article,

GIIAS 2018 Dan Impian Memiliki Mobil SUV

Friday, August 24, 2018 Lendy Kurnia Reny 45 Comments

Bismillah,


GIIAS 2018

Event yang sudah lama dinantikan oleh suami sejak awal tahun 2018. Sebenarnya ada 2 pameran mobil terbesar yang digelar di tahun ini, namun karena ada beberapa hal, pameran awal tidak dapat kami hadiri. "Jadi GIIAS gak boleh kelewat lagi niih, Mi... Demi mencari tahu harga suv terbaru. " tukas suami dengan penuh antusias.



Oke, baiklah.
Karena pameran ini dilaksanakan dari tanggal 2 - 12 Agustus 2018, kami sepakat hadir saat weekday ((dengan alasan tiket murah, hahha...πŸ˜† dan gak ramai)). 

Benar saja, sampai ICE BSD City jam 11 siang, dengan suasana masih lengang, kami langsung membeli tiket masuk seharga Rp 50.000/orang.
Karena anak-anak masih dibawah 120 cm, maka mereka berdua tidak dikenakan biaya.
Yeeay~~



Kaka Ai masih di bawah 120 cm, guys... Aman!

Ini gedung pamerannya luas banget nget, gengs...
Jadi pas kesana, Abi sudah mengalokasikan waktu untuk pulang. Bila tidak, kami bisa-bisa keasyikan di sini sampai malam.


Disediakan stroller dan kursi roda di pintu masuk ICE BSD - GIIAS 2018

Tak mau menyia-nyiakan fasilitas, biarpun Hana terbilang sudah besar (usianya 5 tahun), tapi karena sedari kemarin saat sampai Tangerang mengeluh sakit, maka adanya persewaan stroller dan kursi roda di pintu masuk, tentu sangat membantu kami, para orangtua saat mengajak anak-anak ke pameran ini.

Alhamdulillah~

Awal masuk, kami disuguhi pameran ban, pernak-pernik otomotif dan berbagai kecanggihannya serta pembersih kendaraan. Demo ini dan itu mewarnai perjalanan kami. Tak lupa, para exhibitor juga menyediakan brosur hingga goodie bag menarik. Untuk anak-anak juga ditawari balon tepuk yang menarik. Menyenangkan sekali...


Memasuki pintu pertama, kami menyaksikan pameran mobil merk Mini-cooper dan BMW. Setiap pengunjung diperbolehkan masuk dan merasakan sendiri sensasi menaiki kedua merk yahud tersebut. Masuk ke pintu berikutnya, mobil sekelas Mercedes-Benz, Audi, Lexus mewarnai sepanjang mata memandang. Berikutnya, merk-merk yang dijamin harganya ramah di kantong yaitu Honda, Toyota, Wuling, Mazda, Daihatsu, Dongfeng Sokon (DFSK), Datsun, dan ada sekitar 37 merk lainnya termasuk motor dan truk.

Tentu kami tidak bisa melihat semua pameran GIIAS 2018 saat itu karena keterbatasan waktu dan tenaga. Sehingga hanya mampu sampai ke pintu ketiga, lalu kami segera menyudahi jalan-jalan kali ini.
Puas rasanya berkeliling selama 5 jam di ICE BSD City ini. Selain karena layanan publiknya nyaman, seperti toilet, area bermain anak dan food-court, juga dimana-mana ada petugas yang siap membantu bila ada kesulitan. Oh ya...ada tenaga medisnya juga loo..

Benar kalau pameran ini dinisbatkan sebagai pameran otomotif terbesar tahun ini.

GIIAS 2018 mengusung konsep “Beyond Mobility” membuat kami mantap melambungkan impian memiliki mobil SUV, dengan pertimbangan mobil yang saat ini adalah sedan.

"Asyik kali yaa...kalau punya SUV.
Karena muat lebih banyak penumpang." pikir saya dan suami kompak.


Mercedes AMG GLE 43 coupe

Makin banyaknya merk yang masuk ke pasar Indonesia, tentu selain memudahkan sekaligus membuat semakin bingung. Kalau ingin membeli mobil, saran saya sebagai emak-emak ((yang mobilitasnya tinggi)) :

1. Choose the simple one
Rasanya jaman sekarang sudah jarang mobil baru yang manual yaa.. Apalagi untuk mobil menengah ke atas. Mereka hanya mengeluarkan seri matic. Dan ini keuntungan banget buat para mahmud yang memiliki anak lebih dari satu, terutama.

Semakin simple, semakin mudah.


2. Pilih yang sesuai kebutuhan
Karena apa, guys?
Karena hemat.
Hahha...lagi-lagi mamak bilang hemat. Iya dooonk... harus.
Di kota besar, macet itu selalu mewarnai perjalanan. Meskipun dekat jaraknya, tapi kalau macet kan yaa...bisa lama juga. 

Jadi jika masih berkeluarga kecil, mobil yang dipilih bisa sedan. Kecuali kalau anak sudah mulai besar dan mamak makin berkembang biak, hehhe... SUV jadi pilihan.



3. Sesuaikan budget
Tentuu...
Kadang pingin mobil baru, tapi budgetnya gak cukup. Saran saya, gak ada salahnya mobil second, tapi dengan tahun keluaran di bawah 10 tahun. Toh yang penting adalah servis di 5000 km pertamanya lancar.

Dan jangan salah looh...
Dengan harga yang lebih murah, kita bisa mendapatkan mobil dengan spek tinggi. Daripada membeli mobil baru yang murahan?



4. Cek mesin
Meskipun mamak gak seberapa paham mengenai mesin, sahabat lendyagasshi bisa minta tolong sama ahlinya dalam hal ini. Saat memutuskan untuk membeli mobil second, maka bawalah orang ketiga yang paham mesin. Bagaimana mesin mobil tersebut terawat atau tidak.



5. Cek kelengkapan surat
Penting banget ini, guys...
Jangan sampai beli tergiur dengan harga murmer, eeh...malah bodong alias tak bersurat. Bisa panjang urusannya nanti sama pihak yang berwajib.


So,
teliti dalam membeli yaa...


Jadi tahun depan bakalan ke GIIAS lagi gak niih?
In syaa Allah....mau lagiii...

Belum puas rasanya ke GIIAS 2018 kali ini. Tahun depan, kami mesti mempersiapkan amunisi yang lebih banyak lagi agar tak gampang tumbang. Tips menghadiri GIIAS :


1. Istirahat cukup

Ternyata dengan stamina yang kurang fit ((efek begadang saat malamnya)) membuat kita menjadi mudah lelah, guys...
Dan satu-satunya tempat duduk saat di GIIAS adalah di food courtnya, yang mana letak si food court ini ada di luar. 



2. Datang pas jam buka GIIAS
Karena semakin siang, maka semakin sedikit waktu optimal yang bisa digunakan jalan-jalan. Bagi penduduk asli Tangerang atau Jakarta dan sekitarnya, mungkin masih enjoy saat sudah malam sekalipun. Namun bagi pengunjung seperti kami yang dari Bandung, takut kecapean saat balik ke Bandung lagi kalau terlalu malam. Tahu yaa... Jakarta macetnya kaya apa...?


3. Bekal minum dan camilan
Boleh-boleh aja kok bawa makanan dari luar. Nanti bisa dinikmati di food courtnya.
Karena kami saat itu gak bawa bekal, maka demi kelangsungan hidup, belilah makanan di food court. Masalah harga, jangan ditanya, sudah pasti 3 kali lipat daripada harga aslinya.
Heuueheu~



Sekian pengalaman kami saat menghadiri GIIAS 2018.
Semoga bermanfaat.



Salam hangat,






GIIAS 2018


Show days : 02 - 12 August 2018
Venue : Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD

VIP & Press Day

Date : Thursday, 02 August 2018
Open for Public : 17.00 - 21.00 WIB

Opening Hours

Monday - Friday : 11.00 - 21.00 WIB
Saturday - Sunday : 10.00 - 21.00 WIB

Entrance Fee

VIP & Press Day (02 Aug 2018) : Rp. 200.000
Monday - Friday : Rp 50.000,-
Saturday - Sunday : Rp 100.000,-


*Free Admission for:

- Children under 7 years old / max 120 cm height
- Elderly person above 65 years old
















45 comments:

feature,

Fashion Hong Seol Di Film Cheese In The Trap (2018)

Monday, August 20, 2018 Lendy Kurnia Reny 68 Comments

Bismillah,


Holaa...hola semua…
Saat ini, aku mau bahas film yang dari awal tahun sudah dinanti-nanti sama penikmat film dan drama Korea. Karena apa?
Karena aktornya doonk...dan pada penasaran sama alur ceritanya.

Kenapa sampai dibuat filmnya?
Padahal tahun 2016 lalu sudah dibuat dramanya sebanyak 16 episode. Apakah movienya ini merupakan kelanjutan hubungan dari Hong Seol dan Yoo Jung sunbae?

Yuuk simak terus yaa…



Judul Cheese In The Trap movie
( Cheazeu in deo Teuraeb / 치즈 인 더 트랩)
Penulis : Soon Ggi (original comic), Kim Joon-A, Kim Je-Young
Sutradara : Kim Je-Young
Genre : Thriller, Romance
Durasi : 116 menit


Kisahnya mengenai dunia perkuliahan, dunia yang deket banget kaan...sama keseharian kita ((ehhehe...KITA, meen…)). Hong Seol (yang diperankan oleh si cantik Oh Yeon-seo) adalah seorang mahasiswi yang memiliki kehidupan biasa-biasa saja. Mendadak berubah seratus delapan puluh derajat sejak bertemu dan terlibat dengan kaka kelas ter-famous di kampusnya, Yoo Jung sunbae (diperankan oleh Park Hae-Jin). Selain si oppa ini cakep, baik dan ramah, doi juga pinter plus anak orang kaya. Tinggalnya aja di pent-house. Huwoow kaan…

Lalu yang jadi masalah apa?

Masalahnya, kak Yoo Jung ini hidupnya penuh misteri. Sikapnya selalu tenang saat menghadapai masalah. Dan senyumannya itu looh… Bikin gemaassh, eh...bikin yang melihatnya curiga. “Sebenarnya, ada rencana apa?




Kejadian demi kejadian ngalir secara alami dengan alur cerita campuran. Kadang flashback ke kejadian setahun yang lalu, dimana Hong Seol belum dekat dengan kak Yoo Jung. Lalu mendadak menjadi teman dekat dengan jam pertemuan yang sering. 

Keseringannya siih...kak Yoo Jung pakai alesan ngerjain tugas kelompok bareng…

Ciee...cie, yang mulai ada rasa…

Nonton drama ini simpel siih...mudah dipahami. Dibanding dengan jalan cerita lawan mainnya Yeon-soo yang sama-sama launching film The Princess and The Matchmaker, aku jauh lebih suka ini banget.

Memang konfliknya gak berat dan terkesan diada-adain, tapi yaah...namanya juga film yaa… Kalau chingu-deul sudah nonton dramanya, pasti paham banget kenapa bisa mendadak ada Baek In-ha dan Baek In-ho yang kayanya hanya pemanis dalam film ini, kurang begitu mewarnai kayak di dramanya gittuu…

Terus,
Persahabatan Hong Seol dengan Bo-Ra dan Taek, juga terkesan kaku. But, overall...akting kedua lead gak mengecewakan. Mereka pakar di karakter begini. Gak heran kalau chemistry nya dappett banget walau hanya 116 menit.



Apa yang unik dari film ini ?


1. Fashion yang dikenakan Hong Seol jadi sorotan aku yang utama.

Karena film ini menyoroti kehidupan mahasiswa, maka pemain dan settingannya pun harus menyesuaikan campuss view gittuu looh, chingu

Hong Seol gemar sekali pakai baju kemeja wanita yang sederhana namun tetap dengan paduan yang modis.

Hong Seol style : Memadukan baju kemeja wanita dengan blazer kotak-kotak

Model baju kemeja wanita long sleeve ini buat Hong Seol terlihat elegan


Memadukan baju kemeja wanita dengan dengan kaos sebagai daleman.
Hmmm...ide mix and match yang keren niih~





Pada penasaran gak siih Hong Seol belanja baju kemeja wanita dimana?
Sinii niih...aku bisikin, di MatahariMall.

E-commerce terlengkap dengan model terbaru dan kualitas terjamin bagus. Masalah harga, naah…di MatahariMall lagi ada diskon gede-gedean looh…

Jangan ketinggalan yaa, chingu


2. Selain fashion, di film ini terungkap jawaban dari serial drama yang belum selesai.
Dengan ending yang lebih manis, penonton dibuat tidak kecewa dengan ending ceritanya.


3. Jangan ketinggalan, pesan moral yang disampaikan dalam film ini, yaitu untuk berani berkata jujur.
Menyatakan segala yang dirasakan tanpa menjadi orang lain yang ternyata menyimpan banyak luka.



Luka yang kecil-kecil tersebut maka suatu saat akan berkembang menjadi luka yang lebih besar. Sehingga, kadang membuat kita menjadi lepas kendali jika luka tersebut tersentuh oleh orang yang tidak tepat.

Semoga setelah menonton film yang bergenre romantic thriller ini, sahabat lendyagasshi mendapat insight baru yang bermanfaat.



Be your self yaa chingu



Salam hangat,





68 comments:

article,

Indahnya Berbagi Bersama Rumah Zakat

Monday, August 06, 2018 Lendy Kurnia Reny 50 Comments

Bismillah,



Indonesia sedang diuji dengan berbagai bencana alam. Dari mulai gempa berkelanjutan di Lombok, Bali dan kabarnya menyebar hingga Malang. Belum lagi daerah terpencil di Indonesia yang sulit dijangkau, dan daerah seperti ini biasanya terkendala dengan makanan sehat bergizi.

Terbayang bagaimana keadaan mereka?

Mungkin kita yang hidup di kota besar, sangat sulit membayangkannya. Tapi mari sejenak kita merenungkan beberapa tulisan dan sumbangsih yang diberikan Rumah Zakat dalam menyalurkan bantuan baik dari segi pangan yang berupa SuperQurban dan pemberangkatan beberapa relawan untuk langsung terjun membantu di daerah bencana serta di daerah yang membutuhkan.



Rumah Zakat

Jl.Turangga No.33 Bandung
Call Center : 0804 100 1000
WA/SMS Center : 0815 7300 1555

IG : 

https://www.instagram.com/rumahzakat/

Website : 

https://www.rumahzakat.org


Channel Youtube :

https://www.youtube.com/user/Rumahzakatfull

Khusus hari ini adalah press conference dari Rumah Zakat dalam rangka memberangkatkan para relawan ke Maluku dan Palestina.




Sungguh luar biasa sekali sumbangsih Rumah Zakat kepada masyarakat luas. Tidak hanya bergerak di dalam negeri, tapi juga hingga masalah kemanusiaan di luar negeri. 


Program Kemanusiaan

Program yang selama ini sudah mewarnai Rumah Zakat sejak pertama kali berdiri di tahun 1998. Program ini diadakan sebagai feedback dari Rumah Zakat terhadap masyarakat dalam bentuk pemberian bantuan bagi korban perang, korban bencana alam, konflik, epidemik, kekeringan, serta berbagai program Desa Tangguh, evakuasi dan rehabilitasi.

Program ini tentu diselenggarakan karena misi dari Rumah Zakat sendiri ada 3 yakni :
  • Berperan aktif dalam membangun jaringan filantropi Internasional
    Filantropi sendiri artinya adalah tindakan seseorang yang mencintai sesama manusia serta nilai kemanusiaan, sehingga menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain.

  • Memfasilitasi kemandirian masyarakat
    Terbukti dengan adanya program Senyum Mandiri yang memberdayakan UKM, pertanian dan ternak produktif.

  • Mengoptimalkan seluruh aspek sumber daya melalui keunggulan insani
    Jelas yaa...Rumah Zakat memiliki sasaran yang tepat, di antaranya di desa yang memiliki banyak petani atau peternak miskin. Maka melalui program yang diadakan Rumah Zakat, kerjasama bisa terjalin dan berakibat meningkatnya pendapatan masyarakat setempat.


Sungguh luar biasa sekali keberadaan Rumah Zakat ini di tengah-tengah kita. Dan yang paling saya kagumi adalah Program SuperQurban.


Salamah bin Al-Akwa berkata: Nabi Sholallahu 'alaihi wassalam bersabda,
”Siapa yang menyembelih qurban maka jangan ada sisanya sesudah tiga hari di rumahnya walaupun sedikit.” 

Tahun berikutnya orang-orang bertanya:
“Ya Rasulullah apa kami harus berbuat seperti tahun lalu?” 

Nabi Sholallahu 'alaihi wassalam menjawab,
”Makanlah dan berikan kepada orang-orang dan simpanlah sisanya. Sebenarnya, tahun lalu banyak orang yang menderita kekurangan akibat paceklik, maka aku ingin kalian membantu mereka” 

[HR Bukhari No.569, Muslim No.1974].



Berpegang pada hadits ini, maka program ini menjadi program unggulan Rumah Zakat. Dimana sudah bekerjasama dan memberdayakan petani serta peternak, lalu hasilnya melalui donasi para donatur, maka akan dibentukkan hewan Qurban. Dan hewan Qurban ini akan disimpan rapih serta higienis dalam packaging kaleng.



Daging dalam kaleng ini bertahan hingga 3 tahun setelah pengemasan. Waktu yang cukup lama dan manfaat meluas ketika akan diberikan ke daerah-daerah yang sedang membutuhkan.


Jadi tahun ini sudah berkurban di mana, sahabat?

Kalau belum berkurban, maka kesempatan banget niih sahabat lendyagasshi.
Rumah Zakat menerima dana untuk berkurban dan tentu akan digunakan sebagai program Superqurban, sehingga menjadi energi berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.


Harga Partisipasi SuperQurban

Kambing : Rp 2.375.000,-
Kornet ± 30 kaleng
Rendang ± 25 kaleng


Sapi : Rp 17.250.000,-
Kornet ± 350 kaleng
Rendang ± 250 kaleng


Sapi Retail : Rp 2.575.000,-
Kornet ± 50 kaleng
Rendang ± 35 kaleng



Program yang keren banget kan sahabat lendyagasshi?
In syaa Allah SuperQurban bermanfaat lebih luas dan lebih tepat sasaran.

Barakallahu fiikum.



Salam hangat,




50 comments:

article,

Berimajinasi Lebih Luas Bersama Faber Castell

Saturday, August 04, 2018 Lendy Kurnia Reny 58 Comments

Bismillah,


Percaya gak...kalau anak-anakku itu paling anteng kalau dikasih alat gambar sama kertas?
Iyaa...sereceh itu kebahagiaan mereka.

Jadi di rumah, kami tidak pernah lupa menyediakan alat-alat menggambar dan mewarnai. Seperti :

  • Buku gambar/media gambar
  • Krayon
  • Pensil warna
  • Spidol
  • Cat air dan kuas
Ada satu aja alat gambar yang belum lengkap, anak-anak sudah pada protes ingin dibelikan peralatan gambar yang baru. Termasuk alat gambar yang satu ini, paliiing cepet habisnya. Kalau engga gara-gara lupa menutup, ya karena habis dipakai.

Yup.
Spidol.

Ini alat mewarnai yang paling cepat habis diantara yang lainnya. Karena ya seperti yang aku jelaskan sebelumnya, kering karena lupa menutup dengan baik.

Pernah ada kejadian niih yaa...
Ai dan Hana menggunakan percobaan pada alat-alat mewarnainya yaitu dengan mengeluarkan isi tintanya lalu dicelupkan ke dalam air. Jelas saja air-air tersebut menjadi larutan berwarna sesuai dengan warna-warna spidol yang dicelupkan.

πŸ˜†

 Bahagia melihat anak-anak kreatif.



Oke, demi mendukung anak-anak tumbuh kreatifitasnya, mama bertekad engga mau kalah dengan mereka. Saat di toko stationary, mama melihat ada alat mewarnai yang unik dilengkapi dengan konektor antar spidolnya. Set ini dilengkapi juga dengan buku mewarnai augmented 3D reality yang apabila kita instal aplikasinya di handphone, maka gambar yang diwarnai seolah hidup.

Tertarik doonk...
Kira-kira apa nama alat gambar tersebut yaa...?

Faber Castell

Berdiri sejak tahun 1761 di Stein, Jerman. Merk dagang yang berlogo para ksatria olahraga kuda bertombak ini ternyata adalah sebuah lambang kebesaran Castell. Sedangkan nama Faber sendiri berasal dari nenek moyang keluarga kabinet Kaspar Faber.

Jadi tau yaa...kalau ini adalah bisnis keluarga turun temurun. Dan hebatnya, bisnis ini sudah membuka 14 pabrik manufaktur di 10 negara, salah satunya adalah Indonesia yang terletak di Bekasi. Bisnis yang sudah dijalankan lebih dari 2 abad ini sudah berekspansi hingga ke 100 negara di seluruh dunia.

Jadi,
Para orangtua tidak perlu meragukan lagi kualitas dari seluruh produk Faber Castell, seperti pensil warna, pensil untuk menulis (biasanya pensil 2B nya terpercaya untuk ujian sistem komputerisasi), krayon, marker, ballpoint, penghapus, spidol warna, dan set perlengkapan kantor (staples, rautan dan mistar), dan masih banyak lagi produk unggulan keluaran Faber Castell.



Faber Castell : Colour To Life


Dan kali ini...
Aku mau bahas masalah spidol Faber Castell yang terkenal kece banget karena dilengkapi konektor pen agar bisa di kreasikan menjadi berbagai bentuk sesuai dengan imajinasi tanpa batas dari ananda.

Masih bingung?
Jangan kuatir, dalam set spidol Faber Castell : Colour To Life dilengkapi dengan manual guide penggunaan spidol tersebut. Sangat membantu para orangtua yang kurang kekinian seperti aku ini...

Dalam satu set kotak Faber Castell : Colour To Life berisikan 20 spidol Faber yang sudah dilengkapi konektor di bagian tutupnya, manual guide penggunaan spidol dan buku mewarnai augmented yang bisa di scan melalui aplikasi Colour To Life dan bisa dapatkan dengan cara mendownload melalui aplikasi google play.




Dan semanjak ada Faber Castell, suasana di rumah kami selalu sibuk.
Hiihii...kaka Ai sibuk mewarnai bagian Princess dan kucing, karena keduanya adalah karakter favorit kaka, sedangkan adik Hana mewarnai ksatria berkuda dan pesawat. Sedangkan satu karakter lagi yaitu Pogo Boy, diwarnai bersama secara bergantian.



Manfaat yang diperoleh dari bermain bersama Faber Castell : Colour To Life :


1. Anak belajar mewarnai bidang yang telah disediakan dan tidak boleh mewarnai bingkai pada gambar yang telah disediakan.

((Mereka belajar tentang aturan dan cara bermain juga instruksi yang disampaikan))


2. Anak tidak sekedar memegang gadget (handphone) untuk hal yang sia-sia, namun mereka belajar menghargai dan bangga dengan hasil karyanya sendiri.

((Terbukti dengan selfie bersama karyanya dan bermain))



3. Permainan yang disediakan melatih otak kanan dan kiri ananda.
Karena permainannya ada tingkat kesulitannya, namun disarankan untuk anak-anak usia 3 tahun ke atas.


4. Melatih konsentrasi.
Tentu ini manfaat dari mewarnai. Karena saat aktivitas mewarnai tidak hanya perlu mengkoordinasikan antara kemampuan motorik saat memegang spidol, namun juga koordinasi otak saat memadukan warna apa yang cocok untuk objek tersebut.


5. Mengenal perbedaan warna.
Pengenalan warna tentu sudah dikenalkan sejak dini. Namun, kadang anak-anak kerap menggunakan warna yang lazim atau tidak lazim terhadap sebuah objek.


6. Mengembangkan ruang imajinasi.
Karena setelah mewarnai, anak-anak akan melihat versi augmented 3D realitynya, maka ruang imajinasinya pun berkembang.


🎨 Faber Castell : Colour To Life 🎨 . . Media belajar yang pasti disukai anak-anak, karena memadukan proses belajar dan bermain . . Isi : 20 spidol Faber Castell dan buku mewarnai . . Cara penggunaan : 1. Warnai buku Faber Castell yang telah disediakan 2. Instal aplikasi Faber Castell : Colour To Life 3. Scan tegak lurus hasil karyamu 4. Tarraa.. Bunda bisa selfie bersama hasil karya ananda atau bermain bersama karakter tersebut . . Tersedia 5 karakter dan permainan yang bisa mengasah otak kanan dan kiri ananda . . Serru sekali bermain bersama @fabercastell_id setiap hari. Teknologi yang memahami kebutuhan anak . . Selengkapnya bisa mampir ke blog http://www.lendyagasshi.com atau di channel youtube @Lendy Kurnia Reny . . #fabercastell #augmentedreality #games #gamesedukatif #dailyactivity #forchildren
A post shared by lendy_mut (@lendymut) on



Seru kaan belajar bersama Faber Castell...?

Jadi,
buat orangtua yang masih bingung dengan perkembangan ananda, perlu banget untuk melakukan hal-hal kecil seperti membelikan media belajar sederhana dan bermain bersama. Produk Faber Castell ini bisa diperoleh di Tokopedia, Gramedia atau di toko buku terdekat di kotamu. Tak perlu repot bebikininan hal yang ribet kaan... Tinggal download aplikasinya, maka Bunda bisa belajar bersama ananda.


Gimana niih...
Ada yang sudah coba Faber Castell : Colour To Life ?



Salam hangat,





58 comments: