Bandung Islamic School - Mengusung Nilai-Nilai Sunnah Rosul

Assalamu'alaykum,



Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.
(HR. Muslim, no. 2699)




Ini sudah mulai memasuki bulan-bulan dimana para emakers bingung mencari sekolahan untuk anaknya yang akan naik ke jenjang yang lebih tinggi. Dari TK ke SD maksudnya. Hiihi...kalau di Bandung sini, bulan Oktober hingga Desember adalah waktu yang pas buat survey sekolah. Bahkan ada yang sudah masuk pendaftaran gelombang pertama. Saking antrinya si sekolah-sekolah swasta ini, konon kabarnya, ada yang sampai waiting list hingga 2 tahun sebelumnya.

Keren gak tuh?
((dan ternyataaa....jadi keren saja gak cukup yaa, gaes... Kita mesti keren di hadapan Allah. Itu yang paling penting.))


Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memanggil jibril, seraya berkata…

Sungguh Aku mencintai fulan, maka cintailah ia”. 
Jibripun bergegas dgn serta merta mencintainya, dan berseru dgn lantang pada penghuni langit “Allah mencintai si fulan, maka cintailah ia…!!!”. 
Penghuni langitpun seketika itupun mencintainya. Setelah itu di bumi, ia pun di cintai manusia.
(HR. Muslim)


Buat yang sedang cari sekolah SD swasta yang islami, aku bersyukur banget, bertemu dengan sekolah yang sesuai dengan value di keluarga kami. Dengan mempercayakan ananda untuk bersekolah di sekolah yang mempelajari adab dahulu baru ilmu, in syaa Allah pilihan ini adalah pilihan yang tepat. Karena ada banyak sekali hal-hal yang selama ini kita lakukan dalam keseharian tanpa tau dalil dalam melakukan hal tersebut.



1. Melaksanakan Sholat yang benar beserta doa

Kadang yang orangtua lakukan hanyalah meminta anak untuk sholat tepat waktu, namun pembiasaan ini tentu tidak bisa otomatis terinstal. Perlu teladan, lingkungan dan dilakukan bersama-sama.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مُـرُوْا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّـلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا، وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ.

Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur 7 tahun, dan kalau sudah berusia 10 tahun meninggal-kan shalat, maka pukullah ia. Dan pisahkanlah tempat tidurnya (antara anak laki-laki dan anak wanita).





2. Melakukan kegiatan sehari-hari beserta doa yang mengikutinya

Seharusnya kita wajib berbangga menjadi umat Rosululloh, karena apa yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari semuanya bernilai ibadah. Yang perlu diluruskan hanyalah niat.

Sabda Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ.

Barangsiapa yang beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak.



Hal yang paling sederhana adalah doa-doa untuk melakukan sebuah kebaikan. Seperti doa sebelum wudlu dan sesudahnya, doa sebelum tidur dan bangun, doa makan serta kesudahannya. In syaa Allah anak-anak BISc (Bandung Islamic School) juga mempelajari adab yang menyertainya.


3. Tidak bercampurnya antara laki-laki dan perempuan

Ini idealis aku dan suami. Memang dalam keseharian dalam urusan muamalah, kita tidak bisa menghindari bercampurnya (ikhtilat) laki-laki dan perempuan dalam satu tempat. Namun BISc mengajarkan pembiasaan yang baik. Selama itu masih memungkinkan untuk dilakukan terpisah, maka anak-anak pun tidak dibiasakan bercampur.

Kampus Perempuan (akhwat)

Jl. Talaga Bodas No.34,
Lkr. Sel., Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40262




Kampus Laki-laki (ikhwan)

Jl. Reog 1 No. 1 
Bandung




4. Mengarahkan bakat anak sesuai dengan sunnah Rosul

Aku gak pernah melarang anak-anak untuk menyukai sesuatu. Hanya dulu sebelum tahu ilmunya, suka gak paham aja..mana yang sesuai dengan tuntunan Rosululloh sholallahu'alaihi wassalam, mana yang tidak.

