Bird
Lendyagasshi
Hijraa - Never stop learning


Pindahan rumah adalah salah satu kenangan masa kecil yang paling saya ingat sepanjang sejarah hidup saya. Bagaimana tidak? Bapak dulu kerjanya selalu berpindah-pindah. Dari satu kota ke kota lain bahkan lintas provinsi pun, kerap dilakukan. Kalau pindah rumah, jangan ditanya. Itu bisa lebih sering lagi. Mengingat kerja di BUMN, asal dapat promosi, maka rumah pun berganti sesuai dengan amanah yang diemban. Andaikan dulu sudah ada jasa pindahan Bandung....

Apa siih Jasa Pindahan Bandung?

Ceritanya, kami kerap kehilangan barang yang disukai saat pindahan.
Ibu, contohnya.
Sering kehilangan piring kesayangan karena pecah.

Piring Arcopal
Sedangkan kakak saya, sering mendapati buku-buku kesayangannya raib entah kemana.

Maka kami memang tidak berharap banyak kalau pindah. Karena kami anggap itu bagian dari resiko yang harus ditanggung.

Eh, tapiii...
Pendapat saya harus dirubah niih... Sejak ada aplikasi Go-Jek di handphone, saya diceritakan teman yang pernah menggunakan jasa Go-Jek terbaru, yaitu Go-Box.

Apalagi tuh...?
Go-Box adalah layanan (jasa) pindahan yang ditawarkan oleh Go-Jek dengan jenis kendaraan yang bisa kita pilih sendiri sesuai kebutuhan.

Terdapat 4 pilihan mobil yaitu 
* Mobil pick-up, 
* Mobil boks, 
* Mobil truk engkel dan 
* Truk engkel boks. 




Lalu setelah pilih salah satu, saya hanya perlu mengisi lokasi penjemputan barang beserta detail kontak, destinasi tujuan, jenis barang yang diantar, pilih tambahan layanan seperti asisten tambahan untuk memasukkan barang ke dalam rumah, jumlah asuransi yang diinginkan, dan bahkan saya bisa memilih waktu pengantaran apakah diantar saat saya memesan atau hari lainnya.

Berdasarkan pengalaman teman, pada halaman pembayaran, Go-Box sedang bagi-bagi voucher code (voucher potongan harga), jadi tinggal masukan kode voucher tersebut di halaman pembayaran. Dan harganya langsung dipotong sesuai diskon yang ditawarkan. Diskonnya lumayan, lho!


Untuk driver Go-Box, ia akan mencari jalur tercepat untuk sampai ke tempat tujuan. Dan jangan kuatir dengan barang yang rusak atau hilang. Go-Box akan mengganti sesuai dengan barang yang kita daftarkan jenisnya. 

Keunggulan lain adalah kita tetap bisa memantau barang pindahan menggunakan sistem GPS yang terdapat di genggaman menggunakan aplikasi. Mudah, terpercaya dan cepat. Itulah jaminan yang ditawarkan Go-Box dalam mengangkut barang.


Selain barang pindahan, barang logistik lain pun, tetap bisa menggunakan Go-Box. Daaan...untuk bulan ini sampai bulan depan tanggal 31 Maret 2017, Go-Box menawarkan diskon menarik. Ada voucher potongan 25% bagi siapa saja yang menggunakan kode berikut :


Gunakan kode BOXLENDY untuk mendapatkan potongan sebesar 25%. Lumayan banget kaan...?

Pakai GO-BOX memang lebih praktis, aman dan murah! 
Tentunya jika saya nanti membutuhkan hal serupa untuk pindah rumah tidak perlu bingung lagi, karena saya memiliki jasa pindahan Bandung yang bisa diandalkan yaitu GO-BOX!



Semoga bermanfaat.
Salam hangat,



Jasa Pindahan Bandung Gobox



Pindahan rumah adalah salah satu kenangan masa kecil yang paling saya ingat sepanjang sejarah hidup saya. Bagaimana tidak? Bapak dulu kerjanya selalu berpindah-pindah. Dari satu kota ke kota lain bahkan lintas provinsi pun, kerap dilakukan. Kalau pindah rumah, jangan ditanya. Itu bisa lebih sering lagi. Mengingat kerja di BUMN, asal dapat promosi, maka rumah pun berganti sesuai dengan amanah yang diemban. Andaikan dulu sudah ada jasa pindahan Bandung....

Apa siih Jasa Pindahan Bandung?

Ceritanya, kami kerap kehilangan barang yang disukai saat pindahan.
Ibu, contohnya.
Sering kehilangan piring kesayangan karena pecah.

Piring Arcopal
Sedangkan kakak saya, sering mendapati buku-buku kesayangannya raib entah kemana.

Maka kami memang tidak berharap banyak kalau pindah. Karena kami anggap itu bagian dari resiko yang harus ditanggung.

Eh, tapiii...
Pendapat saya harus dirubah niih... Sejak ada aplikasi Go-Jek di handphone, saya diceritakan teman yang pernah menggunakan jasa Go-Jek terbaru, yaitu Go-Box.

Apalagi tuh...?
Go-Box adalah layanan (jasa) pindahan yang ditawarkan oleh Go-Jek dengan jenis kendaraan yang bisa kita pilih sendiri sesuai kebutuhan.

Terdapat 4 pilihan mobil yaitu 
* Mobil pick-up, 
* Mobil boks, 
* Mobil truk engkel dan 
* Truk engkel boks. 




Lalu setelah pilih salah satu, saya hanya perlu mengisi lokasi penjemputan barang beserta detail kontak, destinasi tujuan, jenis barang yang diantar, pilih tambahan layanan seperti asisten tambahan untuk memasukkan barang ke dalam rumah, jumlah asuransi yang diinginkan, dan bahkan saya bisa memilih waktu pengantaran apakah diantar saat saya memesan atau hari lainnya.

Berdasarkan pengalaman teman, pada halaman pembayaran, Go-Box sedang bagi-bagi voucher code (voucher potongan harga), jadi tinggal masukan kode voucher tersebut di halaman pembayaran. Dan harganya langsung dipotong sesuai diskon yang ditawarkan. Diskonnya lumayan, lho!


Untuk driver Go-Box, ia akan mencari jalur tercepat untuk sampai ke tempat tujuan. Dan jangan kuatir dengan barang yang rusak atau hilang. Go-Box akan mengganti sesuai dengan barang yang kita daftarkan jenisnya. 

Keunggulan lain adalah kita tetap bisa memantau barang pindahan menggunakan sistem GPS yang terdapat di genggaman menggunakan aplikasi. Mudah, terpercaya dan cepat. Itulah jaminan yang ditawarkan Go-Box dalam mengangkut barang.


Selain barang pindahan, barang logistik lain pun, tetap bisa menggunakan Go-Box. Daaan...untuk bulan ini sampai bulan depan tanggal 31 Maret 2017, Go-Box menawarkan diskon menarik. Ada voucher potongan 25% bagi siapa saja yang menggunakan kode berikut :


Gunakan kode BOXLENDY untuk mendapatkan potongan sebesar 25%. Lumayan banget kaan...?

Pakai GO-BOX memang lebih praktis, aman dan murah! 
Tentunya jika saya nanti membutuhkan hal serupa untuk pindah rumah tidak perlu bingung lagi, karena saya memiliki jasa pindahan Bandung yang bisa diandalkan yaitu GO-BOX!



Semoga bermanfaat.
Salam hangat,



Halo, sahabat blogger...

Berbicara tentang blogging, ternyata menyelaminya bagaikan menyelami samudra hatimu. Eaaa... Maksud saya, begitu dalam seakan-akan sebanyak apapun ilmu yang kita punya, akan terasa kurang sempurna bila tidak diimbangi dengan ilmu yang lain.

Di jaman yang serba cepat ini, kita uda gak perlu lagi tuuh...repot ke toko buku buat sebuah tutorial, kaya jaman saya dulu belajar windows atau excel. Jaman sekarang mah...tinggal modal internet unlimited dengan kecepatan super-super, semua ilmu sudah ada dalam genggaman.

Di genggam aja?
Percuma laah...mesti dipraktekin, biar makin kece.



Kaya sahabat blogger yang satu ini niih...
Ngepoin kehidupan Blogger Jakarta yang kerap saya panggil Fay...padahal nama lengkapnya Faycha Anatasya. Nama cantik dan kesan misterius timbul kalau kita membuka setiap sosmed yang dimilikinya.

Blog :

FB :
Faycha Anastasya

IG :
@imajinasiasha


Uniknya,
Fay selalu (mampu) menjawab isu-isu terkini dunia blogging yang sering menjadi pertanyaan di grup whatsApp Arisan Blogger Perempuan kelompok 4. Seperti :

Cara Mudah Membuat Sub-Domain Di Blogger


Cara yang disampaikan begitu detil dan runut, serta ada beberapa pilihan cara belajar yang ditawarkan selain menggunakan bahasa tulisan, Fay juga menyelipkan video. Heehe...kalau aku mah...anaknya kinestetik. Jadi sembari belajar, biasanya tangan juga ikut bergerak untuk langsung praktek atau mencatat.


Kenapa Fay bisa menjelaskan begitu detil yaa...?
Salah satu alasannya selain karena basic keilmuannya di bidang informatika dan diabadikan dalam pekerjaannya yang sedang ditekuni saat ini, yaitu sebagai analyst dan eCommerce. Fay juga masih berbagi ilmu dengan anak-anak didiknya dari siswa Sekolah Dasar hingga Menengah Atas. Emm, pantes yaa...dalam ilmunya mengalirkan keberkahan.

Barakallah, Fay...



"Some are famous on earth but unknown in the heavens.
And some are unknown on earth, but famous in the heavens"



Begitulah kira-kira quote yang selalu saya inget jika lihat Fay, yang gak ingin dikenal sosoknya di dunia maya, namun hanya ingin bermanfaat untuk banyak orang.



Tidak hanya membahas tutorial blogging atau dunia komputer serta internet, ada 1 tulisan dengan tag kesehatan. Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, sepertinya. Bisa dicoba niih...bagi yang pernah terserang virus Demam Berdarah. Fay nulis beberapa macam obat untuk menaikkan trombosit.


Belum puas juga jalan-jalan ke blognya Fay...?
lanjutin deeh...ditemenin kopi sama laptop buat merubah template blog yang udah jadul. Gini niih caranya :

Mengganti Template Blogger



Udah kece dari dalem dan luar, it's show time!
Tetap menulis yaa...berbagi apa saja yang kita punya. Semoga bermanfaat untuk banyak orang. Di akhir blog Fay, senantiasa ada tulisan Do vstrechi / "До Встречи" yang merupakan bahasa Rusia berarti "Sampai Jumpa Lagi." Tak lupa selalu ada salam dari kucing cantik yang mondar-mandir, menandakan keramahan Fay dalam menyapa pengunjung blognya.


Terima kasih, Fay...
Sudah berbagi banyak hal untuk kami.

Design by Faycha



Salam hangat dari keluarga #gengIjoek,




Imajinasi Asha : Beyond The Knowledge

Halo, sahabat blogger...

Berbicara tentang blogging, ternyata menyelaminya bagaikan menyelami samudra hatimu. Eaaa... Maksud saya, begitu dalam seakan-akan sebanyak apapun ilmu yang kita punya, akan terasa kurang sempurna bila tidak diimbangi dengan ilmu yang lain.

Di jaman yang serba cepat ini, kita uda gak perlu lagi tuuh...repot ke toko buku buat sebuah tutorial, kaya jaman saya dulu belajar windows atau excel. Jaman sekarang mah...tinggal modal internet unlimited dengan kecepatan super-super, semua ilmu sudah ada dalam genggaman.

Di genggam aja?
Percuma laah...mesti dipraktekin, biar makin kece.



Kaya sahabat blogger yang satu ini niih...
Ngepoin kehidupan Blogger Jakarta yang kerap saya panggil Fay...padahal nama lengkapnya Faycha Anatasya. Nama cantik dan kesan misterius timbul kalau kita membuka setiap sosmed yang dimilikinya.

Blog :

FB :
Faycha Anastasya

IG :
@imajinasiasha


Uniknya,
Fay selalu (mampu) menjawab isu-isu terkini dunia blogging yang sering menjadi pertanyaan di grup whatsApp Arisan Blogger Perempuan kelompok 4. Seperti :

Cara Mudah Membuat Sub-Domain Di Blogger


Cara yang disampaikan begitu detil dan runut, serta ada beberapa pilihan cara belajar yang ditawarkan selain menggunakan bahasa tulisan, Fay juga menyelipkan video. Heehe...kalau aku mah...anaknya kinestetik. Jadi sembari belajar, biasanya tangan juga ikut bergerak untuk langsung praktek atau mencatat.


Kenapa Fay bisa menjelaskan begitu detil yaa...?
Salah satu alasannya selain karena basic keilmuannya di bidang informatika dan diabadikan dalam pekerjaannya yang sedang ditekuni saat ini, yaitu sebagai analyst dan eCommerce. Fay juga masih berbagi ilmu dengan anak-anak didiknya dari siswa Sekolah Dasar hingga Menengah Atas. Emm, pantes yaa...dalam ilmunya mengalirkan keberkahan.

Barakallah, Fay...



"Some are famous on earth but unknown in the heavens.
And some are unknown on earth, but famous in the heavens"



Begitulah kira-kira quote yang selalu saya inget jika lihat Fay, yang gak ingin dikenal sosoknya di dunia maya, namun hanya ingin bermanfaat untuk banyak orang.



Tidak hanya membahas tutorial blogging atau dunia komputer serta internet, ada 1 tulisan dengan tag kesehatan. Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi, sepertinya. Bisa dicoba niih...bagi yang pernah terserang virus Demam Berdarah. Fay nulis beberapa macam obat untuk menaikkan trombosit.


