This Is How We Should Do

Bismillah,

Gak pernah terbayang yaah...keadaan seperti ini bakalan kita alami saat ini. Yang dulu mengeluh karena lelah di jalan dan lelah menanti anak-anak pulang sekolah, saat ini mesti dihadapkan dengan lelahnya berada dirumahaja. Yang dulu sering lelah menuntut ilmu, datang ke kajian dan mengeluh bila Ustadznya gak dateng, sekarang mesti kajian online. Dan ini butuh kedisiplinan loo.. Kalau niatnya geser dikit, uda deeh... enakan mager aja gituu.
Huuhuu~

Baca juga




Jadi sebaiknya gimana kalau kita hanya di rumah aja tapi bisa bermanfaat untuk orang lain?

  Jangan mudik dulu  

Ini bermanfaat banget untuk para orangtua, saudara hingga tetangga yang kita kunjungi. Karena gak menutup kemungkinan kita adalah carrier dari si Covid itu sendiri. Perjalanan menggunakan kendaraan pribadi sekalipun.

Mentaati himbauan pemerintah untuk PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)

Bila harus pergi keluar rumah, ada keperluan yang mendesak, hendaklah untuk menggunakan kendaraao pribadi atau ojek online dengan aturan :

Mobil sedan : 1 orang di depan dan 1 orang di belakang
Mobil MPV - 3 baris : 1 orang di depan, 2 orang di tengah dengan diberi jarak dan 1 orang di belakang. Total penumpang hanya boleh 4 orang.






Besok akan mulai dilaksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Ada beberapa titik pemeriksaan di jalan masuk ke Kota Bandung dan beberapa daerah di Kota Bandung Kegiatan yang dilakukan di titik pemeriksaan ini adalah melakukan pemeriksaan terhadap arus keluar masuk Bandung Raya, pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan penggunaan masker, dan pemeriksaa pembatasan kapasitas kendaraan Berikut 19 titik pemeriksaan saat PSBB di Kota Bandung: Terminal Ledeng Terminal Cicaheum Terminal Leuwipanjang Stasiun Bandung Bandara Husein Sastranegara Perbatasan Cibeureum Bunderan Cibiru Jembatan Derwati Jalan Diponegoro Jalan Purnawarman Jalan Merdeka Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) Jalan Braga Jalan Asia Afrika Gerbang Tol Pasteur Gerbang Tol Buah Batu Gerbang Tol Mochammad Toha Gerbang Tol Kopo Gerbang Tol Pasir Koja #infobdg #infobdgcom
Sebuah kiriman dibagikan oleh BANDUNG 💙 ᮘᮔ᮪ᮓᮥᮀ (@infobdgcom) pada


Menggunakan masker bila keluar rumah

Masker gak hanya dipakai untuk orang yang sedang sakit yaah... Buat yang sehat juga perlu. Hal ini adalah upaya pencegahan agar virus tidak menular dalam bentuk droplet (ketika bersin atau batuk).
Patuh yaa...meski gak nyaman.

Jaga jarak (social distancing)

Selama masa pandemi ini, kebiasaan salaman trus cipika-cipiki, hendaknya dihindari dulu. Atau saat terpaksa menggunakan kendaraan umum, maka pentingnya menjaga jarak antara satu orang dengan yang lain.

Makan makanan bergizi

Dengan makan makanan bergizi akan meningkatkan imun tubuh yang baik. Jangan lupa untuk tetap konsumsi makanan sehat dan minum vitamin, madu juga minuman herbal yang dicontohkan Rosululloh shalallahu 'alaihissalam.

Rutin konsumsi kurma setiap pagi dengan jumlah ganjil, minum propolis dan habbats.



Yang terakhir, tentu kita harus kelola pikiran kita terhadap apa yang kita baca dan hadapi. Senantiasa bersyukur atas apa yang terjadi hingga kini. Menjalani hidup dengan happy dan yakin bahwa pertolongan Allaah itu dekat.

Firman Allah,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” 
(QS. Al-Baqarah: 186)



Challenge Day 3 BPN :
"Cara membantu sesama saat pandemi"


With love,

6 comments

  1. Ucapan adalah doa. Inilh yang mungkin terjadi. Kita mempunyai kalender merah semua.

    Jaga kesehatan jangan sampai sakit

    ReplyDelete
  2. Lama-lama terbiasa ya, mbak.

    Saya sekarang kl cuci tangan ga pake sabun tu rasanya gimana gitu.

    Terus keluar tanpa masker rasanya malu.

    Optimis deh sama the new normal ini.

    ReplyDelete
  3. tahun ini gabisa mudik dulu, walaupun sebenernya udah kangen banget sama kake dan nene, tapi harus diundur dulu demi kebaikan diri sendiri dan kita bersama hihi

    ReplyDelete
  4. Banyak hal diluar dugaan dan dulu seolah impossible, tapi sekarang mengalaminya sendiri. Kuasa Allah memang nyata. Yuk mumpung bulan suci, kita perbaiki diri dan semoga semua dampak pandemi ini segera diangkat Nya

    ReplyDelete
  5. Iyaa mba ga nyangka banget bakal ada di situasi kaya gini., Sedih ga bisa mudik tapi yaa ini demi kebaikan bersama., Btw udah ada penerapan psbb tapi disekitar rumahku masih aja rame dan macet orang2 berseliweran, apalagi bulan puasa ini pasti sore tambah rame karna banyak orang yang mau ngabuburit duhh ga kuat dehh bayanginnya huhu, semoga pandemi ini segera berakhir aminn

    ReplyDelete
  6. Tahun ini pun aku nggak mudik. Tetap di rumah aja karena melihat keadaan semakin tak terkendali huhu. Cuma berharap biar pandemi ini cepet berakhir. Udah gatel pengen jalan-jalan.

    ReplyDelete