Seperti misalnya Ai, anak pertama kami yang sangat menyukai aktivitas seni, menggambar dan mewarnai. Untuk menggambar, BISc mengarahkan agar tidak menggambar mata atau makhluk hidup ciptaan Allah. Sebab ada haditsnya

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من صوَّرَ صورةً في الدُّنيا كلِّفَ يومَ القيامةِ أن ينفخَ فيها الرُّوحَ ، وليسَ بنافخٍ

Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya

(HR. Bukhari dan Muslim).


Dan menghilangkan kebiasaan mendengar lagu serta bertepuk tangan.

sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

إِنَّ الْإِسْلَامَ بَدَأَ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

Sesungguhnya Islam itu awalnya asing, kemudian akan kembali menjadi asing seperti awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang dianggap asing”.


sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik...



5. Olahraga atau ekstrakurikuler yang mengikuti Sunnah Rosul

Dalam sebuah hadist : "Ajarilah putra-putramu  memanah, dan berenang." (HR. Ath-Thawawi).

Kegiatan ekstrakurikuler memanah BISc

source : http://bandungislamicschool.com


6. Membiasakan berbahasa Arab dan Inggris

Di sekolah BISc, anak-anak rutin menggunakan dua bahasa asing tersebut. Jadi jangan heran kalau orangtuanya pun harus berubah dalam kesehariannya.
Dimulai dari membiasakan mengucapkan syukron atau jazzakillahu khoiron katsiron untuk berkata terima kasih. Atau mengucapkan salam (Assalamu'alaykum warahmatullah) ketika bertemu dengan saudaranya sesama muslim. Dan afwan sebagai bentuk permintaan maaf.


source : http://bandungislamicschool.com


Alhamdulillah,
sejauh ini kami sebagai orangtua merasa terbantu sekali dengan penanaman nilai serta kebiasaan di sekolah. Kerjasama sekolah dengan pihak orangtua juga sangat diperhatikan. Belum lagi halaqoh untuk orangtua yang masih fakir ilmu ini, senantiasa di up-grade melalui informasi kajian-kajian rutin yang diadakan di rumah salah seorang wali murid siswa BISc. Sehingga selain bertholabul ilmi, kami juga bersilaturrahim dengan sesama orangtua wali murid siswa BISc.
Tiada henti untuk bersyukur atas nikmat iman dan islam. Semoga Allah menjaganya hingga akhir hayat.
Aamiin.


Yang masih bingung mencari sekolah Islami di Bandung, BISc bisa menjadi jalan ikhtiar para orangtua dalam menginvestasikan masa depan anak-anak amanah Allah ini.

Semoga review ini bermanfaat.



Wassalamu'alaykum.


Salam hangat,





Martabak Teristimewa Dari San Fransisco

Assalamu'alaykum,


Suka makan manis kaya aku? Iih...iya-in doonk...biar aku punya temen. Hihii...maksa. Beneran niih...sejak kenal makanan manis yang satu ini, aku jadi jarang (mau) jajanan yang lain. Sukanya beli iniii...aja. Dibilang jadi "picky", boleh laah....




Hu umm...
ini looh...di deket rumah aku, mungkin juga di deket rumah para pembaca lendyagasshi, ada martabak yang enaknya kebangetaan?

Martabak San Fransisco



Aku gak pernah bosan sama makanan yang satu ini. Belinya lumayan antri kalau sudah malam, karena jam operasionalnya jam 16.30. Tapi dijamin puas.
Pilihan rasanya ada martabak manis dan asin. Mungkin beberapa orang ada yang bilang martabak manis ini terang bulan yaa?

Daftar Menu dan Harga Martabak San Fransisco

Ternyata Martabak San Fransisco ini sudah ada sejak tahun 1967. Berarti sampai sekarang, usianya sudah 50 tahun yaa... Pantesaan...kalau dari segi rasa, ini martabak jagoan banget deeh..manjain para penikmatnya.

Awal kenalan dulu, agak kesel...karena harganya yang wow banget!
Tapi memang harga gak bisa bohong. Setelah makan beberapa varian rasa, aku langsung gak suka martabak lain.
Bahkan kalau mau, kamu bisa custom, pingin rasa apa...

Kaya aku yang suka banget sama yang berbau-bau matcha atau green tea, maka sampai ke kulitnya pun, aku bisa minta yang rasa green tea ini. Asiik banget kaan?
Tapi akhir-akhir ini, aku lagi suka banget sama martabak crispy. Persis sama d'crepes. Tipis, crunchy, dan isinya tebel banget.

Bisa minta isinya apa... Ada rasa keju, coklat dan coklat kekinian (ehhe...kaya toblerone, delfi, dll)
Martabak tipis ini enak banget, apalagi dimakan saat hangat. Cruchy nya gak ada yang ngalahin. Karena aku penyuka manis, jadi aku selalu minta isiannya coklat (meises). Coklatnya tebeell dan gak lengket di langit-langit mulut. Jadi kebayang kaan...kualitas si coklatnya sendiri??

Kok sedikit porsinya?
Jangan kuatir. Buat kamu yang masih single and happy,of course! ini porsi lebih dari cukup. Kenyaang bingit. Apalagi kalau kamu pesen yang versi martabak manis benerannya.

Tebeel banget kan yaa...? Bisa dinikmati 4 orang niih...

Coklatnya mau jenis apa aja, in syaa Allah di sini tersedia. Kaya toblerone, skippy, ovamaltine,  dan Nutella. Kalau semuanya mau ditumplek blek dalam satu martabakmu juga boleeh banget. Hihii...tapi kebayang pas makan sampai mbeler-mbeler coklatnya yaa..? Enyaak...enyaakk...

Eneg banget ga siih...kalau makan yang manis-manis terus?
Penyeimbangnya, kamu mesti pesen martabak asinnya deeh...


Ini juga banyak banget varian isiannya. Dan serieess...enak banget!
Ada isi daging cincang, kornet, jamur, dan kawan-kawan lainnya.
Kalau buat anak kost, martabak asin begini bisa dimakan bareng nasi yaa...? Hihii...bukan sekedar camilan biasa.




Cabang Martabak San Fransisco di Bandung :

Jalan Ir. H.Djuanda No. 105,
Dago, Coblong, Lb. Siliwangi, Coblong,
Kota Bandung, Jawa Barat 40132





Jalan Burangrang No. 42, 
Burangrang Lengkong, Bandung


Penasaran kaan...?
Atau di kotamu ada martabak yang jadi favoritmu?
Ceritain di kolom komentar yaa..


Salam hangat,

Masuki Dunia Baru "Launching Koin Starwars" Bersama Alfamart

Patriotisme Dalam The Battleship Island

Assalamu'alaykum,


Week end gini kalau gak ada aktivitas biasanya kamu ngapain, gaes?
Kalau aku....nonton drama Korea. Wkkwkk....uda lama pingin nulis tentang Film The Battleship Island dari sejak teasernya keluar dan film ini digembar-gemborkan bakal jadi film terkeren tahun 2017 ini.


Poster Film The Battleship Island


Sutradara     : Ryoo Seung-wan
Aktor            : Hwang Jung Min, So Ji Sub, Song Jong Ki, Lee Jung Hyun
Genre            : Action, Sejarah, Perang
Durasi           : 135 menit


Pulau Hashima, Jepang - 1945. Mengambil latar dan kisah pada jaman perang, film ini menggambarkan patriotisme rakyat Korea dalam berjuang, bekerjasama dan menghadapi keadaan pada jaman itu.

So Ji Sub (sebagai Choi Chil-sung) adalah seorang mafia. Gak tahu gimana permulaannya, digambarkan So Ji Sub adalah seorang yang pemberani dan sedang berada di atas kapal besar yang akan mengangkat orang-orang Korea ke salah satu pulau yang masih bagian dari kekuasaan Jepang. Mereka yang di atas kapal berada dalam keadaan penuh pengharapan dan ketidakpastian.

Ada yang bermimpi di Jepang nanti mereka akan mendapatkan pendidikan lebih baik, penghidupan lebih layak dan pekerjaan yang mapan. Ini yang di harapkan oleh seorang Ayah bernama Lee Gang-ok (diperankan oleh Hwang Jung-min) dan anak perempuan satu-satunya, Sohee (Kim Su-an). Ia rela bersusah payah menyelundup ke kapal tersebut karena mendapat surat dan pengakuan dari orang Jepang yang bernama Shimura untuk datang dan menemuinya. 



Sesampainya di pulau tersebut, kagetlah mereka. Karena impian-impian yang mereka pupuk selama ini musnah dalam sekejap. Mereka dipaksa untuk memisahan menjadi dua bagian. Perempuan dan laki-laki. Padahal Pak Lee kan sama anak perempuannya yaa...? 
Terjadilah pertengkaran. Dan untuk menghindari pertengkaran yang berkepanjangan, si orang Jepang ini menggunakan cara pukul dan tembak di tempat. Sukur kena, kalau gak kena, berarti rejeki nyawa masih dikandung badan.

Tugas mereka di Pulau ini hanya satu (untuk laki-lakinya) yaitu mengumpulkan batu-bara sebanyak-banyaknya untuk membangun negeri (katanyaa...entah negerinya siapa yang dimaksud!) atau para pekerja bisa menemukan batu permata yang bernilai mahal dan baru saat itu mereka dibebaskan.

Pulau Hashima (1887) memang sebuah pulau penghasil batubara namun ditutup pada tahun 1974 karena produksinya menurun dan digantikan oleh minyak bumi.

Para tawanan orang Korea ini dikumpulkan di lapangan besar sebuah pulau. dan mereka diminta untuk melepaskan semua asesoris yang mereka gunakan. Kalau ada yang disimpan, atau disembunyikan, bakalan kena pukul dan dikata-katain kasar. Meskipun kita juga gak akan paham kan...dikata-katain apa...((mereka pakai bahasa Jepang)), tapi melihat cara mereka memperlakukan orang dengan kasar seperti itu bikin saya merinding dan jadi gak salut sama Jepang.
Aku jadi merasa Indonesia banyak kesamaan dengan Korea. Selain karena sama-sama di php-in Jepang, yang dengan taktik "mengaku sebagai saudara" namun nyatanya, mereka gak ada baik-baiknya sama sekali dengan kita.


Pak Lee berusaha menarik perhatian orang-orang Jepang agar ia dan grup musiknya tidak diperkerjakan di pulau tersebut.

Ingat kejadian propaganda Jepang saat masuk ke Indonesia?
Jepang mengatakan bahwa : Jepang cahaya Asia, Jepang pelindung Asia dan Jepang pemimpin Asia.


Dan kata-kata inilah yang kurang lebih aku temukan juga di film ini.
Pemimpin di pulau tersebut mengatakan bahwa orang Jepang tidak akan menyakiti orang Korea, karena mereka adalah saudara, endesbre...endesbre... Namun kenyataannya, mereka disuruh tinggal di kamar yang tatami (alas/lantai) nya saja terendam air, bahkan yang menjijikkan adalah makanan yang diberikan campur dengan tikus dan di dalamnya masih ada kecoak hidupnya.
Heuuu~~ ((mau nangis rasanya)).


Penderitaan ini belum dimulai, orang Korea mulai diminta untuk melakukan rutinitas seperti yang orang Jepang lakukan. Seperti beribadah menyembah matahari dan hormat sampai membungkukkan badan.

Ibadah orang Jepang yang menganggap matahari adalah Tuhan mereka
Nowhere to escape!

Ada perempuan yang juga menjadi sorotan di film ini yaitu Lee Jung-hyun (sebagai Mallyon). Ia dipaksa untuk menjadi wanita penghibur tentara Jepang yang sedang bertugas di Pulau Hashima ini. Miris banget deh...

Dan aktor yang dinanti keluarnya dalam film ini tentu mas Song Jong Ki (sebagai Park Mu-young). Doi adalah tentara kemerdekaan Korea yang dilatih khusus oleh Amerika. Sehingga kepiawaiannya dalam membaca situasi dan membuat strategi sangat dibutuhkan saat ia menyamar menjadi salah satu pekerja tambang Pulau Hashima.

Gagahnya abang Song Jong Ki (*laff)

Dalam keadaan seperti ini, aku paham sekali kalau sesama orang Korea saja bisa menimbulkan perpecahan dan ketegangan. Berkelahi dan saling menyalahkan, itu bukan hal yang asing di jaman ini.

Jadi berhasilkah abang Joong Ki membawa orang-orang Korea yang terpaksa bekerja di Pulau Hashima tersebut keluar dari penderitaan mereka?
Nonton yaa...kalau kuat dengan genre film seperti ini. Hikks~~
Aku gak kuat sebenarnya, tapi karena ada So Ji Sub oppa dan bang Joong Ki yang akan melepas masa lajangnya, mari kita nikmati karyanya dulu...😙😙

Aiih, karismanya So Ji Sub oppa~~


Banyak suara-suara sumbang mengenai film yang menghabiskan dana 23 milliar won (sekitar 273 milliar rupiah) ini. Dari mulai kurang greget, hanya mendompleng nama besar Jong Ki (dan Song Hye Kyo) yang akan menikah di akhir bulan Oktober tahun ini hingga masalah patriotisme yang dipertanyakan.
Padahal secara keseluruhan, aku suka banget. Visual effectnya (desingan suara peluru, debur ombak di pulau yang hanya sebesar 6 hektar dan dikelilingi laut serta bom-bom yang meledak saat orang Korea kabur, semua terasa begitu nyata). Dan perasaan aku nih...suara Jong Ki di sini kok makin mature yaa...? ((perasaanku aja kali yaa?!))



Dan Lesson Learn apa yang bisa dipetik?

1. Kisah Pak Lee dan anak perempuannya sungguh mengharukan.
Inilah potret pengasuhan sosok Ayah dan anak jaman perang. Pak Lee melatihkan anaknya untuk kuat dan tegar apapun yang terjadi. Selain itu juga mengajarkan anak untuk tidak pilih-pilih makanan.

Komunikasi yang saya tangkap antara sosok Pak Lee dan So Hee adalah komunikasi dua arah. Pak Lee adalah sosok ayah yang mampu mendengar aktif dan membaca perasaan anak. Sehingga So Hee tumbuh menjadi anak dengan thinking skill yang hebat.


2. Menjadi pribadi yang memiliki prinsip.
Jangan asal jadi follower.


3. Seindah-indahnya hidup dalam masa penjajahan, jauuh lebih nikmat bila kita menjadi orang yang bebas, merdeka dan free.
Sehingga banyak-banyaklah beryukur serta mendoakan para pahlawan yang telah gugur di medan perang. Berkat jasanya, kita saat ini bisa hidup dengan rasa aman dan nyaman.



Waah...
Seru juga kan, nonton film jaman perang. Tapi saranku, jangan ditonton sama anak usia di bawah 20 tahun yaa... Karena banyak adegan kekerasan dan ada sedikit adegan dewasa.

Oke,
haturnuhun sudah mampir dan jangan lupa tinggalin komen di bawah yaa...



Salam hangat,