Belum puas juga jalan-jalan ke blognya Fay...?
lanjutin deeh...ditemenin kopi sama laptop buat merubah template blog yang udah jadul. Gini niih caranya :

Mengganti Template Blogger



Udah kece dari dalem dan luar, it's show time!
Tetap menulis yaa...berbagi apa saja yang kita punya. Semoga bermanfaat untuk banyak orang. Di akhir blog Fay, senantiasa ada tulisan Do vstrechi / "До Встречи" yang merupakan bahasa Rusia berarti "Sampai Jumpa Lagi." Tak lupa selalu ada salam dari kucing cantik yang mondar-mandir, menandakan keramahan Fay dalam menyapa pengunjung blognya.


Terima kasih, Fay...
Sudah berbagi banyak hal untuk kami.

Design by Faycha



Salam hangat dari keluarga #gengIjoek,




Holaa,
pembaca blog lendyagasshi.
Kangen nulis drama lagi niih....beberapa kali drama yang aku tonton uda gatel pingin ditulis, tapi karena beberapa hal, jadi ngendap hanya sebagai ide dan draft. Naah...yang kali ini, diniatin jadi postingan deeh...\^.^/


Kali ini,
aku abis nonton drama tahun 2016. Airingnya bulan Juli-September di slot jam 22.00 hari Rabu dan Kamis. Uda ketebak yaa...kenapa airing jam segitu?

((ehhehhee...*ketawa evil*))

Karena banyak adegan kisseunya.

Buat aku, ngliat Han Hyo Joo (lead female) uda gak asing lagi. Karena duluuu....sempet gak bisa move on dari dramanya yang Brilliant Legacy, bareng Lee Seung Gi. Itu plot ceritanya keren banget! 

Tapi,
ketemu sama Lee Jong Suk (lead male) yaa...baru di drama ini.
Memang doi sedang happening siih...semenjak drama Pinocchio-nya bareng Park Shin Hye. Tapi karena aku gak suka (jangan tanya alasan, karena aku gak pernah punya alasan) sama Shin Hye, jadi waktu dulu, cuma donlot sampe 5 eps, trus aku anggurin deh....


((Penting!))
Sampe ditanya suami,"Episode lanjutannya mana, Mi?" Ehheehe...aku bilang,"Males donlot, Bi..."


Abis ngliat drama ini, aku berubah pikiran deeh...
Bolehlaah ngicipin nonton Pinocchio. Demi dedek Jong Suk yang senyumannya bikin noona melting. Huuahha...((nyebut diri sendiri noona *plaak)).



Judul         : W - Two Worlds (더블유 /Deobeuryu)
Penulis      : Song Jae-jung
Sutradara : Jung Dae-yoon
Genre        : Thriller, Romance, Drama-viction
Network    : MBC
Episode     : 16 eps



Mulai sekarang, hati-hati kalau suka baca komik yaa...
Karena di drama ini, kita diajak jalan-jalan ke dunianya Kang Chul (Lee Jong Suk), dimana dia hidup di dunia gak nyata bikinan seorang penulis Oh Seung Moo.

Oh Seung Moo membuat sebuah masterpiece!
Komik karangannya laku keras di pasaran. Sudah beredar selama 5 tahun dan kisahnya masih terus membuat pembacanya penasaran.

Dan pada suatu ketika, si penulis tiba-tiba lenyap!
Ke manakah Oh-jakka nim?

Asistennya gak liat si penulis keluar dari bilik kamar kerjanya. Namun nyatanya, ke manapun mencari, gak ketemu juga. Setengah putus asa, Soo Bong (asisten Oh-jakka nim) menelepon putri si penulis, yang profesinya seorang dokter bedah junior, Oh Yeon Joo (Han Hyo-Joo).


Ketika Yeon Joo memeriksa kamar kerja ayahnya dengan seksama, mendadak ada tangan berlumuran darah yang menarik bajunya dari belakang. Tangan itu berasal dari tablet yang digunakan Oh-jakka untuk membuat komik.

Antara nyata dan tidak nyata, Yeon Joo tertarik masuk ke dunia komik.


Shock melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Kang Chul berlumuran darah di bagian perut. Dan mengalami pneumothorax (kesulitan bernapas karena trauma). Memang benar, Kang Chul terluka kena tusukan oleh orang yang tak dikenal.

Keanehan demi keanehan pun terjadi setelahnya.
Akhirnya Kang Chul menemukan pattern nya. Bahwa Yeon Joo bisa masuk ke dunia manhwa (komik) asalkan Kang Chul memanggilnya.

Sebenernya drama ini manis....tapi bumbu kasus masa lalu Kang Chul yang bikin agak merinding disko. Mainannya pistol muluuu...

Karena doi atlet tembak siih...^.^

Makin mendalami drama ini, makin berimajinasi tinggi penontonnya. Kita diajak bolak-balik melompati dua dunia. Lama-lama Kang Chul pun bisa menemui Yeon Joo di dunia nyata. Bahkan bertemu sama Oh-jakka nim dan tentu berakhir dengan permusuhan.

Lucunya, Kang Chul ini adalah tokoh fiktif imajinatif yang menjadi pelarian si Jakka-nim. Jadi segala yang gak bisa didapatkan si penulis di dunia nyata, ia gambarkan di dunia manhwa. Dan ternyata, kehidupan Kang Chul ini nyata. Jadi beberapa kali jakka-nim menggambarkan keinginannya, Kang Chul menolak dan bisa memilih jalan hidupnya sendiri.

Aneh yaa...?


Termasuk dalam memilih pasangan.
Kang Chul yang memang adalah tokoh imajinasi Yeon Joo sedari SMA diwujudkan oleh ayahnya. Sesuai dengan karakter cowo idaman Yeon Joo. Yang tingginya 185 cm, tangannya berotot karena dia seorang atlet dan manis.

Oke, okee...
Ngomongin soal ke absurd-an drama W...yang aku gak ngerti, pas endingnya adalaah....kenapa Kang Chul bisa berakhir di dunia nyata? Terus kerja apa dia? Haahha...dia kan chaebol pas di manhwa doank....pas di dunia nyata bukannya dia jobless?

Buktinya,
Pinjem uang sama Soo Bong dan pinjem mobil ibunya Yeon Joo kalo kemana-mana.

Aigoo~~

Drama oh...drama.
Tapi ini drama rating tertinggi ke-3 setelah DOTS dan Moon Lovers lhooo...
Jadi yaa....ikut aja deeeh...maunya si jakka-nim.



Pelajaran yang bisa diambil hikmahnya . . .

1. Ada adegan kematian, baik Kang Chul maupun Yeon Joo, sama-sama pernah mengalami kematian dan ternyata bisa dihidupkan kembali.

Ini yang bikin aku merinding.

Selama kita masih dikaruniai nyawa, jangan di sia-siakan. Sebab ketika jantung sudah berhenti berdetak, apa yang bisa kita perbuat? NOTHING.


2. Ini pesan dari Yeon Joo ke Kang Chul saat Kang Chul bunuh diri di Han-river.
(Yang akhirnya bisa diselamatkan oleh gambaran Yeon Joo di dunia nyata)

"Selama tujuan awal belum tercapai, jangan pernah putus asa. 
Teruslah berusaha untuk mencapai goal tersebut dengan berbagai cara."



Emm,
karena ini drama fiksi yang penuh imajinasi, aku gak dapat banyak hikmah. Hanya menikmati jalan ceritanya dan chemistry pasangan Han Hyo Joo dan Lee Jong Suk. Hastagnya yang femes dari couple ini adalah #jongjoocouple atau #honeycouple. Mungkin karena mereka berakting menjadi pasangan suami-istri yaa...

Fanart drama W

Berkat drama ini yang menampilkan buku "Love Is..." by Puuung jadi laris manis di toko buku. Bahkan masuk ke Indonesia juga.



Setiap beres nonton drama, selalu bayanganku mendoakan mereka supaya jadian beneran di dunia nyata. Entah ini pasangan ke berapa yang aku doakan bersama, semoga Han Hyo Joo beneran sama Lee Jong Suk, meskipun usia mereka terpaut 2 tahun lebih tua yang cewe. Hehhee...gak apa-apa kaan...? Toh Woo Bin juga bisa jadian sama Shin Min-Ah. ^^


Terima kasih uda mampir ke sini.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Yang udah nonton drama W, boleh banget komentar di sini.
Sip, ditunggu yaa...


Salam hangat,




Imajinasi Drama W - Two Worlds

Holaa,
pembaca blog lendyagasshi.
Kangen nulis drama lagi niih....beberapa kali drama yang aku tonton uda gatel pingin ditulis, tapi karena beberapa hal, jadi ngendap hanya sebagai ide dan draft. Naah...yang kali ini, diniatin jadi postingan deeh...\^.^/


Kali ini,
aku abis nonton drama tahun 2016. Airingnya bulan Juli-September di slot jam 22.00 hari Rabu dan Kamis. Uda ketebak yaa...kenapa airing jam segitu?

((ehhehhee...*ketawa evil*))

Karena banyak adegan kisseunya.

Buat aku, ngliat Han Hyo Joo (lead female) uda gak asing lagi. Karena duluuu....sempet gak bisa move on dari dramanya yang Brilliant Legacy, bareng Lee Seung Gi. Itu plot ceritanya keren banget! 

Tapi,
ketemu sama Lee Jong Suk (lead male) yaa...baru di drama ini.
Memang doi sedang happening siih...semenjak drama Pinocchio-nya bareng Park Shin Hye. Tapi karena aku gak suka (jangan tanya alasan, karena aku gak pernah punya alasan) sama Shin Hye, jadi waktu dulu, cuma donlot sampe 5 eps, trus aku anggurin deh....


((Penting!))
Sampe ditanya suami,"Episode lanjutannya mana, Mi?" Ehheehe...aku bilang,"Males donlot, Bi..."


Abis ngliat drama ini, aku berubah pikiran deeh...
Bolehlaah ngicipin nonton Pinocchio. Demi dedek Jong Suk yang senyumannya bikin noona melting. Huuahha...((nyebut diri sendiri noona *plaak)).



Judul         : W - Two Worlds (더블유 /Deobeuryu)
Penulis      : Song Jae-jung
Sutradara : Jung Dae-yoon
Genre        : Thriller, Romance, Drama-viction
Network    : MBC
Episode     : 16 eps



Mulai sekarang, hati-hati kalau suka baca komik yaa...
Karena di drama ini, kita diajak jalan-jalan ke dunianya Kang Chul (Lee Jong Suk), dimana dia hidup di dunia gak nyata bikinan seorang penulis Oh Seung Moo.

Oh Seung Moo membuat sebuah masterpiece!
Komik karangannya laku keras di pasaran. Sudah beredar selama 5 tahun dan kisahnya masih terus membuat pembacanya penasaran.

Dan pada suatu ketika, si penulis tiba-tiba lenyap!
Ke manakah Oh-jakka nim?

Asistennya gak liat si penulis keluar dari bilik kamar kerjanya. Namun nyatanya, ke manapun mencari, gak ketemu juga. Setengah putus asa, Soo Bong (asisten Oh-jakka nim) menelepon putri si penulis, yang profesinya seorang dokter bedah junior, Oh Yeon Joo (Han Hyo-Joo).


Ketika Yeon Joo memeriksa kamar kerja ayahnya dengan seksama, mendadak ada tangan berlumuran darah yang menarik bajunya dari belakang. Tangan itu berasal dari tablet yang digunakan Oh-jakka untuk membuat komik.

Antara nyata dan tidak nyata, Yeon Joo tertarik masuk ke dunia komik.


Shock melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Kang Chul berlumuran darah di bagian perut. Dan mengalami pneumothorax (kesulitan bernapas karena trauma). Memang benar, Kang Chul terluka kena tusukan oleh orang yang tak dikenal.

Keanehan demi keanehan pun terjadi setelahnya.
Akhirnya Kang Chul menemukan pattern nya. Bahwa Yeon Joo bisa masuk ke dunia manhwa (komik) asalkan Kang Chul memanggilnya.

Sebenernya drama ini manis....tapi bumbu kasus masa lalu Kang Chul yang bikin agak merinding disko. Mainannya pistol muluuu...

Karena doi atlet tembak siih...^.^

Makin mendalami drama ini, makin berimajinasi tinggi penontonnya. Kita diajak bolak-balik melompati dua dunia. Lama-lama Kang Chul pun bisa menemui Yeon Joo di dunia nyata. Bahkan bertemu sama Oh-jakka nim dan tentu berakhir dengan permusuhan.

Lucunya, Kang Chul ini adalah tokoh fiktif imajinatif yang menjadi pelarian si Jakka-nim. Jadi segala yang gak bisa didapatkan si penulis di dunia nyata, ia gambarkan di dunia manhwa. Dan ternyata, kehidupan Kang Chul ini nyata. Jadi beberapa kali jakka-nim menggambarkan keinginannya, Kang Chul menolak dan bisa memilih jalan hidupnya sendiri.

Aneh yaa...?


Termasuk dalam memilih pasangan.
Kang Chul yang memang adalah tokoh imajinasi Yeon Joo sedari SMA diwujudkan oleh ayahnya. Sesuai dengan karakter cowo idaman Yeon Joo. Yang tingginya 185 cm, tangannya berotot karena dia seorang atlet dan manis.

Oke, okee...
Ngomongin soal ke absurd-an drama W...yang aku gak ngerti, pas endingnya adalaah....kenapa Kang Chul bisa berakhir di dunia nyata? Terus kerja apa dia? Haahha...dia kan chaebol pas di manhwa doank....pas di dunia nyata bukannya dia jobless?

Buktinya,
Pinjem uang sama Soo Bong dan pinjem mobil ibunya Yeon Joo kalo kemana-mana.

