feature,

Merindukan Tradisi Lama? Ke Hotel Horison Semarang

Tuesday, August 08, 2017 Lendy Kurnia Reny 38 Comments

Assalamu`alaykum,

Masih belum usai juga euforia liburan panjang Lebaran 1438 H kali ini. Ada yang kaya aku gak? *hiihi....cari temen, ceritanya. 
Bukan saja karena durasinya yang lama, tapi juga pengalaman pertama kami menggunakan kendaraan pribadi, yang ternyata sangat menyenangkan.

source pic : google




Berencana melewati jalur yang berbeda saat berangkat, namun ternyata kami tidak punya cukup keberanian untuk melakukannya. Heuu~ cemen banget deh...


Alasannya memilih jalur utara daripada selatan :

1. Karena jarak tempuh yang relatif lebih singkat.
Dari Bandung - Surabaya begitupun sebaliknya, jalur inilah yang memiliki jarak tempuh lebih singkat dibanding melewati jalur Selatan, kami bisa hemat kurang lebih 2 sampai 3 jam untuk mencapai titik tengah pemberhentian kami.

2. Jalur mudik yang ramah
Jalur pantura memang khusus untuk para mudikers yaa...
Jadi jalannya serba luruuss tanpa belokan tajam yang membuat penumpang mabuk. Tapi bagi yang menyetir, bisa jadi ini adalah kekurangan siih...mereka bakal cepat lelah karena jalan yang tidak menantang dan pemandangan pinggir pantai Utara.

Sama halnya seperti kedua anakku, Ai dan Hana merasa bosan dengan pemandangan jalur Utara ini. Tidak ada yang bisa dilakukan selain nyemil sembari minum. Gak heran, kalau kami jadi pelanggan setia SPBU atau mini-market yang selalu ada di 100 meter perjalanan kami (ahhahaa...ini agak lebai yaa, saudara-saudara, maklum, efek perjalanan panjang).



Lewat tengah hari kami baru sampai di Semarang, separuh perjalanan kami menuju Bandung. Aku sempat kesal karena suami main rahasia-rahasiaan dengan penginapan yang akan kami tinggali ((walau hanya satu malam. Wkkwk....jadi inget lagi dhangdhuts yaa?!))



Lelah perjalanan kami hari itu terbayarkan setelah kami disuguhi dua cangkir hangat yang berisi wedhang jahe sebagai welcome drink. Buat aku pribadi, ini adalah sambutan khas Jawa yang hangat.

Hotel berbintang empat ini menawarkan segala sesuatu yang khas di kota Semarang. Kesederhanaan, kebudayaan dan keramahan. Setelah menitipkan kendaraan di salah satu petugas hotel (vallet), kami diantar menuju kamar 403.

Kamar Deluxe - Hotel Horison Semarang

Fasilitas Hotel Horison

Kalau udah masuk kamar, udah deeh...mager!
Anak-anak menikmati waktu bersantai sembari menonton TV kabel, sedangkan mamak dan abi asik sendiri dengan gadgetnya masing-masing.


Karena lokasi hotel berada di tengah kota dan bangunannya menempel pada sebuah mall, jadi sangat memudahkan kami dalam mencari makan malam sembari jalan-jalan sejenak melihat kehidupan kota Semarang di malam hari.

Taman Simpang Lima mendadak ramai dengan para muda-mudi juga anak kecil yang berjalan bersama keluarga menikmati temaramnya kota Semarang. Dari mulai menjajakan becak lampu, hingga mainan yang berkerlap-kerlip menggoda anak kecil untuk minta dibelikan kedua orangtuanya.

Sewa becak lampu : Rp 40.000 (becak besar) per 1 putaran.

Becak lampu dengan ragam bentuk ternyata ngefek ke harga sewanya looh, kawans.
Kami sewa becak berbentuk dinosaurus, yang seharusnya bisa muat orang dewasa 5 orang, tapi kami hanya 2 dewasa dan 2 anak kecil, dikenakan biaya Rp 40.000,- per 1 putaran.
Kaget?
Iyaa....huuhu....kan kita ngayuh yaa...tapi kenapa mahal?

Gak hanya ada becak kayuh berlampu berbagai rupa, tapi juga ada sepeda roda 2 sampai sepeda tandem. Jadi kalau mau seseruan dengan keluarga (meskipun sedikit berkeringat) memutari alun-alun Simpang Lima ini, harap berhati-hati yaa... Banyak anak balita, anak kecil, sampai muda-mudi yang berseliweran di track yang sama.

Setelah puas berjalan-jalan malam, kami kembali untuk beristirahat di kamar.
Aaah...nyamannya~~
Esok pagi, kami berencana bermalas-malasan di Hotel saja aah~~



Pukul 07.00 WIB.
Waktu sarapan sudah tiba...
Malas-malasan ((seperti rencana semula)) jadi buyaarr karena anak-anak bersemangat sekali. Ai dan Hana sudah ribut minta sarapan lalu berenang ((karena diberi tahu pegawai Horison ada kolam renang di lantai 3)). Oke, baiklaaah....c`mon, girls!


Menu Sarapan Hotel Horison, Semarang

Karena kami turun gunungnya jam 07.00 jadilah penuhnya si ruang makan terpampang nyata ((seperti kata neng Syahrini...😅)). Dan Abi pun mulai bergerilya mencari-cari makanan yang sekiranya disukai anak-anak. Dari mulai menu makanan utama (aneka nasi, ikan dori tepung bumbu asam manis, mie, oseng sayur) sampai menu makanan tradisional khas Jawa Tengah (bubur berlian, bubur beras putih, bubur ketan hitam **favorit akuh)), menu salad, aneka roti hingga makanan berkuah seperti soto, dan kawan-kawannya.


Terakhir kamu tahu, kawans?
Aku menemukan harta karun.

Adayang bisa nebak, ini apa?
Yehhee~~
Yang nebak J.A.M.U ....siapa?
Iyees~
Absolutely right.


mbok jamu di Hotel Horison Semarang

Suka jamu?
Aku suka ((kalau gak pait dan seret)) hahha...😁 Dan pas ketemu si mbok, aku langsung jongkrokin Abi buat pesen untuk pegel linunya. Karena dari beberapa hari saat perjalanan mudik, selalu mengeluh pinggangnya sakit.
Hiihiii... 😈((evil laugh))

Setelah Abi minum, aku yang super kepo tanya-tanya doonk...`pait gak?` or `gimana rasanya?`.
Karena Abi orangnya gak penah banyak ngomong, maka aku pikir, pasti enak. Dan akhirnya, aku pun minta jamu singset. Hhahha...
Enyaakkk...enyaakkk~~

Dan si mbok pun bercerita kalau beliau sudah lama di Hotel Horison dan rata-rata para tamu menyukai jamu racikan si mbok yang tidak pahit serta tidak berampas. Bener-bener mantaap!
((beda sama mbok jamu yang biasanya lewat depan rumahku)).
Setelah beres minum jamu, dikasih tombo ((obat penenang...eh, minuman penetral pahitnya)) yaitu sinom. Sinomnya pun endess marendess, kawaaans~~


Renaang~~

Paling seneng anak-anak adalah main aiirrr....alias renang. Bertemu teman baru, main bersama, ciprat-cipratan air sampai berjam-jam juga gak kerasa....Tapi karena perjalanan mudik mesti dilanjutkan ((sebelum jamnya check-out)) kami pun beranjak meninggalkan Hotel Horison Semarang dengan perasaan gembira.


Kangen sama tradisi Jawa yang kental?
Nginep di Hotel Horison Semarang ajaaa...

Hotel Horison

Alamat : 
Jl. KH. Ahmad Dahlan no. 2 Simpang Lima, Semarang, 
Jawa Tengah, Indonesia

Telepon :
+62 24 8450045


Punya pengalaman seru apa saat liburan panjang kemarin, kawans?
Sharing yuuk...


Salam hangat,
























38 comments:

feature,

Gelombang Joseon Drama My Sassy Girl 2017

Tuesday, July 25, 2017 Lendy Kurnia Reny 48 Comments

Assalamu`alaykum,


Uda kangen beraatt pingin nulis Drama Korea yang aku tonton dua bulan ini. Greget sama yang main dan kebetulan drama remake dengan judul yang sama pada tahun 2001.

My Sassy Girl 2017

Drama My Sassy Girl 2017 dengan genre sageuk ini digadang-gadang akan mendulang kesuksesan seperti movie dan drama yang airing 16 tahun silam.
Berhasilkah?


Mampir juga . . .
Belajar Sejarah Goryeo Dalam Drama Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo


Judul : My Sassy Girl 2017 ( Yeopgijeogin Geunyeo / 엽기적인 그녀 )
Penulis : Yoon Hyo-Je 
Sutradara :  Oh Jin-Seok
Genre : Drama, Comedy, Romantic
Network : SBS
Episode : 40 eps (35 minutes per-episodes)



Pemain :


Joo Won sebagai Gyun Woo

Dalam drama ini Joo Won dapet peran menjadi bangsawan yang menuntut ilmu sampai negeri China (Qing Dinasty, pada masa itu) sehingga dijuluki Joseon National Treasure (harta berharga dinasti Joseon).

Karakter :
Berwibawa, terpelajar, berpikir taktis, cerdas dan sedikit jumawa karena kehebatannya.

Setia, tegas dan teguh pendirian.










Oh Yeon-Seo sebagai Princess Hye-Myeong

Cewek pembuat masalah. Itulah rumor yang tersebar di kalangan masyarakat Joseon. Kenyataannya, ia memiliki rahasia besar yang harus diungkap seorang diri. Maka ia memendam segala kesedihan dan penantiannya hanya karena ia anak dari keluarga kerajaan.

Karakter :
Tegas, berbuat sesuai kemauannya dan jujur.
Sayang banget sama adiknya, rakyatnya dan keluarganya.










Lee Jung-Shin sebagai Letnan Kang Joon-Young

Bassist CN Blue kali ini dapet peran serius. Doi jadi pemimpin pengawal kerajaan, dimana setiap keamanan keluarga Raja ada dalam tanggung jawabnya.

Karakter :
Tegas, kuat, setia, dan loyal.
Selalu memihak pada kerajaan (terutama pada Putri Hye-Myeong, karena sebenarnya doi naksir)











Kim Yoon-Hye sebagai Jung Da-Yeon

Gak seru rasanya kalau diantara kisah cinta dalam drama, gak ada orang ketiga. Naah...si Da-Yeon ini adalah putri dari salah seorang kepercayaan Raja. Yang artinya, Ayahnya adalah pejabat kerajaan. Jadi doi songongnya kebangetan!

Karakter :
Sombong, apa yang diinginkan harus dimiliki, kasar pada yang lemah, dan pintar.









Gyun Woo, seorang pelajar yang telah berhasil menuntut ilmu selama 3 tahun di Dinasti Qing (China) menginginkan pulang ke negerinya, Joseon, untuk mengabdikan kepintarannya. Berbagai hal telah dipelajari, termasuk ilmu filsafat Konfusius.


Kuasa untuk memprediksi masa depan, datang dari pengetahuan masa lalu.
Jika ingin tahu masa depan, maka kamu harus tahu tentang masa lalu dan sejarah.

Hanya dengan beginilah, kita bisa menemukan solusi.




Kutu buku yang hanya membaca buku, tidak bisa menjadi pria yang pantas.
❛Dinasti Qing, Aku, dan Kesuksesan❟

Kepulangannya tentu menjadi berita besar di Joseon dan Raja pun menyambut baik dengan memberikan penghargaan berupa harta serta posisi sebagai guru pengajar untuk (calon) Raja berikutnya, yaitu anak laki-laki sang Raja, Wonja agasshi (gak disebutin namanya siapa...😕).

Bertemu secara tak diduga oleh Putri Hye-Myeong yang saat itu sedang mabuk berat dan hampir jatuh ke sungai saking limbungnya. Untunglah Gyun Woo dengan sigap memeluk Putri sehingga selamat. Kebetulan-kebetulan lain pun menyusul...

Dari mulai dimuntahin putri Hye-Myeong, lalu dibopong Gyun Woo ke hotel (karena doi gak tau kalau yang dibopong itu putri Raja), hilangnya cincin giok kenangan putri bersama Ibunya, putri Hye-Myeong dipaksa nikah sama pangeran kerajaan Dinasti Qing sampai kisah love-hate relationship ini berubah menjadi bunga-bunga cinta yang indah. *uhhukk~~ degdeg.



Yang aku salut dari Joo Won (si pemeran Gyun Woo) ini adalah aktor gak takut mimik wajahnya terlihat jelek di kamera. Doi bener-bener memiliki berjuta ekspresi. Jadi inget peran doi di drama Good Doctor.

Petualangan dan kisah cinta Drama remake ini sungguh menghibur. Gak ada adegan seronok dan gak pantes (kecuali adegan mabuk sama kisseu nya yaa...yang terjadi hanya 2 kali sepanjang drama berdurasi 40 eps, heuu~~ #looh?!). Kisah cinta yang ditawarkan maniiiss...penonton bener-bener dimanjakan dengan old style dating deeh...

Menghabiskan waktu berdua hanya berpegangan tangan

Ada banyak perbedaan My Sassy Girl 2017 kali ini dengan versi movie (yang diperankan oleh Cha Tae-hyun dan Jun Ji Hyun) apalagi dramanya dulu, My Sassy Girl (Chun-hyang). Keduanya sangat fenomenal sehingga dibuat versi bule juga. Dari mulai karakter tokoh lead-male nya hingga jalan cerita yang terasa lebih segar mengikuti latar jaman yang diadaptasi.

Kalau dulu, lead-malenya digambarkan sebagai cowo pemalas dan rela melakukan apa saja untuk mendapatkan cinta sang cewe. Namun yang saat ini, justru kebalikannya. Lead-malenya begitu cerdas. Dan untuk masalah cinta, mereka sama-sama memendam perasaan yang sama. Benang merahnya adalah sama-sama diawali dengan adegan cewe mabuk yang kemudian diselamatkan oleh seorang pria.

wkk...adegan ini yang bikin aga gimanaa gitu...antara jijik tapi lucu liat ekspresi Gyun-sabu

Dalam drama ini, ada banyak petikan-petikan Confucius dalam ajarannya mengenai kenegaraan, pemerintahan hingga kebijaksanaan.

Kamu tidak akan pernah menghasilkan apapun bila kamu tidak memikirkan apa yang sudah dipelajari.❞

Hal ini kaitannya dengan mempelajari ilmu. Apapun yang sudah kita baca, amati dan pelajari, hendaknya direnungkan. Hikmah apa yang bisa kita petik dari hasil bacaan dan pelajaran tadi secara mendalam agar bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.


Jika seseorang tidak bisa memahami apa maksud (dari perhatian) mu, maka janganlah khawatir.

Pas ada kata-kata ini, adegannya Gyun-sabu sedang mengajari wonja-agasshi dengan pikiran yang mengawang-awang karena sedang marahan sama putri Hye-Myeong. Maksudnya, aku kurang paham. Tapi kurang lebih, jangan putus asa akan kebaikan yang kamu curahkan kepada orang lain, meskipun kebaikan itu ternyata dinilai kurang baik oleh orang yang bersangkutan.


Pria yang penuh kebaikan, tidak akan mengisi perutnya dengan keburukan.❞


Penguasa adalah penguasa. Ayah adalah ayah. Anak adalah anak

Kalimat ini adalah ajaran Confusius dalam memerintah suatu negara. Bahwa menjadi seorang Raja yang bijak dan memimpin negeri agar para rakyat, orang tua, dan anak-anak bersikap sebagaimana mestinya.


Daya tarik drama ini selain banyak kalimat bijak yang dikutip dari Confusius, pemainnya memakai hanbok kerajaan yang anggun sekali. Tak terkecuali para Raja dan pangeran serta Gyun Woo sebagai pelajar. Setiap kostum seolah menggambarkan posisi mereka di kerajaan.

Petikan terakhir yang aku suka, diucapkan oleh nenek Hye Myeong :

Anak-anak akan tumbuh sebagaimana orangtua membesarkannya.



Sekian gelombang (kebaikan) Joseon yang disebar dari drama My Sassy Girl 2017.
Semoga makin banyak kebaikan yang bisa dipetik, meskipun buah dari menonton drama Korea sekalipun.


Salam hangat,









48 comments:

feature,

Ganti Suasana Kamar? Tempel Stiker Dinding Aja Yuuuk...

Thursday, July 20, 2017 Lendy Kurnia Reny 53 Comments

Assalamu`alaykum,


Hola...hai, Bundaa...
Semangat menyongsong hari-hari bersekolah kembali sudah mulai terasa yaa...
Apa aja niih yang sudah dipersiapkan?


Baca :

Meskipun liburan tinggal beberapa hari lagi, dan kesibukan Bunda pasca mudik, tentu menyita waktu. Tapi, aku tiba-tiba kepikiran sesuatu deeh...waktu lihat rumah, terutama kamar anak-anak yang plain alias membosankan.

Sambil cari-cari ide, googling sana-sini...alhamdulillah, ketemu sama salah satu web e-commerce yang lengkap menyediakan apa yang aku butuhkan untuk membuat suasana kamar anak menjadi lebih menyenangkan. Pilihan aku, jatuh ke beli stiker dinding di MatahariMall.


Kenapa pilihanku jatuh ke stiker dinding?


1. Karena selain mudah diperoleh, harganya pun terjangkau.
Iya kan yaa....habis mudik juga..
Ada opsi lain yang terpikirkan sebenarnya, yakni mengganti cat kamar. Tapi ada banyak hal yang menjadi bahan pertimbangan selain terbatasnya waktu dan tenaga.

2. Membuat anak semangat.
Dalam rangka back to school, ini adalah salah satu cara aku dan suami untuk membuat anak semangat belajar saat masuk kamar.

3. Mengasah ide dan kreativitas.
Bagi yang memiliki anak usia pra sekolah, sudah bisa banget diajak menentukan pilihan dan pendapat. Bagaimana mendekorasi kamar yang cantik menggunakan stiker dinding.



4. Bekerjasama.
Uda merasa kompak dengan si kecil?
Aktivitas mendekorasi kamar menggunakan stiker dinding ini bisa menjadi salah satu solusi cara berkomunikasi yang efektif kepada anak.

5. Kalimat motivasi 
Karena stiker dinding jaman sekarang tak hanya sekedar gambar. Ada kata-kata motivasi juga yang bisa ikut ditempel dan dibaca tiap saat.



Suasana yang berbeda, tentu membawa semangat yang berbeda pula. Jadi jangan ragu buat memberi sedikit sentuhan seni pada setiap kamar bahkan seluruh ruangan yang ada di rumah.

Jenis wall sticker yang bisa ditempel ada ternyata ada beragam lhoo...

Wall sticker berbentuk roll.
Kalau membeli wall sticker jenis ini, Bunda harus teliti dalam hal ukuran.

Wall sticker berbentuk lembaran.
Ingin menambah kesan rumah bertekstur? Saat ini ada banyak motif lembaran wall sticker yang bisa menjadi pilihan bijak Bunda untuk menghemat budget dekorasi rumah.

Wall sticker 2D
(by Hyundae FIXPIX original Winnie the Pooh) MatahariMall.com

Wall sticker 3D
(Jasmine flower) MatahariMall.com


Berbelanja di MatahariMall bisa jadi salah satu pilihan Bunda cermat yang tidak ingin berlama-lama di luar rumah namun tetap bisa memilih dengan harga yang bersahabat. Di jual oleh seller terpercaya dan gratis ongkos kirim tanpa adanya minimum order. Banyak pilihan dan pastinya selalu ada detail produck yang bisa kita baca seksama. 



Bagaimana cara membelinya?

Tinggal menekan tombol beli aja

Akan ada dua pilihan : Ingin melakukan pembayaran atau Belanja lagi?
Jika ingin menyudahi dan melakukan pembayaran, maka kita akan masuk ke akun pribadi yang didaftarkan dulu di MatahariMall


Pilih login malalui akun sosmed yang Bunda miliki atau bisa juga mendaftar melalui akun MatahariMall

Langkah berikutnya, mengisi data seperti nama penerima, alamat lengkap serta nomer telpon untuk data pengiriman



Dua langkah terakhir adalah review barang yang dibeli dan melakukan pembayaran dengan cara bagaimana. 


Begitu mudah dan simple kan, Bunda?
Manfaatkan juga berbagai tawaran diskon dari kartu yang Bunda miliki.

Jadi,
Masih ragu untuk menciptakan suasana baru yang menyenangkan tapi hemat biaya dan tenaga, Bunda?
Kunjungi web MatahariMall.com deh… Ada banyak ide dan pilihan yang bisa jadi inspirasi Bunda bersama si kecil. 


Selamat mencoba…


Salam hangat,


















53 comments:

article,

Mempersiapkan Bekal Si Kecil Jelang Masuk Sekolah

Friday, July 07, 2017 Lendy Kurnia Reny 25 Comments

Assalamu`alaykum,

Hai...hai para mahmud di manapun berada? *lambai-lambai tangan...wkkwkk...
Tak terasa liburan panjang ini segera berakhir. Huff...lelah gak siih...setelah balik lagi dari aktivitas liburan yang menyenangkan ke rutinitas semula?
Kembali lagi menyiapkan keperluan suami dan anak-anak, hingga pusing memikirkan menu apa yang dihidangkan untuk makan.



Tahun ini,
anak kami yang pertama memasuki jenjang pendidikan setingkat lebih tinggi. Tentu segala persiapan telah kami lakukan. Dari mulai persiapan peralatan sekolah hingga mental. Termasuk memberikan motivasi yang kuat, bahwa kaka sekarang sudah SD, maka sedikit demi sedikit akan mengalami perubahan. Salah satunya adalah jam sekolah yang bertambah drastis. Semula di sekolah TK hanya dari jam 8 pagi hingga jam 11.30, maka untuk SD kaka mulai sekolah jam 7.30 hingga 15.30.

Mengapa saya memilih sekolah full day untuk kaka?


Baca di sini yaa...
Memilih Sekolah Islam di Bandung



Untuk mempersiapkan stamina si sulung dalam menghadapi jadwal di sekolah barunya, aku pun tak ketinggalan menyimak pemaparan dari sahabat Nurlienda Hasanah, S.Gz, seorang ahli gizi yang saat ini sedang menempuh pendidikan S2 nya di UGM, Jogja.

"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan."

QS. Al-Baqarah (2) : 168



Bahwa sehat bukan berarti gemuk.

Pesan itu yang kerap disampaikan oleh Lienda, begitu aku menyapanya. Jadi, kecukupan tumbuh kembang anak adalah tanggung jawab orang tua. Karena menurut penelitian, anak bergizi baik tidak tergantung pada keadaan perekonomian keluarga. Semua bisa mengalami masalah gizi buruk. Karena makanan erat kaitannya dengan pertumbuhan dan  perkembangan tubuh, maka penting untuk memperhatikan kondisi anak saat ini, yaitu :

➤ Berapakah Berat Badan Putra/i Bunda?
➤ Apakah naik dalam 1 bulan terakhir? Atau turun
➤ Terlalu KURUS atau terlalu GEMUK ?

Ciri Anak Sehat :

• Punya tinggi badan cukup 
• Punya berat badan cukup 
• Punya waktu belajar, bermain dan tidur yang cukup


Gizi yang baik adalah gizi yang seimbang antara asupan dan kebutuhan.



Kebutuhan tiap anak untuk menjalani aktivitas harian akan berbeda. Sehingga yang perlu Bunda perhatikan adalah memenuhi asupan zat gizi ananda yaitu

Zat gizi makro dan mikro yang harus dipenuhi untuk mencapai keseimbangan asupan gizi yang baik. 

Piramida Makanan (makin ke atas, makin sedikit konsumsi hariannya)



Sudah cukupkah kebutuhan gizi ananda selama ini?
Atau sering sekali memberikan camilan?

Ada baiknya sebelum memberi camilan, Bunda cermat dalam memilih camilan, dengan cara :
1. Kenali camilan yang aman
2. Beli yang aman
3. Baca label dengan saksama
4. Jaga kebersihan
5. Catat apa yang ditemui


Bila perlu, konsultasikan asupan gizi pada ahlinya, seorang nutrisionist di rumah sakit atau poliklinik terdekat. Iyaa, jangan jauh-jauh yaa....biar gak capek. Heehhe...

Gimana yaa...dengan anak yang susah makan?
Ada baiknya, Bunda mencari ide mengkreasikan makanan melalui Pinterest deeh....di sana banyak ide bertebaran hanya dengan memasukkan kata kunci `bento`.


Dan saran dari Lienda, ada baiknya untuk yang memiliki jam sekolah lebih lama, menggunakan kotak makan bersekat seperti gambar di atas. Agar semua kebutuhan gizi terpenuhi sempurna. Plus menyiapkan bekal snack time di sela-sela jam pelajaran.


Gambar di atas adalah bento versi sederhana. Karena mainannya hanya di peralatan yang lucu nan kiyut. Dari mulai bentuk hingga warna. Bila ingin lebih menarik lagi, Bunda bisa berkreasi di bahan makanannya.

Karena anak yang cerdas berasal dari Bunda yang cermat. Terbukti dengan pemenuhan zat gizi yang baik akan berpengaruh pada pertumbuhan sel syaraf otak. Bila asupan gizi baik, maka pertumbuhan syaraf-syaraf di otak akan bersambungan dengan sempurna. Begitupun sebaliknya, jika asupan gizi tidak terpenuhi, maka sambungan syaraf otak menjadi tidak sempurna.


Bagaimana Bunda?
Siap dukung aktivitas si kecil dengan asupan gizi yang baik?


"Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya."
QS. 'Abasa : 24



Semoga tulisan ini bermanfaat.
Salam hangat,

25 comments:

feature,

Menikmati Mudik Lebaran 1438 H

Tuesday, July 04, 2017 Lendy Kurnia Reny 29 Comments

Assalamu`alaykum,

Halo, sahabat lendyagasshi?
Pada liburan ke mana niiih...?



Kalau kami, mudik dari Bandung ke Surabaya. Kebetulan, lebaran kali ini, kami menggunakan jalur darat dengan membawa kendaraan pribadi sebagai alat transportasi. Jauh-jauh hari sebelum berlibur, kami sudah merencanakan akan mampir ke mana saja selama menikmati perjalanan melalui jalur pantura ini.

Jalur ini terasa nyaman, menurutku, karena jalannya lurus, nyaris tak berkelok dan kami menyusuri jalur tol ke tol.

source : jawapos.com

Keluar dari tol Cipali, masuk ke jalur tol baru Brebes-Pemalang-Pekalongan. Di sepanjang rute tersebut, kami hanya disuguhi pemandangan bukit dan hamparan debu jalan tol yang belum selesai seratus persen

doc. pribadi

Namun jangan takut kelaparan dan kelelahan, karena meskipun berada di jalan yang terik nan berdebu, ada beberapa titik rest area yang bisa dijadikan tempat singgah sejenak. Ke toilet,  atau menikmati makan sembari lesehan untuk sekedar meluruskan kaki, bahkan menunaikan ibadah sholat, semua tersedia lengkap di rest area dadakn ini.


Posko BBM 

Dapat dibeli BBM per-10 L


tenda-tenda lesehan

Setelah berlelah-lelah mengarungi panjangnya perjalanan, tibalah kami di kota Semarang. Awalnya, kami berniat hanya sejanak beristirahat sembari berwisata ke Lawang Sewu dan Masjid Agung Semarang. Namun ada hal yang membuat kami tertahan di kota ini.


Baca juga :
2 Tujuan Wisata Semarang Yang Bermakna

dan
Staycation di Da Fam Hotel, Semarang


Sudah puas di Semarang?
Sebenarnya belum siih....aku masih ingin berlama-lama menjelajah kota ini, karena keindahan budaya dan kisah sejarahnya tentunya. Tak lupa, kuliner yang menjanjikan kenikmatan belum semua kami cicipi. Namun apa daya, kami segera beranjak melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Segaja rute berikutnya, kami tidak menyusuri jalur pantura lagi. Kami lewat kota Purwodadi - Blora - Cepu dan berhenti di Bojonegoro untuk mengunjungi makam ayahanda tercinta.


Baca :

Amalan Yang Tak Akan Terputus



Begini keadaan pemakaman Babe/eyang kung tercinta di Bojonegoro

Babe telah meninggalkan keluarga sekitar 6 bulan lamanya. Namun kenangan demi kenangan terus terpatri menghiasi hari-hari ku. Bahkan anak-anak sangat senang berkunjung ke makam eyang kakung. Tanpa terasa, air mata ini meleleh sembari berdoa dan tangan ini tak henti membersihkan rerumputan yang mulai tumbuh di atas pembaringan terakhir Babe.


Karena waktu terus berlalu, kami pun melanjutkan perjalanan yang tinggal beberapa puluh kilometer lagi melalui kota Babat - Lamongan - Gresik dan berakhir di Surabaya.

Alhamdulillah,
bahagia tak terperikan ketika sampai di rumah orangtua bertemu sanak saudara.


Hikmah perjalanan mudik Lebaran 1438 H yang aku rasakan :

1. Sabar
Kami belajar sabar dalam banyak hal. Dari mulai hal yang paling kecil aja, seperti ingin ke toilet. Kami harus mengantri dulu dan kami harus bisa menerima bagaimanapun keadaan toilet di tempat umum.

2. Adanya perbedaan Culture
Bahwa di setiap daerah (meskipun masih sama-sama Jawa), memiliki ragam kebiasaan, ragam bahasa dan budaya yang mesti kita hormati. Karena itu bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Kerasa gak...meskipun sama-sama Jawa, tapi tiap daerah memiliki dialek bahasa Jawa yang berbeda?

3. Bekerja sama
Di hari-hari biasa, mungkin kami jarang menikmati kebersamaan karena berbagai distraksi. Namun dalam perjalanan, kami dituntut untuk berkomunikasi lebih sering dan lebih baik lagi. Membicarakan banyak hal dari mulai yang sepele hingga yang serius.

4. Menikmati apa yang ada
Tradisi di keluarga kecil kami adalah menikmati apa yang sudah disajikan di hadapan kami. Baik itu sesuai keinginan atau tidak. Kalau sedang dalam perjalanan seperti ini, kami tidak bisa makan ata minum sesuai keinginan masing-masing pribadi. Tapi kami menyatukan suara terbanyak. Atau memilih menu secara bergantian. Dan yang paling penting, tidak berlebihan.

5. Mengatur keuangan
Karena ini penting sekali. Perjalanan masih panjang. Kami memperkirakan berada di rumah orangtua hingga 3 minggu ke depan. Sehingga masalah keuangan ini harus benar-benar well-prepared.
Salah satu tipsnya, seperti yang di atas. Bahwa tidak berlebihan dalam membeli sesuatu.



Begitulah pengalaman perjalanan mudik keluarga kami tahun ini. Bagaimana dengan perjalanan mudik sahabat semua?

Apapun pengalamannya, in syaa Allah membawa keberkahan untuk kita semua.
Aamiin.


Salam hangat,































29 comments: