Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tetap Jaga Kesehatan Saat Naik MRT

 Bismillah,

Hola sahabat lendyagasshi..
Seminggu yang lalu, semua wilayah di Indonesia sudah sangat longgar sekali dalam menerapkan protokol kesehatan. Yang muda-mudi sudah berkumpul kembali, kongkow tak terkendali hingga puncaknya, saat dilakukan swab test di Jakarta, angka penambahan yang positif Covid19 pun melonjak.

Rekor tertinggi yang pernah dicapai Indonesia adalah 3.900 lebih tes positif Covid19 dari seluruh Indonesia. Tentu ini bahaya sekali bagi kita yang tetap harus beraktivitas keluar rumah. Untuk menekan jumlah ini, maka tanggal 14 September 2020 lalu, Gubernur Jakarta, Bapak Anies Baswedan menerapkan PSBB secara ketat kembali. Semoga Jakarta kembali normal dan kita semua sehat, terbebas dari bahaya virus yang mewabah ini.
**aamiin~

harga swab test jakarta

Sebelum PSBB, kami memang sempat melakukan aktivitas ke Jakarta, Ibukota Indonesia yang kotanya luar biasa bikin happy yaa... Aktivitas kami ada di bilangan Bintaro dan hanya untuk satu agenda itu saja. Tapi asa sayang yaa...mau langsung balik ke Bandung. Jadilah kami mencoba pengalaman baru...

Related Post :

Jalan-jalan di saat New Normal ke Jakarta memang gak mudah, bebs... Ada banyak protokol kesehatan yang mesti diikuti dan dipatuhi. Tapi jangan khawatir, kita tetap bisa menikmatinya kok. Dan sebenarnya, untuk daerah Jakarta sendiri, semua peraturan sudah diterapkan dengan ketat loo.. Sampai saat akan masuk ke tempat wisata, selalu ada petugas khusus yang memberitahu bagaimana peraturan yang berlaku di tempat tersebut.


Karena semua tempat wisata di Jakarta terbatas pengunjungnya dan hanya boleh untuk anak-anak usia di atas 9 tahun atau bagi yang bersama orangtua, di bawah 65 tahun. Sehingga, memang kalau ingin piknik tipis-tipis, cukup ke taman dekat rumah saja. Menyedihkan ya... Iya, semoga pandemi segera berlalu.


5 hal ini yang harus dilakukan untuk tetap jaga kesehatan saat harus beraktivitas keluar rumah :

Memakai masker
Meminimalisir kontak dengan apapun
Tidak memegang area wajah
Melakukan transaksi secara cashless
Selalu mencuci tangan atau menggunakan hand-sanitizer

harga swab test jakarta

Pengalaman Naik MRT Jakarta

Karena sudah memenuhi 5 hal yang harus dilakukan saat eraktivitas di luar rumah saat pandemi seperti di atas, maka perjalanan mencari ide untuk mendapatkan pengalaman baru yang hanya bisa dilakukan di Jakarta pun berakhir pada pilihan mencoba naik MRT dari stasiun pertama, Bundaran HI. Sehingga kami parkir kendaraan di Plaza Indonesia dan memulai petualangan dari sini.

Aturan Naik MRT Jakarta 

MRT atau yang biasa disebut Mass Rapid Transit adalah sebuah moda jasa transportasi publik terdepan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan mobilitas, pengurangan kemacetan, dan pengembangan sistem transit perkotaan. Tau gak, kalau proyek MRT ini memang hasil kerjasama Indonesia dengan Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Kyosuke Shinozawa loo... Jadi memang gak heran, kereta yang digunakan, persis seperti kereta di Jepang.

harga swab test jakarta
source : Intagram MRTJakarta

Aturan tidak tertulis saat naik MRT Jakarta :


1. Memiliki kartu MRT Jakarta.
Kalau zaman sebelum pandemi kita diberi pilihan single trip dan multi trip. Dimana yang membedakan adalah bila kartu single trip ini kartunya bisa dikembalikan kembali dan kalau ada kelebihan saldo, maka bisa ditukarkan dengan uang. Cocok untuk para pendatang Jakarta yang hanya menggunakan moda transportasi ini sesekali. Sedangkan multi trip adalah kartu yang ditujukan untuk pengguna regular atau setiap hari, sehingga kartu bisa disimpan dan diisi kembali saldonya ketika digunakan.

harga swab test jakarta
Bangga banget punya kartu MRT Jakarta, Indonesia Keren!


2. Dahulukan penumpang yang keluar dari MRT dan penumpang prioritas.
Kalau sudah mendapatkan tiket dan mengisi saldo yang sesuai untuk melakukan perjalanan ke stasiun tujuan, maka saat menunggu kereta datang, hendaknya kita bersabar menanti para penumpang keluar terlebih dahulu. Dan kalau ada penumpang prioritas seperti Ibu hamil, lansia, atau anak-anak, maka hendaknya untuk memberi kesempatan terlebih dahulu.

harga swab test jakarta

3. Di masa pandemi begini, yang paling penting adalah gunakan masker yang sesuai.

Apa siih...masker yang sesuai? Masker yang tidak hanya satu lapis, tapi yang memiliki daya menangkal virus juga, seperti contoh gambar masker di bawah ini.

harga swab test jakarta

Dan penjagaan di setiap stasiun MRT Jakarta sudah sangat bagus sekali loo... Anak-anakku ketika menggunakan face shield, maka diingatkan untuk menggunakan masker juga. Sedangkan aku, yang sudah menggunakan niqab, juga diminta untuk mendobeli dengan menggunakan surgical mask. TOP banget kaan....

Related Post :


4. Tidak makan, mengobrol apalagi duduk/berdiri berdekatan.
Tetap patuhi social distancing dan karena MRT Jakarta ini berjalan cukup cepat, jadi jangan khawatir kelaparan, nanti setelah turun ke stasiun tujuan, bisa langsung makan. Dan kalau kita tidak mematuhi aturan yang ada ini...siap-siap ditegur sama Pak Petugasnya yaa...
**selama perjalanan, selalu ada petugas yang mondar-mandir untuk mendisiplinkan para penumpang yang belum paham akan aturan ini. Jangan takut...ini demi kebaikan kita semua...😄

harga swab test jakarta
Interior gerbong MRT Jakarta, bener-bener mirip sama di Jepang, hanya di Jepang bagian bawah kakinya ada penghangat, di MRT Jakarta gak akan ada yaa....?!?

5. Tidak terburu-buru
Jauhi perilaku ini yaa...terburu-buru bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Jadi lebih baik tetap tenang dan perhatikan saat naik-turun tangga. Karena stasiun MRT ini terletak di bawah tanah untuk yang berangkat dari stasiun Bundaran HI, sedangkan rute Blok M, stasiun ada di atas. Stay safe yaa...

harga swab test jakarta
Ada lift juga...tapi karena daya tampung lift ini kecil plus tetap harus social distancing, maka lift diperuntukkan bagi yang penumpang prioritas yaa...Anak-anak senang sekali naik-turun tangga, seperti petualangan, hihii~


Setelah berpetualang menggunakan MRT Jakarta, jangan lupa untuk tetap sehat dan jika membutuhkan info PCR Swab Test Jakarta, bisa mencari infonya di aplikasi Halodoc. Aplikasi Halodoc adalah aplikasi solusi kesehatan terlengkap. Dari mulai tanya dokter, mencari info rumah sakit hingga membeli obat, bisa dilakukan melalui aplikasi ini.


Yuuukk...sama-sama berdoa, semoga pandemi ini segera berakhir dan kita semua bisa kembali menikmati keindahan travelling ke seluruh Indonesia. Jangan lupa untuk memenuhi semua protokol kesehatan saat beraktivitas keluar rumah dan tetap jaga kesehatan saat naik MRT.

Apakah sahabat lendyagasshi sudah pernah naik MRT Jakarta juga?
Ceritain doonk...first impressionnya.

Apakah senorak aku?
Hhahaa....sampai aku bikin podcastnya loo...saking happynya.


Happy Travelling~


with love,



54 comments for "Tetap Jaga Kesehatan Saat Naik MRT"

  1. Baca artikel ini, saya langsung teringat pengalamanku pertama kali naik MRT di Jakarta di bulan Januari 2020 lalu.
    Belum sempat ditulis di blog, hanya vidoeonya aja di youtube.

    ReplyDelete
  2. Aku udah pernah naik MRT, horraayyy pas Idul Fitri 2019
    Jadi ngga perlu pakai masker yadda yadda itu deh :D

    Semogaaaa covid segera hengkang dari muka bumi yak

    ReplyDelete
  3. Waa...seneng banget udah naik MRT, sementara aku iri dulu ahaha. Seru banget ya, tapi ini lumayan sepinya mbk. Pergi kemanapun, protokol kesehatan nomor satu ya

    ReplyDelete
  4. asyik!! menyenangkan banget ya kalo kita cobain naik MRT, aku jg pada akhirnya bisa ngajak mamahku nih mba Len buat naik MRT bareng, walaupun cuma bolak balik LB Bulus sampe bundaran HI doang haha

    ReplyDelete
  5. Beberapa hari lalu chat sama temen di Tokyo, katanya di sana hampir ga ada cluster penularan COVID-19 dari kereta, karena dari dulu orang Jepang udah biasa di dalam kendaraan umum itu ga ngobrol, ga makan/minum. Baguslah di MRT ada aturan gitu juga walau mungkin belum semua tau yaa.

    ReplyDelete
  6. wah sepi MRT pas pandemi ya..semoga aturan yang diterapkan selalu ditaati sehingga tidak ditemukan penyebaran virus di MRT dan transportasi umum lain, yang lagi banyak sih cluster perkantoran nih...termasuk di kantor suamiku. Hiks! Semoga kita semua dalam lindungan-Nya. Aamiin

    ReplyDelete
  7. Wah aku belum pernah nih naik MRT hiks.. Thx infonya mba..pengen nyobain juga nih kapan2..

    ReplyDelete
  8. Belum pernah nih naik MRT...mudah2an suatu hari berkesempatan naik dan sudah tidak pada suasana pandemi.

    btw pakai niqab pun suruh ndobelin masker ya mbak...bener2 tegas ya aturannya

    ReplyDelete
  9. Duh, saya jadinkangen naik MRT dan KRL. Secara saya punya balita, jadi ga bs dibawa kemana2 naik 2 transportasi itu.. hiks.

    ReplyDelete
  10. Sebelum ada pandemi, saya sedang menikmati transportasi umum Jakarta. Malah udah setahun terakhir ini, gak pakai kendaraan pribadi. Lebih nyaman naik transportasi umum.

    Eh, pandemi keburu datang. Semoga aja segera berlalu. Biar saya bisa menikmati jalan-jalan keliling Jakarta lagi

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah aku dekat juga rumah ke stadiun MRT. Alhamdulillah ya kak udah coba naik. Iyes protokoler kesehatan tetap di jaga ya.

    ReplyDelete
  12. Sampai skrg aku blm pernah naik MRT, krn memang belum ada keperluan ke Jakarta naik MRT. Apalagi masa pandemi, aku banyak di lokal aja alias pergi juga dekat2 rumah aja (Bekasi) :)

    Naik MRT tetap harus jaga protokol kesehatan ya, terutama masker tapi jgn yg scuba.

    ReplyDelete
  13. Itu maskernya malah yang bagus yang buat medical gitu ya?
    Saya jujur malah baru punya 2 masker kain, selama ini pakai masker medis gitu, memang jarang keluar juga sih.

    Memang bagusan yang masker kain yang scuba dll itu sebenarnya, tapi ternyata minim fungsi banget ya.

    Btw, saya belom pernah naik MRT nih, orang keluar aja jarang hahaha

    ReplyDelete
  14. pengen banget sebenernya naik MRT, warga jakarta macam apa aku kok sampe bisa bisanya belum pernah naik MRT (padahal dari jaman MRT baru rampung sampe sekarang belum sempat pulang)

    ReplyDelete
  15. Situasi Jakarta emang semakin mengkuatirkan. Jadi kalau ada aturan ketat bagi tempat-tempat wisata itu bisa dimaklumi. Kita tak ingin kasus bertambah dan kalau bisa memutus mata rantainya secepat mungkin. Kalau gini terus ekonomi kita akan ambruk..Duh amit-amit jangan sampai terjadi. Jadi ya ikuti semua protokol ya teman-teman. Biar hidup kita normal lagi

    ReplyDelete
  16. Terakhir naik MRT di bulan Februari rasanya. Masih kondisi normal meski sudah deg2an sama isu pandemi ..

    Salah satu alat transportasi umum favorit. Meskipun kata orang cukup mahal tapi memang cepet banget dan aku jadi banyak gerak. Biasanya memilih pakai tangga hihihi kesempatan buat olahraga..

    Untuk masa pandemi ini ternyata masih biza aman ya kak dan kelihatan sekali kondisinya masih tetap bagus dan semua tertib 😍

    Merindukan Jakarta .. semoga bisa segera kembali ke sana

    ReplyDelete
  17. Di Palembang, LRT juga menerapkan hal seperti ini. Dan Alhamdulillah penumpang bisa mengikutinya dengan tertib. Semoga kita semua sehat-sehat senantiasa :)

    ReplyDelete
  18. Hal-hal tersebut di atas memang harus dilaksanakan ya oleh kita dalam masa pandemi ini ketika terpaksa harus berada di luar rumah. Yang paling susah itu meminta untuk tidak memegang sembarangan dan tidak memegang wajah ... ya ampun, suamiku saja berkali2 kena omel wkwkwk.

    ReplyDelete
  19. Asik ya sempet jalan2 New Normal ini tuu, meski tetep dengan perbekalan dan alat tempurnya AKB. Suka dengan transportasi ini, belom pernah lagi naik huhuuu. Kamuh ga ajakin aku atulaaah.

    Tapi aku salut kalo pas bawa anak gitu, jadi sekalian edukasi ke anak tentang masa pandemi dan protokol kesehatan saat naik transportasi umum yaa, Len,

    ReplyDelete
  20. Aku belum pernah naik MRT, ternyata pakai kartu ya. Ntar kalo si corona udah gak ada, pengin nih cobain naik MRT kalau keJakarta. Sekarang ini yang penting tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan, biar gak sakit.

    ReplyDelete
  21. Asyiknya naik MRT. Tetap patuhi protokol kesehatan ya mak..:)

    ReplyDelete
  22. Selama pandemi ini Saya belum pernah naik MRT lagi. Jadi kebayang suasananya, dan Alhamdulillah sudah mempraktekkan protocol kesehatan supaya semua tetap aman dan sehat

    ReplyDelete
  23. Lah...saya belum pernah naik MRT, jadi gak bisa norak, dong wkwkwk
    Sebenernya ingin juga ngerasain naik MRT tapi keadaan belum memungkinkan untuk leluasa menikmatinya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mudah-mudahan pandemi bisa segera berakhir, supaya bisa cepet naik MRT dengan lebih leluasa

      Delete
  24. Atuhlaaaah, aku meuni belon kesampaian naik MRT di Jakarta udah keburu PSBB lagi aja euy. Berpergian ke mana pun saat ini harus tetap menerapkan protokol kesehatan yaah. Masker jangan sampai lepas dan tetap social distancing

    ReplyDelete
  25. Sedihnya banyak yang tak memperhatikan batasan usia itu ya ... anak-anak yang sangat kecil dan orang tua masih ke mana-mana ... padahal teteup harus perhatikan protokol kesehatan.

    ReplyDelete
  26. Rindu juga naik MRT, semenjak pandemi aku jarang naik transportasi publik deh. Semoga semua bisa lekas pulih ya.

    ReplyDelete
  27. Anak-anak sudah naik MRT, aku belum nih. Gak tahu kapan bisa nyoba. Lagi pandemi gini kan. Jadi belum ada rencana bepergian. Catet yang harus kita lakukan kalau mau naik MRT

    ReplyDelete
  28. aku juga baru sekali naik MRT terus pandemi, serumah keknya baru aku deh yang nyobain tetep ga berani mba tapi aman ya mba, anak-anak juga oke aja ya naik MRT pas masa begini,,

    ReplyDelete
  29. Duh bikin kepengen naik MRT deh. Huhu, belom pernah deh aku. Keburu pandemi. Pasti ya, di masa kayak sekarang, kalo naik MRT harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

    ReplyDelete
  30. Aku belum pernah naik MRT, dulu pas ke Jakarta rencana akan naik MRT gak jadi.

    Aku juga lebih suka masker kain, sampai order sama teman

    ReplyDelete
  31. yang lucu itu pertama kali ada MRT, baru semingguan lah ya teh dibukanya, ada orang lagi bawa botol, dibelakangnya ada orang bawa cup kopi dan minum, security nya negur dari kejauhan. jadi dikiranya negur yang bawa botol, keliatan kaget dan gugup gitu orangnya, padahal yang ditegur yang belakangnya.

    ReplyDelete
  32. Bahkan aturan naik turun pun disesuaikan dengan apa yang ada di Jepang. Supaya tetap aman dan tenang, ya Lend.

    ReplyDelete
  33. Eoni semangat ya. Tetap jaga kesehatan bareng sekeluarga
    jadi ingat naik MRT pertama kali, seru banget eheheh ingat di Hongkong juga keereta bawah tananhnya persis ini lho

    ReplyDelete
  34. ih jadi pengen naik MRT lagiiii, pengen ajak anak anak jugaaa, tapi tentunya ga boleh lupa juga dengan protokol kesehatan kl mau naik mrt ya maaaak.. hehe

    ReplyDelete
  35. Aamiin, semoga bisa segera berlalu dan kita bisa bebas bepergian tanpa parno lagi ya mbak. Wah ikutan senang bacanya. Anak2 ternyata lebih seneng juga turun lewat tangga ya. Karena emang lift nya sekotak kecil doang sih buat lansia dan bumil.

    Sebelum pandemi emang ga begitu ramai nih MRT ada pandemi jadi makin sepi karena banyak juga kan yg masih WFH. Noted ahh jangan ngobrol dgn orang lain demi keselamatan bersama

    ReplyDelete
  36. Take care...semoga selalu diberikan ksehatan. Oh iya...aku masih ngtor..bolak balik KRL ama MRT hmmm

    ReplyDelete
  37. yang aku suka dari MRT kalo lagi masa pandemi gini, di liftnya mereka modif bikin injakan pedal gitu untuk pengganti kita tekan tombol lift dalam rangka meminimalisir penyebaran virus kan

    ReplyDelete
  38. waaa sampe sekarang belum pernah cobain naik MRT ih aku, jadi kepo pengen cobain naik jugaa, nanti ah kalo kondisinya udah membaik, sekarang masih serem aku tu hehehe

    ReplyDelete
  39. Wah, memang kita perlu beadaptasi dengan segala kondisi di masa pandemi ini ya mbak. awalnya gagap tapi lama lama terbiasa. Shoji Rey pun udah otomatis kalau keluar rumah pakai masker dan face shield juga.

    ReplyDelete
  40. naik MRT sekarang aturannya ketat bgt yah, mbak. semoga sehat dan selamat selalu sekeluarga ya, mbak. aman jika akan bepergian.

    ReplyDelete
  41. Sebenarnya rulesnya kurleb sama dg peraturan sepeti biasa ya. Hanya ditambah wajib pake masker dan selalu pakai hand sanitizer setelah memgang sesuatu :D

    ReplyDelete
  42. Kapan bisa naik MRT ya, pasti seru banget.. hand sanitizer wajib dibawa apalagi saat pandemi gini

    ReplyDelete
  43. Mbak Lendy berani banget euy udah naik MRT atau transportasi umum di Jakarta di new normal. Aku belum berani dan masih berusaha menghindari. Cuma kalau memang sudah diterapkan protokol kesehatan dengan ketat begitu ya bagus ya. Dan bener, selama di transportasi umum sebaiknya jangan ngobrol, makan, dan tetap harus jaga jarak untuk selama masa ini biar save

    ReplyDelete
  44. Sampai sekarang aku belum pernah nyobain naik MRT padahal pengen banget waktu pertama kali launching. Nah, beberapa bulan yang lalu ke Jakarta pengen cobain MRT tapi keburu pandemic jadinya batal lagi deh.

    ReplyDelete
  45. Dengan keadaan naiknya jumlah pasien yang dinyatakan positif, aku penasaran sama ketatnya pengawasan di transportasi umum termasuk MRT. Ternyata luar biasa sih mbak cara Mba Lendi dan keluarga tetap mematuhi protokol kesehatan :)

    ReplyDelete
  46. Pertama kali naik MRT pada bulan September tahun lalu, seru banget sih jadi pengen naik lagi karena di daerahku gak ada MRT, tapi lagi ada pandemi gini aku masih parno naik kendaraan umum, jadi saat ini kalau ada kerjaan keluar selalu pakai kendaraan pribadi.

    ReplyDelete
  47. MRT lengang banget ya Eoni.
    Jaga kesehatan asli kudu dan wajib kalau jalan ke luar. Sehat-sehat sekeluarga. Sarangeeee

    ReplyDelete
  48. Aku jadi kangen beraktivitas di luatlr rumah lagi. Suka juga mengandalkan MRT apalagi kalau pergi ke bilangan Lebak bulus, lebih mempersingkat waktu perjalanan
    Sharing nya bagus ka'
    Apalagi bagi yang baru menggunakan moda transportasi MRT

    ReplyDelete
  49. wah kpan ya aku ke Jakarta buat cobain MRT ini...Semoag pandemi ini cepet bubar jalan...tanpa jejak wes sembarang kate minggat nangdi virus e..biar kita bebas bepergian ya...

    ReplyDelete
  50. Aku naik MRT Jakarta ini baru sekali, tapi pas awal2 mba, sebelum ada pandemi. Setelah ada pandemi suami ngelarang naik angkutan umum apapun kalo kluar. Hrs dia yg anterin, jd jujurnya aku ga prnh LG ngerasain transportasi umum selama pandemi ini.

    Tapi kalo dgr dari temen2 memang jauuuh jd LBH nyaman Krn ga desak2an, semuanya cashless, disediakan cuci tangan dan sanitizer jg slalu ada petugas yg meriksa penumpang pakai masker ato ga. Bagus sih kalo udh begitu. Semoga bisa bener2 mengurangi resiko tertular dr sana .

    ReplyDelete
  51. Anak-anakku kalau naik MRT pasti juga seneng banget nih. Apalagi naik turun tangga itu.. pasti gak tahan buat lari-lari kecil. Hihi.
    Seru juga Mbak pengalamannya naik MRT di masa pandemi ini :)

    ReplyDelete
  52. Ujame baru sekali nyobain naik MRT jakarta waktu itu belum pandemi jadi masih leluasa, jujur ujame bukan anak transportasi umum jadi memang kurang tau gimana protokol kesehatan disana tapi sedih juga sih kalau ternyata udh mulai kendoor, padahal jumlah covid tiap hari meningkat, tapi kesadaran malah terus menurun.

    Huhuhu semoga makin banyak yang aware yaaa kalau protokol kesehatan itu penting apalagi kalau lagi di tempat umum kaya mall atau transportasi publik

    ReplyDelete
  53. wah saya udah lama ga naik MRT mba Len, dna baru tahu juga aturan tempat wisata saat pandemi seperti ini aturannya hanya boleh dari usia 9 tahun ke atas dan di bawah 65 tahun. semoga kondisi ini semakin membaik ya teh biar kita bisa jalan-jalan bebas lagi bawa keluarga, termasuk naik transportasi umum kayak MRT ini, meskipun dikasih jarak tetep aja kalau saya worry banget, seram, bahkan aku keluar rumah aja tuh khawatir, apalagi harus ke tempat umum kayak gini ya

    ReplyDelete

Berlangganan via Email