Aigoo~~

Drama oh...drama.
Tapi ini drama rating tertinggi ke-3 setelah DOTS dan Moon Lovers lhooo...
Jadi yaa....ikut aja deeeh...maunya si jakka-nim.



Pelajaran yang bisa diambil hikmahnya . . .

1. Ada adegan kematian, baik Kang Chul maupun Yeon Joo, sama-sama pernah mengalami kematian dan ternyata bisa dihidupkan kembali.

Ini yang bikin aku merinding.

Selama kita masih dikaruniai nyawa, jangan di sia-siakan. Sebab ketika jantung sudah berhenti berdetak, apa yang bisa kita perbuat? NOTHING.


2. Ini pesan dari Yeon Joo ke Kang Chul saat Kang Chul bunuh diri di Han-river.
(Yang akhirnya bisa diselamatkan oleh gambaran Yeon Joo di dunia nyata)

"Selama tujuan awal belum tercapai, jangan pernah putus asa. 
Teruslah berusaha untuk mencapai goal tersebut dengan berbagai cara."



Emm,
karena ini drama fiksi yang penuh imajinasi, aku gak dapat banyak hikmah. Hanya menikmati jalan ceritanya dan chemistry pasangan Han Hyo Joo dan Lee Jong Suk. Hastagnya yang femes dari couple ini adalah #jongjoocouple atau #honeycouple. Mungkin karena mereka berakting menjadi pasangan suami-istri yaa...

Fanart drama W

Berkat drama ini yang menampilkan buku "Love Is..." by Puuung jadi laris manis di toko buku. Bahkan masuk ke Indonesia juga.



Setiap beres nonton drama, selalu bayanganku mendoakan mereka supaya jadian beneran di dunia nyata. Entah ini pasangan ke berapa yang aku doakan bersama, semoga Han Hyo Joo beneran sama Lee Jong Suk, meskipun usia mereka terpaut 2 tahun lebih tua yang cewe. Hehhee...gak apa-apa kaan...? Toh Woo Bin juga bisa jadian sama Shin Min-Ah. ^^


Terima kasih uda mampir ke sini.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Yang udah nonton drama W, boleh banget komentar di sini.
Sip, ditunggu yaa...


Salam hangat,




Belum pernah bertemu langsung dengan blogger yang akan saya bahas ini, tapi terasa dekat. Kira-kira itu yang tersirat di benak saya ketika membuka blognya. Kerap menulis sesuatu dari hati, maka pembacanya pun merasakannya menggunakan hati. Dalam. Penuh makna.

Pasti uda pada kenal kan yaa...kalau saya menyebut doi dengan panggilan femesnya.

"Nyak....."



Iyah,
siapa siih yang gak kenal sama Nyak Rotun. Selain blognya yang selalu membahas hal-hal seputar parenting, marriage, juga (ada) blog khusus makanan, Nyak juga gemar berbagi hal-hal pribadi yang pernah dialaminya. Ehhe...curcol yaa, Nyak?!?

Dan kesemua itu ditulis dengan bahasa yang ringan, gak berbelit-belit dan sederhana. Iya, sesederhana itu juga cinta aku sama Nyak. ^^

Kenapa bisa bahasanya renyah gitu yaa...?
Ternyata usut punya usut, Nyak ini mantan penyiar, sodara-sodara...Pantesan~~
Dan supaya enak dibaca, Nyak kerap membaca tulisannya kenceng-kenceng, macam siaran gitu...Sekarang jadi tau yaa...rahasia kerenyahan pilihan bahasa yang dipakai Nyak di blognya.


Bahasan yang selalu saya nanti dan berharap (-harap cemas tiap minggunya) untuk di-tag di facebook adalah #mondaymarriage nya. Tulisan yang sangat saya butuhkan selain parenting. Dari mulai komunikasi terhadap pasangan, sampai diskusi ringan tentang pasangan dari perspektif istri yang kadang njelimet, ternyata suami mah maunya begitu saja. Cukup.


Seperti tulisan mengenai : Cantik Di Mata Suami.


1. Cantik saat suami berangkat dan pulang kerja

2. Tentang pakaian yang disukai suami 

(baik di rumah atau saat keluar rumah)

3. Tentang make-up 

(wajah istri jangan kalah bersinar dengan wanita di luaran sana yaa...)

4. Tentang tubuh 

(inginnya setiap wanita mana pun setelah punya anak memiliki tubuh yang tetap seksi, tapi apa daya.... Jadi, kalaupun gak kembali ke bentuk tubuh seperti dulu, yang penting sehat, gak udah sakit)

5. Senyum

(Penting! Gak ada laki-laki yang demen sama istri cemberut dan hobinya mengeluh aja)



Aslinya, tulisan dari Nyak mah...keren banget. Bikin saya sadar tanpa terkesan menggurui. Jelaslaah...kita kan seumuran yaa, Nyak... Pastinya problematika Ibu muda yang inginnya menggapai banyak hal, namun terbatas waktu dan ruang gerak. Jadi menulis blog adalah proses aktualisasi diri dan keinginan menuangkan apa saja yang dipikirkan. Ingin berbagi dengan sesama dan mudah-mudahan menjadi berkah.

Hiihii...saking kagumnya sama tulisan Nyak yang kreatif, saya sempat ngompor-ngomporin Nyak untuk menulis buku. Namun dengan rendah hati, Nyak masih mempertimbangkan banyak hal. Padahal mah...saya yakin banget, kalau Nyak ini bisa jadi penulis hebat!



Untuk yang baru berkunjung ke blog Nyak Rotun, jangan kaget yaa...Dijamin betah berlama-lama. Nyamaan banget... Bagaikan rumah niih...Nyak ngajakin kita duduk di sofa ruang tamu yang empuk dan menyuguhkan kita camilan. Aseli bikin lupa waktu!

Ahha...!
Ngomongin camilan, Nyak jagonya bikin masakan enyaak~~

header dapurotun.com


Main deeh...di blog Nyak yang satu lagi, isinya tentang kreasi masakan (plus resep doonk) yang sudah pernah dibuat Nyak untuk keluarga kecilnya. Menariknya lagi, Nyak ini jagoan banget dari segi food-photography. Aiih....

Menurutku memang makanan akan tampak lebih menggiurkan kalau kita bisa mengkreasikannya dengan cantik. Ngliat fotonya aja udah ngileer yaa...apalagi dibolehin nyemolin. Heehe...

Food-photography ala dapurotun

Bisaan Nyak niih...
Mau masakan lucu-lucu untuk cemilan anak-anak ataupun masakan untuk suami, semua dijabanin. Dan hasilnya, WOW banget!

Ini kayanya sehari-hari banget. bahannya ada di sekitar kita. Tapi bisa dimodifikasi jadi makanan luar biasa. Tapi hal lain yang menarik perhatian saya adalah....properti food-photography nya. Kaya yang ada di resto-resto gitu yaa...

Pas bangetnya lagi,
Nyak suka postingnya weekend. Jadi ide buat masak hari itu.
Yeeay!


Buat yang hobi baca blog untuk memperkaya diri dengan ilmu bermanfaat, mampir dan kenalan langsung aja yaa, ke :

Blog :
www.nyakrotun.com
www.dapurotun.com


IG :
@rotundf


Twitter :
@rotundf

FB :
Rotun DF



Sekian profil blogger yang saya bahas kali ini. Semoga bermanfaat.


Salam hangat,


Belajar Bersama Blogger Palopo

Belum pernah bertemu langsung dengan blogger yang akan saya bahas ini, tapi terasa dekat. Kira-kira itu yang tersirat di benak saya ketika membuka blognya. Kerap menulis sesuatu dari hati, maka pembacanya pun merasakannya menggunakan hati. Dalam. Penuh makna.

Pasti uda pada kenal kan yaa...kalau saya menyebut doi dengan panggilan femesnya.

"Nyak....."



Iyah,
siapa siih yang gak kenal sama Nyak Rotun. Selain blognya yang selalu membahas hal-hal seputar parenting, marriage, juga (ada) blog khusus makanan, Nyak juga gemar berbagi hal-hal pribadi yang pernah dialaminya. Ehhe...curcol yaa, Nyak?!?

Dan kesemua itu ditulis dengan bahasa yang ringan, gak berbelit-belit dan sederhana. Iya, sesederhana itu juga cinta aku sama Nyak. ^^

Kenapa bisa bahasanya renyah gitu yaa...?
Ternyata usut punya usut, Nyak ini mantan penyiar, sodara-sodara...Pantesan~~
Dan supaya enak dibaca, Nyak kerap membaca tulisannya kenceng-kenceng, macam siaran gitu...Sekarang jadi tau yaa...rahasia kerenyahan pilihan bahasa yang dipakai Nyak di blognya.


Bahasan yang selalu saya nanti dan berharap (-harap cemas tiap minggunya) untuk di-tag di facebook adalah #mondaymarriage nya. Tulisan yang sangat saya butuhkan selain parenting. Dari mulai komunikasi terhadap pasangan, sampai diskusi ringan tentang pasangan dari perspektif istri yang kadang njelimet, ternyata suami mah maunya begitu saja. Cukup.


Seperti tulisan mengenai : Cantik Di Mata Suami.


1. Cantik saat suami berangkat dan pulang kerja

2. Tentang pakaian yang disukai suami 

(baik di rumah atau saat keluar rumah)

3. Tentang make-up 

(wajah istri jangan kalah bersinar dengan wanita di luaran sana yaa...)

4. Tentang tubuh 

(inginnya setiap wanita mana pun setelah punya anak memiliki tubuh yang tetap seksi, tapi apa daya.... Jadi, kalaupun gak kembali ke bentuk tubuh seperti dulu, yang penting sehat, gak udah sakit)

5. Senyum

(Penting! Gak ada laki-laki yang demen sama istri cemberut dan hobinya mengeluh aja)



Aslinya, tulisan dari Nyak mah...keren banget. Bikin saya sadar tanpa terkesan menggurui. Jelaslaah...kita kan seumuran yaa, Nyak... Pastinya problematika Ibu muda yang inginnya menggapai banyak hal, namun terbatas waktu dan ruang gerak. Jadi menulis blog adalah proses aktualisasi diri dan keinginan menuangkan apa saja yang dipikirkan. Ingin berbagi dengan sesama dan mudah-mudahan menjadi berkah.

Hiihii...saking kagumnya sama tulisan Nyak yang kreatif, saya sempat ngompor-ngomporin Nyak untuk menulis buku. Namun dengan rendah hati, Nyak masih mempertimbangkan banyak hal. Padahal mah...saya yakin banget, kalau Nyak ini bisa jadi penulis hebat!



Untuk yang baru berkunjung ke blog Nyak Rotun, jangan kaget yaa...Dijamin betah berlama-lama. Nyamaan banget... Bagaikan rumah niih...Nyak ngajakin kita duduk di sofa ruang tamu yang empuk dan menyuguhkan kita camilan. Aseli bikin lupa waktu!

Ahha...!
Ngomongin camilan, Nyak jagonya bikin masakan enyaak~~

header dapurotun.com


Main deeh...di blog Nyak yang satu lagi, isinya tentang kreasi masakan (plus resep doonk) yang sudah pernah dibuat Nyak untuk keluarga kecilnya. Menariknya lagi, Nyak ini jagoan banget dari segi food-photography. Aiih....

Menurutku memang makanan akan tampak lebih menggiurkan kalau kita bisa mengkreasikannya dengan cantik. Ngliat fotonya aja udah ngileer yaa...apalagi dibolehin nyemolin. Heehe...

Food-photography ala dapurotun

Bisaan Nyak niih...
Mau masakan lucu-lucu untuk cemilan anak-anak ataupun masakan untuk suami, semua dijabanin. Dan hasilnya, WOW banget!

Ini kayanya sehari-hari banget. bahannya ada di sekitar kita. Tapi bisa dimodifikasi jadi makanan luar biasa. Tapi hal lain yang menarik perhatian saya adalah....properti food-photography nya. Kaya yang ada di resto-resto gitu yaa...

Pas bangetnya lagi,
Nyak suka postingnya weekend. Jadi ide buat masak hari itu.
Yeeay!


Buat yang hobi baca blog untuk memperkaya diri dengan ilmu bermanfaat, mampir dan kenalan langsung aja yaa, ke :

Blog :
www.nyakrotun.com
www.dapurotun.com


IG :
@rotundf


Twitter :
@rotundf

FB :
Rotun DF



Sekian profil blogger yang saya bahas kali ini. Semoga bermanfaat.


Salam hangat,


Bismillah,
Assalamu'alaykum warahmatullah wabarakaatuh.



"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal"
QS. Ali Imron (3) : 190



Sepenggal ayat di atas yang membuka film berjudul IQRA' : Petualangan Meraih Bintang garapan Salman Film Academy dan Masjid Salman ITB ini, sukses membuat saya merinding dan menangis tersedu-sedu.

Merinding karena selama ini manusia terlalu sombong mengatakan bahwa segala yang diketahui adalah hasil pemikiran sendiri. Namun pada kenyataannya, ayat di Al-Qur'an telah menjelaskan detil segala yang ada di kehidupan manusia, asal manusia mau berpikir.

source : web film-iqro.com

Kisah seorang anak perempuan bernama Aqilla (diperankan oleh Aisha Nurra Datau) yang sangat mengidolakan kakeknya, Prof. Wibowo (biasa dipanggil Opa - diperankan oleh Cok Simbara), seorang astronom yang mengabdikan dirinya untuk meneliti luar angkasa di Boscha, Lembang.

Masalah mulai berdatangan. Dimulai dari keluhan guru mengaji Aqilla yang mengatakan bahwa Aqilla susah sekali berkonsentrasi karena sibuk dengan gadget. Ditambah lagi, persaingan Aqilla dengan teman sekelasnya. Namun konflik ini mudah diatasi karena sebenarnya masalah utama ada pada Opa dan tempat observatorium Boscha.

Konflik yang terkesan dramatis ini tidak dibuat berlarut-larut oleh sutradara. Tokoh yang digambarkan antagonis, melalui proses yang singkat bisa langsung tersadar bahwa ia salah dan dengan gentle meminta maaf. Kehadiran Meriam Belina sebagai Ibu dari si tokoh antagonis, Bang Codet, menambah kesegaran dalam plot kisah Iqra'. Sudah tak asing yaa...kalau melihat Meriam Belina mengeluarkan logat candaan segar khas Sunda campuran batak. Top banget!


Ketika Al-Qur'an menjadi rujukan segala ilmu...


Di film yang berdurasi (kurang lebih) 100 menit ini, kita diajarkan untuk senantiasa mengaji sebelum mengkaji segala ilmu yang ada di dunia. Mengapa begitu?

Jawaban dari Allah jelas dikatakan dalam QS. Al-Alaq : 1-5 yang pertama kali diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Mengapa dalam ayat tersebut hambanNya diminta untuk membaca?

Karena sejatinya, dalam Al-Qur'an lah segala sesuatunya sudah dijelaskan oleh Allah. Dan hanya bagi kaum yang berpikir sajalah, tanda-tanda tersebut dapat diketahui.


Maka syarat Opa kepada Aqilla yang saat itu sedang berlibur dan mendapat tugas science dari sekolah untuk membuat penelitian tentang penemuan terbaru hanyalah Aqilla harus bisa mengaji dulu (titik). Bagi Aqilla, tentu itu syarat yang tidak mudah. Karena ia ogah banget memperhatikan guru mengaji. Namun suasana belajar yang berbeda diperoleh saat Pesantren Kilat di rumah Opa. Guru mengaji yang biasanya hanya menyuruhnya membaca Iqra', di sini malah sering mengajak diskusi malah camping bersama untuk melihat komet Love Joy yang sudah melintasi bumi selama 11.500 tahun. Dan tahun ini, special. Komet tersebut melintas Indonesia dan dapat dilihat dengan mata telanjang.



Selain disuguhkan tentang pemandangan bintang, tata surya dan luar angkasa yang mashaallah indahnya, kita juga diajak melihat pemandangan Lembang terutama Boscha (jadi inget sama film Petualangan Sherina loo...inget gak?) dan Masjid tercinta, Salman ITB, Bandung.


Beginilah seharusnya . . .


Karena tontonan adalah sebuah gaya hidup yang ada saat ini, saya harus bilang bahwa saya merindukan tontonan yang bisa jadi tuntunan seperti Film Iqra' ini. Begitu banyak serangan film dari Indonesia bahkan luar negeri yang terkadang tidak layak tonton, untuk usia anak sekalipun karena mengandung muatan negatif, Film Iqra' ini membawa angin segar untuk menikmati weekend bersama keluarga. Tontonan menyentuh yang sangat islami. Membuat hati ini bergetar dan rindu akan mentafakkkuri Al-Qur'an. Sejatinya, manusia tidak hanya membaca ayat-ayat Allah, namun juga menelaahnya dengan ilmu yang benar.



Film yang serentak di putar di seluruh bioskop yang ada di Indonesia pada tanggal 26 Januari 2017 wajib ditonton bersama anak-anak, terutama usia pengenalan profesi. Dan siap-siap dihujani pertanyaan oleh anak yaa, moms and dads

Terima kasih untuk Pak sutradara, Kang Iqbal Al-Fajri, penulis skenario dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film ini. Semoga pemuda-pemudi generasi islami tidak berhenti berkarya dan menebarkan kebaikan di dunia.

Official trailernya bisa dilihat di sini :


Fanspage : https://web.facebook.com/filmiqro
Instagram : @film_iqro
Twitter : @film_iqro
Website : http://www.film-iqro.com/


Salam hangat,










Film IQRA' : Mengaji Baru Mengkaji

Bismillah,
Assalamu'alaykum warahmatullah wabarakaatuh.



"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal"
QS. Ali Imron (3) : 190



Sepenggal ayat di atas yang membuka film berjudul IQRA' : Petualangan Meraih Bintang garapan Salman Film Academy dan Masjid Salman ITB ini, sukses membuat saya merinding dan menangis tersedu-sedu.

Merinding karena selama ini manusia terlalu sombong mengatakan bahwa segala yang diketahui adalah hasil pemikiran sendiri. Namun pada kenyataannya, ayat di Al-Qur'an telah menjelaskan detil segala yang ada di kehidupan manusia, asal manusia mau berpikir.

source : web film-iqro.com

Kisah seorang anak perempuan bernama Aqilla (diperankan oleh Aisha Nurra Datau) yang sangat mengidolakan kakeknya, Prof. Wibowo (biasa dipanggil Opa - diperankan oleh Cok Simbara), seorang astronom yang mengabdikan dirinya untuk meneliti luar angkasa di Boscha, Lembang.

Masalah mulai berdatangan. Dimulai dari keluhan guru mengaji Aqilla yang mengatakan bahwa Aqilla susah sekali berkonsentrasi karena sibuk dengan gadget. Ditambah lagi, persaingan Aqilla dengan teman sekelasnya. Namun konflik ini mudah diatasi karena sebenarnya masalah utama ada pada Opa dan tempat observatorium Boscha.

Konflik yang terkesan dramatis ini tidak dibuat berlarut-larut oleh sutradara. Tokoh yang digambarkan antagonis, melalui proses yang singkat bisa langsung tersadar bahwa ia salah dan dengan gentle meminta maaf. Kehadiran Meriam Belina sebagai Ibu dari si tokoh antagonis, Bang Codet, menambah kesegaran dalam plot kisah Iqra'. Sudah tak asing yaa...kalau melihat Meriam Belina mengeluarkan logat candaan segar khas Sunda campuran batak. Top banget!


Ketika Al-Qur'an menjadi rujukan segala ilmu...


Di film yang berdurasi (kurang lebih) 100 menit ini, kita diajarkan untuk senantiasa mengaji sebelum mengkaji segala ilmu yang ada di dunia. Mengapa begitu?

Jawaban dari Allah jelas dikatakan dalam QS. Al-Alaq : 1-5 yang pertama kali diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Mengapa dalam ayat tersebut hambanNya diminta untuk membaca?

Karena sejatinya, dalam Al-Qur'an lah segala sesuatunya sudah dijelaskan oleh Allah. Dan hanya bagi kaum yang berpikir sajalah, tanda-tanda tersebut dapat diketahui.


Maka syarat Opa kepada Aqilla yang saat itu sedang berlibur dan mendapat tugas science dari sekolah untuk membuat penelitian tentang penemuan terbaru hanyalah Aqilla harus bisa mengaji dulu (titik). Bagi Aqilla, tentu itu syarat yang tidak mudah. Karena ia ogah banget memperhatikan guru mengaji. Namun suasana belajar yang berbeda diperoleh saat Pesantren Kilat di rumah Opa. Guru mengaji yang biasanya hanya menyuruhnya membaca Iqra', di sini malah sering mengajak diskusi malah camping bersama untuk melihat komet Love Joy yang sudah melintasi bumi selama 11.500 tahun. Dan tahun ini, special. Komet tersebut melintas Indonesia dan dapat dilihat dengan mata telanjang.



Selain disuguhkan tentang pemandangan bintang, tata surya dan luar angkasa yang mashaallah indahnya, kita juga diajak melihat pemandangan Lembang terutama Boscha (jadi inget sama film Petualangan Sherina loo...inget gak?) dan Masjid tercinta, Salman ITB, Bandung.


Beginilah seharusnya . . .


Karena tontonan adalah sebuah gaya hidup yang ada saat ini, saya harus bilang bahwa saya merindukan tontonan yang bisa jadi tuntunan seperti Film Iqra' ini. Begitu banyak serangan film dari Indonesia bahkan luar negeri yang terkadang tidak layak tonton, untuk usia anak sekalipun karena mengandung muatan negatif, Film Iqra' ini membawa angin segar untuk menikmati weekend bersama keluarga. Tontonan menyentuh yang sangat islami. Membuat hati ini bergetar dan rindu akan mentafakkkuri Al-Qur'an. Sejatinya, manusia tidak hanya membaca ayat-ayat Allah, namun juga menelaahnya dengan ilmu yang benar.



Film yang serentak di putar di seluruh bioskop yang ada di Indonesia pada tanggal 26 Januari 2017 wajib ditonton bersama anak-anak, terutama usia pengenalan profesi. Dan siap-siap dihujani pertanyaan oleh anak yaa, moms and dads

Terima kasih untuk Pak sutradara, Kang Iqbal Al-Fajri, penulis skenario dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan film ini. Semoga pemuda-pemudi generasi islami tidak berhenti berkarya dan menebarkan kebaikan di dunia.

Official trailernya bisa dilihat di sini :


Fanspage : https://web.facebook.com/filmiqro
Instagram : @film_iqro
Twitter : @film_iqro
Website : http://www.film-iqro.com/


Salam hangat,










Akhir tahun - kita akan selalu dimanjakan dengan beraneka film kartun yang asik untuk ditonton bersama anak-anak. Contohnya film Trolls (2016).

Kartun garapan Dreamwork ini mampu menghipnotis saya, eh...kenapa jadi saya yang terbius yaa..? Salah satu alasannya karena film musikal ini berisi lagu-lagu tahun 2000an. Yang kala itu, sedang booming boyband macam Westlife, Backstreet Boys, Boyzone, N'Sync, dan kroninya. 




Nah..pas banget niih sama pengisi suara dari tokoh kartun Trolls :


Anna Kendrick sebagai Poppy
Justin Timberlake sebagai Branch

Kedua karakter tokoh utama ini begitu kuat mendominasi, tapi sebenarnya ada beberapa tokoh pendukung dalam film ini :


Zooey Deschanel sebagai Bridget
Christopher Mintz-Plasse sebagai King Gristle

Pengisi suara lain yang pastinya uda famous, salah satunya Gwen Stefani. Namun karakternya gak begitu banyak keluar, sayangnya.


Kartun animasi ini begitu simple jalan ceritanya. Hanya ingin mengajarkan pada penonton tentang kebahagiaan.

Apa sebenarnya kebahagiaan itu?


Pada zaman dahulu kala, bangsa Bergen (sebutan untuk makhluk sejenis King Gristle dan Bridget) memahami kebahagiaan sebagai sesuatu yang dapat diperoleh dengan memakan makhluk kecil bernama Trolls. Trolls yang warna-warni menyenangkan dan hobi bernyanyi, menari dan berpelukan ini dianggap mampu membawa perasaan bahagia bagi warga Bergen yang gak pernah tau bagaimana caranya bernyayi, menari bahkan berpelukan. Yang mereka lakukan hanyalah bermusuhan dengan saling menyakiti, menendang, dan melukai diri sendiri.



Iya,
Warga Bergen selain gak ngerti caranya bahagia, ia juga melukai diri sendiri. Saking menyedihkannya, makanya mereka mengurung Pohon Kebahagiaan, tempat tinggal Trolls. Namun suatu ketika, dipimpin oleh King Peppy (bapaknya Poppy), para Trolls melarikan diri lewat bawah tanah dan akhirnya mereka bersembunyi di hutan hingga 20 tahun lamanya.


Dalam rangka memperingati 20 tahun kebersamaan para Trolls, mereka merayakan pesta besar-besaran. Mereka mengundang seluruh warga Trolls untuk bernyanyi dan menari bersama. Lucunya, ada 1 Trolls yang berkepribadian kebalikan dari para Trolls lainnya. Yang umumnya ceria, gembira dan dipenuhi aura positif, Trolls yang satu ini justru murung, menyedihkan dan paling benci nyanyi, nari apalagi berpelukan. Branch namanya.


Doi selalu berpikir dari perspektif negatif dan bersikap sarkatis. Dingin. Gak peduli sama perasaan orang lain.

Suatu hari,
yang dikuatirkan oleh Branch pun terjadi. Tempat persembunyian para Trolls akhirnya diketemukan oleh Bergen. Dan terlambat untuk bersembunyi, sehingga beberapa sahabat Peppy ditangkap dan dibawa chef Bergen untuk dimasak dan dihidangkan untuk King Grestle.



Tentu Peppy sedih dan berharap bisa menyelamatkan sahabat-sahabatnya. Maka ia pun berpetualang menuju tempat tinggal Bergen dibantu oleh Branch. Kesulitan demi kesulitan dilewati mereka berdua. Perlahan antara Peppy dan Branch saling memahami satu sama lain. Peppy mengagumi perspektif Branch yang terkadang memang sarkatis, namun beginilah hidup. Dan Branch tentu perlahan mulai belajar arti dari bahagia (Trolls version) yang bernyanyi, menari dan berpelukan.


Selalu ada hal yang mendasar kenapa orang tersebut "berbeda" dari kebanyakan orang.
Dan yang perlu kita lakukan adalah mendukung bukan menghakimi.


Film kartun ini sangat menyenangkan!
Selain ceritanya yang mudah dipahami, lagu-lagunya yang riang bisa bikin semangat. Untuk anak-anak, kita bisa mengajarkan bahwa :

Kebahagiaan sejatinya ada di dalam diri kita sendiri.
Tidak tergantung orang lain. Hal lain.


Mengajarkan anak akan konsep diri.
Penting mengetahui apa kelebihan dan kekurangan kita. Dengan memahami itu, maka kita akan mudah menempatkan diri pada lingkungan.


Yang belum nonton, bisa download di link berikut :
http://www.filmsubindo.id/2016/11/download-trolls-2016-hdts-subtitle.html

(tinggal copy-paste di browser kamu yaa...)


Kalau bahagia versi kamu, apa?
Boleh share di kolom komen yaa...

Terima kasih.


Salam hangat,




Review : Being Happy With Trolls (2016)

Akhir tahun - kita akan selalu dimanjakan dengan beraneka film kartun yang asik untuk ditonton bersama anak-anak. Contohnya film Trolls (2016).

Kartun garapan Dreamwork ini mampu menghipnotis saya, eh...kenapa jadi saya yang terbius yaa..? Salah satu alasannya karena film musikal ini berisi lagu-lagu tahun 2000an. Yang kala itu, sedang booming boyband macam Westlife, Backstreet Boys, Boyzone, N'Sync, dan kroninya. 




Nah..pas banget niih sama pengisi suara dari tokoh kartun Trolls :


Anna Kendrick sebagai Poppy
Justin Timberlake sebagai Branch

Kedua karakter tokoh utama ini begitu kuat mendominasi, tapi sebenarnya ada beberapa tokoh pendukung dalam film ini :


Zooey Deschanel sebagai Bridget
Christopher Mintz-Plasse sebagai King Gristle

Pengisi suara lain yang pastinya uda famous, salah satunya Gwen Stefani. Namun karakternya gak begitu banyak keluar, sayangnya.


Kartun animasi ini begitu simple jalan ceritanya. Hanya ingin mengajarkan pada penonton tentang kebahagiaan.

Apa sebenarnya kebahagiaan itu?


Pada zaman dahulu kala, bangsa Bergen (sebutan untuk makhluk sejenis King Gristle dan Bridget) memahami kebahagiaan sebagai sesuatu yang dapat diperoleh dengan memakan makhluk kecil bernama Trolls. Trolls yang warna-warni menyenangkan dan hobi bernyanyi, menari dan berpelukan ini dianggap mampu membawa perasaan bahagia bagi warga Bergen yang gak pernah tau bagaimana caranya bernyayi, menari bahkan berpelukan. Yang mereka lakukan hanyalah bermusuhan dengan saling menyakiti, menendang, dan melukai diri sendiri.



Iya,
Warga Bergen selain gak ngerti caranya bahagia, ia juga melukai diri sendiri. Saking menyedihkannya, makanya mereka mengurung Pohon Kebahagiaan, tempat tinggal Trolls. Namun suatu ketika, dipimpin oleh King Peppy (bapaknya Poppy), para Trolls melarikan diri lewat bawah tanah dan akhirnya mereka bersembunyi di hutan hingga 20 tahun lamanya.


Dalam rangka memperingati 20 tahun kebersamaan para Trolls, mereka merayakan pesta besar-besaran. Mereka mengundang seluruh warga Trolls untuk bernyanyi dan menari bersama. Lucunya, ada 1 Trolls yang berkepribadian kebalikan dari para Trolls lainnya. Yang umumnya ceria, gembira dan dipenuhi aura positif, Trolls yang satu ini justru murung, menyedihkan dan paling benci nyanyi, nari apalagi berpelukan. Branch namanya.


Doi selalu berpikir dari perspektif negatif dan bersikap sarkatis. Dingin. Gak peduli sama perasaan orang lain.

Suatu hari,
yang dikuatirkan oleh Branch pun terjadi. Tempat persembunyian para Trolls akhirnya diketemukan oleh Bergen. Dan terlambat untuk bersembunyi, sehingga beberapa sahabat Peppy ditangkap dan dibawa chef Bergen untuk dimasak dan dihidangkan untuk King Grestle.



Tentu Peppy sedih dan berharap bisa menyelamatkan sahabat-sahabatnya. Maka ia pun berpetualang menuju tempat tinggal Bergen dibantu oleh Branch. Kesulitan demi kesulitan dilewati mereka berdua. Perlahan antara Peppy dan Branch saling memahami satu sama lain. Peppy mengagumi perspektif Branch yang terkadang memang sarkatis, namun beginilah hidup. Dan Branch tentu perlahan mulai belajar arti dari bahagia (Trolls version) yang bernyanyi, menari dan berpelukan.


Selalu ada hal yang mendasar kenapa orang tersebut "berbeda" dari kebanyakan orang.
Dan yang perlu kita lakukan adalah mendukung bukan menghakimi.


Film kartun ini sangat menyenangkan!
Selain ceritanya yang mudah dipahami, lagu-lagunya yang riang bisa bikin semangat. Untuk anak-anak, kita bisa mengajarkan bahwa :

Kebahagiaan sejatinya ada di dalam diri kita sendiri.
Tidak tergantung orang lain. Hal lain.


Mengajarkan anak akan konsep diri.
Penting mengetahui apa kelebihan dan kekurangan kita. Dengan memahami itu, maka kita akan mudah menempatkan diri pada lingkungan.


Yang belum nonton, bisa download di link berikut :
http://www.filmsubindo.id/2016/11/download-trolls-2016-hdts-subtitle.html

(tinggal copy-paste di browser kamu yaa...)


Kalau bahagia versi kamu, apa?
Boleh share di kolom komen yaa...

Terima kasih.


Salam hangat,




Assalamu'alaykum, 
hai para mamah muda yang bahagia...
Anak-anak sudah mulai liburan dari sejak semingguan yang lalu kan yaa...? Pada mati gaya gak siih...kalo liburannya gak kemana-mana?



Buat yang di Bandung seperti saya, ada beberapa tempat yang bisa saya rekomendasikan untuk berpetualang bahagia bersama krucils. Kenapa bahagia? Haaha...karena gak mengeluarkan uang sama sekali. Jadi, anak-anak senang, emak pun bahagia, isn't it?

1. Perpustakaan
*Jl. Kawaluyaan (Bapusipda, Bandung)
Anak-anak saya suka banget nagih "Kapan maa...kita ke perpustakaan lagi?"
Karena perpustakaan ini, selain ramah anak (ada ruang baca khusus anak) juga ruangannya dingin. Jadi pada betah berlama-lama. Gak hanya buku, ada properti lain yang disediakan. Seperti gambar (kreasi dari sekolah-sekolah), perosotan (sebenarnya rak buku, tapi ada seluncurannya. Kereen deh!)

Fasilitas : Wi-fi, ruang baca anak dan dewasa yang terpisah baik, dan koleksi buku yang beragam.
Keunggulan :
* Koleksi buku banyak dan lengkap
* Terklasifikasi dengan baik
dari segi usia dan pemisahan ruangan
* Buku boleh dipinjam selama 2 minggu
(asal uda jadi anggota perpustakaan, free kok...tinggal dateng ke lantai 2, terus isi data sama kasih fotocopy KTP 2 lembar. Terus nanti di foto sama bapak perpus nya...gak perlu nunggu lama, langsung di print daaan....voillaa...! Kamu resmi jadi member perpus. Kereeen kan...?!?)
* Jam operasional yang panjang
dari jam 8 pagi sampai 8 malem. Kalau untuk ruang baca anak, dari jam 8 pagi - 4 sore.
Puass laah yaa...?

Kekurangan :
* Jauh dari rumah kami
(letaknya di Bandung selatan, daerah macet dan panas)

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung

Sebenarnya ada alternatif lain bagi yang tinggal d Bandung Utara. Ada perpustakaan mungil baru di Gasibu. Parkirnya memang di jalan raya yaa...tapi kalau uda masuk tamannya, anak-anak suka. Ada lap lari berwarna biru segar dan lapangan luas untuk lelarian di rumput ^^. Kamar mandi dan mushollanya pun nyaman.

Perpustakaan Gasibu
Fasilitas : Wi-fi, komputer, koleksi buku dari mulai dewasa sampai anak-anak.
Keunggulan :
* Koleksi buku novelnya up to date.
Masih baru, rapih dan bagus.

Kekurangan :
* Buku gak boleh dipinjam untuk di bawa pulang.
Jadi bacanya mesti di sana aja gitu...
* Koleksi buku anaknya kurang terklasifikasi dengan baik.
Enak untuk anak usia 2 atau 3 tahun ke atas.


2. Taman
Alhamdulillah, ada banyak taman yang bisa di-explore di Bandung.

Taman Lansia, Jl. Cisangkuy, Bandung

Taman Cibeunying, Jl. Cibeunying Selatan - Cihapit, Bandung
Di taman ini, kita bisa naik bandros biru. Tapi mesti dateng pagi jam 7 yaa...biar dapet free ticket.

Alun-alun, Jl. Asia-Afrika, Balonggede, Bandung
Taman dengan rumput sintetis ini luas banget. Dekat masjid, jadi makin nyaman.

Taman Musik, Jl. Merdeka-Sumur Bandung

Taman film, Jl. Layang Pasupati-Tamansari, Bandung
Nah...kalau ke sini dan sedang beruntung, bakal bisa nobar. Tapi sayangnya, taman ini gak punya toilet.

Pet Park, Jl. Ciliwung no. 14 - Cihapit, Bandung
Surganya yang punya hewan peliharaan niih...^^

Taman Jomblo, Jl. Taman Sari no. 66-Siliwangi, Bandung
Haha...ini mah buat kamu para jones! Upps, im sorry..^^ Asiik juga kok buat duduk-duduk manis.

3. Museum Geologi
Jl. Diponegoro No. 57, Cihaurgeulis, Bandung

Museum Geologi
Sebenarnya ke sini gak bener-bener gratis kaya ke 2 tempat sebelumnya.
Biaya masuk Rp 2000,-/orang.

Dan kita sudah bisa menikmati seluruh koleksi yang disimpan di museum ini. Ada ruang dinosaurus, planet dan hasil bumi (di lantai atas). Anak-anak senang karena ini termasuk edu-trip dan mama pun jadi belajar (lagi). Siap-siap dengan pertanyaan si kecil yaaa, mama...


4. Kampus ITB
Kalau ke sini dijamin free yaa...Main-main ke kampus ITB adalah hobi kami. Selain dekat dan banyak rumput-rumput hijau (meskipun gak boleh diinjak), tapi selalu seneng jalan-jalan ke sini. Ada banyak yang bisa dilihat. Dari mulai gedung Student Center, kolam Indonesia tenggelam, lapangan olahraga (ngliatin orang-orang main basket sambil menikmati jajanan yang dibawa dari rumah ^^) terus ke (ex) jurusan Abinya anak-anak, Arsitektur. Ada banyak tempat nongkrong (baca : duduk-duduk) dan menikmati karya seni anak Seni Rupa dan Arsitek yang dipajang di luar sambil selfie-selfie dikit. Ehhe...

Kolam Indonesia Tenggelam
Dikelilingi oleh nama jurusan yang ada di kampus ini.



5. Masjid
Naah...ini kenapa ditaruh di akhir, karena kami (saya dan anak-anak) sudah mengagendakan sejak lama perihal wisata Masjid ini. Tapi lagi-lagi, hanya ke masjid yang kami sudah kenal betul.

Masjid Salman.

Masjid Salman dan selasar masjid yang luas beserta lapangan rumput yang luas

Masjid lain yang bisa jadi alternatif adalah Masjid Habiburrahman.
Namun sayangnya, saya belum pernah ke masjid tersebut. Semoga diberi kesempatan di lain waktu yaa....Aamiin.


Tips lain agar jalan-jalannya bener-bener hemat adalah bawa makanan dan minuman sendiri dari rumah. Selain gak repot cari-cari kantin atau tempat makan yang cocok dengan selera anak, ini juga jadi ide seru buat rekreasi. Assikk kaan?


Sekian pengalaman kami nge-bolang selama liburan di Bandung. Semoga bisa menjadi inspirasi buat para mama yang tetap ingin jalan-jalan, tapi tetap ramah di kantong. Kalau ada ide lain yang belum saya tuliskan, boleh berbagi di kolom komentar yaa...
Terima kasih.


Salam hangat,







5 Ide Liburan Seru Di Bandung Tanpa Biaya Bersama Anak-Anak

Assalamu'alaykum, 
hai para mamah muda yang bahagia...
Anak-anak sudah mulai liburan dari sejak semingguan yang lalu kan yaa...? Pada mati gaya gak siih...kalo liburannya gak kemana-mana?



Buat yang di Bandung seperti saya, ada beberapa tempat yang bisa saya rekomendasikan untuk berpetualang bahagia bersama krucils. Kenapa bahagia? Haaha...karena gak mengeluarkan uang sama sekali. Jadi, anak-anak senang, emak pun bahagia, isn't it?

1. Perpustakaan
*Jl. Kawaluyaan (Bapusipda, Bandung)
Anak-anak saya suka banget nagih "Kapan maa...kita ke perpustakaan lagi?"
Karena perpustakaan ini, selain ramah anak (ada ruang baca khusus anak) juga ruangannya dingin. Jadi pada betah berlama-lama. Gak hanya buku, ada properti lain yang disediakan. Seperti gambar (kreasi dari sekolah-sekolah), perosotan (sebenarnya rak buku, tapi ada seluncurannya. Kereen deh!)

Fasilitas : Wi-fi, ruang baca anak dan dewasa yang terpisah baik, dan koleksi buku yang beragam.
Keunggulan :
* Koleksi buku banyak dan lengkap
* Terklasifikasi dengan baik
dari segi usia dan pemisahan ruangan
* Buku boleh dipinjam selama 2 minggu
(asal uda jadi anggota perpustakaan, free kok...tinggal dateng ke lantai 2, terus isi data sama kasih fotocopy KTP 2 lembar. Terus nanti di foto sama bapak perpus nya...gak perlu nunggu lama, langsung di print daaan....voillaa...! Kamu resmi jadi member perpus. Kereeen kan...?!?)
* Jam operasional yang panjang
dari jam 8 pagi sampai 8 malem. Kalau untuk ruang baca anak, dari jam 8 pagi - 4 sore.
Puass laah yaa...?

Kekurangan :
* Jauh dari rumah kami
(letaknya di Bandung selatan, daerah macet dan panas)

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung

Sebenarnya ada alternatif lain bagi yang tinggal d Bandung Utara. Ada perpustakaan mungil baru di Gasibu. Parkirnya memang di jalan raya yaa...tapi kalau uda masuk tamannya, anak-anak suka. Ada lap lari berwarna biru segar dan lapangan luas untuk lelarian di rumput ^^. Kamar mandi dan mushollanya pun nyaman.

Perpustakaan Gasibu
Fasilitas : Wi-fi, komputer, koleksi buku dari mulai dewasa sampai anak-anak.
Keunggulan :
* Koleksi buku novelnya up to date.
Masih baru, rapih dan bagus.

Kekurangan :
* Buku gak boleh dipinjam untuk di bawa pulang.
Jadi bacanya mesti di sana aja gitu...
* Koleksi buku anaknya kurang terklasifikasi dengan baik.
Enak untuk anak usia 2 atau 3 tahun ke atas.


2. Taman
Alhamdulillah, ada banyak taman yang bisa di-explore di Bandung.

Taman Lansia, Jl. Cisangkuy, Bandung

Taman Cibeunying, Jl. Cibeunying Selatan - Cihapit, Bandung
Di taman ini, kita bisa naik bandros biru. Tapi mesti dateng pagi jam 7 yaa...biar dapet free ticket.

Alun-alun, Jl. Asia-Afrika, Balonggede, Bandung
Taman dengan rumput sintetis ini luas banget. Dekat masjid, jadi makin nyaman.

Taman Musik, Jl. Merdeka-Sumur Bandung

Taman film, Jl. Layang Pasupati-Tamansari, Bandung
Nah...kalau ke sini dan sedang beruntung, bakal bisa nobar. Tapi sayangnya, taman ini gak punya toilet.

Pet Park, Jl. Ciliwung no. 14 - Cihapit, Bandung
Surganya yang punya hewan peliharaan niih...^^

Taman Jomblo, Jl. Taman Sari no. 66-Siliwangi, Bandung
Haha...ini mah buat kamu para jones! Upps, im sorry..^^ Asiik juga kok buat duduk-duduk manis.

3. Museum Geologi
Jl. Diponegoro No. 57, Cihaurgeulis, Bandung

Museum Geologi
Sebenarnya ke sini gak bener-bener gratis kaya ke 2 tempat sebelumnya.
Biaya masuk Rp 2000,-/orang.

Dan kita sudah bisa menikmati seluruh koleksi yang disimpan di museum ini. Ada ruang dinosaurus, planet dan hasil bumi (di lantai atas). Anak-anak senang karena ini termasuk edu-trip dan mama pun jadi belajar (lagi). Siap-siap dengan pertanyaan si kecil yaaa, mama...


4. Kampus ITB
Kalau ke sini dijamin free yaa...Main-main ke kampus ITB adalah hobi kami. Selain dekat dan banyak rumput-rumput hijau (meskipun gak boleh diinjak), tapi selalu seneng jalan-jalan ke sini. Ada banyak yang bisa dilihat. Dari mulai gedung Student Center, kolam Indonesia tenggelam, lapangan olahraga (ngliatin orang-orang main basket sambil menikmati jajanan yang dibawa dari rumah ^^) terus ke (ex) jurusan Abinya anak-anak, Arsitektur. Ada banyak tempat nongkrong (baca : duduk-duduk) dan menikmati karya seni anak Seni Rupa dan Arsitek yang dipajang di luar sambil selfie-selfie dikit. Ehhe...

Kolam Indonesia Tenggelam
Dikelilingi oleh nama jurusan yang ada di kampus ini.



5. Masjid
Naah...ini kenapa ditaruh di akhir, karena kami (saya dan anak-anak) sudah mengagendakan sejak lama perihal wisata Masjid ini. Tapi lagi-lagi, hanya ke masjid yang kami sudah kenal betul.

Masjid Salman.

Masjid Salman dan selasar masjid yang luas beserta lapangan rumput yang luas

Masjid lain yang bisa jadi alternatif adalah Masjid Habiburrahman.
Namun sayangnya, saya belum pernah ke masjid tersebut. Semoga diberi kesempatan di lain waktu yaa....Aamiin.


Tips lain agar jalan-jalannya bener-bener hemat adalah bawa makanan dan minuman sendiri dari rumah. Selain gak repot cari-cari kantin atau tempat makan yang cocok dengan selera anak, ini juga jadi ide seru buat rekreasi. Assikk kaan?


Sekian pengalaman kami nge-bolang selama liburan di Bandung. Semoga bisa menjadi inspirasi buat para mama yang tetap ingin jalan-jalan, tapi tetap ramah di kantong. Kalau ada ide lain yang belum saya tuliskan, boleh berbagi di kolom komentar yaa...
Terima kasih.


Salam hangat,









Kekompakan grup Arisan Blogger Perempuan yang sering kami sebut #GenkIjoek ini sudah gak perlu diragukan lagi. Dari mulai berbagi kisah suka, duka, dan doa senantiasa terajut manis di grup whatsApp.

Sahabat bloger tau gak, kalau di grup kami ini para blogernya sudah pada femes semua lhoo...Jadi saya banyak belajar dan menjadi lebih bersemangat kalau obrolan kami mengarah ke hal yang positif dan serius. #eh tapi obrolan santai juga saya sering nimbrung kok...hehhe...karena sahabat-sahabat bloger memang punya passion yang berbeda-beda, namun justru itulah yang menjadi kekuatan kami.

Salah satu bloger yang akan saya bahas kali ini adalah seorang penulis buku yang telah menelurkan ratusan buku antologi dan buku solo. Salah satu buku yang saya baca adalah


Judul buku : Promise, Love And Life
Penulis       : Nyi Penengah Dewanti
Penerbit     : PT. Elex Media Komputindo
Status         : Koleksi pribadi
Genre         : Kisah perjuangan hidup
Jumlah halaman : 176  halaman
ISBN          : 978-602-02-2035-2


"Perjuangan seorang TKW mewujudkan masa depan"

Begitu kira-kira clue yang tertulis di sampul depan buku Nyi. Kira-kira yang bikin penasaran "Nyi ini usianya berapa sehingga berani melangkahkan kaki untuk bekerja ke luar negeri. Sendiri."

Kenyataan bahwa lagi-lagi masalah ekonomi di Indonesia yang belum semua rakyatnya terjamin kesejahteraannya. Meskipun Indonesia kaya dengan segala sumber daya alam, namun untuk mengolahnya, membutuhkan tenaga kerja ahli.

Nyi.
Hanya seorang gadis mungil yang menginginkan hidup berkecukupan. Untuk kaka dan terutama adik kecilnya. Kalau hanya mengandalkan penghasilan dari ayahnya yang bekerja serabutan, tentu tidak cukup. Belum lagi ayahnya pergi dan meninggalkan beban hutang pada keluarga kecil Nyi.

Kaka Nyi yang juga bekerja sebagai kenek angkot dan beberapa pekerjaan lainnya pun dilakoni. Pun seorang Nyi. Ia hidup dengan bekerja keras di warung nasi "Sederhana" milik bude Riwayati.

Usia yang begitu muda tidak menyurutkan Nyi ketika ada pilihan untuk menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) ke Hong Kong. Ibu mengijinkan meskipun diiringi dengan tangisan dan tentu saja, lantunan doa. Tak lupa pesan Ibu yang selalu disampaikan ketika aku menelepon. Dan sebait puisi yang dituliskan Nyi untuk Ibu.


Ibu...
Engkau adalah wujud dari sempurnanya cinta
Engkau adalah tempat paling indah di dunia

Ibu...
Ketulusanmu, keikhlasanmu
Rapuhmu dengan sukarela

Air susumu yang mengaliri hausku
Kasih sayangmu tak kan pernah bisa terjabarkan

Semua yang ada padaku
Adalah hasil dari doamu
Bukan semata dari usahaku

Ibu...
Aku menyayangimu,
Engkau bidadari di hidupku

Ya Rabb...
Jagalah Ibu untukku, untuk kakakku, dan untuk adikku


Untuk mejadi seorang TKW ternyata membutuhkan keterampilan khusus. Tidak bisa langsung berangkat dengan keampuan apa adanya. Maka dari itu sembari menunggu visa turun dari kedutaan, maka Nyi digembleng menjadi seseorang yang pintar dalam urusan kerumah tanggaan. Hingga 7 bulan kemudian, ketika visa sudah ada di tangan (agen penyalur), Nyi dibolehkan berangkat.
Dan masa tunggu tiap TKW berbeda-beda. Sepertinya tergantung keberuntungan.

Awal berada di Hong Kong, Nyi mendapat majikan yang super bawel. Seluruh masakan Nyi dikritik. Belum lagi, anak majikannya yang suka mengadu. Sedikit kesalahan bisa potong gaji.
Dan Nyi hanya mampu pasrah dan terus menguatkan doa. Karena tidak ada tempat untuk mengadu.

Mau lapor ke agen?
Yang ada, mereka hanya ngomong "Sabar, Nyi..."

Sudah selesai masa kontrak dengan majikan pertama selama 2 tahun, Nyi berpindah ke majikan kedua yang lebih baik perangainya. Paling tidak, tidak memukul dan tidak cerewet. Namun pekerjaannya tidak pernah habis. Dari mulai pekerjaan rumah tangga, membersihkan anakan kura-kura dan merawat 15 ekor kura-kura serta mengajak jalan-jalan dua ekor anjing. Belum lagi mengasuh anak majikan yang berusia 4 tahun namun berbobot 40 kg. Semua dikerjakan seharian dan berulang keeseokan harinya lagi.

Nasib baik tidak selamanya berpihak pada Nyi. Karena majikan laki-laki kerap membela Nyi kalau ada yang terjadi dengan anak majikan, hal itu membuat majikan perempuannya merasa cemburu. Akhirnya Nyi dikembalikan ke agen penyalur TKW. Dan dipulangkan ke tanah air.


"Lihatlah Tuhan....
Aku menantang nasib dengan penuh keberanian.
Aku harus berhasil membebaskan diri dari ladang kemiskinan.
Membuat mereka, orang-orang dekatku, merasakan bahagia. Tidak kekurangan.
Seandainya uang tidak lagi berarti, Tuhan..."

(kutipan dari halaman 120)


Dan kepulangan Nyi ke Indonesia tidaklah lama. Beberapa bulan kemudian, Nyi berangkat lagi ke Hong Kong karena diajak temannya untuk kembali.

November 2006.
Nyi mendapatkan majikan ketiga. Majikannya mempunyai anak laki-laki yang usilnya tingkat dewa. Sehingga Nyi pernah mengalami dikejar-kejar anak majikannya itu sambil memegang pisau.

Seiring dengan berjalannya waktu, Nyi mampu menyesuaikan diri. Dan akhirnya, Nyi dengan Felix (nama anak majikan tersebut) bisa menjadi sahabat. Saling bercerita dan berbagi. Namun setelah 5 tahun bekerja, Nyi mengundurkan diri. Berat rasanya meninggalkan rumah tersebut. Karena semua sudah saling mengenal dengan baik.

Belum lagi, karena passion menulisnya bertumbuh saat berada di rumah tersebut. Nyi beberapa kali mampu mengirimkan naskah melalui email dan lolos untuk diterbitkan, Entah itu untuk media massa maupun buku antologi.


Sungguh luar biasa perjuangan Nyi untuk sukses dan besar di dunia kepenulisan. Membaca buku Nyi membuat saya semangat. Bahwa waktu itu bisa sangat produktif kalau saja kita bisa memanfaatkan dengan baik.

Terima kasih, Nyi...
Sudah berbagi kisah dengan kami melalui tulisan-tulisanmu.

Untuk bisa kenalan dan bisa ketemu Nyi, maka berikut sosmed yang aktif.

Blog :
nyipenengah.com
bloggerkendal.com

IG :
@nyipenengah
FB :
Nyi Penengah Dewanti


Sekian review sahabat bloger kali ini.
Semoga bermanfaat.

Salam hangat,
- Arisan grup IV Blogger Perempuan -







Nyi Penengah Dewanti : Merajut Impian Dalam Buku Promise, Love And Life



Kekompakan grup Arisan Blogger Perempuan yang sering kami sebut #GenkIjoek ini sudah gak perlu diragukan lagi. Dari mulai berbagi kisah suka, duka, dan doa senantiasa terajut manis di grup whatsApp.

Sahabat bloger tau gak, kalau di grup kami ini para blogernya sudah pada femes semua lhoo...Jadi saya banyak belajar dan menjadi lebih bersemangat kalau obrolan kami mengarah ke hal yang positif dan serius. #eh tapi obrolan santai juga saya sering nimbrung kok...hehhe...karena sahabat-sahabat bloger memang punya passion yang berbeda-beda, namun justru itulah yang menjadi kekuatan kami.

Salah satu bloger yang akan saya bahas kali ini adalah seorang penulis buku yang telah menelurkan ratusan buku antologi dan buku solo. Salah satu buku yang saya baca adalah


Judul buku : Promise, Love And Life
Penulis       : Nyi Penengah Dewanti
Penerbit     : PT. Elex Media Komputindo
Status         : Koleksi pribadi
Genre         : Kisah perjuangan hidup
Jumlah halaman : 176  halaman
ISBN          : 978-602-02-2035-2


"Perjuangan seorang TKW mewujudkan masa depan"

Begitu kira-kira clue yang tertulis di sampul depan buku Nyi. Kira-kira yang bikin penasaran "Nyi ini usianya berapa sehingga berani melangkahkan kaki untuk bekerja ke luar negeri. Sendiri."

Kenyataan bahwa lagi-lagi masalah ekonomi di Indonesia yang belum semua rakyatnya terjamin kesejahteraannya. Meskipun Indonesia kaya dengan segala sumber daya alam, namun untuk mengolahnya, membutuhkan tenaga kerja ahli.

Nyi.
Hanya seorang gadis mungil yang menginginkan hidup berkecukupan. Untuk kaka dan terutama adik kecilnya. Kalau hanya mengandalkan penghasilan dari ayahnya yang bekerja serabutan, tentu tidak cukup. Belum lagi ayahnya pergi dan meninggalkan beban hutang pada keluarga kecil Nyi.

Kaka Nyi yang juga bekerja sebagai kenek angkot dan beberapa pekerjaan lainnya pun dilakoni. Pun seorang Nyi. Ia hidup dengan bekerja keras di warung nasi "Sederhana" milik bude Riwayati.

Usia yang begitu muda tidak menyurutkan Nyi ketika ada pilihan untuk menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) ke Hong Kong. Ibu mengijinkan meskipun diiringi dengan tangisan dan tentu saja, lantunan doa. Tak lupa pesan Ibu yang selalu disampaikan ketika aku menelepon. Dan sebait puisi yang dituliskan Nyi untuk Ibu.


Ibu...
Engkau adalah wujud dari sempurnanya cinta
Engkau adalah tempat paling indah di dunia

Ibu...
Ketulusanmu, keikhlasanmu
Rapuhmu dengan sukarela

Air susumu yang mengaliri hausku
Kasih sayangmu tak kan pernah bisa terjabarkan

Semua yang ada padaku
Adalah hasil dari doamu
Bukan semata dari usahaku

Ibu...
Aku menyayangimu,
Engkau bidadari di hidupku

Ya Rabb...
Jagalah Ibu untukku, untuk kakakku, dan untuk adikku


Untuk mejadi seorang TKW ternyata membutuhkan keterampilan khusus. Tidak bisa langsung berangkat dengan keampuan apa adanya. Maka dari itu sembari menunggu visa turun dari kedutaan, maka Nyi digembleng menjadi seseorang yang pintar dalam urusan kerumah tanggaan. Hingga 7 bulan kemudian, ketika visa sudah ada di tangan (agen penyalur), Nyi dibolehkan berangkat.
Dan masa tunggu tiap TKW berbeda-beda. Sepertinya tergantung keberuntungan.

Awal berada di Hong Kong, Nyi mendapat majikan yang super bawel. Seluruh masakan Nyi dikritik. Belum lagi, anak majikannya yang suka mengadu. Sedikit kesalahan bisa potong gaji.
Dan Nyi hanya mampu pasrah dan terus menguatkan doa. Karena tidak ada tempat untuk mengadu.

Mau lapor ke agen?
Yang ada, mereka hanya ngomong "Sabar, Nyi..."

Sudah selesai masa kontrak dengan majikan pertama selama 2 tahun, Nyi berpindah ke majikan kedua yang lebih baik perangainya. Paling tidak, tidak memukul dan tidak cerewet. Namun pekerjaannya tidak pernah habis. Dari mulai pekerjaan rumah tangga, membersihkan anakan kura-kura dan merawat 15 ekor kura-kura serta mengajak jalan-jalan dua ekor anjing. Belum lagi mengasuh anak majikan yang berusia 4 tahun namun berbobot 40 kg. Semua dikerjakan seharian dan berulang keeseokan harinya lagi.

Nasib baik tidak selamanya berpihak pada Nyi. Karena majikan laki-laki kerap membela Nyi kalau ada yang terjadi dengan anak majikan, hal itu membuat majikan perempuannya merasa cemburu. Akhirnya Nyi dikembalikan ke agen penyalur TKW. Dan dipulangkan ke tanah air.


"Lihatlah Tuhan....
Aku menantang nasib dengan penuh keberanian.
Aku harus berhasil membebaskan diri dari ladang kemiskinan.
Membuat mereka, orang-orang dekatku, merasakan bahagia. Tidak kekurangan.
Seandainya uang tidak lagi berarti, Tuhan..."

(kutipan dari halaman 120)


Dan kepulangan Nyi ke Indonesia tidaklah lama. Beberapa bulan kemudian, Nyi berangkat lagi ke Hong Kong karena diajak temannya untuk kembali.

November 2006.
Nyi mendapatkan majikan ketiga. Majikannya mempunyai anak laki-laki yang usilnya tingkat dewa. Sehingga Nyi pernah mengalami dikejar-kejar anak majikannya itu sambil memegang pisau.

Seiring dengan berjalannya waktu, Nyi mampu menyesuaikan diri. Dan akhirnya, Nyi dengan Felix (nama anak majikan tersebut) bisa menjadi sahabat. Saling bercerita dan berbagi. Namun setelah 5 tahun bekerja, Nyi mengundurkan diri. Berat rasanya meninggalkan rumah tersebut. Karena semua sudah saling mengenal dengan baik.

Belum lagi, karena passion menulisnya bertumbuh saat berada di rumah tersebut. Nyi beberapa kali mampu mengirimkan naskah melalui email dan lolos untuk diterbitkan, Entah itu untuk media massa maupun buku antologi.


Sungguh luar biasa perjuangan Nyi untuk sukses dan besar di dunia kepenulisan. Membaca buku Nyi membuat saya semangat. Bahwa waktu itu bisa sangat produktif kalau saja kita bisa memanfaatkan dengan baik.

Terima kasih, Nyi...
Sudah berbagi kisah dengan kami melalui tulisan-tulisanmu.

Untuk bisa kenalan dan bisa ketemu Nyi, maka berikut sosmed yang aktif.

Blog :
nyipenengah.com
bloggerkendal.com

IG :
@nyipenengah
FB :
Nyi Penengah Dewanti


Sekian review sahabat bloger kali ini.
Semoga bermanfaat.

Salam hangat,
- Arisan grup IV Blogger Perempuan -







Kali ini aku mau bahas drama Saeguk. Genre drama yang paling jarang aku masukin list drama wajib tonton. Haahhaa...((ketawa pedih)), soalnya nontonnya mesti penuh aura kesedihan, kemarahan dan kekhawatiran.
Kenapa yaa...?
Mungkin karena aku salah satu jenis penonton yang selalu nganggep drama itu adalah cerminan kehidupan kita sehari-hari. Aku juga udah masuk tahap orang yang susah membedakan mana kenyataan dan cerita.

Yah,
termasuk saat nonton Drama berjudul Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo. Oh yaa, sebelumnya aku mau cerita kalau drama ini adalah kisah sejarah pada dinasti Goryeo. Jadi semua yang diceritakan based on true story. Hanya saja ada tokoh khayalan dari writer-nim, yaitu si Hae-soo (diperankan oleh Lee Ji-Eun atau IU, lead female dalam drama ini).



Kalau belajar sejarahnya pakai drama, kayanya mah...jadi gampang ngapalinnya yaa...apalagi diperanin sama aktor cakep ((macam Lee Joon Gi)). Waah...gak kerasa malah hapal sendiri.


Kenalan dulu yuuk...sama pemainnya :



Lee Joon Gi sebagai Wang So (Gwangjong)

Karakter :
Berpendirian kuat, loyal, setia (termasuk dalam hal asmara). Di drama ini, dikisahkan Wang So setia banget sama Hae-soo, meskipun mereka tidak bisa menikah karena politik dan urusan negara.
Dan dalam sejarah pun, Wang So hanya memiliki 2 istri (tanpa selir).









Lee Ji-eun (IU) sebagai Hae-soo (Go Ha-jin)

Karakter :
Ceria, perhatian sama semua orang yang berada di sekelilingnya, dan senang membantu.
*emm...standar tokoh lead female pada umumnya.

Dan jadi agak complicated karena dari 8 pangeran, 4 diantaranya pada suka sama doi. Kisah cintanya dibalut sangat indah. Kesannya Hae-soo tetep wanita yang setia (meskipun dengan dua hati).





Ki - Ka : Wang Wook, Wang Jung, dan Wang Eun

Selain Wang So, ketiga pangeran di atas ini yang juga jatuh cinta sama Hae-so. Meskipun 4 pangeran lainnya gak cinta, tapi gak ada niatan untuk nyakitin kok. Memang irama nonton drama saeguk kan...agak-agak bikin stres yaa...


Korea, 2016 - Seorang wanita tengah menikmati minuman soju di pinggir danau. Sambil memegang cermin, ia mengamati wajahnya yang lebam dan berkata "Aku ingin melupakan semuanya dan tidur selama seribu tahun. Tapi itu gak mungkin."
Sambil terus meracau nasib yang tengah diderita, tiba-tiba ia melihat ada anak kecil yang akan tenggelam di danau. Awalnya gadis yang bernama Go Ha-jin ini tidak ingin ikut campur urusan orang lain, karena masalahnya sendiri aja uda cukup bikin doi termehek-mehek.

Tapi karena dasar orangnya baik, maka ia berlari dan menceburkan diri di danau untuk menyelamatkan si bocah. Si anak berhasil ditarik ke atas perahu, namun sayang...Ha-Jin malah tenggelam.



Goryeo, 918-943 - Diperintah oleh Taejo Wang Geon, seorang raja yang berlatar belakang dari keluarga pedagang yang kaya raya. Pada masa pemerintahannya, Wang Geon berhasil mempersatukan Korea dalam skala besar dan bertahan hingga 400 tahun. Untuk menstabilkan politik, Wang Geon menikah dengan banyak istri dan selir. Kalau aku hitung niih...ada 27 istri dan 35 orang anak.

Dalam drama ini, diceritakan ada 8 pangeran.
♔ Wang Mo (Ibunda : Permaisuri Janghwa)
♔ Wang Yo, Wang So dan Wang Jung (Ibunda : Permaisuri Sinmyeongsunseong)
♔ Wang Wook (Ibunda : Permaisuri Jeongdeok)
♔ Wang Won
♔ Wang Eun
♔ Wang Baek-ah



"Wang" yang artinya raja, namun juga punya arti lain...yaitu memang nama marga dari Wang Geon sendiri. Jadi anak-anaknya sudah bermarga "Raja" selagi kecil. Hoohoo...

Drama bergulir tentang kehidupan istana dan bagaimana akhirnya Wang So (pangeran ke 4) bisa naik tahta padahal awalnya Wang So dikucilkan oleh keluarga kerajaan karena memiliki bekas luka di wajahnya. Itulah kenapa Wang So pakai topeng ((tapi tetep ganteng, karena tatapan matanya yang galak...#eh)) di awal-awal episode sampai ada kejadian ritual memanggil hujan.


"Atas kehendak langit" Wang So terpilih menjadi pemimpin ritual doa meminta hujan yang seharusnya dilakukan oleh putra mahkota (Pangeran Wang Moo, anak pertama Taejo Wang Geon). Karena putra mahkota sedang bertugas di medan perang.


Wang So masih belum sepenuhnya percaya diri. Maka dengan melangkah penuh keraguan, ia tampil di hadapan rakyat. Dan berakhir dengan dilepari batu juga tanah liat. Kebencian rakyat karena Taejo Wang Geon malah memilih pangeran ke-4 sebagai utusan terus menuai kontra.

Gagal lah ritual hujan pada hari pertama.

Dilanjutkan di hari kedua. Dengan bantuan Hae-Soo, Wang So berubah jadi Joon Gi #hehee...jadi pangeran tampan impian semua wanita (*uhhuuk)



Semakin bahagia Wang So ketika ritual ini berhasil. Hujan turun, rakyat pun senang.

Wang So menuai pujian, tidak hanya dari rakyat, tapi juga diakui anak oleh ayah Taejo Wang Geon. Heuu...terharru....

Perjalanan panjang Wang So untuk dapet pengakuan dan kisah cinta yang gak menye-menye (iyaa lah...jaman Goryeo mau menye-menye...gak mungkin!) bikin drama ini asik di tonton bolak-balik. Chemistry antara Hae-soo dan Wang So juga dappeet banget!

Pemerintahan Taejo Wang Geon berakhir (di episode 13) pada tahun 943. Wang Geon memerintah selama 25 tahun dan di usia 66 tahun meninggal karena sakit.



Goryeo, 943-945 - Tampuk pemerintahan langsung digantikan oleh putra mahkota, Wang Mo. Dan diberi nama Raja Hyejong (pemberian nama atas dasar apa, ini aku gak tau...kayanya siih...suka-suka si Raja aja gittu...).

Hanya memerintah selama 2 tahun, karena Wang Mo sedari awal mengidap penyakit. Jadi meninggalnya karena sakit. Tapi di drama ini (seperti kata sejarawan) bahwa kemungkinan ia dibunuh oleh saudara-saudara tirinya sendiri. Karena berikutnya yang naik tahta bukan berdasarkan titah Raja sebelumnya, seperti saat Taejo Wang Geon.


Goryeo, 946-949 - Konspirasi yang dilakukan pangeran ke 3 untuk mendapatkan tahta, berhasil. Ia naik menjadi raja ketiga dinasti Goryeo karena ambisi Ibunya. Ia memberi nama pemerintahannya dengan nama Jeongjong. Dan ingin memindahkan Ibukota ke Cheondokchon, namun tidak berhasil sampai akhir hayatnya.

Masanya pemerintahannya pun hanya bertahan 3 tahun. Karena si Raja terus mendapat tekanan dari banyak pihak, ditambah halusinasi orang-orang yang sudah dibunuhnya, termasuk adik tirinya sendiri. Pangeran ke-10, Wang Eun dan seluruh keluarganya habis dihabisi oleh Wang Yo. Karena dianggap melakukan pemberontakan.


Goryeo, 949-975 - Wang So naik tahta ((horee...Rajanya Joon Gi...^^)).
Di drama ini, ia sudah menikah duluan dengan anak Raja Hyejong (yang saat itu masih usia anak-anak), dengan tujuan agar Wang So melindungi raja dari serangan penguasa-penguasa yang saat itu sedang memberontak. Dengan kedudukan yang kuat, selain sebagai saudara tiri, Wang So juga anak menantu, maka seluruh kepercayaan Raja saat itu berpusat padanya.

*seddih memang...mengingat Wang So cinta banget sama Hae-soo.
Tapi karena ini sejarah, jadi gak bisa diutak-atik seenaknya sendiri.

Untuk memperkuat posisi politiknya, ia juga menikah (lagi) dengan saudara tirinya sendiri. Permaisuri Hyeon-hwa.


Dan pemerintahan Gwangjong ini sangat fenomenal, karena mampu bertahan selama 26 tahun. Setahun lebih lama dari pemerintahan ayahandanya. Meskipun dikenal sebagai Raja yang kejam, tapi saat awal pemerintahannya ia banyak melakukan perubahan. Dari mulai membebaskan perbudakan sampai mengganti seluruh kepemerintahan dengan wajah baru. Bukan dari kalangan keluarga dan orang kaya aja.


Dan drama ini berakhir di pemerintahan Gwangjong.


Dalam drama 20 episode ini memang gak happy ending. Tapi aku cukup puas dengan endingnya yang nggantung. Justru bikin aku berimajinasi, gimana kalau pasangan #sosoocouple (sebutan untuk Wang So dan Hae-soo) ketemu di jaman sekarang...?
Pasti maniiiss deh....\^o^/

source : Instagram


Jadi pas nonton drama ini, kita ambil learning pointnya bahwa "Ingin dikenal sebagai apa kamu?"
Sebagai orang yang baik dan banyak membantu orang lain? Atau orang yang jahat?

Selain itu,
Mempunyai banyak istri dan anak belum tentu menjamin pendidikan akhlaknya.
Drama ini mengajarkan adanya sibling rivalry (persaingan antar saudara) yang kuat sekali. Demi tahta dan harta, mereka jadi mengabaikan norma-norma yang seharusnya dipegang.

Ketamakan.
Keserakahan.
Dan ambisi sangat kuat digambarkan.

Semoga kita dan keluarga dijauhkan dari sifat-sifat tersebut dan menjadi insan mulia. Karena kita akan dikenang sebagai orang yang bermanfaat bagi orang lain. Itulah tugas mulia manusia di bumi.


Semoga postingan ini bermanfaat.

Salam hangat,

\ Korean Drama Addict /



Foot note:
Drama Korea itu selalu didukung sama soundtrack-soundtrack kece. Buat yang jatuh cinta banget dan susah move on sama drama yang satu ini ((seperti aku))...bisa download OST nya di link berikut :

http://www.koreanagassi.com/2016/08/ost-k-drama-moon-lovers-scarlet-heart.html

(tinggal di copas lalu masukkan ke browser kamu yaa....OST drama Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo lengkap!)
Selamat menikmati...^^ chingu.

source : Instagram

Belajar Sejarah Goryeo Dalam Drama Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo

Kali ini aku mau bahas drama Saeguk. Genre drama yang paling jarang aku masukin list drama wajib tonton. Haahhaa...((ketawa pedih)), soalnya nontonnya mesti penuh aura kesedihan, kemarahan dan kekhawatiran.
Kenapa yaa...?
Mungkin karena aku salah satu jenis penonton yang selalu nganggep drama itu adalah cerminan kehidupan kita sehari-hari. Aku juga udah masuk tahap orang yang susah membedakan mana kenyataan dan cerita.

Yah,
termasuk saat nonton Drama berjudul Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo. Oh yaa, sebelumnya aku mau cerita kalau drama ini adalah kisah sejarah pada dinasti Goryeo. Jadi semua yang diceritakan based on true story. Hanya saja ada tokoh khayalan dari writer-nim, yaitu si Hae-soo (diperankan oleh Lee Ji-Eun atau IU, lead female dalam drama ini).



Kalau belajar sejarahnya pakai drama, kayanya mah...jadi gampang ngapalinnya yaa...apalagi diperanin sama aktor cakep ((macam Lee Joon Gi)). Waah...gak kerasa malah hapal sendiri.


Kenalan dulu yuuk...sama pemainnya :



Lee Joon Gi sebagai Wang So (Gwangjong)

Karakter :
Berpendirian kuat, loyal, setia (termasuk dalam hal asmara). Di drama ini, dikisahkan Wang So setia banget sama Hae-soo, meskipun mereka tidak bisa menikah karena politik dan urusan negara.
Dan dalam sejarah pun, Wang So hanya memiliki 2 istri (tanpa selir).









Lee Ji-eun (IU) sebagai Hae-soo (Go Ha-jin)

Karakter :
Ceria, perhatian sama semua orang yang berada di sekelilingnya, dan senang membantu.
*emm...standar tokoh lead female pada umumnya.

Dan jadi agak complicated karena dari 8 pangeran, 4 diantaranya pada suka sama doi. Kisah cintanya dibalut sangat indah. Kesannya Hae-soo tetep wanita yang setia (meskipun dengan dua hati).





Ki - Ka : Wang Wook, Wang Jung, dan Wang Eun

Selain Wang So, ketiga pangeran di atas ini yang juga jatuh cinta sama Hae-so. Meskipun 4 pangeran lainnya gak cinta, tapi gak ada niatan untuk nyakitin kok. Memang irama nonton drama saeguk kan...agak-agak bikin stres yaa...


Korea, 2016 - Seorang wanita tengah menikmati minuman soju di pinggir danau. Sambil memegang cermin, ia mengamati wajahnya yang lebam dan berkata "Aku ingin melupakan semuanya dan tidur selama seribu tahun. Tapi itu gak mungkin."
Sambil terus meracau nasib yang tengah diderita, tiba-tiba ia melihat ada anak kecil yang akan tenggelam di danau. Awalnya gadis yang bernama Go Ha-jin ini tidak ingin ikut campur urusan orang lain, karena masalahnya sendiri aja uda cukup bikin doi termehek-mehek.

Tapi karena dasar orangnya baik, maka ia berlari dan menceburkan diri di danau untuk menyelamatkan si bocah. Si anak berhasil ditarik ke atas perahu, namun sayang...Ha-Jin malah tenggelam.



Goryeo, 918-943 - Diperintah oleh Taejo Wang Geon, seorang raja yang berlatar belakang dari keluarga pedagang yang kaya raya. Pada masa pemerintahannya, Wang Geon berhasil mempersatukan Korea dalam skala besar dan bertahan hingga 400 tahun. Untuk menstabilkan politik, Wang Geon menikah dengan banyak istri dan selir. Kalau aku hitung niih...ada 27 istri dan 35 orang anak.

Dalam drama ini, diceritakan ada 8 pangeran.
♔ Wang Mo (Ibunda : Permaisuri Janghwa)
♔ Wang Yo, Wang So dan Wang Jung (Ibunda : Permaisuri Sinmyeongsunseong)
♔ Wang Wook (Ibunda : Permaisuri Jeongdeok)
♔ Wang Won
♔ Wang Eun
♔ Wang Baek-ah



"Wang" yang artinya raja, namun juga punya arti lain...yaitu memang nama marga dari Wang Geon sendiri. Jadi anak-anaknya sudah bermarga "Raja" selagi kecil. Hoohoo...

Drama bergulir tentang kehidupan istana dan bagaimana akhirnya Wang So (pangeran ke 4) bisa naik tahta padahal awalnya Wang So dikucilkan oleh keluarga kerajaan karena memiliki bekas luka di wajahnya. Itulah kenapa Wang So pakai topeng ((tapi tetep ganteng, karena tatapan matanya yang galak...#eh)) di awal-awal episode sampai ada kejadian ritual memanggil hujan.


"Atas kehendak langit" Wang So terpilih menjadi pemimpin ritual doa meminta hujan yang seharusnya dilakukan oleh putra mahkota (Pangeran Wang Moo, anak pertama Taejo Wang Geon). Karena putra mahkota sedang bertugas di medan perang.


Wang So masih belum sepenuhnya percaya diri. Maka dengan melangkah penuh keraguan, ia tampil di hadapan rakyat. Dan berakhir dengan dilepari batu juga tanah liat. Kebencian rakyat karena Taejo Wang Geon malah memilih pangeran ke-4 sebagai utusan terus menuai kontra.

Gagal lah ritual hujan pada hari pertama.

Dilanjutkan di hari kedua. Dengan bantuan Hae-Soo, Wang So berubah jadi Joon Gi #hehee...jadi pangeran tampan impian semua wanita (*uhhuuk)



Semakin bahagia Wang So ketika ritual ini berhasil. Hujan turun, rakyat pun senang.

Wang So menuai pujian, tidak hanya dari rakyat, tapi juga diakui anak oleh ayah Taejo Wang Geon. Heuu...terharru....

Perjalanan panjang Wang So untuk dapet pengakuan dan kisah cinta yang gak menye-menye (iyaa lah...jaman Goryeo mau menye-menye...gak mungkin!) bikin drama ini asik di tonton bolak-balik. Chemistry antara Hae-soo dan Wang So juga dappeet banget!

Pemerintahan Taejo Wang Geon berakhir (di episode 13) pada tahun 943. Wang Geon memerintah selama 25 tahun dan di usia 66 tahun meninggal karena sakit.



Goryeo, 943-945 - Tampuk pemerintahan langsung digantikan oleh putra mahkota, Wang Mo. Dan diberi nama Raja Hyejong (pemberian nama atas dasar apa, ini aku gak tau...kayanya siih...suka-suka si Raja aja gittu...).

Hanya memerintah selama 2 tahun, karena Wang Mo sedari awal mengidap penyakit. Jadi meninggalnya karena sakit. Tapi di drama ini (seperti kata sejarawan) bahwa kemungkinan ia dibunuh oleh saudara-saudara tirinya sendiri. Karena berikutnya yang naik tahta bukan berdasarkan titah Raja sebelumnya, seperti saat Taejo Wang Geon.


Goryeo, 946-949 - Konspirasi yang dilakukan pangeran ke 3 untuk mendapatkan tahta, berhasil. Ia naik menjadi raja ketiga dinasti Goryeo karena ambisi Ibunya. Ia memberi nama pemerintahannya dengan nama Jeongjong. Dan ingin memindahkan Ibukota ke Cheondokchon, namun tidak berhasil sampai akhir hayatnya.

Masanya pemerintahannya pun hanya bertahan 3 tahun. Karena si Raja terus mendapat tekanan dari banyak pihak, ditambah halusinasi orang-orang yang sudah dibunuhnya, termasuk adik tirinya sendiri. Pangeran ke-10, Wang Eun dan seluruh keluarganya habis dihabisi oleh Wang Yo. Karena dianggap melakukan pemberontakan.


Goryeo, 949-975 - Wang So naik tahta ((horee...Rajanya Joon Gi...^^)).
Di drama ini, ia sudah menikah duluan dengan anak Raja Hyejong (yang saat itu masih usia anak-anak), dengan tujuan agar Wang So melindungi raja dari serangan penguasa-penguasa yang saat itu sedang memberontak. Dengan kedudukan yang kuat, selain sebagai saudara tiri, Wang So juga anak menantu, maka seluruh kepercayaan Raja saat itu berpusat padanya.

*seddih memang...mengingat Wang So cinta banget sama Hae-soo.
Tapi karena ini sejarah, jadi gak bisa diutak-atik seenaknya sendiri.

Untuk memperkuat posisi politiknya, ia juga menikah (lagi) dengan saudara tirinya sendiri. Permaisuri Hyeon-hwa.


Dan pemerintahan Gwangjong ini sangat fenomenal, karena mampu bertahan selama 26 tahun. Setahun lebih lama dari pemerintahan ayahandanya. Meskipun dikenal sebagai Raja yang kejam, tapi saat awal pemerintahannya ia banyak melakukan perubahan. Dari mulai membebaskan perbudakan sampai mengganti seluruh kepemerintahan dengan wajah baru. Bukan dari kalangan keluarga dan orang kaya aja.


Dan drama ini berakhir di pemerintahan Gwangjong.


Dalam drama 20 episode ini memang gak happy ending. Tapi aku cukup puas dengan endingnya yang nggantung. Justru bikin aku berimajinasi, gimana kalau pasangan #sosoocouple (sebutan untuk Wang So dan Hae-soo) ketemu di jaman sekarang...?
Pasti maniiiss deh....\^o^/

source : Instagram


Jadi pas nonton drama ini, kita ambil learning pointnya bahwa "Ingin dikenal sebagai apa kamu?"
Sebagai orang yang baik dan banyak membantu orang lain? Atau orang yang jahat?

Selain itu,
Mempunyai banyak istri dan anak belum tentu menjamin pendidikan akhlaknya.
Drama ini mengajarkan adanya sibling rivalry (persaingan antar saudara) yang kuat sekali. Demi tahta dan harta, mereka jadi mengabaikan norma-norma yang seharusnya dipegang.

Ketamakan.
Keserakahan.
Dan ambisi sangat kuat digambarkan.

Semoga kita dan keluarga dijauhkan dari sifat-sifat tersebut dan menjadi insan mulia. Karena kita akan dikenang sebagai orang yang bermanfaat bagi orang lain. Itulah tugas mulia manusia di bumi.


Semoga postingan ini bermanfaat.

Salam hangat,

\ Korean Drama Addict /



Foot note:
Drama Korea itu selalu didukung sama soundtrack-soundtrack kece. Buat yang jatuh cinta banget dan susah move on sama drama yang satu ini ((seperti aku))...bisa download OST nya di link berikut :

http://www.koreanagassi.com/2016/08/ost-k-drama-moon-lovers-scarlet-heart.html

(tinggal di copas lalu masukkan ke browser kamu yaa....OST drama Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo lengkap!)
Selamat menikmati...^^ chingu.

source : Instagram

Followers

Copyright © -- Lendyagasshi -- All Right Reserved