article,

Berlibur Ke Bali Dengan Tiket Garuda Murah

Thursday, November 02, 2017 Lendy Kurnia Reny 42 Comments

Assalamu'alaykum,


Warna biru mendominasi liburan kami kali ini. Mau kemana siih...lendyagasshi sekeluarga?
Yaakk,
Saatnya kami terbang ke Baliiii....


Liburan yang sebelumnya hanya candaan, kini menjadi kenyataan. Rindu Bali, pasti merindukan pantainya. Merindukan pantainya, berarti rindu dengan pemandangan khas sunrise dan sunsetnya. Apalagi...apalagi??

Lautnya...
Ombaknya...
dan bule-bulenya...๐Ÿ˜…


Baca juga :




Destinasi wisata menjadi urutan pertama dalam keluarga kami, karena dari situlah kami dapat menyimpulkan total biaya yang harus kami keluarkan selama berlibur. Dari mulai transportasi, penginapan hingga akomodasi dan makan saat di tempat wisata mesti dipikirkan secara matang. Dan tak jarang, demi efisiensi waktu dan tenaga, kami memilih untuk berwisata menggunakan transportasi udara.

Selain nyaman, anak-anak mendapat pelajaran penting dari setiap pengalaman mereka. Bahwa di tempat publik anak-anak harus sabar, antri hingga mengajarkan adab dalam safar (bepergian). Karena salah satu doa yang diijabah adalah doa orang yang sedang bepergian.


Hadits :

ุซَู„َุงุซُ ุฏَุนَูˆَุงุชٍ ู…ُุณْุชَุฌَุงุจَุงุชٌ ู„َุง ุดَูƒَّ ูِูŠู‡ِู†َّ: ุฏَุนْูˆَุฉُ ุงู„ْู…َุธْู„ُูˆู…ِ، ูˆَุฏَุนْูˆَุฉُ ุงู„ْู…ُุณَุงูِุฑِ، ูˆَุฏَุนْูˆَุฉُ ุงู„ْูˆَุงู„ِุฏِ ุนَู„َู‰ ูˆَู„َุฏِู‡ِ

“Tiga waktu diijabahi (dikabulkan) do’a yang tidak diragukan lagi yaitu: (1) Do’a orang yang terzholimi, (2) Do’a seorang musafir, (3) Do’a orangtua pada anaknya.” 
(HR. Ahmad)




Demi mendapatkan kenyamanan yang paripurna, kami biasanya mesti rela merogoh kocek sedikit lebih dalam untuk memesan tiket pesawat Garuda Indonesia. Eiits, tunggu dulu...itu sebelum aku tau bahwa ternyata terbang menggunakan maskapai yang satu ini ada triknya supaya mendapat harga tiket yang sesuai dengan budget liburan. Gimana...mau tau gak?


1. Menentukan tanggal keberangkatan.


Sudah barang tentu, kita merundingkan hal ini kepada pasangan dan mencocokkan jadual dengan kegiatan belajar-mengajar di sekolah anak-anak. Jangan sampai karena ingin berlibur, orangtua mengorbankan sekolah ananda.

2. Mengikuti social media dari para penyedia tiket atau Travel Agency.


Karena suami kebetulan memang pekerjaannya menuntut sering dinas keluar, maka sudah barang tentu di handphone tersedia beberapa aplikasi penyedia tiket. Hal ini sangat memudahkan dalam pengecekan untuk ketersediaan tiket dan booked sewaktu-waktu.


3. Rajin mengecek website resmi dari Garuda Indonesia.


Iya, terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia adalah pengalaman yang tak terlupakan dan menyenangkan. Selain pelayanannya yang ramah dan maksimal, juga keberangkatan dan kedatangannya yang selalu on-time. Jadi gak ada tuuh...istilah re-schedule karena keterlambatan pesawat.


4. Booked tiket promo sejak 14 minggu sebelum keberangkatan.


Sudah tentu tiket promo hanya ada sewaktu-waktu dengan jumlah yang terbatas pula. Sehingga jika sudah mendapat tiket promo, segeralah booked, jangan menunda-nunda. Karena semenit saja sahabat lendyagasshi ragu, maka di menit berikutnya bisa jadi sudah bukan rejeki lagi,

Ini pernah kami alami saat mudik ke Surabaya lebaran tahun lalu. Karena kami berpikir bahwa masih ingin melihat-lihat dan membandingkan dengan harga tiket di tempat lain, maka kami santai. Hanya dalam hitungan detik, tiket promo yang seharusnya bisa kami dapatkan...melayang ke tangan orang lain yang lebih gesit.

Tak bisa disesali, namun bisa kita petik pelajaran bahwa untuk peak-season maka sangat normal harga tiket melambung tinggi. Sehingga bila melihat adanya anomali harga, itu sudah bisa dipastikan adalah tiket promo.


Beruntung liburan kali ini, kami medapatkan harga tiket Garuda Indonesia yang sesuai dengan budget liburan kami. Dan gak berlebihan rasanya bila liburan diisi dengan mengunjungi tempat wisata khas kota tersebut. Selain itu juga, liburan bisa dijadikan ajang tafakkur akan ciptaan Allah dan silaturahm bila ada teman atau sanak saudara yang tinggal di daerah tersebut.
Sehingga satu dayung, dua-tiga pulau terlampaui. ๐Ÿ˜„


Jadi 4 hari liburan di Bali, kami ke mana saja?





Pertama kali sampai, kami terpaksa menunggu waktunya check-in hotel yang ternyata masih ada waktu sekitar 5 jam lagi. Whaat?
Yes, five hours left and we don't know where to go...


Yang kami tahu hanyalah....kami lapar karena belum ketemu nasi.
Wkkwk...akhirnya kami mencari sarapan di sekitaran hotel tempat kami menginap saat itu. 

Dengan kondisi gak tahu Bali sama sekali, kami asal menyeberangi jalan dan makan yang sekiranya halal untuk dimakan. Lelah menyerang kami, namun kami tak berputus asa. Masih saja asik dengan pemandangan Bali yang aduhai....ditemani matahari terik yang bersinar hari itu.

Beres makan, ternyata suami harus meeting, sehingga kami ditinggal di tempat makan. Aku tahu, aku dan anak-anak gak akan tersesat, in syaa Allah. Hhahhaa..

Lelah kami terbayarkan ketika kembali ke hotel, kami mendapatkan kamar. Segera kami masuk kamar dan merayakan kelelahan kami di tempat tidur. Namun rasanya enggan bermalas-malasan, anak-anak menodongku untuk bermain di kolam renang hotel. 

Kolam renang Hotel Dafam Savvoya, Bali.

Wajah gembira berenang di kolam renang Hotel Dafam Savvoya, Bali
Lelah bermain seharian, tentu saja saat malam menjelang, Ai dan Hana sudah terlelap di peraduannya. Dan aku pun. Heehhe....


Hari kedua di Kuta, Bali.

Kami penasaran dengan Pantai Kuta. Akhirnya berbekal menanyakan hal ini ke salah seorang sahabat yang memang sudah 3 tahun tinggal di Bali, beliau bersedia mengantar kami ke destinasi yang kami inginkan.


Tabarakallahu mama Naya, teh @ameliarahmanitia . Yang awalnya kami gak tau mau kemana dan mencari kuliner yang lezat (dengan porsi banyak, tentunya ๐Ÿ˜…) .. Lalu kami diajak ke tempat Bapak Taufik bekerja ((suami teh Amel)) ke Anvaya Hotel. MashaAllah, Kami dijamu dengan makanan Hotel berbintang lima. Tak habis rasa syukur kami, anak-anak pun bisa bermain pasir, menikmati keindahan alam ciptaan Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ุฅِู†َّ ูِูŠ ุฎَู„ْู‚ِ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ูˆَุงุฎْุชِู„َุงูِ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ ู„َุขูŠَุงุชٍ ู„ِุฃُูˆู„ِูŠ ุงู„ْุฃَู„ْุจَุงุจِ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠَุฐْูƒُุฑُูˆู†َ ุงู„ู„َّู‡َ ู‚ِูŠَุงู…ًุง ูˆَู‚ُุนُูˆุฏًุง ูˆَุนَู„َู‰ٰ ุฌُู†ُูˆุจِู‡ِู…ْ ูˆَูŠَุชَูَูƒَّุฑُูˆู†َ ูِูŠ ุฎَู„ْู‚ِ ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฑَุจَّู†َุง ู…َุง ุฎَู„َู‚ْุชَ ู‡َٰุฐَุง ุจَุงุทِู„ًุง ุณُุจْุญَุงู†َูƒَ ูَู‚ِู†َุง ุนَุฐَุงุจَ ุงู„ู†َّุงุฑِ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. [Ali ‘Imran/3:190-191]. . . . Semoga Allah melimpahkan keberkahan bagi teteh sekeluarga. Aamiin. . . . #hikmahsilaturahmi #anvaya #bali #pantaikuta #holiday #sunset #lovescenery #traveling #happy
A post shared by lendy_mut (@lendymut) on


Senangnya bertemu sahabat membuat waktu tak terasa bagaikan berlari. Melihat indahnya sunset dan menikmati hamparan pasir dan pantai yang indah di Anvaya Hotel.


Hari ketiga di Kuta, Bali.

Memangnya Bali buat kami saat ini hanya Kuta. Hiihii...karena ruang gerak kami yang terbatas sehingga tidak memungkinkan kami untuk mengeksplore Bali lebih banyak lagi.

Hari ini, kami menemukan tempat penginapan baru. Suami penasaran dengan Villa dengan konsep kolam renang pribadi yang terletak di masing-masing kamar.




Kolam yang terletak di lantai satu 18 suites Villa Loft, Kuta Bali.

Kamar 18 suites Villa Loft, Kuta Bali yang terletak di lantai 2.

Karena malam ini adalah malam terakhir kami berada di Bali, maka kami sempatkan untuk makan makanan khas Bali, Ayam Betutu dan membeli buah tangan untuk orangtua dan sahabat serta rekan kerja di Bandung.

Puas kami berjalan-jalan sampai malam, maka keesokan harinya kami tak banyak melakukan aktivitas. Hanya meminjam sepeda kayuh yang memang disediakan oleh pihak Hotel dan aku gunakan berkeliling sejenak di sekitaran Hotel.

Kemudian kami diantar ke Bandara untuk mengejar pesawat kami dengan jadual keberangkatan ke Bandung. Tiket pesawat Garuda Indonesia yang kami pesan sudah di tangan, sehingga kami hanya tinggal check-in dan menunggu di gate keberangkatan Bandara Ngurah Rai, Bali.


Selamat tinggal Bali...
Semoga di lain kesempatan kami dapat berlibur kembali di destinasi wisata menarik lainnya.


Bagaimana dengan sahabat lendyagasshi?
Adakah yang memiliki pengalaman berlibur berkesan bersama keluarga?
Sharing di kolom komentar yaa...



Salam hangat,







You Might Also Like

42 comments:

  1. 14 minggu ya lumayyan jg ya mbak. Sambil nabung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nabung dari sekarang, maksudnya?
      Da kan harus dibayar lunas buat dapet tiketnya.

      Delete
  2. Ah.. bener.. Kadang ingin cari yang lebih murah malah gak dapet karena harga keburu naik..

    Itu konsep kolam renang pribadinya keren deh, cukup terlindungikah kalau yang berhijab mau berenang bebas tanpa hijab Mba? Kalau iya mupeng bangeeett (walaupun gak bisa berenang.. wkwkwk).

    ReplyDelete
  3. Asyik ya bisa terbang dgn maskapai terbaik tp harga murah :)

    ReplyDelete
  4. Villa cakepnya, enak tuh ada kolam renang pribadinya ๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  5. 14 minggu sebelum keberangkatan yak. ntar cobain ah.

    ReplyDelete
  6. wah senangnya semua diboyong ya teh :) alhamdulilah aku belum pernah naik GA wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama akuu...sama aku....siap nemenin, teteh Bella.

      Delete
  7. Mantafff kupengen liburan ke Bali lagi dan nginep di vila yang ada kolam nya itu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuuk laa yuuk...
      Honey moon.
      ((kalau kami "Family Moon" karena bareng 2 krucils penuh energi. Hiihii...))

      Delete
  8. Wah Dafam, kemaren baca tulisan teh efi ttg Dafam yg di Bandung. Di Bali mah ada kolam renangnya ya, cocok pisan. Cuacanya puanas heuheu enaknya berenang-renang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya teeh...Bali panas pissaan...
      Dan kolam jadi numpang ngadem.
      ((karena aku gak bisa renang, bisanya slulup...hiikks~))

      Delete
  9. Wah... keren ya mbak... bener-bener liburan yang asyik ya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah...
      Liburan yang dibalut kerja atau kerja dibalut liburan niih...judulnya mah...

      Delete
  10. wah, mau banget liburan ke Bali bareng keluarga, mba. apalagi lama stay di sananya ya. jadi bisa eksplore lebih banyak tempat wisatanya. hehe

    ReplyDelete
  11. Bali memang selalu ngangenin :) berapa kali pun ke sana gak pernah bosan. Apalagi perkembangannya pesat banget, banyak tempat baru yang bagus-bagus bermunculan

    ReplyDelete
  12. wahh kecee banget bisa berlibur bersama keluarga. Duh senangnya lihat anak-anak ceria

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah ya berkesan banget liburannya. Anak-anak keliatan bahagia. Perlu dicatet ini tipsnya biar dapet tiket Garuda Indonesia yang hemat juga, siapa tau bisa buat pulkam. Hehehe

    ReplyDelete
  14. huaa kok bener banget yaah aku pun sering gitu tuh dulu.. nunda ngebooking tiket promo karena mau cari promo lain yg lebih murah ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜ eh promo lain yg lebih murahnya gak dapet.. promo yg ditunda bookingnya malah udah melayang ke orang lain. makanya skrg aku kalau nemu harga promo lgsg cepet cepet.

    btw.. aku jadi ngidam pengen berenang ih lihat swimming poolnya.. eh main air maksudnya.. aku kan engga bisa berenang wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyayaa...lihat air yang biru jernih jadi pinginnya langsung slulup ((aku pun ga bisa berenang...hiikks~~))

      Delete
  15. Pengalaman Teh Lendy, bisa diambil pelajaran untuk saya. Jangan pernah menunda booking tiket yang lagi promo.Takutnya kehabisan dan malah dapet tiket yang lebih mahal ya...
    Anak-anak mah dimana-mana sama aja. Seneng main air. Kalau lihat kolam, bawaannya ingin renang. Hehehe...

    ReplyDelete
  16. Uwaaaaaa liburan bareng keluargaaaaa ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Aku pengeeeeen....
    Etapi aku pengen liburan dulu sama suamiku
    Tapi belum ketemu sama mas suami
    Huhuuu
    Doain ya teh, secepatnya kami dipertemukan
    Supaya bisa liburan ke bali kayak teh lendyyy
    Inshaa Allah naik pesawat jugaaaa... Soalnya dia ngoleksi miniatur pesawat jugaaa

    Duh aku keceplosan curhat, hahahaa


    Aku iri sih sama teh lendyy ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

    Btw aku baru tau kalo pesen promonya sampe 14 minggu sebelumnya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  17. Liburan bareng keluarga?? Udah jarang banget.. sudah miliki kesibukannya masing-masingnya



    Dulu sering liburan keluarga bahkan tiap tahun sekali dengan catatan ada family gathering dari pabrik hihi

    ReplyDelete
  18. Mainnya di Kuta, pdhal ke sawah2nya juga cukup seru Mbak

    Cuma aku blm bs kalau planing liburan jauh2 hari bgt. Orgnya msh suka spontan. Ada uang langsung jalan, hahaha

    ReplyDelete
  19. Anomali harga hahaha.. Dulu pernah nyoba dapatin harga tiket murah dengan cara beli jauh-jauh Hari. tapi nggak jadi beli. Wahaha.. Bali, duh, belum pernah.

    ReplyDelete
  20. Asyiknya.... Bisa main ke Bali.. semoga kapan2 bisa jalan-jalan..kesana..


    Berasa mau jadi musafir terus nih..biar dia terkabul hayayayaya.. :D

    ReplyDelete
  21. Saya termasuk jarang atau hampir ga pernah libur bareng keluarga sampe ke luar kota. Apalagi naik pesawat terbang. Paling banter ke luar kota yah ke kampung halaman hehe. Makanya kalau dede udah agak gedean pingin sih liburan ke Jogja naik kereta

    ReplyDelete
  22. Nggak pernah bosan memang kalau ke Bali, meski sudah 3 kali kesana tetap aja masih ada tempat yang belum dikunjungi, selalu ingin balik ke Bali :)

    ReplyDelete
  23. ampun dah mbak, kalau ngomongin Bali tu selalu bikin baper, adku yang sudah 20 tahunan ini belum pernah ke bali (nangis di pojokan). semoga nanti bisa segera terwujud jalan ke sana, aamiin

    ReplyDelete
  24. Aku belum pernah ke Bali mbak Lendy, hiks hiks. Hope someday can arrive in Bali Dan mengeksplore keindahan alamnya.

    ReplyDelete
  25. Wih lama juga ya mesti booking 14 minggu sebelum keberangkatan. Aku mah anaknya suka dadakan wkwkwk sulit sepertinya.

    Kangen bali! Senjanya cantik! Pantainya juga banyak dan menyenangkan semua. Ke Bali pertama pas KKL sama teman-teman kampus. Plus meet up sama Oka Rusmini pun. Bahagya! Ah kangen masa itu.

    ReplyDelete
  26. Bali..masih terus merindu ke sini
    Khususnya bawa anak
    Lagi nabung biar bisa puas jalan ke bali
    Btw hotel di bali murah ya
    Sy suka searching..harga 2ratusan ribu ada kolam renang

    ReplyDelete
  27. Terakhir ke Bali, pas perpisahan sekolah SMA. Subhanallah banget lah Bali mah. Semoga ada rezeki, kesempatan dan waktu lagi ke sana. Pemandangannya surga banget

    ReplyDelete
  28. Wohoo iya mba. Kalau rajin ngecek situsnya bisa dapat promo kece dari garuda. Apalagi pas garuda travel fair ya. Aniwei saya baru tahu kalau biar murha booking 14 minggu sebelum keberangakatan. Berarti 3 bulan sebelumnya ya mba. Sip.. noted!

    ReplyDelete
  29. Kalau naik garuda sih udah pasti paling bener deh hahaha. Dan mantap pula. Bawa anak pas traveling itu emang cobaan banget hahahah

    ReplyDelete
  30. Waaaah.. widya pengen banget ke Bali, Teh. Semoga aja ada waktu dan kesempatan untuk bisa kesana. Ternyata udah bisa pesen tiket 14 minggu sebelum keberangkatan ya. Kalau gitu, siap-siap ah buat rencana liburan selanjutnya. hihihi biar ga keabisan tiket :D

    ReplyDelete
  31. wah aku ke luar kota bareng keluarga baru sekali, ke Malang, bawa anak usia 5,5th dan 1,5th.rasanya masyaallah hehe nggak bisa diungkapkan. next nunggu agak gedean deh baru ke luar kota lagi. hehe

    ReplyDelete
  32. kalau Bali memang ga ada matinya. saya 4x ke sana masih ada tempat yang belum dikunjungi. pgn ke uluwatu sama Ubud nih. Soal garuda sih memang oke punya ya=)

    ReplyDelete
  33. aku tuh hunter promo dan diskon tiket pesawat banget deh. Lumayan kan bisa banyak hemat pengeluaran kalau ada promo ;)

    ReplyDelete