feature,

Liburan Ceria Edukatif Ke Taman Safari Bogor

Saturday, December 30, 2017 Lendy Kurnia Reny 70 Comments

Bismillah,


Baru merasakan liburan sekolah setelah anak-anak menginjak usia sekolah. Yaa...iya lah yaa...dulu pas jaman anak belum sekolah, tiap hari rasanya tanggal merah melulu. Tiap hari tugas saya mendampingi kedua balita di usia emas mereka. 

Tahun ini, anak pertama saya menginjakkan kakinya dengan mantap di SD kelas 1. Sekolah yang kami pilih memang tergolong unik, karena bukan SDIT biasa, tapi SDIT yang kami yakini sesuai dengan value di keluarga kami. 


Alhamdulillah....sejauh ini, yang saya rasakan adalah selain anak yang menuntut ilmu, saya dan suami juga belajar (lagi) memahami agama Islam sesuai dengan ajaran Rosululloh sholallahu 'alaihi wassalam.


Kalau ingat sekolah, saya jadi gak bisa berhenti bercerita yaa...saking semangatnya....๐Ÿ˜…
Tapi sejenak mari kita berlibuuurr....
Karena kakak terima raport akhir semesternya tanggal 22 Desember 2017, maka resmilah ia libur semester pertama. Libur panjang selama 3 minggu tentu tidak ingin berlalu begitu saja tanpa kesan yang mendalam yaa... Setidaknya, harus ada pelajaran yang bisa diambil dari setiap harinya.





Sudah pernah melihat hewan liar secara langsung?
Kalau kita gak datang ke hutannya sendiri, pastilah kita hanya bisa melihat binatang-binatang tersebut di dalam kandang.

Naah...

Wisata Taman Safari Bogor ini menawarkan pengunjung untuk bisa langsung berinteraksi dengan hewan liar yang jinak, seperti rusa, jerapah, gajah bahkan kangguru. Untuk hewan buasnya, kita hanya diijinkan melewatinya saja...karena kita di dalam kendaraan.

Serruu sekalii...




Selain hewan-hewan jinak tersebut diperbolehkan untuk diberi makan, yang sebelumnya sudah kita beli di luar, saat akan masuk Taman Safari, juga diijinkan untuk ditunggangi lhoo...
Beberapa hewan yang bisa ditunggangi yaitu unta, gajah, dan kuda poni.

Ai dan Hana kompak menunggangi kuda poni.
Terinspirasi dari film "My Little Pony".

Puas berkeliling mengenal berbagai macam satwa, berbekal peta Dora yang diberikan saat di pintu masuk Taman Safari, akhirnya kami memutuskan untuk menaiki kereta yang disediakan pihak Taman Safari untuk mencapai shelter berikutnya. Di masing-masing shelter (yang diberi tanda dengan abjad A-G) kami berhenti untuk memuaskan keingin tahuan kami tenang wahana apa saja yang disuguhkan kepada pengunjung.


Baby Zoo - Shelter A

Baby Zoo.
Sudah ketahuan yaa...dari namanya. Di sini, kita akan dikenalkan satwa langka yang masih baby-baby. Dari mulai kanguru, lemur ekor cincin (hewan yang ada di film Madagaskar, si King Julian), hingga kucing hutan liar. Untung saja gak ada ular. Hiiih...saya paling takut sama hewan melata ini, soalnya. Wkkwkk...




Atraksi Hewan-Hewan Pintar.
Beberapa hewan ternyata bisa dilatih untuk memahami arti dari perintah manusia lhoo...
Menarik yaa...menonton gajah beradu peran bersama manusia?

Jadi diceritakan, adalah manusia yang memiliki sifat tamak dan selalu merasa tidak puas. Keseimbangan hutan terganggu oleh karena manusia yang dengan akal pintarnya justru memburu gajah yang hidup liar di hutan. Para gajah-gajah tersebut sengaja ditembaki untuk diambil daging hingga gadingnya.

Namun, untungnya...sikap tak terpuji para pemburu liar itu segera diketahui oleh polisi hutan. Maka dengan bantuan gajah yang sudah terlatih, para pemburu tersebut mampu diringkus. Dan akhirnya perburuan liar pun dapat dihentikan.

Ternyata,
Gajah ini memiliki memori yang kuat. Sekalinya mereka tahu dan mengingat wajah seseorang, maka ia akan mudah mengenali dan membalas perbuatan orang tersebut.


Jangan anggap remeh hewan besar ini...
Sekalinya dilatih, ia dengan patuh akan menuruti kemauan sang pelatih dan dapat menjadi sahabat setia manusia dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. 

Selain patuh dan pintar, gajah juga hewan yang hidupnya bekerja sama dengan sesama gajah lainnya. Jadi mereka dapat menyelesaikan suatu tugas berat dengan mudah dan cepat karena dilakukan secara bersama-sama gajah lainnya.

Uuwuuw....so cool!


Arena Permainan.
Di sini pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai jenis permainan untuk segala usia. Dari mulai balita, dewasa, muda-mudi hingga generasi old. Wkkwk... Beneran deeh, karena saya mengantri bersama seorang kakek yang sedang membersamai cucu-cucunya untuk bermain roller-coaster.

Buat sahabat lendyagasshi yang tidak takut dengan ketinggian, bisa dicoba niih...wahana Moco.




Cuma sebelnya, sebelum naik wahana ini, kita akan ditakut-takutin sama emm...apa yaa??
((gak bisa kasih deskripsi, karena pas masuk langsung merem dan pegangan kuat sama teteh di depan saya. Ahh, saya mah cemen banget kalo soal hantu-hantuan. Hiikks~))

Untuk wahana anak-anak, ada wahana bom-bom car, mobil listrik, kereta mini, helicopter, ayunan putar, menunggangi kuda poni di rel, sepeda terbang, perahu balon, hingga waterboom.




Rasanya gak cukup bermain seharian di Taman Safari Bogor. Namun, waktunya pulang tiba...
Sebenarnya, karena akhir tahun, Taman Safari Bogor mengadakan program Safari Malam. Untuk biayanya, bisa extended dari Safari Siang. Hanya dengan menambahkan 90K saja. Namun kami tidak melakukannya karena harus segera balik ke Bandung.

Perjalanan menuju ke Bandung tidaklah lancar. Hingga malam tiba, kami masih saja terjebak macet di Puncak, Bogor. Stamina yang menurun membuat kami lelah dan terasa sekali tidak bisa menikmati istirahat yang berkualitas.



Hingga satu hal yang baru saya sadari ketika tiba di Bandung.



Badan si kecil, Hana demam.
Tidur tidak tenang karena kelelahan, maka Bismillah...saya memberikan beberapa treatment untuk Hana.

1. Memberikan minum air mineral yang cukup.
2. Memberikan obat penurun panas Tempra Syrup, yang telah terbukti aman di lambung. 
Kenapa aman di lambung?
Karena Tempra Syrup mengandung paracetamol, yang mana kita ketahui bahwa paracetamol ini  tidak mengandung asam yang bisa mengiritasi lambung dan menurunkan trombosit. 
Alhamdulillah,
di rumah selalu sedia Tempra syrup, obat penurun panas andalan keluarga.

Yang perlu diperhatikan dari pemberian Tempra Syrup ini adalah sesuai dengan dosis yang telah ditentukan, yakni :


Umur                                                  Dosis

Dibawah 2 tahun                                 Sesuai petunjuk dokter/gunakan Tempra Drops
2 – 3 tahun                                          5 ml
4 – 5 tahun                                          7.5 ml
6 – 8 tahun                                          10 ml atau gunakan Tempra Forte


Pemberian Tempra syrup ini tidak perlu dikocok terlebih dahulu, karena sifatnya yang bukan larutan emulsi, sehingga dapat langsung diminumkan dengan rentang jarak pemberian 4-5 jam dalam sehari dan bila demamnya telah lebih dari 38℃.

Tempra syrup dapat dengan mudah didapatkan di Apotek atau toko obat terdekat.


3. Memberikan skin to skin.
Saya pernah membaca suatu artikel bahwa anak demam membutuhkan kenyaman. Tidak perlu ditutup dengan pakaian hangat secara berlebihan, namun dengan cara dipeluk dan diusap-usap, maka akan menimbulkan perasaan nyaman pada anak, sehingga membuatnya istirahat lebih nyenyak.


Sambil disertai dengan doa dan ikhtiar maksimal, saya yakin Hana akan diberi kemudahan untuk sembuh.
Dan alhamdulillah...
Keesokan harinya, nafsu makan Hana mulai membaik. Dengan menyediakan camilan sehat sebagai pelengkap asupan gizi ananda, maka Hana sudah bisa kemabali beraktivitas normal seperti sedia kala. Bermain bersama kaka, mengerjakan worksheet mewarnainya dan melakukan kegemarannya, yakni melukis.


Terima kasih Tempra, sudah menjadi sahabat Bunda di seluruh Indonesia.
Liburan kali ini menjadi kenangan indah bersama keluarga.


Bagaimana dengan cerita liburan sahabat lendyagasshi?
Berbagi di kolom komentar yaa...


Salam hangat,








Disclaimer
Artikel ini diikut sertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

 #Tempra #SelaluAdaCintadiHatiBunda


70 comments:

Blogger,

Cantik Bersama Wardah Di Tiap Harinya

Friday, December 29, 2017 Lendy Kurnia Reny 20 Comments

Bismillah,

Assalamu'alaykum...

22 Desember - selalu dikenal dan diingat sebagai hari Ibu. Dimana di hari ini kita bisa mengungkapkan kecintaan terhadap Ibu, meskipun aku yakin...cinta kepada Ibu tidak hanya diungkapkan pada tanggal dan hari tertentu. Karena Ibu adalah birul walidaini yang disebut dalam Al-Qur'an dan Rosululloh sholallahu 'alaihi wassalam dalam hadits shahihnya untuk dimuliakan agar bisa menjadi kunci masuk surganya seorang anak.


Surat Lukman ayat 14:

ูˆَูˆَุตَّูŠْู†َุง ุงู„ْุฅِู†ุณَุงู†َ ุจِูˆَุงู„ِุฏَูŠْู‡ِ ุญَู…َู„َุชْู‡ُ ุฃُู…ُّู‡ُ ูˆَู‡ْู†ุงً ุนَู„َู‰ ูˆَู‡ْู†ٍ ูˆَูِุตَุงู„ُู‡ُ ูِูŠ ุนَุงู…َูŠْู†ِ ุฃَู†ِ ุงุดْูƒُุฑْ ู„ِูŠ ูˆَู„ِูˆَุงู„ِุฏَูŠْูƒَ ุฅِู„َูŠَّ ุงู„ْู…َุตِูŠุฑُ

Kami perintahkan pada manusia untuk berbuat baik pada ibu bapaknya. Bahwa ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah dan menyapihnya dalam dua tahun. Maka bersyukurlah pada-Ku dan ibu bapakmu.



Di hari yang istimewa ini, Wardah menyelenggarakan acara yang keren banget dengan tajuk Mother's Day Gathering #untukibu. Sudah jelas yang diundang adalah para Ibu-ibu muda yang  tetap memahami fitrah wanitanya dimana mereka membutuhkan ilmu serta kecantikan, baik dari luar maupun kecantikan dari dalam.

A post shared by lendy_mut (@lendymut) on



Sesi I - Parenting Session oleh Nurul Istiqomah.

Seorang Ibu yang menikmati dunianya sebagai wanita bekerja, karena beliau lulusan psikologi UGM  dan sebagai Ibu rumah tangga. Double job yang selama ini membuatku berpikir, bagaimana cara Ibu-ibu keren ini membagi waktu antara perannya di ranah publik dan tugas kerumahtanggaannya?

Ternyata,
Melalui sharing session beliau, aku jadi paham. Problem setiap Ibu adalah sama. Dilematis saat meninggalkan anaknya bekerja. Apalagi kalau anak sakit, suami sedang dinas keluar kota. Maka double peran ini tidak bisa dianggap remeh. Perlu adanya support system yang oke dalam keluarga.
Di sinilah pentingnya komunikasi dalam hubungan suami dan istri. Melibatkan suami dalam setiap tumbuh kembang anak. Jangan pernah merasa bahwa urusan anak hanyalah urusan Ibu saja.

Sesi sharing session di akhiri dengan pertanyaan dari para Ibu yang hadir hari itu di Wardah House of Bandung. Termasuk aku yang sangat interest terkait ilmu pengasuhan ini.


Pertanyaan yang saya ajukan :
Bagaimana meyakinkan ke diri sendiri bahwa pengasuhan yang saya lakukan ini benar?
Karena saya selama ini selalu maju-mundur mengenai apa yang saya terapkan di keluarga. Padahal saya selalu menghadiri seminar parenting, sedangkan suami tidak. Namun seringkali merasa bahwa suami selalu lebih baik dalam mengasuh anak-anak daripada saya.
Bagaimana solusinya?


Jawaban :
Pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam diri mengenai benar atau tidak dalam pengasuhan adalah sebuah proses. Jadi jalani proses tersebut dan komunikasikan dengan suami untuk menemukan titik temu sebuah value keluarga masing-masing yang pastinya akan berbeda dengan keluarga saya.

Ketika sudah menemukan "warna"nya sendiri, selalu tepati dan konsisten dalam pelaksanaannya. Karena anak itu seorang peniru ulung. Jika mereka tahu ada yang tidak sesuai dalam aturan keluarga, maka akan dijadikan senjata untuk meminta sesuatu dengan cara yang tidak baik. Tantrum, misalnya...

Ingat,
Ibu bukanlah satu-satunya yang mengerti anak.
Maka, selalu libatkan suami dalam pengasuhan.



Sesi II - Beauty Class oleh tim Wardah.

Dalam sesi yang dilaksanakan setelah ishoma dan makan siang ini, tentu membuat kami, para Ibu sudah semangat kembali. Alhamdulillah... siap mengikuti materi yang disajikan oleh tim Wardah.

Untuk mengikutinya, kami disediakan peralatan make-up Wardah kit profesional untuk setiap kelompok yang terdiri dari 5 - 6 orang.


Di awali dengan penggunaan serangkaian produk skin care Wardah Lightening series sebagai milk cleanser dan toner yang berfungsi untuk menghapus dan mengangkat make-up sebelumnya yang kita gunakan.




Tuang milk cleanser ke telapang tangan secukupnya, lalu bagi ke 5 titik di wajah (kening, kedua pipi, hidung dan hidung) lalu usapkan secara merata menggunakan jari. Tidak perlu menunggu terlalu lama, langsung dibersihkan menggunakan tisu kering  dengan cara mengusap ke arah atas.

Tuang toner ke permukaan kapas, lalu usapkan ke wajah agar segar dan mengangkat sisa-sisa kotoran agar wajah tampak lebih bersih.

Seharusnya, setelah ini ada proses membersihkan wajah menggunakan facial wash, namun ditiadakan karena akan terasa sangat tidak praktis. Mengingat jumlah peserta hari itu yang hadir lumayan banyak. Kemudian dilanjutkan dengan langkah make-up berikutnya.

Membuat base make up menggunakan foundation Wardah.


Cara pengaplikasiannya tidak sama seperti penggunaan milk cleanser tadi, namun dengan cara menepuk-nepuk foundation yang sudah kita usapkan ke kening dan begitu seterusnya hingga rata ke seluruh bagian wajah. Tujuannya agar menutup sempurna pori-pori wajah yang tampak.


Tips yang diberikan oleh tim beauty class Wardah adalah pilih tone warna yang berkebalikan.

Misal :
Sudah menggunakan foundation warna gelap, maka menggunakan bedak (TWC) warna terang. Atau sebaliknya, bila foundation dengan tone warna di atas kulit wajah kita, gunakan bedak (TWC) yang lebih gelap. Agar wajah terlihat tetap natural, tidak seperti topeng karena terlalu putih atau tidak terlihat gelap, sehingga menimbulkan kesan kucel.


Setelah foundation, kita menggunakan bedak (Two Way Cake) dari Wardah.


Base make-up sudah beres...maka masuk ke make up yang sebenarnya. Dimulai dari memberikan base eye shadow agar mata terlihat lebih memancarkan aura kasih. Wkkwk...
Lalu mengaplikasikan eye shadow menggunakan kuas kecil ber-spons sesuai kebutuhan dan acara yang akan dihadiri.

Lanjut menggunakan eye-liner dari Wardah yang memiliki keunggulan waterproof. Sehingga saat membasuh wajah dengan air, saat berwudlu, setelahnya tidak perlu touch-up kembali.


Penggunaan eye-liner berbentuk gel ini sangat mudah, karena tinggal menarik garis mata untuk mempertegas.

Riasan mata belum sempurna apabila alis belum dirapihkan. Wardah mengeluarkan pensil alis lengkap dengan sisirnya. Karena tips dari Wardah adalah menyisir alis terlebih dahulu baru kemudian memberi sedikit sentuhan akhir dengan menebalkan alis menggunakan pensil alis Wardah.




Mata sudah cantik, maka selanjutnya adalah penggunaan blush on.
Karena saat praktek kami menggunakan make-up kit, sehingga warna blush on yang tersedia hanya 4 warna. Sebenarnya, Wardah memiliki varian warna blush on yang kaya.


Tips penggunaan blush on :
Tersenyumlah dan sapukan kuas blush on ke arah dalam wajah secukupnya, agar akan tampak natural, tidak menor.

Terakhir,
Wardah memperkenalkan produk baru yaitu Matte Lip Cream.


Bedanya apa coba dengan lipstik matte biasa?
Ternyata produk ini memiliki keunggulan mengandung vitamin E yang berfungsi untuk melembabkan bibir juga mengandung Color binding Pigments sebagai pemberi efek finish  matte yang tahan lama.

Jadi, yang biasanya lipstik matte terkenal membuat bibir kering dan akibatnya gemes pingin gigit-gigit bibir, kalau pakai Matte Lip Cream Wardah ini, kamu tetap bisa pede saat makan, karena warnanya yang gak berpindah berlebih ke tempat minum atau makananmu saat bersentuhan.

Keren kaan....


Berakhir sudah beauty class kami hari ini...dan tarraa...
Inilah hasil dari beauty class Wardah dari kelompok kami.

Juara banget kaan...
Tampak perbedaan teh Laras (kiri) sebelum dan sesudah menggunakan make-up Wardah.
Dan Bunda Intan (kanan) pun tampak natural dengan pilihan warna-warna make-up Wardah cosmetics.

Gini deeh...kira-kira kalau para wanita sudah kumpul.
Selain silaturahm, tidak lupa momen ini diabadikan.

Terima kasih, Wardah...
Yang sudah membuat kami, para Ibu menikmati hari ini.

Menjadi cantik sekaligus pintar dalam satu hari dan untuk selamanya....



Semoga lain kali kami dipertemukan kembali dalam acara seru berikutnya...



Salam hangat,





20 comments:

Blogger Muslimah,

Saat Para Blogger Muslimah Saling Sapa Di Dunia Nyata

Saturday, December 16, 2017 Lendy Kurnia Reny 20 Comments

Bismillah,

Assalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh.



Senang sekali rasanya hati ini bila dipertemukan dengan saudara seiman yang saling terikat hatinya. Bukan hanya karena kita tahu bahwa kita saling bersaudara, namun kita sama-sama yakin bahwa kita mengemban amanah yang sama di muka bumi ini, dakwah.


ูˆَู„ْุชَูƒُู†ْ ู…ِู†ْูƒُู…ْ ุฃُู…َّุฉٌ ูŠَุฏْุนُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ ุงู„ْุฎَูŠْุฑِ ูˆَูŠَุฃْู…ُุฑُูˆู†َ ุจِุงู„ْู…َุนْุฑُูˆูِ ูˆَูŠَู†ْู‡َูˆْู†َ ุนَู†ِ ุงู„ْู…ُู†ْูƒَุฑِ ۚ ูˆَุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُูْู„ِุญُูˆู†َ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.๐Ÿ™ถ

(QS. Ali-Imran : 104)

Maka acara meet-up Blogger Muslimah yang bertajuk :

Membaca Dunia
Menulis Semesta 


ini digelar di Warung Twogether :
Jalan Lodaya No.63
Lengkong, Malabar 
Kota Bandung, Jawa Barat 40262






Kalau ditanya kesan?
Jelas, saya sebagai warga baru di Blogger Muslimah merasa sangat terharu. Merasa memiliki rumah untuk berpulang, merasa kekuatan dakwah muslimah yang kian menggema di jagad kepenulisan. Karena rata-rata, para member Blogger Muslimah ini sudah memiliki karya berupa buku antologi maupun buku solo.

Founder Blogger Muslimah : Novia Syahidah Rais

Salah satu yang amat berkesan dari meet-up ini adalah bertemu dengan founder Blogger Muslimah, uni Novia Syahidah Rais. Pembawaannya yang humble, membuat siapa saja nyaman bercerita dan bertanya kepada beliau, terutama di bidang kepenulisan. 

"Saya awalnya menulis juga sebagai ajang curhat kok...di blog multiply.
Namun entah kenapa, multiply ditiadakan. Sehingga saya berpindah ke beberapa platform penyedia blog gratisan. Seperti wordpress dan blogspot. Bolak-balik berganti nama, dari mulai menyematkan nama pribadi sebagai alamat blog hingga saat ini mantap dengan alamat www.tintaperak.com."

"Iya,
Untuk jadi penulis yang baik memang tidak ada cara yang instan. Harus melalui proses yang panjang dan kesabaran. Jangan lupa untuk senantiasa belajar dan banyak membaca." Begitu tukas Uni.


Dan acara kali ini sungguh meriah karena banyak ilmu serta bertaburan merchandise dari sponsor. Lihat aja deeh...saat acara, mulai dari kompakan baju yang disponsori oleh Seply dari Ethica, kami kembaran menggunakan baju gamis muslim yang cakep banget bernuansa ungu.
Kainnya yang lembut dan gak gerah, ditambah modelnya yang cakep, bisa dipakai saat santai atau  saat acara semi formal.
Dan yang kecenya lagi...buat para Ibu menyusui, Seply ini pas banget jadi pilihan. Karena ada bukaan kancing depan yang lega. Model roknya yang melebar ke bawah, sangat nyaman digunakan saat berkendara menggunakan sepeda motor.


Sponsor lain yang gak kalah keren adalah www.jd.id.
Salah satu perusahaan e-commerce yang terpercaya dan sudah menjangkau luas hingga ke pelosok tanah air sebagai bentuk pelayanannya terhadap masyarakat.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan yang bernama panjang JinDong Mall ini makin melebarkan sayapnya ke segala produk yang tengah dibutuhkan masyarakat. Karena sudah ada di Indonesia sejak tahun 2015, maka sahabat lendyagasshi tak perlu ragu lagi akan kualitas pelayanan pra dan purna jualnya. Dan mereka bahkan berani meng-klaim sebagai e-commerce dengan pelayanan tercepat. Dalam artian, karena barang yang dipesan terdapat di setiap kota, karena pihak JD.ID bekerja sama dengan toko retail di setiap kota, kecepatan barang sampai di rumah dengan harga yang ditawarkan akan menekan biaya pembelian. Sehingga konsumen akan dimanjakan dengan kemudahan, kenyaman, dan best-deal pastinya.


Ingin mendapatkan penghasilan tambahan?
Bisa bekerjasama dengan JD.ID dan mendapatkan point yang bisa ditukarkan dengan diskon belanja saat melakukan transaksi berikutnya.

Jadi,
Apa sahabat lendyagasshi sudah pernah belanja di JD.ID?





Selain kedua sponsor besar di atas, tak ketinggalan, Jafra Cosmetic turut ambil bagian dari kemeriahan meet-up Blogger Muslimah kali ini. Dengan menawarkan produk yang terbuat dari bahan alami sehingga tidak menyebabkan kulit kecanduan ketika pmakaian dihentikan, dibuktikan dengan demo make-up para peserta Blogger Muslimah yang beruntung hari itu.

Dimulai dari perawatan menggunkan skin care Jafra, masker dan alat make-up.





Puas?
Eiits, tunggu dulu....
Masih ada serangkaian acara penutup yang sudah pasti seru selain bagi-bagi door-prizes.
Wkkkwk...

Yaitu foto bareng...
Memang tiada kesan yang terjalin kalau belum ada kenangan yang satu ini.





Masih ragu dengan dakwah?
Maka berkumpullah dengan saudara-saudarimu yang memiliki tugas yang sama untuk saling menguatkan di jalan Allah. Karena sesuai dengan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan peran dan dampak seorang teman :

ู…َุซَู„ُ ุงู„ْุฌَู„ِูŠุณِ ุงู„ุตَّุงู„ِุญِ ูˆَุงู„ุณَّูˆْุกِ ูƒَุญَุงู…ِู„ِ ุงู„ْู…ِุณْูƒِ ูˆَู†َุงูِุฎِ ุงู„ْูƒِูŠุฑِ ، ูَุญَุงู…ِู„ُ ุงู„ْู…ِุณْูƒِ ุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ูŠُุญْุฐِูŠَูƒَ ، ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ุชَุจْุชَุงุนَ ู…ِู†ْู‡ُ ، ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ุชَุฌِุฏَ ู…ِู†ْู‡ُ ุฑِูŠุญًุง ุทَูŠِّุจَุฉً ، ูˆَู†َุงูِุฎُ ุงู„ْูƒِูŠุฑِ ุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ูŠُุญْุฑِู‚َ ุซِูŠَุงุจَูƒَ ، ูˆَุฅِู…َّุง ุฃَู†ْ ุชَุฌِุฏَ ุฑِูŠุญًุง ุฎَุจِูŠุซَุฉ

Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” 
(HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)


Semoga berkumpulnya orang-orang beriman dalam satu waktu menghasilkan kekuatan yang luar biasa untuk ummat. In syaa Allah.


Salam hangat,





Foot note :
Buat yang hadir meet-up Blogger Muslimah kali ini, akan dimanjakan oleh produk-produk cantik khas perempuan yang memang sangat dibutuhkan guna menunjang aktivitasnya. Goodie bag ini berisi voucher salon Moz-5 yang bisa digunakan di setiap cabang yang tertera di dalamnya.

Serru banget kaan??




Wassalamu'alaykum warahmatullah wabarakatuh.


20 comments:

Elly Risman,

The Exit Door Remaja Yang Wajib Dipahami Orangtua

Tuesday, December 05, 2017 Lendy Kurnia Reny 47 Comments

Bismillah,


Mengapa akhir-akhir ini saya senang hadir ke seminar, namun sulit sekali menuliskannya kembali untuk berbagi? Padahal dulu blog lendyagasshi nichenya adalah parenting. Saya menulis blog ini adalah karena keinginan saya untuk berbagi mengenai seminar yang telah saya ikuti. Makin ke sini, niat tersebut terkikis oleh banyaknya tawaran sponsored post. Maafkan atas kelalaian ini, sahabats.

Mulai lagi dari awal yaa...

Sedikit bercerita mengenai seminar. Saya senang sekali jika seminar tersebut mengundang Bu Elly Risman sebagai pembicara. Karena beliau selain berbicara masalah parenting terkini yang didasarkan pada riset Yayasan Kita dan Buah Hati, juga dari sisi keilmuannya sebagai seorang psikolog. Sebagai orang yang berkecimpung di dunia pengasuhan anak selama lebih dari 20 tahun, Bu Elly menurut saya adalah gurunya para orangtua. Ingin menjadi orangtua yang baik,benar dan menyenangkan, maka wajib berbekal ilmu.

Sehingga (lagi-lagi) menurut saya, belajar parenting itu tidak bisa berhenti dan akan selalu berkembang.

"Wahai kaum muslim, didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya karena mereka hidup bukan di zamanmu", kata Ali bin Abi Thalib.




Bu Elly membuka seminar 7 pilar pengasuhan kali ini dengan mengangkat persoalan-persoalan yang terjadi di lingkungan anak-anak Indonesia saat ini. Anak-anak remaja atau yang sedang beranjak dewasa memang sedang mencari jati diri. Mereka senang bersosialisasi, senang jika dianggap "ada" oleh teman-temannya dan gemar mencari perhatian untuk dianggap keberadaannya tersebut.

Ada banyak cara mengaktualisasi diri, namun sayangnya anak-anak dengan minim perhatian dan kasih sayang orangtua, mereka bertumbuh menjadi anak-anak yang BLAST.

B - Bored (bosan)
L - Lonely (kesepian)
A - Angry (marah)
S - Stress
T - Tired (lelah)


Ada yang kenal dengan aplikasi BIGO Live?
Ini aplikasi yang mengijinkanmu terhubung dengan para remaja seusiamu dan terkoneksi dengan mereka semua. Dan apa yang ditampilkan?
Segala kehidupan pribadimu ditampilkan live. Meskipun banyak aplikasi serupa yang mampu menampilkan segala sesuatu dengan live untuk tujuan yang baik, namun BIGO ini sudah terlanjur terkenal dengan aktivitas negatifnya. Bahkan para remaja ini rela membuka dan menunjukkan alat vitalnya untuk dipertontonkan.

Mengapa mereka dengan suka rela melakukan hal tersebut?

Uang.
Kok bisa dapat uang? Ternyata dari siaran live yang dilakukan, memungkinkan kita berinteraksi dengan penonton. Jadi bisa diberi komentar. Dan kalau penonton puas dengan aksi tersebut, maka mereka akan memberikan gift. Gift ini semacam penilaian, maka semakin banyak gift yang didapat, akan bisa ditukarkan dengan uang. Istilah gift ini dikonversi menjadi diamond
Diamond hanya bisa ditukarkan dengan uang cash jika sudah terkumpul menjadi 6700 diamond atau setara dengan Rp 2.000.000,-.

Keren gak tuuh...anak-anak seumuran segitu sudah bisa beli peralatan make-upnya sendiri, tentu bukan buku yang dibelinya yaa...

Bisa dari mana anak kunyil-kunyil ini make-up?
Lhaa main BIGO aja bisa...masa make-up gak bisa? ((mirris))



Selain aplikasi BIGO yang sedang nge-trend, ada banyak selebgram yang kontroversial dengan #relationshipgoal nya yang viral. Setelah apa yang dialami para remaja ini, bagaikan drama, direkam dan dinikmati orang se-Indonesia.

Namanya juga tontonan, pasti ada yang memuji, namun tak sedikit yang menghujat. Lucunya, meskipun mereka menghujat namun tetap setia jadi followernya.

Dan profesi ini lumayan menjanjikan untuk saat ini, karena mereka bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah juga dengan cara meng-endorse barang. Kalau dilihat dari effortnya, aku yakin, mereka belajar video editing dan teknik berkomunikasi di depan kamera yang kece banget. Namun lagi-lagi sayangnya, tidak digunakan untuk mengajak kebaikan.



Hal ini terjadi karena apa?

Karena hausnya anak-anak BLAST ini akan pujian dan kasih sayang yang tidak didapatnya dari keluarga. Dan dengan melakukan hal-hal menghebohkan, ternyata mereka mendapat pujian, pengakuan bahkan menghasilkan uang.

Meskipun mungkin mereka ini berasal dari kalangan yang berkecukupan, karena para orangtua yang sibuk dengan berdalih untuk memenuhi kebutuhan anak, maka di rumah semua kebutuhan anak benar-benar terpenuhi.
TV kabel, gadget di tangan, wi-fi di rumah.

Orangtua merasa aman bila sudah memenuhi kebutuhan tersebut dan merasa bahwa anak mereka baik-baik saja karena tidak main ke luar rumah. Namun apakah para orangtua benar-benar tahu apa yang dilakukan oleh anak?



Hal-hal seperti inilah yang disebut Bu Elly sebagai The Exit Door bagi para remaja.
Bayangannya seperti saat kita merasa ingin buang air kecil saat di jalan tol. Apa yang bisa kita lakukan? Pasti mencari jalan keluar untuk memenuhi kebutuhan tersebut,
Sama seperti anak remaja masa kini.
Dorongan yang kuat dari kemajuan jaman, pergaulan dan pegaruh lingkungan lainnya, namun kurangnya jalan keluar yang bisa ia peroleh dari orang-orang terdekatnya. Maka hal yang paling mudah adalah mencari The Exit Door.




Masih banyak lagi fenomena anak-anak remaja di luar sana yang Ibu Bapaknya tidak paham. Beberapa hal mengerikan yang dimainkan adalah


Skip Challenge 
adalah sebuah permainan yang dimainkan oleh 3 orang dengan cara mendorong dada sekuat mungkin oleh salah satu temannya yang berada di depannya, dan seketika anak tersebut nanti akan pingsan atau lemas, tak sadarkan diri. Kemudian tugas teman yang berdiri di belakangnya adalah menangkap si anak pingsan ini agar tidak terjatuh dan terbentur kepalanya.

Dan tantangan ini sudah menjatuhkan korban.

Anak yang pingsan karena jantungnya dikejutkan seperti cara tersebut, tidak sadarkan diri dan berakhir dengan kematian.


Fenomena LGBT
Berteman dengan sesama jenis dengan hubungan yang terlalu dekat atau intim bisa menimbulkan penyakit seperti ini. Remaja menjadi terkikis seksualitasnya dan merasa bahwa ia salah terlahir dengan jenis kelamin tertentu.


Games Blue-Whale
Ada yang tahu gak?
Aku juga baru denger looh....ternyata games ini populer dari Rusia. Dahulu ada sekelompok remaja yang mengadopsi gaya kematian si paus biru ini dengan cara si paus biru mendamparkan diri ke pantai, Dan pemikiran inilah yang diadopsi oleh sekelompok remaja untuk mendorong remaja lainnya melakukan aksi bunuh diri.

Caranya tidak serta merta.
Mereka melakukannya lewat tantangan. Ada 50 challenge yang akan meningkat kesulitannya. Bahkan mereka punya semacam mars, yang kurang lebih isinya tentang proklamasi mereka untuk mengajak remaja lain bunuh diri ((dengan bangganya)).


source : kompasiana (dot) com


Merinding yaa...kalau kita tahu bagaimana kelakuan anak-anak jaman sekarang untuk memperoleh pengakuan dari lingkungannya. Bagaimana sahabat lendyagasshi?
Masih membiarkan dan menganggap remeh pengasuhan?

Aku gak bilang bahwa dengan anak diperhatikan 24 jam di rumah akan jauh lebih baik dari yang ditinggal bekerja lhoo...ya...
Tapi lebih menekankan pada penanaman iman, pengenalan adab dan mengajarkan untuk patuh sama yang menciptakan kita. Bukan semata pembiasaan ibadah, namun lebih ke kesadaran maknawi beribadah.


Pasti tidak mudah.
Maka dari itu, karena tidak mudahnya, maka pertimbangkan kembali visi misi adanya sebuah keluarga. Sudahkah kita membuatnya?
Ataukah selama ini kita masih sekedar menjiplak pengasuhan gaya lama yang sudah out of date?


Karena sejatinya pendidikan yang terbaik adalah pendidikan yang diajarkan oleh Al-Qur'an dan hadits. maka kembalilah merujuk padanya.

Wallahu'alam bishowab.



Haturnuhun,










47 comments:

Culinary,

Hadir Penuh Dampingi Ananda Menggunakan So Good CERDIK

Thursday, November 30, 2017 Lendy Kurnia Reny 45 Comments

Bismillah,




30 November 2017 - menjadi hari yang dinanti untuk anak saya yang pertama, Aisy. Pasalnya hari itu ia akan pergi berkuda bersama teman-teman kelas 1 nya yang berjumlah 18 orang sebagai kegiatan outing Bandung Islamic School pekan ini. 


Melihat antusiasme Ai yang menggelora, sebagai seorang Ibu, saya pun ikut merasakan semangat. Termasuk saat Ai mengatakan ingin dibuatkan bekal istimewa.

Dalam hati saya bertanya-tanya,
"Istimewa yang seperti apa yaa? 
Kalau roti, sepertinya tidak terlalu istimewa... Karena bekal sehari-hari selama ini adalah roti keju dari mamang yang lewat."



Akhirnya, sepulang menjemput sekolah, saya mengajak ke swalayan dekat rumah. Dengan mendorong-dorong troli, Ai berjalan sambil mengamati sekeliling dan mengingatkan saya untuk membeli keju. Dan tiba-tiba Ai berdiri agak lama di sebuah lemari pendingin besar....


"Ada apakah gerangan?", gumam saya dalam hati,

"Ai kangen makan nugget, Ma..."

Aah...iya!
"Kenapa saya tidak terpikir sama sekali untuk membuat bekal nugget ayam So Good yaa..?"



Gak pakai lama, Ai langsung meraih nugget So Good yang diinginkan dan memasukkan ke dalam troli belanja hari ini. Setelah beres berbelanja beberapa keperluan mingguan, kami pun segera ke kasir. Dan kasir menjelaskan kepada kami bahwa nugget So Good saat ini sedang ada bonus kartu CERDIK di dalamnya. Saya meng-iya kan karena belum paham apa itu kartu CERDIK.


Keesokan paginya, seperti biasa saya cukup hectic mengerjakan persiapan anak-anak sekolah. Menggoreng nugget So Good untuk Ai dan si kecil, Hana sebagai bekal makan siang di sekolah. Dan benar saja, ada kartu CERDIK di dalam kemasan So Good yang kami beli.


Kartu CERDIK (Cerita Digital Interaktif) dari kemasan So Good 400 gram.

Karena tak ingin terlambat, kami langsung bergegas berangkat. Di sepanjang perjalanan, saya yang sedari di rumah penasaran dengan kartu ini mulai mencari tahu bagaimana cara menggunakannya. Ternyata mudah saja. Hanya dengan 3 langkah :

1. Instal aplikasi So Good CERDIK di google Play Store.
2. Lalu scan kartu yang disimpan rapih di dalam frame, maka akan muncul menu yang bisa kita pilih.

Menu saat masuk aplikasi So Good CERDIK
3. Memilih cerita yang sesuai dengan kartu yang didapat dari bungkus So Good.



Penggunaannya sangat mudah bukan?
Dan saat bermain ini, saya menyadari pentingnya bercerita pada anak sesuai dengan usianya, yaitu :

๐Ÿ‘ถ๐Ÿผ Pada Anak usia 0 – 4 tahun

Berceritalah tentang tokoh yang dikenal anak.  Cerita yang menarik untuk anak usia ini adalah dunia hewan, tumbuhan atau kegiatan sederhana yang dilakukan sehari-hari. Cerita dengan durasi yang tidak terlalu panjang namun tetap sarat makna akan membuat anak mengerti nilai-nilai sederhana yang terjadi di sekitarnya.


๐Ÿ‘ง Pada Anak usia 4 – 6 tahun

Usia 4 - 5 tahun, anak sudah mengenal teman. Mereka sedang belajar bersosialisasi dan senang bermain. Bunda bisa bercerita mengenai persahabatan atau cerita lain yang sesuai dengan kegiatan anak sehari-hari. Ingat, tingkat konsentrasi mereka hanya 1 menit dikali usianya, maka singkat saja. 

Kalimat awalan yang menarik, menggunakan ekspresi dan suara akan membuat anak-anak pada usia ini terpikat. Penambahan ekspresi gerak juga akan membuat impresi cerita semakin kuat. 

Cara berpikir mereka masih sederhana dan cenderung konkret sehingga menyampaikan ceritanya pun yang mudah dipahami anak. Penokohan cukup sedikit saja agar mudah diingat, dan perlu menceritakan langsung alur cerita yang disajikan. 


๐Ÿ‘ฆ๐Ÿป Pada Anak usia 6 – 9 tahun

Usia anak 6-9 tahun biasanya adalah usia anak telah kritis berpendapat. Mereka menyukai kisah yang menyenangkan dan mulai dapat menangkap sisi baik - buruk dari setiap cerita. Bunda bisa mulai memperbanyak tokoh, waktu mendongeng juga bisa lebih lama dan tema diperberat. 

Anak-anak usia ini sudah mulai bisa diajak mengidentifikasi tokoh, maka akan muncul keinginan diri untuk menjadi seperti tokoh yang diidamkan. Selain itu, otak dan hati mulai tersinergikan sehingga bisa menggunakan kata-kata yang agak susah.


๐Ÿ‘ง๐Ÿฝ Anak usia 9 -12 tahun

Untuk anak usia ini, perlu pendekatan yang agak berbeda. Anak dalam kelompok ini biasanya mau mendengarkan, tetapi sudah bersifat kritis. Untuk itu, cara mendongeng harus dimulai dengan dialog karena daya nalar mereka sangat peka. 

Cerita yang cocok dibawakan adalah cerita yang termasuk fiksi ilmiah, seperti cerita detektif, serial robot maupun petualangan.



Untuk mengetahui cerita apa yang disukai anak, kita perlu melakukan pengayaan dalam beraktivitas, pengenalan dengan berbagai profesi dan mendatangi banyak tempat.



Dan yang paling menyenangkan adalah mendongeng menggunakan So Good CERDIK bersama teman-teman.



Belajar Dari Kisah Chika-Chiko (part. 2)


Hari itu, Chiko berhasil menangkap seekor biawak atas bantuan ayam peliharaannya, Jengger. Karena biawak tersebut telah memakan telur-telur ayam milik Chiko dan membuat kandang ayam menjadi berantakan.


"Chiko memang anak yang pemberani."


Karena Chiko tahu bahwa biawak adalah jenis hewan Varanus Salvator, yakni reptil (kadal besar) dengan panjang tubuhnya (dari moncong hingga ujung ekor) umumnya hanya sekitar 1 m lebih sedikit. Biawak biasanya hidup di gorong-gorong atau di tempat biasa ia mendapatkan makanan. Makanya tak heran bila ia meuncul di kandang ayam milik Chiko.

Chiko bingung, karena jumlah telurnya tidak lagi seperti yang diharapkan. Maka Chiko pun masuk ke dalam rumah untuk menghitung jumlah telur yang ia dapatkan hari itu. Dan benar saja, keranjang telur di dalam rumah semua sudah ada label nama pemiliknya masing-masing. Jadi Chiko tak bisa mengambilnya untuk diantar ke restoran Chika untuk dimasak.


Dan tak lama, Jengger, ayam setia milik Chiko melompat ke lemari pendingin yang berada di ruangan itu. Dan seketika itu juga, Chiko memeriksa lemari pendingin tersebut dan kemudian mendapat ide.


"Ahaa...
Kamu pintar sekali Jengger. Kamu memberiku ide." Begitu kata Chiko girang.



Akhirnya Chiko datang ke restoran Chika dan mengutarakan permohonan maafnya karena tidak dapat memenuhi pesanan telur-telurnya. Jelas saja itu membuat Chika kesal. Namun Chiko lagi-lagi langsung sigap dengan suasana yang tidak mengenakkan tersebut, Ia langsung menyambar panci milik Chika dan mengeluarkan bungkusan yang dibawanya lalu segera menggorengnya hingga berwarna kuning keemasan.


"Maafkan aku, Chika.
Aku tak bermaksud membuatmu kecewa, namun apa daya...ada biawak di dalam kandang ayamku. Dan biawak itu memakan hampir semua telur-telur ayam hari ini."


Chika yang mendengar cerita Chiko langsung berempati dan menerima maaf Chiko. Sembari melihat ke atas piring hasil gorengan Chiko dan kemudian Chika mendapat ide untuk menu yang akan dihidangkan kepada anak-anak.



"Waah...bagus sekali, Chiko.
Nugget ini memiliki bentuk-bentuk yang menarik. Aku akan menjadikannya isi sandwich ku hari ini. Dan anak-anak pasti suka."


Benar saja, roti sandwich yang dihidangkan di restoran Chika mendapat sambutan gembira anak-anak asuhan Ibu Utami. Dan Ibu Utami pun menjadi bangga atas ide Chika dan Chiko. Karena nugget adalah salah satu menu sehat yang harus dikonsumsi anak-anak. Kandungan protein hewaninya membuat daya tahan tubuh anak menjadi kuat.



"Terima kasih Chika, Chiko...
Semoga anak-anak panti di sini bisa cerdas seperti kalian." Puji Ibu Utami.


Begitulah cerita Chika-Chiko dalam seri ini. Berkat kejujuran dan keuletan mereka, maka kerjasama yang baik pun terjalin, sehingga tercipta hasil yang memuaskan.



Bagaimana Bunda?
Masih bingung mau masak apa?

Di aplikasi So Good CERDIK ini juga dilengkapi ide-ide menu masakan yang bisa kita lakukan dengan produk So Good. Ada banyaak resep yang dibagikan dan mungkin salah satu atau bahkan semua resep menjadi menu favorit keluarga.



Yuuk,
Selalu dampingi ananda dengan sepenuh hati dan penuhi gizi keluarga dengan makanan sehat buatan Bunda.


Salam hangat,



45 comments: