feature,

Hit And Run Squad : The Fast And The Furious Korean Version

Sunday, May 05, 2019 lendyagasshi 35 Comments

Bismillah,


Wow...
1 kata buat film terbaru Gong Hyo Jin, Jo Jung Seok, dan Ryu Jun-yeol ๐Ÿ˜ฒ

Mereka berperan di karakternya masing-masing dengan begitu baiknya. Kalau Gong Hyo-jin sama Jo Jung Seok, aku sih...yakin banget. Karena mereka udah pernah dipasangkan sebagai couple dalam drama Jealousy Incarnate di tahun 2016 lalu. Dan drama ini, sukses membuatku lupa sama karakter Jo Jung Seok saat bersama si imut Park Bo young di drama Oh My Ghost.

Tapi Ryu Jun-yeol...?
Pliiss deeh...doi bintang muda. Dan karakter unyu-unyu seorang siswa SMA yang gagal meraih cinta Deok-sun saat di drama Reply 1988 tuh...masih melekat banget dalam ingatanku.

Gimana polosnya...
Gimana ekspresi bodornya...?

Mampir juga ke sini,


Bisakah Ryu Jun-yeol mengimbangi akting kedua seniornya?


Oke...oke,
Aku mulai perkenalan aktor yang bermain dalam drama ini dulu yaa...

Hit And Run Gong Hyo Jin
Gong Hyo-jin sebagai Eun Shi-yeon

Peran :

Ia adalah seorang polisi dari kesatuan Hit and Run di kepolisian.

Karakter :

Seorang wanita yang kaku, sangat berdedikasi pada pekerjaannya, dan lurus. Tatapannya saat sedang menangani kasus selalu tajam.



Hit And Run Ryu Jun-yeol
Ryu Jun-yeol sebagai Seo Min-jae

Peran :

Ace dalam satuan kepolisian Hit And Run.
Yang artinya, ia bekerja dengan intuisi dalam memecahkan sebuah permasalahan.

Karakter :

Brake the rules!
Polisi yang gak pernah menjalankan proses investigasi sesuai aturan kepolisian.
Sangat cinta dengan pekerjaan dan ayahnya, menghargai orang lain meskipun slengean, banyak ngomong
(karena ia selalu menganalisa sebuah kasus, jadi sering semacam mumbling..?)



Hit And Run Jo Jung Seok
Jo Jung-seok sebagai Jung Jae-Cheol

Peran :

Mantan pembalap F1 yang sudah pensiun dari dunia balap

Karakter :

Psyco?
Tergila-gila dengan yang namanya kecepatan dan mobil. Di sini, karakter Jae-cheol digambarkan sebagai orang kaya yang super duper menyebalkan. Orangnya gak sabaran, tempramen, dan kalau sudah marah, bisa menyakiti lawan dengan cara yang gak biasa. Sadis!

Ngomongnya gagap, tapi justru di situlah letak tantangan dari memainkan tokoh antagonis versi Jo Jung-seok. Keren abiiisss....



Buatku film ini seperti The Fast and The Furiousnya Amrik deeh...
Hanya saja, no adegan-adegan kaya film barat yang ada cewe-cewe seksinya. Jadi... Aku suka!

Di menit-menit pertama nonton film ini, penonton bakalan dibuat bingung. "Ini kenapa siih... Kok tiba-tiba ada kasus dan nama-nama Koriya yang super asing di telinga...?"

Opening film yang sungguh membuatku makin penasaran.
Lalu cerita pun bergulir.

Hit And Run

Kasus pertama, tertangkapnya seorang pembalap yang dituduh melakukan tabrak lari di suatu malam. Namun sayangnya, ia hanya mengaku, namun tidak bisa menjelaskan bagaimana kronologinya. Dan ini membuat polisi yakin bahwa pelaku sebenarnya bukan dia.

Maka,
petinggi kepolisian manyalahkan ketidak becusan para polisi kerja.

Kontradiktif dengan atasannya yang lebih tinggi lagi, kasus ini justru tidak diusut lebih lanjut.
Alias mandeg.

Dan protesnya Shi-yeon (si polisi cewe), justru membuat ia dipindah tugaskan di kantor lain yang lebih kecil.

Karena ini film ya...
Baru pertama kali bekerja, langsung ada kasus tabrak lari. Dan di kasus kedua ini, Shi-yeon bertemu dengan rekannya, Min-jae, polisi yang usianya jauh lebih muda, namun bekerja berdasarkan insting. Tidak pernah mengikuti aturan kepolisian saat memeriksa sebuah kasus, yaitu dari mulai memeriksa kamera CCTV hingga menyimpulkan kronologi kejadian.

Ia justru hanya melihat korban, letak kendaraan korban dan kondisi jalanan.

Daebak!
Saat itu juga...Min-jae langsung bisa menyimpulkan bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi. Dan ternyata, waktu diperiksa melalui cctv, memang benar begitulah kejadiannya.


Kepercayaan Shi-yeon terhadap si hoobae ini mulai terbangun.

Dan akhirnya,
mereka dihadapkan pada kasus mereka yang utama, yakni menangkap pelaku tabrak lari dari kasus pertama.

Hit And Run


Gimana endingnya?
Bisakah polisi menangkap si pelaku utama yang sebenarnya semua orang sudah tahu, bahwa Jae-cheol lah pelakunya. Namun karena ia orang kaya dan berpengaruh, ia membeli kepolisian untuk membela dirinya dan berdalih bahwa "Tidak ada bukti, bahwa ialah pelaku tabrak lari tersebut."

Psycho!


Melihat drama ini, aku jadi inget sama kasus Burning Sun-nya Seungri yang melibatkan banyak petinggi kepolisian dan kejaksaan. Hingga presiden akhirnya angkat bicara demi terbukanya selubung kasus ini, namun tampaknya, hingga kini, kasus ini hanya berujung pada penangkapan penjahat ikan teri yang berprofesi sebagai artis dan penyanyi.

Sedih...
Sekaligus muak.

Tapi inilah realita kehidupan, guys...
Hukum selalu tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Orang kecil mau selamat dari hukum?
Berani bayar berapaa???

Yeah,
We live at this kind of the world.

So,
save our children from the badness.




Film ini mengajarkan...

1. Lagi-lagi parenting
Aku rasa, di awal film, Jae-cheol sempat mengatakan mengenai Ayahnya yang pernah menghina orang lain. Meskipun dialog ini hanya sekilas, tapi aku menangkap kesan Jae-cheol merekam dan  meniru arogansi ayahnya saat ia kecil.

Bahayanya contoh yang buruk di depan anak.


2. Bekerja keras
Yah...walaupun semua orang bekerja, tapi tidak semua orang benar-benar mencintai pekerjaannya. Dan Shi-yeon adalah figur polisi yang mencintai pekerjaannya (walau seringkali berbahaya).

Aku tidak mau menjadi monster untuk menangkap seorang monster.

Ini adalah kalimat sindiran untuk atasannya yang tadinya sangat ia kenal dekat, namun ternyata malah berpihak pada Jae-cheol demi panvkat, jabatan dan kekuasaan.

Sungguh sebuah ironi.


3. Mencintai profesi
Karena itulah kita diberi amanah kehidupan ini. Jabatan hanya bonus, namun peran hidup masing-masing ini yang mesti dicari dan dijalani dengan sepenuh hati.

Menulis?
Yah...salah satunya yaa...


4. Emotional Quetient
atau bisa dibilang kecerdasan emosional.

Bagaimana ketika kita dihadapkan pada sebuah permasalahan, bukan emosi yang maju duluan, tapi berpikir secara logis. Tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Di film ini, ada adegan Jae-cheol marah besar ketika ia dibalap mobil lain di jalan. Padahal jalannya sudah di steril sama doi... (horang kayaa tuh gitu yaaa, gaess...mo ngebut, minta di steril jalannya...ommo~)

Kenyataannya,
tetap ada satu dua mobil yang melintas.


Jenis mobil balapnya sama kaya Jae-cheol dan ini yang membuat ia kesal setengah mati. Dan tau apa yang diperbuat?

Ia merusak mobilnya sendiri dengan besi panjang hingga kaca depannya rusak dan spionnya patah.

Ommoo~
Ommoo~

Ini mobil mahal loo yaa....bukan mobil sejuta umat.
Semudah itu ia melepaskan amarahnya...

mevvah kan...?

5. Tertib berkendara
Hadjuuh~
melihat cara nyetirnya Jae-cheol, aku jadi mengkeret...

MashaAllah~
Skill nyetirnya keren banget.

Sayang gak digunakan untuk kebaikan.
Dan aku percaya banget, sebenarnya ia orang yang cerdas. Karena mengambil keputusan yang cepat dan tepat itu dibutuhkan bangeeett dalam berkendara.

Maka,
Berkendaralah yang aman.
Untuk diri sendiri dan orang lain.


6. Tugas mulia seorang polisi
Selama ini, aku suka KZL kalau liat polisi. Kalian gitu juga gak gaess...?
Berasa deg-deg kalau lihat dari jauh...

"Apakah ini pertanda jatuh cinta?"
(hahaha...ini meme tentang polisi)


Tapi,
sejak nonton acara 86 di Trans dan film Hit And Run, aku jadi sadar, bahwa polisi pun lelah dengan tingkah laku para pengendara di jalan. Mulai dari mengingatkan bagaimana pentingnya keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas hingga jika ada kejadian seperti kecelakaan.

Maka,
Bersyukur kalau ada polisi, asal jangan dikit-dikit tilang yaa, Pak...hehehe...


Akhirnya,
aku pun terpesona sekali lagi sama aktingnya Gong Hyo-jin, Jo Jung-seok dan Ryu Jun-yeol. Semoga ada drama lagi yang mempertemukan chemistry ketiga pemain berbeda usia ini.



Judul Hit and Run Squad / Baengban ( ๋บ‘๋ฐ˜ )
Director: Han Jun-Hee

Actors :
Gong Hyo-jin as Eun Shi-yeon
Ryu Jun-yeol as Seo Min-jae
Jo Jung-seok as Jung Jae-Cheol

Genre : Action
Rundate : January 30, 2019
Runtime : 133 menit
Rating : ⭐⭐⭐⭐/5


Buat para shawol (fans boyband Shinee), di sini juga ada Key, yang berperan sebagai driver truk dengan rambut warna merahnya, aku sampai gak sadar kalau itu Key Shinee.

Dan tahu doonk...yang jadi Bapaknya Min-Jae adalah Lee Sung-Min.
Si Pak Oh-kwajang nim dari drama Misaeng.

Okee...
Sekian dulu review Hit And Run Squad the movie.



Salam hangat,



You Might Also Like

35 comments:

  1. Wah kayaknya seru, ini film tahun berapa ya? masukin daftar buat ditonton ah

    ReplyDelete
  2. kayaknya bagus juga, baru release ya? apa sudah bisa ditonton di beberapa Streaming luar?

    ReplyDelete
  3. Wah wah, kujadi penasaran deh. Kudu nonton deh abis beres marathon yang sekarang lagi aku tonton :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. kemaren nyari di tempat aku biasa streaming, belom nemu. cari di tempat lain aaaah... :D

      Delete
  4. Wah kalau ada pemeran yang slengean kok aku suka yaaa, sok sok cool tapi pas ada permasalahan dia bisa menyelesaikannya.

    ReplyDelete
  5. Waduh waduuuh, ini sih recommended buanget buat ditonton.
    Sambil ngabuburit seruuu kayaknya
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  6. Duh jadi ingin nonton, kayaknya seru yah

    ReplyDelete
  7. Karena aku suka nonton The Fast and Furious pasti bakal demen deh nonton Hit and Run! Keren keknya

    ReplyDelete
  8. Tumben ga pake para ladies koreyah yang seksi seksi itu buat pemerannya .suka Ama baju baju yang mereka pake juga. Acting ga usah diragukan, hampir selalu keren

    Thanks ya aku mau nonton ini ah!

    ReplyDelete
  9. Ah jadi penasaran nonton pelemnya baca review ini. Ntar kapan deh ya kalau mungkin krucil udah sekolah bisa banyak waktu buat me time sambil nonton pilem. Eh amalah curhat ��

    ReplyDelete
  10. Wiiih kayaknya seru nih. Aku jarang nonton Korea tapi ini rating dari Teteh 4 bintang jadi penasaran.

    ReplyDelete
  11. Wah mesti nonton nih, saya pecinta Gong Hyo Jin :)

    ReplyDelete
  12. Saya juga suka deg - degan kalau lihat polisi dari jauh, hehehe. Filmya kayak seru banget ni, cocok buat penggemar film action kayak saya

    ReplyDelete
  13. Duh, pemainnya keren-keren nih...Gong Hyo Jin sama Jo Jung Seok ketemu lagi ya, tapi bukan jadi pasangan sekarang...

    ReplyDelete
  14. Mba Lendy garcep sekali sih review Drakornya.. btw biasanya nontonnya kapan sih? Ko aku susah yaa namatin drakor.. ada bocil ��

    ReplyDelete
  15. Kalau teteh yang ngereview bagus terus deh menurut saya, detil amat ya. Aku dikit-dikit cari tau kasus burning sun, jadi bisa nyambunglah dengan sedikit kesimpulan di sini. Walau aku pasti bingung dengan nama-namanya. Jadi pengen nonton juga deh.

    ReplyDelete
  16. Eh tapi Ryu Jun-yeol berhasil dapetin Hyeri di dunia nyata lhooo hahaha!

    Belom pernah nonton genre kayak gini, kayaknya deg-degan maksimal ya teh nontonnya tapi penasaran juga. Hahaha.

    ReplyDelete
  17. Wah jadi pengen nonton kayaknya seru deh, apalagi bukan serial ya tapi film, coba ah cari filmnya..makasih rekomendasinya yaa

    ReplyDelete
  18. Waduh aku jarang nonton film hihiii. Tapi sepertinya ini film yg sangat seru. Suka males sama2 film korea cecintaan yg lambat & kelamaan diem.

    ReplyDelete
  19. Waah pengen nonton film action2 gini serunya nonton bareng suami sama pas anak2 lagi tidur. Hehehe udah pernah liat kualitas aktingnya di legend of the blue sea.. emang jempolan kyknya.. udah pernah nonton fast & furios juga jadi kebayang keseruannya.

    ReplyDelete
  20. Gong Hyo Jin aktingnya selalu keren, penasaran sama akting Jo Jung Seok jadi psyco, biasanya dia jadi cowok kalem, cakep, imut, lucu, gemesin wkwk, kakau Jung Ryeol udah suka sama aktingnya sejak di Reply 88

    ReplyDelete
  21. wah..kalau ada kebut2an gini mah bisa nonton sama bocils. eh bisa ga ditonton sama bocils mbak? kalau FnF kan ada bbrp scene yang nggak cocok buat nak anak

    ReplyDelete
  22. Wah moral ceritanya bagus yak...paling susah ngapalin nama2 korea tuh..teu apal2 hehe..

    ReplyDelete
  23. kayak yang rame ini series atau movies yah teh

    ReplyDelete
  24. Kayaknya action banget nih genrenya. Soalnya gak ada selenting romantisme sama sekali. Dan yaaa...uang selalu jadi penutup kasus besra kan

    ReplyDelete
  25. Waah...kalau udah pejabat main uang ya susah yaaa... meski dia pelakunya, kepala kepolisian yang korup pun bisa jadi membelanya. Anak buahnya deh yang pusing tujuh keliling untuk mengungkap kebenaran.

    ReplyDelete
  26. Catet deh gak ada adegan cewe2 seksi kaya versi Barat ya :)
    Kalau aku perhatikan di film2 orang sana nyetirnya agak beda gaya ya, ngebut tapi elegan hihihi

    ReplyDelete
  27. Uwouw.. Ada versi koreanyaaa.. Pastinya filmnya lebih sopan ya mba karena versi asia ini. Kd mupeng pengen download jg..

    ReplyDelete
  28. Bagus nih kayaknya. Ada investigasi detektif nya segala. Jadi seru ceritanya . Mau coba nonton aja

    ReplyDelete
  29. Beneran kece ya mak koleksi mobil-mobilnya. Anakku suka nih pasti liatnya. Mobil balap terkeren di situ semua

    ReplyDelete
  30. Jadi pengen nonton. Pengen lihat aksi Jae-cheol kebut-kebutan. Apalagi ada cerita dunia detektif segala. Jadi makin pengen lihat. Makasih ya mbak sudah berbagi review-nya.

    ReplyDelete
  31. Ternyata samaan y klo masalah hukum dikita cuma di Indonesia Aja yg berat sebelah,,mau ah nonton mumpung Blum Ada deel��

    ReplyDelete
  32. Kayaknya emak2 kyk aku akan lelah nontonnya wkwkwkk ^_^V
    Soalnya ini tu kesannya serius ya mbak adegan2nya :D
    Itu cowoknya agak beda ya dibandingkan biasanya dia makai jas dan klimis gtu kalau drama2 lain :D

    ReplyDelete