event Blogger,

110 Mobil Toko di Botram Daihatsu Bandung 2017

Thursday, September 28, 2017 Lendy Kurnia Reny 31 Comments

Assalamu`alaykum,


Haii...haii....minggu terakhir di bulan September ini, aku seneng banget, gaes....soalnya banyak event blogger seru yang bisa dihadiri bersama keluarga. Ya kaan....anak-anakku sekolahnya full-day, belum lagi suami yang sering pulang malem karena dinas luar kota atau lembur di kantor. Jadi weekend adalah hari kami ngobrol dan menikmati lambatnya ritme hidup. Haahha....karena sehari-hari, hidup teh...asa cepeett wae nyaa...??




Sudah direncanakan niih...dari mulai pers conference-nya Botram Daihatsu yang diselenggarakan pada tanggal 18 September 2017 di kediaman Pak Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Rencana dibuka dengan beliau pun pupus, karena kang Emil sepertinya sedang dinas, sehingga acara hari itu resmi digantikan oleh wakil walikota, Pak Oded Muhammad Danial.

Pemerintah kota Bandung bekerja sama dengan Daihatsu dan radio PRFM akan menyelenggarakan event istimewa menyambut hari ulang tahun kota Bandung yang ke 207 tahun dan kebetulan bersamaan dengan ulang tahun Daihatsu juga yang ke 110 tahun. Maka berangkat dari hari-hari istimewa tersebutlah diadakan acara BOTRAM (Bandung Oto Trade Market). Di acara tersebut, warga Bandung bakal dimanjakan dengan 110 (bahkan kabarnya lebih) mobil toko Granmax Daihatsu.



Awalnya, aku hanya bertemu dengan 1 mobil toko saat pers conference di Pendopo Kota Bandung, seketika langsung takjub. Karena ternyata moko Granmax ini bisa custom alias menyesuaikan kebutuhan pembeli. Sehingga bisa saja sama-sama Granmax namun berbeda model tokonya. Unik yaa...

credit photo : twitter @LindaMuhaimin
Setelah puas mendengar penjelasan dari Pak Oded yang mewakili pihak pemerintah Kota Bandung dan Mr. Sinya Takeda dari Daihatsu Indonesia, maka acara hari ini resmi dibuka dan digaungkan ke seluruh warga Bandung untuk ikut memeriahkan BOTRAM pada tanggal 23 September 2017 (pukul 18.00-22.00) dan 24 September 2017 (pukul 06.00-11.00).
Pasti kami sekeluarga gak mau ketinggalan doonk...selain karena olahraga di sepanjang jalan Asia-Afrika Bandung, kami akan melihat pertunjukkan lomba dan hiburan lainnya di panggung Daihatsu. Tak lupa bertaburan hadiah menarik menanti.



Suasana sepanjang Jalan Asia-Afrika saat #BotramWithDaihatsu, 24 September 2017

Ahad, 24 September 2017 - Kami sekeluarga berangkat dalam keadaan tidak sarapan di rumah, karena kami yakin di sepanjang Jalan Asia-Afrika nanti, kami akan menemukan banyak hidangan lezat. Iyaa, lezat dipandang mata juga dari segi rasa, pastinya. Tidak sabar bertemu dengan moko Granmax juga...karena beberapa hari setelah pers conference, mata ini selalu melihat moko ke manapun aku pergi. Hihii...

Segarnya udara pagi mengajak kami untuk berjalan dengan santai. Belum lagi awan mendung yang menggelayut di Kota Bandung hari itu, menambah keceriaan family day kami. 
Bandung memang jago bikin warganya bahagia❞, batinku.
Aktivitas yang aku rekam di event ini pun beragam, dari mulai anak kecil yang asik mempersiapkan diri untuk tampil di panggung megah Daihatsu, para penonton yang sibuk menikmati hasil perburuannya sampai komunitas bersepeda yang dengan santai beristirahat sejenak di sepanjang trotoar.

Variasi moko saat #BotramWithDaihatsu 2017

Berbagai macam lomba yang bisa diikuti oleh seluruh warga Bandung.
Dari mulai tari Jaipong anak-anak, lomba menyanyi dan tak ketinggalan lomba fashion show.
Warga Bandung pun sangat antusias menyambut acara Botram with Daihatsu ini. Terbukti dengan banyaknya warga yang hadir untuk ikut berpartisipasi saat perlombaan berlangsung. Juga ada berbagai warga Bandung dari segala penjuru dan usia yang ikut serta.

Mirip sama Kirana yaa...πŸ˜„ (Retno Haning, penulis buku `Happy Little Soul`)

Rasanya waktu yang diberikan selama 2 hari berturut-turut terasa begitu cepat berlalu. Tak terasa kami sampai di penghujung acara. Dan acara hari itu ditutup dengan pembagian hadiah untuk para peserta lomba dan ada quiz bagi pengunjung yang bisa menjawab pertanyaan dari panitia. Sayangnya aku gak ditunjuk pada kesempatan kali ini. Hiiks~~

Lagu-lagu penutup pun mengiringi langkah kecil kami menuju tempat parkir kendaraan bermotor. Keseruan Botram With Daihatsu 2017 tidak akan pernah terlupa. Dan aku berharap, dengan diadakan acara ini, UKM kota bandung semakin meningkat. Semakin banyak para wiraswastawan yang membuka usahanya dan makin kreatif kotanya. Sehingga meningkatkan pula pendapatan daerah.



Success doesn`t come from what you do occasionally.
It comes from what you do consistenly.


Buat yang ingin jualan dan masih bingung sama tempat, coba deeh...ke Daihatsu. Siapa tau dapat gambaran, mobil toko Granmax yang cocok untuk usaha dengan harga yang ramah di kantong.


Semoga tahun depan bakalan ada acara seru seperti ini lagi yaa...
Terima kasih Pemerintah Kota Bandung, Daihatsu dan PRFM.
Majulah terus UKM Bandung.


Salam hangat,














31 comments:

Culinary,

5 Alasan Mengapa Makan Di Pepes Jambal Karawang Dan Nasi Bakar Hejo

Sunday, September 24, 2017 Lendy Kurnia Reny 34 Comments

Assalamu`alaykum,


Hello...kaka-kaka yang doyan kuliner? Kenapa sih...jaman sekarang orang pada ngejar makanan enak? Karena... kuliner saat ini bukan hanya sekedar kebutuhan mengisi perut dengan alasan lapar lhoo...gaes, tapi sudah menjadi gaya hidup.

Haa...?

Iyaah,
Lifestyle...

Biasanya orang-orang yang begini makan untuk merasakan cita rasa makanan dan mengabadikan keindahan bentuk makanan itu sendiri. Aku pun pernah makan di seuah tempat makan yang terkenal. Bentuk makanannya indaah banget...tapi sayangnya, begitu lidahku merasakan makanan cantik itu, rasanya gak seindah bentuknya. Iihh...kecewa berrat deeh...



Kuliner kali ini, aku mau ngenalin makanan yang hommie banget. Bukan hanya tempatnya, tapi juga cita rasa serta bentuknya yang membuat kamu semua kangen sama masakan Ibu.

Pepes Jambal Kerawang
dan 
Nasi Bakar Hejo


Ini dia, aku mengumpulkan 5 alasan kenapa jatuh cinta sama makanan Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejo ini. Let`s check this out :

1. Suasana rumah makan yang hommie banget.
Ini seperti penjelasanku sebelumnya. Tempat makannya yang menyatu dengan dapur pembuatan semua menu yang dihidangkan di rumah makan ini, membuat kita tahu bagaimana cara Oma memasak dan meramu makanan. Boleh juga tuuh...yang kepo pingin tahu, tanya-tanya sama Oma apa aja ingredients dari Nasi Bakar Hejo yang rasanya fenomenal mak nyuuus...

Tangan Oma dengan cekatan membungkus nasi bakar hejo beserta isiannya (suwiran daging ayam, ikan teri serta ati ampela)


2. Terjaga kebersihannya
Karena kamu bisa lihat sendiri proses pembuatannya, jadi bisa membuktikan kalau semua dibuat dengan bersih layaknya masakan Ibu di rumah. Dapurnya bersih dan pegawainya begitu cekatan melayani pesanan pembeli. Jangan salah looh...pembelinya gak pernah sepi. Datang dan pergi gak ada habisnya.


Meskipun tak pernah sepi pengunjung dan masakan Oma selalu habis setiap hari, ternyata tempat makan Pepes Jambal Kerawang masih menerima pesanan untuk acara yang kamu adain. Asal jangan mepet aja yaa...kan Oma masak dan meramu semua resep masakannya sendiri, meskipun ada helper yang tugasnya hanya membakar atau menggoreng serta menghidangkan dengan hangat ke pengunjung.



3. Cita rasa Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejo yang dijamin tidak berubah
Karena yang masak semua dari tangan Oma, maka cita rasanya pun dijamin tidak berubah. Mau makan di tempat atau di rumah (take away), maka kamu tetap bisa merasakan nikmatnya menu Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejonya.

Nasi Bakar Hejo yang bukan hanya dibungkus dengan daun pisang agar dibilang hijau, tapi warna nasinya juga memang hijau. Pewarnanya alami, dari daun bayam. Sehingga jangan berharap hijaunya akan cerah merona, namun akan cenderung gelap. Untuk wanginya, jangan ditanya...nikmaatt~~

Ini menu andalan rumah makan ini. Ikan Jambal Kerawang. Mana ikannya? hahhaa...ngumpet di dalam bumbunya yang mashaAllah....enak pake banget. Aku yang jarang makan ikan, jadi berasa pingin makan ikan lagiii...dan lagi kalau dimasak seperti ini. Menu andalan ini hanya dibandrol dengan harga Rp 10.000,- saja gaeess...


4. Makanan sehat
Tau kaan...kalau selama ini kita sukanya makan makanan yang digoreng dan digoreng lagi. Jarang banget makan yang hanya dikukus atau dibakar. Naah...di rumah makan Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejo, kamu bakalan makan menu sehat.

Melihat sendiri ke dapur rumah makan Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejo yang sedang bersiap menghadapi gelombang pendatang saat makan siang.


5. Harga terjangkau
Makan di luar dinilai sebagian orang adalah kebutuhan tersier karena pasti mahal. Tapi beda kalau kamu makan di sini. Semuanya enak dan no expensive at all!
Menunya beragam, gak hanya ikan jambal dan nasi hejo, tapi ada beberapa menu lain yang gak kalah nikmatnya.

Ikan Peda (Rp 14.000,-)

Pepes jamur (Rp 7.000,-) dan Pepes teri (Rp 6.000,-)

Jengkol kecap (Rp 8.000,-) ; Cumi asin pedas (Rp 8.000,-) dan ayam serundeng (Rp 18.000,-) 

Kalau ditanya mana yang paling nikmat, aku gak bisa bilang eeuii...karena semuanya menurut aku enaakk banget. Makanan yang bikin aku sama Uwien gak bisa berhenti ngunyah (ahhhahhaa...maap yaa, Win sayang...namamu aku sebut, karena saking mendalaminya kita merasakan kenikmatan makan di sini yaa...)

Kalau mau ke sini, dateng aja ke

Rumah Makan Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Bakar Hejo
Gang Barhill 2 no. 22
Baros - Cimahi Tengah, kota Cimahi
Jawa Barat



IG :
@pepes.jambal.kerawang

Tempatnya agak masuk gang ya, gaes...tapi mudah kok untuk akses kendaraan pribadi (motor atau mobil) karena termasuk jalan utama di Cimahi.


Buat yang kepingiiin banget sama makanan di sini, tapi belum kesampaian karena letaknya di Cimahi, tenang aja....in syaa Allah dalam waktu dekat akan terdaftar di aplikasi Go-Food. Jadi mau makan teh...semudah mengedipkan mata. Criiing~~


Sekian jalan jajan kulinerku kali ini. 
Semoga buat yang baca, jadi kepingin mampir makan di rumah makan Pepes Jambal Kerawang dan Nasi Hejo.


Sampai jumpaaa...

Salam hangat,








34 comments:

feature,

Jalan-Jalan Ke Taman Sekitaran Dago-Bandung

Tuesday, September 19, 2017 Lendy Kurnia Reny 38 Comments

Assalamu`alaykum,

Belum habis cerita aku tentang Bandung, salah satu kota besar yang aku tinggali saat ini bersama keluarga kecilku. Kami tinggal di daerah Dago pertengahan. Tidak terlalu ke bawah ataupun ke atas. View rumah kami kalau berjalan hingga ujung jalan adalah apartemen baru mahasiswa ITB.
Kereen?
Emm, iya juga siih...tapi kami jarang bermain di ruang terbuka yang sekiranya terlalu berbahaya. Lalu kami bermain di ruang terbuka mana doonk?


Ada 5 taman yang terdapat di sekitaran rumah kami. Kami hanya perlu modal uang angkot sebesar Rp 5000,- atau bahkan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Asal kuat aja yee...wkkwkk...


1. Taman Hutan Kota - Babakan Siliwangi, Bandung
Taman ini dibangun apik oleh Pak Walikota Bandung and team, karena tanpa memotong pohon yang tumbuh malang melintang ((namanya juga hutan yaa...)) dan wargi Bandung bisa menikmati seni jalan-jalan di dalam hutan kota.


Taman ini ramai dikunjungi oleh para pelajar muda-mudi yang asik mencari view untuk berfoto. Dari mulai di bawah hingga ke atas. Sayangnya jembatan ini mesti terhenti di ujung hutan, no more way to get more destination alias menthok, gaes...

Jalan ini dibuat dari kayu. Dramatis romantis deeh...kaloke sini.

Batang pohon yang dibiarkan menjulur melewati jembatan kayu sepanjang jalan kenangan.
Ahhai~~

Minusnya :
** Taman Babakan Siliwangi ini becek, gak ada ojek. Hahhaa..
** Lapangan parkirnya masih manual banget laah...((kaya mobil ajaa...)) maksudnya, parkirannya berbatu, belum dipoles. Kalau parkiran mobilnya, masuk ke dalam. Gelap, gaess...hiikkiikkii...((hiihh!))
** Banyak daun-daun berjatuhan, menambah kesan romantiis siih...tapi kalau habis hujan, kebayang juga berantakannya.
** Karena tempatnya agak nyempil-nyempil, jadi kalau pas jalan...kadang kamu menemukan pemandangan yang gak oke buat dilihat anak kecil, gaes... ((muda-mudi, kalo gak pacaran, sambil nongkrong ga jelas gituu...huuhuu...))
** Banyak nyamuk.
emm, kayanya jelas laah...lha hutan kan yaa...? Kalau mau gak digigit, mungkin sebelumnya di rumah pakai lotion anti-nyamuk.



2. Taman BBWS Citarum, Bandung
BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum adalah aliran sungai yang dijadikan tempat wisata. Wisata apa aja yang bisa dilakukan di sungai? Raftiiing...
Kamu uda pernah nyoba rafting belum, gaes? ((aku belom...wkkwkk...))

source : dream.co.id
Di sini tempatnya instagramable banget. Banyak tempat indah yang bisa dijadikan tempat foto-foto dan pastinya kamu jadi bangga sudah menjadi bagian dari kota Bandung.

Selain sungai, di sini juga bisa menikmati taman yang ada ayam-ayamnya. Kalau ajak anak, pasti deeh...seneng. Jaman sekarang jarang kan yaa...anak main tangkap ayam. πŸ˜ƒ



Ada saung-saung tempat berkumpul juga...lalu kursi-kursi yang menghadap ke sungai dan kolam ikan. Bahkan di bagian depan, ada panggung yang bisa menampung banyak audience. Kece banget deeh...

Indung kudu dijungjung, Bandung kudu disanjung. Urang pikanyaah Cikapundung nu agung.

Minusnya :
** Karena ini letaknya di tempat yang ramai, jadi kadang suka bikin macet kalau sedang ramai. Dan ini mengganggu pengendara lain.
** Lapangan parkirnya menukik tajam ke bawah. 
Agak serem kalau yang nyetirnya belum syip atau kendaraannya yang bermasalah dengan rem. πŸ˜“πŸ˜…
** Raftingnya gak bisa tiap saat.
Hanya saat arusnya tidak deras. Ini demi keamanan siih yaa...



3. Teras Cihampelas
Ini unik banget idenya, gaes...Ada taman di atas jalan Cihampelas.
Indah banget...bagaikan melayang di langit...hiihii...sedikit lebbay boleh kan yaa...?
Belum lagi, di sepanjang teras ini, kamu bisa menikmati berbagai macam kuliner Bandung yang harganya ramah di kantong. Juga oleh-oleh khas Bandung. Seperti kerajinan tangan, kaos bertuliskan `Bandung` dan pernak-pernik mungil yang layak dijadikan koleksi, meski kamu orang Bandung sekalipun.

Warna-warni lantai teras Cihampelas, Bandung
Kuliner bakso adalah favorit sejuta umat ^^
Bakso ini sebesar mangkok dan ada isian daging cincangnya.
Teras ini ramah untuk semuanya. Dari mulai anak-anak sampai disabilitas. Ada lift juga jalan menurun (bukan tangga) untuk menuruni tiap trap pada Teras Cihampelas ini.

Minusnya :
** Masalah parkir.
Kalau ke sini saat weekend atau liburan panjang, jangan naik mobil yaa...karena bakalan susah move on parkir. Alternatif parkirnya di Factory Outlet sepanjang jalan Cihampelas yang kira-kira dekat dengan tangga untuk naik ke Teras ini. Ada 3 akses selain tangga, satu lagi yaitu naik lift.
** Jika hujan turun dan sedang berjalan-jalan ke Teras ini, kamu gak akan bisa menemukan tempat berteduh.
Kecuali kalau kamu ingin menikmati tiap tetesan hujan yang merupakan berkah ilahi yaa...sambil mengenang masa lalu, mungkin...πŸ˜…



4. Car Free Day Dago
Ini bermain di taman sepanjang jalan Dago siih yaa...namanya. Mau apa ajaaa...aya wee...
Mau foto sama bumblebee, cari pulsa murah sampai jajanan berbagai rupa dan harga, tinggal tunjuk, eh...tinggal bayar. Buat yang alumnus ITB, pasti kangen sama kuliner selama jaman kuliah. Atau kangen Masjid Salmannya?

Pokoknya mah...sepanjang jalan ini meriah saat hari Ahad pagi dari jam 06.00-10.00. Mau zumba juga ada looh....Biasanya di depan Roger`s salon.

Kalau sudah jalan sampai Dago bawah, kadangkala ada layanan perpanjangan SIM keliling atau bermain di Taman Dago yang baru.

source : tribun news

Minusnya aku rasa gak ada...karena di sini nyaman bangeett...
Mau dapet gratisan balon atau hal remeh-temeh macam selebaran, hahhaa...banyaaakk...



5. Taman Hutan Raya Bandung
Taman ini terletak di Dago atas. Namanya juga hutan yaa...jadi naik-naik ke puncak gunung dulu..lalu bermain di hutan. Ada banyak spot untuk camping.

source : wisatadago.blogspot.com
Capek?
Iyaa banget...hahaha...aku dasarnya emang cemen kalau disuruh hiking. Padahal ini mah...semi-hiking yaa...karena jalan uda bagus dan ada kamar mandinya di beberapa tempat. Belum lagi ada semacam play-ground untuk anak bermain seru...

Kalau diterusin jalannya, bisa sampai ke gua Jepang. Namun sayang, kami belum pernah mencoba ke sana. Hanya pernah mendengar cerita mistis yang berkaitan dengan gua ini. Huuhuu~~
Dijamin, pemandangannya indah banget buat yang kuat jalan menyusuri hutan raya ini.



Postingan tentang taman ini terinspirasi dari tulisan mak Monda Siregar di blognya

dalam rangka memenuhi tulisan mengenai Taman Kota, Ruang Publik untuk semua. Grup Yohana Susana di #KEBloggingCollab.


Apakah di dekat rumahmu ada Taman atau ruang publik yang asik?
Boleeh niih berbagi cerita di kolom komentar.

Haturnuhun yang sudah mampir. Semoga bermanfaat.


Salam hangat,


















38 comments:

feature,

Cerdas Berbelanja Saat Promo Diskon Besar-Besaran

Monday, September 18, 2017 Lendy Kurnia Reny 34 Comments

Assalamu`alaykum,




Siapa diantara pembaca lendyagasshi di sini yang gak suka belanja?
Hiihi...mungkin seper-sepuluh ribu kali yaa...
Bahkan di keluarga kecil kami, antara aku dan suami yang rutin cuci mata demi memuaskan hasrat adalah suami. Beberapa jenis e-commerce yang diinstalnya memungkinkan beliau menemukan barang dengan kualitas yang sama namun dengan harga lebih murah, karena ada promo diskon yang ditawarkan.


Baca juga :


Keseringan kalap gak kalau lihat harga sebenarnya dicoret dan diganti harga lebih murah dan ada tulisannya "diskon"?
Kalau otak perempuan, iya. Tapi berbeda dengan otak lelaki. Mereka lebih rasional dengan apa yang dilihatnya, belum tentu itu yang benar-benar ditawarkan. Diskon sendiri adalah sebuah strategi marketing yang digunakan untuk meningkatkan penjualan, dengan cara menurunkan harga barang menjadi lebih murah dari harga normal. Tapi biar gimana juga, mereka (para penjual) tetap bisa mendapatkan keuntungan dari sana. 

Ada banyak waktu-waktu yang digunakan oleh perusahaan untuk menurunkan harga atau membuat big sale, diantaranya adalah ketika akhir tahun, jelang lebaran atau di hari jadi alias anniversary. Maka akan ada banyak sekali tawaran harga spesial untuk masyarakat.



Di saat itulah juga banyak masyarakat yang menguras isi dompetnya untuk mendapatkan barang yang di inginkan. Namun juga patut untuk diketahui bahwa tak jarang diantara moment ini yang sebenarnya jebakan, artinya barang yang dijual sebenarnya kualitasnya memang sudah tak layak, hingga kadang siasat toko untuk menjual barang-barang lama yang sebenarnya sudah bukan trendnya lagi. Untuk itu berikut ini ada tips cerdas bagi Anda ketika akan berbelanja saat moment big sale, diantaranya adalah :


1. Cermat dalam mengecek kondisi barang secara menyeluruh, apalagi barang yang biasanya dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah bak besar. Kebanyakan diantara barang yang dijual disana kondisinya sudah banyak berubah, artinya banyak yang sudah cacat, seperti diantaranya kancing hilang atau warna yang berubah terkena noda.


2. Hati-hati dalam menghitung diskon 50+20%
artinya bukan 70%, melainkan harga yang pertama kali di diskon adalah sebesar 50%, kemudian harga setelahnya akan dipotong sebesar 20%, nilainya lebih kecil jika dibandingkan dengan diskon 70%.


3. Sebaiknya menggunakan uang tunai. 
Hindari menempatkan kartu kredit di dalam dompet, karena berbelanja dengan menggunakan kartu kredit saat moment big sale ini adalah sebuah bencana. Karena nantinya Anda tak akan pernah bisa mengontrol pengeluaran. Mengingat setiap selesai membeli akan ada diskon tambahan untuk pembelian lainnya, untuk itu lebih dianjurkan membayar menggunakan uang tunai langsung.


4. Buat list daftar kebutuhan. 
Untuk menghindari pengeluaran yang kian membengkak, apalagi untuk hal-hal yang sebenarnya tidak di perlukan. Maka hanya beli barang yang sudah masuk list kebutuhan saja.


Itulah setidaknya cara cerdas ketika akan berbelanja saat promo diskon besar-besaran, baik secara langsung maupun online. Karena jika dilihat sekarang ini memang kian banyak tawaran big sale dari toko online.

Karena sekarang pun kejadian niih...yang awalnya hanya melihat-lihat, makin sering dilihat, malah makin pingin beli. Padahal mah...jauh dari kebutuhan. Seperti kami baru-baru ini yang asik melihat-lihat sepatu. Semakin dilihat, anak-anak malah seperti mendoakan agar bisamendapatkan sepatu yang mereka lihar gambarnya barusan di salah satu toko online  e-commerce. Jadilah aku berusaha mengarahkan keinginan anak-anak untuk menabung terlebih dahulu sebelum mendapatkan barang yang diinginkan.

Semoga kita bijak dalam membelanjakan uang hasi jerih payah yaa...
Jangan sampai besar pasak daripada tiang, begitu kata sebuah idiom yang aku pelajari saat SD dulu.
Hiihii....memang butuh jam terbang tinggi untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan.


Kalau kawans bagaimana?
Apakah sudah cerdas dalam mengatur keuangan keluarga?
Apakah termasuk #timyangmenolakdiskon ?

Boleh sharing di kolom komentar yaa...
Haturnuhun.


Salam hangat,









34 comments:

feature,

Perpustakaan Keren Di Kota Bandung

Monday, September 11, 2017 Lendy Kurnia Reny 52 Comments

Assalamu`alaykum,


Haiii warga Bandung yang pasti sedang berbahagia...πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ
Karena Bandung diciptakan ketika Tuhan sedang tersenyum.

Aku sekarang sedang seneng banget nongkrong. Bukaaan...bukan di cafe doonk...yang pasti
ngabisin uang.  Buat emak-emak macam saya, it`s big NO!
Mau tau gak...?



Iyaaa...
Aku dan anak-anak suka banget jalan-jalan, main dan explore Bandung. Gak akan jauh-jauh dari rumah, karena memperhitungkan banyak hal. Salah satu alasannya, karena aku keseringan cari tempat nongkrong buat bertiga aja gituu... Dan mata kami bertiga begitu berbinar kalau lihat buku.

Baca juga :


Jadilah kami hobi nongkrong di perpustakaan. Dan perpustakaan di Bandung itu selalu ada ruangan ramah anak. Beberapa perpustakaan favorit kami di Bandung :


1. Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Bapusipda) - Bandung.

Perpustakaan ini lumayan jauh jaraknya dari tempat tinggal kami. Jadi, ini pilihan terakhir kalau benar-benar kami ingin pergi seharian.

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bandung
Jl. Kawaluyaan Indah III No.4, Jatisari, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286, Indonesia

Bisa betah seharian gitu sama anak-anak?
Bisa banget...

source : ibujerapah.com
Ruang perpustakaan anaknya kaya begini, kawans...
Ada perosotan sebagai rak buku dan dindingnya bergambar warna-warni. Belum lagi di bagian lain ada mainan puzzle dan pajangan berbagai karya anak TK dan SD yang bisa dijadikan referensi untuk berkarya di rumah bersama ananda.

Serru banget pokonya maah...

Oh iya,
Di dalam perpustakaan tidak boleh membawa makanan atau minuman. Jadi kalau ke sini, bekal makan siang serta minuman (kalau mau gak beli jajan). Dan saat jam istirahat siang, kita bisa menikmatinya di ruang tunggu yang super luas di lantai 1, 2 atau 3.
Kalau kamu adalah para pencari sinyal wi-fi, kaya aku...wkkk, di sini wi-fi nya juga kenceng banget. Mau blogwalking, sampai download drama Korea, dijabanin aja...



2. Perpustakaan Gasibu Bandung

Perpustakaan ini terbilang baru. Jadi koleksi bukunya pun dengan judul-judul baru yang gue banget, untuk novel dan buku anak-anaknya. Selain itu ada komputer sebagai fasilitas pengunjung yang ingin surfing.

Perpustakaan Gasibu,
Jl. Diponegoro, Citarum, Bandung, Jawa Barat 40115, Indonesia
Perpustakaan mungil ini berada di salah satu ujung lapangan Gasibu. Kalau ke sini, kami juga selalu membawa perbekalan camping lengkap. Karena di sini gak ada yang namanya PKL alias orang jualan. Sayangnya lagi, karena bangunannya yang mungil, sehingga tidak ada ruang khusus anak-anak. Jadi kalau main ke sini, akan bercampur antara pengunjung dewasa dan anak. Dan itu bikin gak nyaman banget...kalau pas lagi ramai.



Dan iya satu lagi,
Buku-buku di sini tidak boleh dipinjam untuk dibaca di rumah. Jadi kalau nemu buku bagus, habiskan di tempat yaa...
Hiiks~~



3. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) - Bandung

Lhaa...ini perpustakaan favorit aku saat ini. Karena lokasinya yang pas sama jarak rumah kami dengan koleksi yang terbilang baru juga. Perpustakaan ini baru beroperasi awal tahun ini, Januari 2017.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bandung
Jl. P. Seram Luwuk Banggao No.2, Citarum, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat 40115, Indonesia

Karena Dispusip ini berbeda dengan Bapusipda, maka jika ingin meminjam buku, kita diminta untuk menjadi anggota. Syaratnya gampang banget, tinggal menyerahkan foto copy KTP 1 lembar. Kemudian di foto di lobi, kira-kira menunggu selama 5 menit dan tarraa~~ kamu sudah dibolehin pinjam 2 buku selama seminggu. Kalau terlambat mengembalikan, bakal kena pinalti gak boleh pinjam buku dulu sejumlah keterlambatan hari. Enak bangeet kaan?? (no denda...😁)


Ruang baca aak di sini memang tidak ada mainannya, tapi dilengkapi dengan kursi warna-warni dan kerpet yang tebal. Sehingga kalau malas ke musholla (di lantai atas), aku bisa ikutan ngumpet sholat di sini. Hhhahaa...sembari jagain anak.

Karena perpustakaan baru, koleksi bukunya emang belum banyak alias rak bukunya asih pada kosong. Tapiii mams, bukunya baru-baru dan masih pada kinclong. Yang buku anaknya adalah buku mewarnai dan buku stiker, semuanya masih utuh. Ada jenis buku pop-up dan flip book juga.
Kereen banget laah...

Kalau anak-anak bosan di ruang baca, ada game edukasi di komputer ini yang letaknya di depan ruang baca.

Jatah 2 buku peminjaman buat kamu terasa kurang banget...karena anakku dua, mereka biasanya punya genre buku kesukaan masing-masing. Sedangkan aku, juga pingin pinjam buku novel yang banyaak banget koleksi terbarunya. Dari mulai Tere Liye sampai Dan Brown. Koleksi lain yang bikin jatuh hati adalah kolekasi buku agamanya. Lengkap dan kekinian.


Di sini pun rak bukunya masih belum terisi penuh. Dan banyak kardus buku-buku yang akan di tata oleh pustakawan. Jadi sabaarr...the show must go on. Lohh??
Sembari menunggu, bisa menikmati jaringan wi-fi yang super cepat juga...Nyaman banget deeh...pokoknya.

Untuk melihat katalog buku lengkapnya bisa di web :


Telepon :
+62 22 4231921

Jam dan hari ini buka : 
Senin - Jum`at : 08.00 - 15.00
Sabtu : 08.00 - 12.00

Buat para Ibu hamil yang masih bingung mencari nama anak, bisa banget cari referensi bukunya di sini atau buka situs berikut :


Itulah ketiga tempat favorit kami sekeluarga di Bandung, kota kreatif yang ramah anak.
Semoga menginspirasi.


Jadi,
tempat nongkrong favorit kalian di mana, kawans?



Salam hangat,






52 comments:

Cosmetics,

Parfum Gue Yang Gue Banget

Thursday, September 07, 2017 Lendy Kurnia Reny 43 Comments

Assalamu`alaykum,


Bandung akhir-akhir ini memang sedang terik-teriknya yaa...namun sesekali mendung juga siih...Keringat yang bercucuran apalagi di balik hijabku yang panjang membuat aku kadang gak pede berada di dalam ruangan tertutup. Belum lagi kaan...kalo acara silaturahim gitu mesti cipika-cipiki. Jadi parno doonk yaa...

Kenapa siih?
Kita perempuan kan dituntut untuk cantik luar - dalam. Gak hanya penampilan luarnya yang menarik ((dengan lipen gonjreng dan BB cream lalu ditutup lagi sama bedak anti badai. **Hiihii emang ada yaa?!)) tapi juga penampilan dari dalam alias bau badan, cyiin...



Ini niih....Parfum Gue.
Kenapa namanya Parfum Gue yaa...?
Karena dibikin wanginya custom. Jadi wangi aku dan kamu beda looo, gaes...

Dibedain dari apa?

Kaget gak siih...kalo aku bilang dibedain dari nama, tanggal dan bulan lahir, golongan darah sama jenis kelamin?
Parfum dengan wewangian berdasarkan gender (alias jenis kelamin) aja siih..uda biasa banget kan yaa...kalo custom sampai ke hal yang paling identik...Itu baru terobosan baru.


Parfum Gue bermula dari ide sorang pemuda bernama R. Tubagus Wijaya (yang akrab disapa RTW) yang profesi awalnya dulu adalah seorang vokalis dari sebuah band bernama 7Notes pada tahun 2011-2012 yang sempat rilis di Indonesia dan Hongkong bersama band-band papan atas lainnya. Lalu karena merasa jenuh dengan kondisi industri saat itu, sejak tahun 2012 hingga saat ini, RTW membangun usaha di bidang parfum. Ternyata usahanya tersebut mendapat respon yang positif dari teman-temannya sesama artis, media, masyarakat dan pemerintah. Hingga pada akhirnya melahirkan Brand Produk “Parfum Gue” yang juga membentuk Personal Brand baru yang melekat pada dirinya yaitu sebagai Perfumer.

http://www.pesanlangit.com/wp-content/uploads/2017/08/IMG-20170821-WA0027_1-246x300.jpg
RTW bersama mrs. Nora Gasparini (seorang perfumer dari Paris)
yang dengan bangga memperlihatkan sertifikat `Diplome Du Parfumeur`


Kamu tau gaes...untuk jadi seorang perfumer handal itu ada sekolahnya lhoo... 
Dan RTW berhasil meraih sertifikat Diploma of Perfumer, yaitu di L’Atelier Parfums & Creations yang di dirikan oleh seorang Perfumers asal Perancis yaitu mrs. Nora Gasparini. Kemudian RTW juga terdaftar di Centre Of Excellence yang berdomisili di Manchester dan Perfumers World University yang sudah membuka Diploma Perfume Course di berbagai negara Eropa dan Asia.


RTW menjelaskan
Trust adalah modal yang sangat penting bagi kesuksesan seorang pengusaha, saya menyediakan waktu dan investasi untuk mengambil sebanyak-banyaknya Diploma Perfumer untuk mengukuhkan diri sebagai Perfumer Indonesia dan menguatkan Trust itu”


menikmati kesegaran Parfum Gue.
Ya...ini hanya punya GUE **bangga


Bangga doonk kalau produk karya salah satu putra bangsa bisa digunakan luas ke seluruh Indonesia...karena Parfum Gue ini sudah tersebar resellernya di seluruh Indonesia. Saat ini Parfum Gue memiliki 36 Distributor di 36 Provinsi di Indonesia, ratusan agen dan ratusan reseller, dengan dukungan LPPG (Lab Produksi Parfum Gue) yang sudah berjalan di Jawa Barat, Jakarta, Banten, Jawa Tengah (Semarang), dan sedang dalam proses pembukaan LPPG lainnya di wilayah Jawa Timur, Bali dan Sumatera.


Wohhoo~~
Jadi buat kamu yang tinggal jauh dari Bandung, jangan kuatir. Tetep bisa pesen di kotamu atau pesen via sosmednya Parfum Gue.

Don`t copy. Be yourself!


IG :
@parfumgue

Official Website :
www.parfumgue.com


Produk ini sudah dipercaya beberapa artis kece dan pejabat lhoo...
Seperti Aldi Taher, Dodhy Kangen, Rissa (Artis Sinetron dan Penyanyi), Band New Scylon, Band Dadali, Band Ilir 7, Indah Dewi Pertiwi (IDP), CheryBelle, Tiwi, Alisa JKT48, Lesti Kejora, Danang D’Academy, Hemalia Putri, Band Rocket Rockers, Andika Kangen Band, Band Hijau Daun,  Meriza Febriani (Aktris Layar Lebar), Irwan D’Academy, Mustafa Debu, Dygta, Riana Oces, Ebyt Beat A, DR. (H.C.) Ary Ginanjar (Founder ESQ 165), Agung Pribadi (Atlet Sepak Bola), dan masih banyak lagi....


Ari Sigit, cucu presiden ke-2 RI, pengguna setia Parfum Gue.
pricelist Parfum Gue.


Untuk menyeimbangkan usahanya, RTW tetap melakukan hobinya yaitu bernyanyi dan tampil di panggung sebagai vokalis band Paris van Java.

 Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Provinsi Jawa Barat dan peraih Penghargaan Industri Kreatif terbaik 2 tahun berturut-turut dari tahun 2015 dan 2016 dari Gubernur Jawa Barat – Ahmad Heryawan. serta Peraih Penghargaan UKM Inovatif dari Kementrian Koperasi dan UKM di tahun yang sama tahun 2015.



Kereen yaa..anak muda jaman sekarang. Yaa enterpreuneur, yaa...entertainer.
Semoga kisahnya ini menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan bakatnya di bidang yang disukainya.




Salam hangat,







43 comments: