini, Diba memiliki nama tim Edibafree Family.

Eh, di sini belom ada baby Fafa ... waiiit,


Naah....ini baby cantik sholiha, baby Fafa - kaka Ais dan Bunda Diba.


Barakallahu fiikum, Diba dan keluarga kecilnya.
Lengkap sudah kebahagiaanmu, sahabat.

Semoga ilmu dan tulisannya kian berkah dan menjadi semangat untuk pembacamu...
💌Love, Dibaaa...



Salam hangat.






Pesona Jember Fashion Carnival 2018 : Sukseskan Pariwisata Di Negeri Sendiri

Bismillah,

photo source : genpi.co


Jember.
Terletak di Jawa Timur, Indonesia, rutin mengadakan event bernama Pesona Jember Fashion Carnival (atau yang biasa disingkat JFC). Even keren ini masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia dan pada tahun 2018 ini sudah memasuki even yang ke-17.

Dengan mengangkat tema Asia Light, JFC menampilkan 10 negara dalam balutan kostum megah. Tema ini disesuaikan dengan perhelatan Akbar Asian Games 2018 yang merepresentasikan kekuatan Asia. Dibuka dengan Kujang dari Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan Shogun dari Jepang, Ottoman Babylonia dan Liang Liang dari Tiongkok.





Ada juga kostum bertemakan kerajaan Silla dari Korea. Lalu kostum dari Thailand, Arab Saudi serta India pun bergantian tampil dalam perhelatan Jember Fashion Carnival 2018. Penonton yang hadir saat acara ini pun sangat senang dan bersemangat melihat penampil dari berbagai negara yang berpartisipasi.

Yang istimewa berikutnya adalah dilibatkannya anak-anak sebagai performer Kids Carnival JFC 2018 yang mana anak-anak ini adalah anak-anak berkebutuhan khusus. Betapa kagumnya penonton karena anak-anak ini tampil dengan penuh percaya diri di hadapan ribuan penonton yang hadir saat itu.







Tetap didampingi oleh orang tuanya, anak-anak tampil dengan begitu apik. Sehingga membuat penonton semakin antusias dan bertepuk tangan sebagai tanda penghormatan.

Perhelatan Jember Fashion Carnival ini adalah karnaval terbaik di dunia. Karnaval yang selalu mampu memberikan inspirasi besar bagi Indonesia dan termasuk acara spesial tahun ini yaitu Kids Carnival, yang meskipun pesertanya anak-anak, tetapi dengan konsep yang matang menyuguhkan pertunjukkan yang luar biasa memukau.

Ternyata Jember Fashion Carnaval (JFC) 2018 yang berlangsung selama 4 hari ini terdapat berbagai macam kategori yang layak dinikmati, yaitu kategori anak, adat, pameran dan konvensi fashion. Tak lupa, berbagai penghargaan untuk kostumnya diinspirasi oleh beberapa wilayah di Indonesia. Seperti Papua (Best National Costume Mister Universe Model di Republik Dominika), Bali (Best National Costume Mister International 2010 di Indonesia), Lampung (Best National Costume Miss International 2014 di Tokyo, Jepang dan Best National Costume Miss Grand International 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat), serta beberapa kostum khas adat Indonesia lainnya.


JFC adalah ikon yang luar biasa untuk Jember. Karena itu banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri hadir untuk menyaksikan langsung kehebohan acara ini. Tak kurang kunjungan wisatawan sebanyak 2,2 juta pada tahun ini. Hal ini tentu berdampak pada pendapatan per-kapita Kabupaten Jember.



Selain warna-warni yang indah, ada lagi fenomena yang mempercanti karnaval kali ini, yaitu becak hias atau becak wisata. Ribuan becak ini menjadi salah satu alternatif transportasi dalam kota yang mengantarkan wisatawan keliling Kota Jember.


Berikut ini jadwal resmi JFC 2018 :

7 Agustus : Opening Ceremony JFC 2018
8 Agustus : Pets Carnival
9 Agustus : JFC International Conference
9-12 Agustus : JFC International Exhibition
10 Agustus : JFC Kids Carnival
11 Agustus: JFC Rhythm Artwear Carnival
12 Agustus : Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI)




Belum berkesempatan hadir di tahun ini yaa, sahabat?
Semoga tahun depan bisa berkesempatan menikmati kemeriahan acara bergengsi ini yaa...

Simak video dari Kementerian Pariwisata Indonesia berikut ini yuuk...
Keindahan Jember Pesona Carnival 2018 bikin kamu senyum-senyum sendiri.



Dan tak ketinggalan, review lengkapnya ada di video berikut.


Jadi,
Liburan ke negeri sendiri tentu lebih membanggakan kan sahabat lendyagasshi?
Mengenal banyak budaya serta keindahannya adalah aset terbesar kita untuk tetap melestarikannya sampai ke anak cucu kelak.

Kalau kita saja tidak kenal, maka siapa lagi yang akan melanjutkannya?

Salam Genpi.
Generasi Pesona Indonesia.

Sukseskan Pariwisata Indonesia.



Salam hangat,