Ramadan Day 24 : Baju Lebaran Ai Hana

Bismillah,



Alhamdulillah,
Lebaran semakin dekat. Dan rencana kami untuk mudik tahun ini mesti diurungkan dahulu karena beberapa hal yang tidak dapat ditunda. Sehingga, rencana berubah yaitu Mama dan Papa mertua yang akan berlibur ke Bandung.

Namun,
Qadarullah wa Maa Sya'a Fa'ala...

Papa mendadak sakit, kakinya bengkak dan harus cek ke dokter. Ternyata ada masalah dengan tulang, sehingga membuat Papa tidak boleh capek dan banyak bergerak.

Sehingga,
Mama Papa berinisiatif untuk mengirimkan paket.


Unboxing paket dari Uti - Kakung Kebraon . . .

Box sebesar kotak Indomie pun akhirnya tiba di rumah kami, Jalan Bola Basket. Senang sekali saat Pak Paket berteriak 

Pakeeeettt....


Waah...
Pagi-pagi Pak Paket dengan rajinnya menyampaikan paket kami...dan anak-anak siap membuka dengan brutal semangat. Hahaha....


Isi Paket Uti - Kakung :


     Baju Lebaran Ai Hana yang berwarna ungu    

beserta hijab
**tahun ini gak sama niqab, biasanya Uti menyertakan niqab untuk kedua cucunya, yang sebenarnya ukuran niqabnya bisa untukku, wkwkwk....


     Uang Lebaran    

Uti dan kakung paham sekali kalau anak-anak sudah lulus shaum sebulan penuh, akan bangga dan senang jika diselipkan amplop.
Yaah...walaupun Hana (6 tahun) belum begitu paham nominal uangnya berapa, asal dapat yang warna dan jumlahnya sama seperti kakak, ia bangga sekali...

Dan tahu gak...
Hana ini tipe anak negosiator dan well-planed.

Jadi,
ketika punya uang, ia sudah punya rencana mainan apa yang ingin dibeli.


Koleksi mainan Hana bisa dibaca di blogpost yang ini yaa...
5 Surprise Toys For Girl


     Kue Lebaran    

Mama tahun ini gak baking kue sendiri, jadi sepertinya Mama beli untuk anak kesayangan Mama (suamiku anak pertama dari keluarga Kebraon, jadi sudah bisa ketebak kan ya...?) dan dikirim ke Bandung.

Isi kuenya gapit, kue keju (kesukaan Abi dan Ai, eh....tapi Hana akhir-akhir ini juga mulai suka keju) dan nastar.

Ayeee~


Related Post :
Kue Kering Lebaran


    Dompet    

Mama orangnya kalau ada barang baru, suka ingat anak mantu. Jadi karena sudah kebagian satu-satu untuk cucu dan anaknya, mantunya juga diberi dompet sebagai hadiah lebaran.

MashaAllah~
Barakallahu fiik, Mamaa...


    Jepit jilbab    

Untuk Ai dan Hana agar senang pakai hijab panjang (khimr), maka Mama gak lupa bawain asesorisnya.


Tentu persiapan lebaran bagi orang dewasa dan anak-anak berbeda perspektif yaa...
Bagi Ai, lebaran adalah hari libur panjang. Bagi Hana, lebaran artinya gak puasa lagi dan ia boleh memilih mainan baru....

Wkwkw...
Senangnya memiliki keluarga yang bisa diajak berbagi saat hari lebaran tiba...

Semoga Allah mempertemukan dengan indahnya Ramadan tahun depan yaa, sahabat lendyagasshi...


Happy Fasting Day, 친구...



Salam hangat,


6 comments

  1. Menyenangkan sekali membaca postingannya, Mbak. Gemas banget sama Ai dan Hana. ❤❤❤
    Sholihah terus, ya Nak. ❤❤
    Suka banget deh baca-baca beginian, mbak. Rasanya sejuk gitu. Keep sharing. :)

    ReplyDelete
  2. Ai-Hana suka warna ungu ya mbak, gamisnya sweet sekali pasti senang dapat baju lebaran dari nenek dan kakek ya. kalau neneknya anak-anak lebih ngasih mentahannya hehehe

    ReplyDelete
  3. Seru banget yaa moment2 nunggu lebaran tuh, apalagi bagi anak2 ^^
    Semoga kita semua bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan selanjutnya yaah.. Amiin

    ReplyDelete
  4. Memang hal yang paling menyenangkan itu adalah bisa mempersiapkan hari lebaran bersama keluarga tercinta yang mbak

    ReplyDelete
  5. Wah pinter banget sudah mulai shaum ya. Tapi emang aku pun gitu sih, dulu waktu kecil biar puasanya lebih 'kuat' suka diiming-imingi bakal dikasih kado wkwkw

    ReplyDelete
  6. Berarti lebaran kali ini gak ketemu mbah Uti dan mbah kakung ya. Walopun dikirimi paket tapi tetap lebih enak ketemu huhu

    ReplyDelete