article,

Ramadan Day 26 : Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat Lebaran

Friday, May 31, 2019 lendyagasshi 26 Comments

Bismillah,


Hola sahabat lendyagasshi....
Berlebaran di kampung halaman, pasti menyenangkan ya...ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Dari mulai kunjung-kunjung ke rumah saudara dan kerabat, makan-makan sampai menginap di rumah nenek buyut di luar kota.

Waah...
Sungguh lelah tapi membahagiakan.


Lalu selama Lebaran, apa yang bisa dilakukan yaa...?


   Menyiapkan kue   

Meskipun gak pernah baking kue sendiri, dari tahun ke tahun, kami mengandalkan kue parcel dari kampus Abi dan dari kantor, PT DAA INTERPLAN Indonesia.
Hehhe...alhamdulillah~


Related Post :
Kue Kering Lebaran
Baju Lebaran Ai Hana


Karena tahun ini kami gak mudik, jadi dapat paket dari Uti di Surabaya. Baik Uti Ketintang maupun Uti Kebraon mengirimi kami paket baju lebaran beserta kue.
Waah....
Jadi tambah semarak meja tamu rumah kami.



    Menyiapkan hidangan   

Ini penting yaa...sebagai Ibu menyiapkan hidangan untuk persiapan sholat Ied besok. Dari mulai belanja bahan hingga memasak.


Tapi,
jangan biarin si ketupat ini sendiri yaa, guys...
Masak juga lauk-pauknya yang sesuai dengan kebiasaan di daerah tempat tinggal. Kaya di Bandung, ketupat temenan akrab sama opor ayam dan kentang kering (orang Sunda bilangnya "Mustopa") sama
sambel goreng ati nya yaa...


Related Post :
5 Tempat Buka Puasa Favorit Di Bandung


Lagi-lagi, alhamdulillah, kami sekeluarga dapat kiriman ketupat plus temen-temennya dari khadimat yang kerja di rumah. Ceritanya, kami sama-sama gak mudik. Dan kebetulan Bude masak banyak, jadi...diantarlah ke rumah.

MashaAllah,
Senangnyaaa....



    Menyiapkan menu Halal bi Halal   

Tradisi di gang rumah kami niih, sahabat lendyagasshi.
Kami masing-masing bawa masakan atau makanan dan minuman ke depan rumah, agar bisa dinikmati warga sepanjang gang Bola Basket.

Lebaran 1440 H

Diawali dengan salam-salaman, kumpul bareng, ngobrol dan foto bareng.
Ending session yaa...makan-makaaan...
Yeeay~

Serunya tuh...yang hadir gak cuma orang Muslim aja, tapi seluruh warga Bola Basket.
Jadi, 
kami saling mengenal saudara terdekat kami selama di Bandung.



    Video Call   

Karena tak bisa bersua dengan keluarga di Surabaya, baik aku dan suami yang sama-sama memiliki keluarga besar di Surabaya melakukan video call.

Memohon maaf ke Ibu, Mama, dan Papa juga mas dan adik.

Ada rasa rindu yang luar biasa...
Saat melihat keluarga nun jauh di sana.

Semoga dalam lain kesempatan, kami dapat bersua kembali.



Kalau sahabat lendyagasshi, apa yang dilakukan saat Lebaran?



Salam hangat,


26 comments:

article,

Ramadan Day 25 : Tradisi Lebaran Di Perantauan

Thursday, May 30, 2019 lendyagasshi 21 Comments

Bismillah,


Hola sahabat lendyagasshi...
Ada yang menikmati Lebaran di perantauan?

Kalau ada...
Samaan niih...sama aku.

Kebetulan,
Tahun ini...aku gak pulang ke kampung halamanku, Surabaya...karena ada beberapa uzur. Tapi semoga nanti tetap pulang yaa...meskipun gak pas momen Lebaran.



Mungkin banyak yang kecewa yaa...karena gak bisa mudik atau pulang kampung?
Pasti laah..

Lebaran yang paling enak ya...bareng keluarga besar dan bisa silaturahm ke rumah saudara-saudara dan keluarga besar. Benar-benar memeluk erat fisik kedua orangtua, mas, adik dan keponakan.

Impiannya begitu yaa...
Tapi apa daya kalau belum di ijinkan sama Allah?

Sabar duluu....
Masih banyak kok kegiatan yang bisa dilakukan saat Lebaran di perantauan, yaitu :


Memberi THR orang terdekat

Sebelum Lebaran, kami menyiapkan beberapa THR untuk beberapa orang di lingkungan kami yang sangat berjasa. THR untuk Bude (khadimat kami), Pak Muji (satpam gang kami, yang alhamdulillah setiap sahur selalu membangunkan kami dengan suara pukulannya di tiang listrik berulang kali), Pak sampah (yang selalu on-time, tiap pagi jam 6 udah ngambilin sampah-sampah kami), jajaran satpam yang tiap bulan menagih uang kematian, udunan kebersihan, dll.




Menyiapkan hidangan

Zaman sekarang...in syaa Allah gak perlu khawatir masalah makanan yaa... Hidangan akan selalu tersaji semudah menjentikkan tangan. Tapi untuk jaga-jaga, tempat makan yang kita sukai tutup atau bukanya siang... Jadi gak ada salahnya untuk menyiapkan makanan yang siap dimasak saat malam Lebaran.
**selain lebih hemat juga kaan...

Related Post :
Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Saat Lebaran

Hhaha..ini mah pencitraan...gak bisa aku masak pake eret-eret saos ginih...


Silaturahm

Jadi di lingkungan rumah kami ada momen dimana kami keluar rumah untuk menikmati hidangan yang tersaji di jalan gang perumahan kami, Jalan Bola Basket. Di sinilah kami saling salam-salaman dan mengobrol dengan akrab. Yang tadinya gak kenal, jadi saling kenal dan tahu bahwa Ibu itu tinggal di rumah nomer ini dan punya anak lulusan ini, kerja di sini dan punya cucu segini...

Seruuu~

Karena anakku juga gak sekolah di sekitaran Arcamanik (agak jauh), jadi juga gak punya temen main.
Kalau sedang kumpul gini...otomatis anak-anak main sama anak-anak... 





Meskipun ber-Lebaran jauh dari saudara dan keluarga besar, tapi kami tetap merasa memiliki saudara, karena di sini kami berada sekarang.


Lain Ladang Lain Belalang,
Lain Lubuk Lain Ikannya


Semoga di manapun di tempatkan di bumi Allah ini, kita bisa memberikan manfaat untuk lingkungan dan jauh dari berbuat kerusakan.



Happy Fasting Day, 친구...



Salam hangat,



21 comments:

article,

Ramadan Day 24 : Baju Lebaran Ai Hana

Wednesday, May 29, 2019 lendyagasshi 6 Comments

Bismillah,



Alhamdulillah,
Lebaran semakin dekat. Dan rencana kami untuk mudik tahun ini mesti diurungkan dahulu karena beberapa hal yang tidak dapat ditunda. Sehingga, rencana berubah yaitu Mama dan Papa mertua yang akan berlibur ke Bandung.

Namun,
Qadarullah wa Maa Sya'a Fa'ala...

Papa mendadak sakit, kakinya bengkak dan harus cek ke dokter. Ternyata ada masalah dengan tulang, sehingga membuat Papa tidak boleh capek dan banyak bergerak.

Sehingga,
Mama Papa berinisiatif untuk mengirimkan paket.


Unboxing paket dari Uti - Kakung Kebraon . . .

Box sebesar kotak Indomie pun akhirnya tiba di rumah kami, Jalan Bola Basket. Senang sekali saat Pak Paket berteriak 

Pakeeeettt....


Waah...
Pagi-pagi Pak Paket dengan rajinnya menyampaikan paket kami...dan anak-anak siap membuka dengan brutal semangat. Hahaha....


Isi Paket Uti - Kakung :


     Baju Lebaran Ai Hana yang berwarna ungu    

beserta hijab
**tahun ini gak sama niqab, biasanya Uti menyertakan niqab untuk kedua cucunya, yang sebenarnya ukuran niqabnya bisa untukku, wkwkwk....


     Uang Lebaran    

Uti dan kakung paham sekali kalau anak-anak sudah lulus shaum sebulan penuh, akan bangga dan senang jika diselipkan amplop.
Yaah...walaupun Hana (6 tahun) belum begitu paham nominal uangnya berapa, asal dapat yang warna dan jumlahnya sama seperti kakak, ia bangga sekali...

Dan tahu gak...
Hana ini tipe anak negosiator dan well-planed.

Jadi,
ketika punya uang, ia sudah punya rencana mainan apa yang ingin dibeli.


Koleksi mainan Hana bisa dibaca di blogpost yang ini yaa...
5 Surprise Toys For Girl


     Kue Lebaran    

Mama tahun ini gak baking kue sendiri, jadi sepertinya Mama beli untuk anak kesayangan Mama (suamiku anak pertama dari keluarga Kebraon, jadi sudah bisa ketebak kan ya...?) dan dikirim ke Bandung.

Isi kuenya gapit, kue keju (kesukaan Abi dan Ai, eh....tapi Hana akhir-akhir ini juga mulai suka keju) dan nastar.

Ayeee~


Related Post :
Kue Kering Lebaran


    Dompet    

Mama orangnya kalau ada barang baru, suka ingat anak mantu. Jadi karena sudah kebagian satu-satu untuk cucu dan anaknya, mantunya juga diberi dompet sebagai hadiah lebaran.

MashaAllah~
Barakallahu fiik, Mamaa...


    Jepit jilbab    

Untuk Ai dan Hana agar senang pakai hijab panjang (khimr), maka Mama gak lupa bawain asesorisnya.


Tentu persiapan lebaran bagi orang dewasa dan anak-anak berbeda perspektif yaa...
Bagi Ai, lebaran adalah hari libur panjang. Bagi Hana, lebaran artinya gak puasa lagi dan ia boleh memilih mainan baru....

Wkwkw...
Senangnya memiliki keluarga yang bisa diajak berbagi saat hari lebaran tiba...

Semoga Allah mempertemukan dengan indahnya Ramadan tahun depan yaa, sahabat lendyagasshi...


Happy Fasting Day, 친구...



Salam hangat,


6 comments:

Blogger Perempuan Network,

Ramadan Day 23 : Makan Prasmanan Di Topas, Bandung

Tuesday, May 28, 2019 lendyagasshi 28 Comments

Bismillah,


Selama bulan Ramadan ini, aku terbilang jarang sekali berbuka puasa di luar. Paling seneng buka puasa di rumah dengan memesan menu yang diinginkan melalui layanan ojek online
MashaAllah~

Nikmatnya kemudahan jaman sekarang...

Namun, hari ini berbeda...
Abi sejak 2 hari sebelum acara, sudah mengajak kami untuk berbuka puasa bersama rekan kerjanya di kampus ST-Inten, Bandung.

Berbuka dimana?
Jjejje...jjeng....

Di Topas Galeria Hotel Bandung.


Topas Galeria Hotel Bandung

Karena aku yang jarang banget explore Bandung, apalagi daerah Pasteur.

Dulu...
Saat kami masih tinggal di Cisitu, Dago dan beberapa kali ke Jakarta, sering mampir ke beberapa rumah makan di sepanjang Pasteur, tapi tidak untuk arah sebaliknya. Jadi surprised aja, buka bersama kali ini diadakan di tempat yang sama sekali asing bagiku dan anak-anak.


Fasilitas Topas Galeria Hotel Bandung :


Kamar hotel
Kolam renang (indoor)
Taman bermain
Spa & Massage
Banquet hall
Restaurant (indoor & outdoor)
Conference room
Coffee Shop
Convenience store
Wireless LAN
Parking Area



Karena hari ini temanya adalah buka bersama, jadi ST-Inten menyewa restoran Topas Gelaria, Bandung yang terletak di lantai 1. 

Topas Galeria Bandung
Source : web pegipegi

Tempatnya nyaman, ada kolam renangnya dan dekat sekali dengan fasilitas publik seperti :
Toilet
Tempat wudhu
Musholla


Namun yang bikin kurang nyaman, tempat wudhunya terbuka, tidak ada hijab. Karena konsepnya back to nature yaa... Akibatnya, jika turun hujan, yang wudhu otomatis kehujanan.
**pas acara ini berlangsung, Bandung sedang diguyur hujan lumayan deras.

Musholla Topas Bandung
Source : googlemaps

Ruang untuk sholatnya di saung, adem dan lumayan menampung 10-20 orang untuk sholat berjamaah.


Karena yang namanya acara berbuka puasa itu pasti malam, jadi anak-anak tidak bisa leluasa bermain. Sebenarnya tamannya indah banget loo....

Topas Galeria Bandung
Kontur taman yang dibuat berundak-undak

Tpas Galeria Bandung
Tamannya yang luas, pasti anak-anak suka banget niih....main kejar-kejaran di taman seluas ini.


Gimana dengan hidangan makanannya?
Acaranya dibuat prasmanan, dengan menu khas Ramadan .

Aneka gorengan
Sajian sup
Pasta
Menu utama
dan aneka dessert (pudding, es buah, es tape, buah potong)


Rasanya gak begitu istimewa siih...
Tapi kebersamaannya ini yang mahal harganya.
Hihii...dan dari sini, para pegawai dan staf ST-Inten, Bandung merencanakan kegiatan selanjutnya, yaitu halal bi-halal keluar kota.

Woow~
Wkkwkw...

Okey,
Semoga...lancar acara silaturahm extendednya...
Uda gak sabar pengin jalan-jalan lagi nih...eh, kenalan lebih dekat dengan keluarga staf ST-Inten, Bandung.


Buat yang ingin mengadakan acara makan-makan dengan kapasitas bagus dan semi-outdoor, Topas Galeria Hotel Bandung bisa jadi pilihan.

     Alamat :   

Capital O 253 Topas Galeria Hotel
Jl. Dr. Djunjunan No.153, Pajajaran, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40173


Semoga bermanfaat.

Happy Fasting, 친구...




Salam hangat,


28 comments:

article,

Ramadan Day 22 : Nikmatnya Menggunakan Niqab

Monday, May 27, 2019 lendyagasshi 2 Comments

Bismillah,

Aku....?
Sebenarnya tipikal perempuan yang ribet, yang tadinya juga suka pakai baju warna-warni dengan wewangian yang dikenakan di sana-sini. Namun, seiring bertambahnya usia dan berkumpul dengan sahabat-sahabat pengajian di sekolah kaka, akhirnya mantap untuk menggunakan niqab.
**doakan istiqomah yaa...sahabat lendyagasshi


Related Post :

Bandung Islamic School - Mengusung Nilai-Nilai Sunnah Rosul


Sebenarnya,
ada rasa tidak percaya diri membuat tulisan ini. Tapi bismillah...semoga menjadikan pengingat diri dan di jauhkan dari perasaan ujub.

Aku gak akan menuliskan pentingnya menggunakan niqab, karena masing-masing memiliki pendapat tersendiri mengenai wajah, apakah itu termasuk aurat atau bukan. Aku sendiri memahaminya bahwa menggunakan niqab itu sunnah, yang kalau dikerjakan, in syaa Allah mengikuti sunnah Rosululloh sedangkan tidak diikuti, juga tidak berdosa.


Dan sejujurnya, kadang saat di tempat umum, saat makan, aku masih suka ngumpet-ngumpet mencari tempat yang aman untuk membuka niqab agar bisa makan dengan nyaman. Kalau tidak bisa bagaimana?
Ya...makan sebisanya saja, gak perlu dipuas-puasin sampai kenyang dan belepotan di mana-mana.
Hehehe...

Ribet?
Kalau udah biasa, jadi gak ribet kok....malah menyenangkan.


Nah kalau ditanya, apa enaknya pakai niqab, aku ceritain sepanjang pengalamanku yaa...

    Terlindungi    

Terutama saat menggunakan kendaraan beroda dua.
Iya, niqab juga bisa jadi pelindung wajah dari polusi dan panas matahari, gengs...nyaman banget karena bukan masker yang bagian bawahnya tertutup. Kalau pakai niqab yang bahannya nyaman, kita bebas bernapas dengan leluasa.

Selain itu, ini alasanku gak pakai sunscreen.
Cukup pakai day cream yang mengandung SPF aja. Karena kulit wajahku gak terpapar sinar matahari langsung kaan....


Related Post :

Daily Routine Skincare Japan VS Korea



    Terhindar dari salah paham   

Ini aku ngerasain di awal menggunakan niqab saat berkomunikasi dengan anak-anak. 
Ai dan Hana gak tau ekspresi ku yang sebenarnya bahwa aku sedang marah sama mereka. Alhamdulillah, menggunakan niqab membuatku jadi lebih sabar...





     Menjaga pandangan    

Baik laki-laki maupun perempuan, jika terlalu sering berinteraksi, maka akan menimbulkan fitnah. Untuk menghindari itu, maka sebaik-baik wanita adalah yang tempatnya di rumah. Jikalau harus pergi, maka harus dengan ijin dari suami dan uzur syar'i.

Menggunakan niqab adalah salah satu cara yang paling aman untuk melindungi wajah yang bisa jadi menimbulkan fitnah bagi lawan jenis. Aku gak bilang kalau yang pakai cadar itu mesti cantik loo...karena pada hakikatnya, semua wanita itu cantik di mata pria.




     Sebagai pengingat jika ingin mengambil keputusan    

Apapun keputusan yang kita ambil, tentu mengandung resiko. Kalau menggunakan niqab, aku suka mikir panjaang...baik buruknya dan tentu dilihat dari pandangan dalam Islam mengenai masalah tersebut.




    Sebagai contoh untuk anak-anakku    

Paling tidak, anak-anak bisa belajar apa yang dilakukan oleh kedua Ibunya meskipun itu belum sempurna. Namun, sepanjang yang aku bisa, akan aku lakukan tanpa menunda.





Aku gak bilang menggunakan niqab ini mudah atau sulit. Itu kembali lagi ke lingkungan dan bagaimana menyikapi masalah yang kerap hadir. Kekecewaan, kesedihan bahkan kisah lucu pun pernah aku alami sejak pakai niqab. Apalagi aku masih mempertahankan profesiku sebagai blogger dan content writer, buzzer dan influencer.

Tapi sekali lagi aku tekankan, bahwa

Rejeki itu datangnya bukan dari manusia, melainkan dari Allah.Jangan khawatirkan tidak dapat rejeki karena mengikuti sunnah Rosul.





Terkesan klise yaa...
Padahal kemarin abis menelan kekecewaan dan nangis gak henti karena terpaksa melepaskan job dengan nilai yang menurutku besar.

Bukan masalah besaran nilai rupiah yang bakal aku terima...tapi aku merasa, itu adalah bentuk apresiasi sebuah brand atas kerjaku menulis dan photography.

Lalu,
diingatkan kembali sama suami...bahwa apa-apa yang diperoleh kalau belum ada di tangan itu bukan milikmu...
Maka, relakanlah...

In syaa Allah yang namanya rejeki itu apa yang sudah ada dalam genggaman.

Huuff~
Iya...

Aku lalu istighfar dan sadar.
Ini jalan yang aku pilih. Dan aku gak boleh melepasnya hanya demi duniawi yang belum tentu Allah senangi.

Kalau Allah sudah senang, maka yang sedikit itu jadi berkah.


Semoga sharingku kali ini bermanfaat.
Untuk yang ingin berhijrah menggunakan niqab, kuatkan azzammu, sahabat...
In syaa Allah anti gak sendiri.

Takut dituduh teroris?
In syaa Allah...selama anti berjalan di atas jalan Allah, semua tuduhan itu biar Allah yang hilangkan.




Happy Fasting Day, 친구...


Semoga bermanfaat.



Salam hangat,

2 comments:

Blogger Perempuan Network,

Ramadan Day 21 : 10 Tips Berpuasa Untuk Anak

Sunday, May 26, 2019 lendyagasshi 29 Comments

Bismillah,

Hola moms,
Pada kesulitan gak waktu ngajak si kecil shaum Ramadan?

Kalau iya,
Aku mau berbagi beberapa tips yang manjur di anakku, Ai dan Hana. Mereka berdua ini berbeda cara pendekatannya. Mungkin aku gak perlu banyak cerita yaa... yang punya anak lebih dari satu pasti tahu banget bahwa setiap anak itu unik.



Tips Berpuasa Untuk Anak Usia Dini :


    Orangtua adalah contoh    

Yakin yaa...kalau sejak dalam kandungan, janin ini tidak diam begitu saja. Ia paham betul akan suara dan kebiasaan kedua orangtuanya. Seperti kebiasaan tidur (karena janin ini bisa membedakan suasana gelap - terang), berbicara, merasa hingga kebiasaan makan (iya doonk...kan janin dapat asupan makanan dari Ibunya). 

Jadi,
Bagi Ibu hamil, jangan lupa untuk terus berdzikir, berdoa dan banyak melakukan kebaikan.


Related post :

Amalan Ketika Tamu Bulanan Hadir



    Sambut Ramadan dengan hati riang   

Bisa dengan membuat tema Ramadan di rumah atau menghias rumah dengan dekorasi yang menarik bersama anak-anak. Jangan lupa untuk menempel check list amalan harian. Ini terbukti manjur pada anak-anak, padahal menurut kita hanya check list yaa... tapi bagi anak-anak, mereka happy banget ketika sehari ini mampu mengumpulkan banyak amalan.
**check list ini bisa dibuat menarik dengan menempel stiker berbentuk bintang, bunga atau love.


Related Post :

Sambut Ramadan Bersama El-Hana Busy Bag Ramadan


Dan check list ini bisa banget looh...digunakan setelah Ramadan, untuk tetap menjaga semangat ibadah anak maupun orangtua.



    Menjelaskan arti bulan Ramadan   

Bagi anak-anak seusia Hana (6 tahun), Ramadan adalah bulan di mana ia tidak bisa makan dan minum. That's it. Hanya itu.
Maka sebisa mungkin, aku menjelaskan makna Ramadan yang sesungguhnya dan kebaikan puasa dari sisi kesehatan.




   Memberi pesan moral indahnya Ramadan melalui kisah-kisah teladan  

Aku pribadi, gak selalu membacakan kisah Rosulullah sholallahu 'alaihissalam beserta sahabatnya, tapi juga kisah masa kecilku saat harus melalui Ramadan.


Related Post :

Ramadan Dalam Ingatan Kecilku



     Melibatkan anak-anak menyusun menu sahur dan berbuka    

Aku kerap menanyakan keinginan anak-anak untuk sahur dan berbuka menggunakan lauk apa, minum apa dan kue apa yang diinginkan. Untuk sahur, alhamdulillah... Ai dan Hana bukan tipe yang rewel, yah...kalau sesekali wajar lah yaa...pingin telur, padahal Mama masak sup atau pengin nuggets padahal Mama masak opor.

Errg...kan ya...
Sabaar...sabar...


Related Post :

Menu Hangat Andalan Saat Musim Hujan



Nasehat yang sama ketika anak-anak mulai gak mau makan karena lauknya gak sesuai dengan keinginan mereka. Harus memberi pengertian lagi bahwa ini adalah rejeki yang diberikan Allah, maka harus banyak bersyukur dan jangan mencela makanan.



    Membiasakan tidur di awal waktu   

Tujuannya agar mudah saat dibangunkan sahur. Aku agak khawatir kalau anak-anak tetap berpuasa saat gak sahur.

**Biasanya, kaka yang keukeuh begini... tapi aku selalu kasih pengertian bahwa kaka masih belajar puasa, jadi harus sahur (meskipun terlambat atau di akhir waktu) karena ada keberkahan dalam tiap makanan sahur



    Berbuka dan sahur bersama   

Aku selalu mengajarkan anak-anak makan di tempat makan dan duduk bersama. No television or gadget. Karena akan mendistraksi kenikmatan makan bersama keluarga. Kalau sudah begini, orangtuanya pun menjadi contoh untuk tidak pegang gadget sama sekali.



    Memberikan reward   

Meskipun gak di janjiin apa-apa di awal, karena kami tidak tahu rejeki seperti apa yang akan kami peroleh di akhir Ramadan, tapi sebisa mungkin ada reward di pencapaian mereka. Disampaikan dengan cara halus saja, misalnya "Kaka sama Hana butuh apa niih...? Kan udah mau naik kelas..."

Alhamdulillah,
Ramadan tahun ini, 1440 Hijriyah, berdekatan waktunya dengan masuknya tahun ajaran baru dan kenaikan kelas. Jadi bisa sekalian dijadikan momen memberi reward kebutuhan sekolah anak-anak.




    Melakukan sholat berjamaah   

Mengajak anak-anak untuk senantiasa sholat tepat waktu dan berjamaah. Mungkin ada naik-turunnya dalam melakukan sholat berjamaah ini, namun tetap memberi semangat kepada anak, bahwa sholat berjamaah pahalanya jauh lebih besar daripada sholat sendirian. Dan berdosa bila tidak mendirikannya.




    Melakukan kegiatan bersama   

Anak-anak lemes gak siih...selama shaum? Pastinyaaa...
Dan tugas orangtua adalah memberikan semangat agar anak-anak tetap berkegiatan fisik meskipun sedang shaum, jangan tidur terus menerus.



Berat kah jadi orangtua?
Emm, kadang merasa begitu...tapi akhir-akhir ini aku banyak bersyukur bahwa anak-anak sudah tumbuh sehat. Kepikiran pengin punya baby lagi, malah...eh, hahhaa...

Karena merasa Ai dan Hana sudah mulai beranjak dewasa. Kaka saat ini sudah 8 tahun, sedangkan Hana 6 tahun. Sebentar lagi, sudah gak ada yang lucu-lucu dan bisa digodain lagi.
Huhuu~

Dan rumah pun sepi seiring dengan bertambahnya usia kami...

Jadi panjang sama curhat yaa...?
Gimana...gimana pengalaman sahabat lendyagasshi mengenai melatih anak dalam berpuasa?
Boleh sharing di kolom komentar yaa...
Semoga bisa jadi pelajaran bagi semua orangtua untuk menanamkan akidah kepada anak-anak dengan cara yang happy dan tidak memaksa.




Happy Fasting, 친구...



Salam hangat,

29 comments:

Blogger Perempuan Network,

Ramadan Day 20 : 5 Aplikasi Wajib Saat Ramadan

Saturday, May 25, 2019 lendyagasshi 44 Comments

Bismillah,

Ramadan adalah bulan yang istimewa. Gak mau doonk...dilalui sama seperti hari-hari biasanya saat gak Ramadan. Maka dari itu, kami biasanya menyambut Ramadan dengan suasana yang meriah, seperti menghias rumah dan membuat check list ibadah yang akan kami lakukan selama Ramadan. Tujuannya, tak lain dan tak bukan adalah sebagai kontrol amaliyah harian kita saat bulan Ramadan.

Related Post :
Sambut Ramadan Bersama El-Hana Busy Bag Ramadan
Ramadan Day 1 : Nikmatnya Menanti Berbuka Bersama


Aplikasi Di Handphone

Sebelumnya,
Aku udah pernah nulis mengenai aplikasi yang selalu menemani keseharianku. Terlebih saat Ramadan.

5 Aplikasi yang wajib ada di handphone :


     Aplikasi QuranBest    


Masih ingat beberapa waktu yang lalu aku bahas mengenai aplikasi Al-Qur'an yang user friendly banget?
Yaa..QuranBest adalah salah satu aplikasi dengan fitur yang lengkap. 


Baca selengkapnya di sini :



View this post on Instagram

Bismillah,⁣ ⁣ Ramadhan sebentar lagi ..⁣ Apa yang harus kita siapkan?⁣ ⁣ ⁣ Itu pertanyaan yang paling sering terlontar yaa...bahwa Ramadhan seharusnya bisa jadi momentum yang pas untuk kita maksimalkan beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala.⁣ ⁣ Dan harapannya,⁣ Lepas dari Ramadhan, ibadahnya sama melejitnya saat bulan Ramadhan, kalau bisa melenting lebih tinggi lagi.⁣ ⁣ Untuk mempersiapkan yang terbaik di bulan suci, aku instal aplikasi Al-Qur'an yang mashaAllah...lengkap sekali.⁣ ⁣ Tidak hanya membaca, tapi juga mendengarkan keindahan para hafidz Qur'an dalam melafalkan ayat-ayat suci Al-Qur'an.⁣ ⁣ ⁣ Nama aplikasinya :⁣ Qur'anBest⁣ @myquranbest ⁣ Link download :⁣ https://quranbest.page.link/Pdxn⁣ ⁣ ⁣ Bisa sahabat temukan di playstore.⁣ Fiturnya lengkap sekali..⁣ ⁣ 📢 Notifikasi adzan⁣ yang mengajak kita sholat tepat waktu⁣ 📖 Membaca Al-Qur'an⁣ Sekaligus belajar tajwidnya dengan benar⁣ 🎧 Mendengar murottal 30 juz⁣ ⁣ ⁣ Barakallahu fiikum~⁣ ⁣ Aplikasi ini sangat membantu sekali dalam mengingatkan kita untuk dekat dengan Al-Qur'an.⁣ ⁣ ⁣ Mengapa harus dekat dengan Al-Qur'an?⁣ ⁣ 1. Karena hanya Al-Qur'an lah yang mampu menolong di akhirat kelak⁣ ⁣ 2. Al-Qur'an akan mengangkat derajat orang-orang yang membacanya di syurga⁣ ⁣ 3. Al-Qur'an akan membela kita kelak saat di hisab⁣ ⁣ 4. Akan menjadi hadiah untuk kedua orangtua kita karena memiliki anak-anak penghapal Qur'an⁣ ⁣ ⁣ Jadi,⁣ Jangan tunda untuk instal dan baca minimal saat kita ingat untuk buka sosial media, setelahnya bisa tafakkur satu ayat untuk dibaca dan direnungkan.⁣ ⁣ ⁣ Semoga Allah merahmati kita semua dengan kemuliaan Al-Qur'an.⁣ ⁣ ⁣ Tabarakallahu~ . . #QuranBest #AplikasiQuran #AplikasiMembacaAlquran #BestApps #PlayStore
A post shared by lendy_mut (@lendymut) on

Buat yang belum instal aplikasi ini, cuus instal, in syaa Allah sangat bermanfaat. Karena kalaupun tidak biasa mengaji menggunakan handphone, aplikasi QuranBest bisa digunakan untuk mendengarkan murottal dan tanpa downloading lagi.

Download link di playstore : https://quranbest.page.link/Pdxn 



     Aplikasi Muslim Pro    


Aplikasi ini juga sama seperti aplikasi diatas, yaitu apps untuk membaca Al-Qur'an dan untuk mentadabburi maknanya. Yang aku suka dari aplikasi ini adalah ada inspirasi harian, ayat yang harus dibaca hari ini, kalkulator zakat, dan Asmaul Husna beserta maknanya.


Sudah pernah aku tulis di link berikut

Aplikasi Wajib Umat Muslim : Muslim Pro



Minusnya,
Aplikasi ini membutuhkan peningkatan ke premium alias berbayar, kalau tidak mau ada pop-up iklan. 

Biaya beralih ke premium :

Rp 9.000,-/bulan
Rp 49.000,-/tahun
Rp 389.000,-/seumur hidup



    Aplikasi Hafalan Quran    


Aplikasi ini seru banget loo...bisa menguji sejauh mana kita hapal Al-Qur'an. Dan istimewanya lagi.. surahnya lengkap hingga 30 juz dan no pop-up iklan. Ada visualisasi musik seolah kita berada di outer space.




Cocok dimainkan bersama anak-anak yang sedang hapalan Qur'an. Tapi, untukku pribadi, aplikasi Hapalan Quran ini sangat membantuku mengingat setiap detil hapalan Qur'an beserta panjang pendek dan makhrojul huruf.

Masih terbata membaca Al-Quran?
Bisa download juga murottalnya.

Sudah hapal berapa juz, sahabat lendyagasshi?



    Peduli Sehat   


Sebuah aplikasi galang dana online yang memudahkan siapa saja untuk berdonasi tepat sasaran. Karena bersedekah tidak hanya saat kita lapang, namun justru ujiannya adalah berdonasi di saat sedang sempit, siapkah sahabat lendyagasshi melakukannya?

Ulasan lengkapnya ada di sini

Mari...Galang Dana Online Bersama Peduli Sehat



View this post on Instagram

❝Not all of us can do great things⁣⁣ But we can do small things with great love.❞⁣⁣ ⁣⁣ ⁣⁣ Mari...⁣⁣ Kita galang donasi online melalui Peduli Sehat.⁣⁣ ⁣⁣ Sebuah wadah yang menawarkan layanan penggalangan dana secara online, real time dan transparan. Bisa buka websitenya di www.pedulisehat.id atau instal aplikasi pedulisehat di appstore.⁣⁣ ⁣⁣ ⁣⁣ Ulasan lengkapnya ada di link :⁣⁣ https://www.lendyagasshi.com/2019/05/marigalang-dana-online-bersama-peduli.html⁣⁣ ⁣⁣ ⁣⁣ Semoga donasi yang tak seberapa ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang kesulitan.⁣⁣ ⁣⁣ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شَافِىَ إِلاَّ أَنْتَ ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا⁣⁣ ⁣⁣ ⁣⁣ “Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (Hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” ⁣⁣ ⁣⁣ ( HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191)⁣⁣ . . #BersamaRingankanLara #InsanPeduli #PeduliSehat⁣⁣ #DonasiOnline⁣⁣ #GalangDanaOnline⁣⁣ #GalangDana⁣⁣ #DonasiKesehatan⁣⁣
A post shared by lendy_mut (@lendymut) on



    Kalender Saya   


Emm, gimana ini ceritanya...karena aplikasi ini khusus perempuan. Aku butuh banget apps ini untuk mengetahui tanggal berapa menstrusiku jatuh di bulan berikutnya. Dan kalau aku tahu lebih awal, biasanya aku bisa mengendalikan emosiku agar tidak meluap-luap.



Dan beberapa aplikasi untuk membaca buku digital, seperti iPusnas, Gramedia Digital, Google Playbook, iJak, iJogja, dan iJateng.

Hanya aplikasi baca buku yang aku banyakin, karena aku suka banget. In syaa Allah kapan-kapan aku bikin reviewnya yaa...meskipun sudah banyak blogger pecinta buku yang bikin, setidaknya...aku bikin yang versi aku. Hehhee...


Kalau sahabat lendyagasshi, punya aplikasi wajib apa yang paling banyak digunakan saat bulan Ramadan ini?
Sharing di kolom komen yaa...
Semoga menular kebaikannya dan in syaa Allah kelak akan bernilai ibadah jariyyah.


Happy Fasting, 친구...


Salam hangat,


44 comments:

article,

Ramadan Day 19 : Amalan Ketika Tamu Bulanan Hadir

Friday, May 24, 2019 lendyagasshi 26 Comments

Bismillah,

Hola sahabat lendyagasshi...
Masih semangat shaum yaa...di hari ke 19 Ramadan?
Sudah ada yang bolong belum?

Rasanya kalau perempuan, gak mungkin gak ada yang bolong deh...kecuali pas sedang hamil.
Inget banget saat hamil anak pertama delapan tahun yang lalu, lalu masuk masa menyusui dan tak lama ternyata hamil lagi. Jadi, sempat 4 kali Ramadan gak ikut shaum.


Hamil pertamaku yang terbilang manja dapat kulewati tanpa punya hutang puasa Ramadan. Meskipun asal dikasih makan, selalu keluar lagi, tapi begitu sahur dan berbuka, langsung nutrisi yang bisa masuk, aku kejar ketinggalannya. Semua susu hamil, aku minum. Dan yang paling happy, bumil itu pantang di tolak. Hehehee...

Kalau buka puasa, suka banget minta sama suami buat jalan ke mall. Soalnya kalau masak nasi di rumah, wangi nasi itu bikin aku eneg.
**wkkwk...alesan biar gak masak, yeeaay~

Related Post :
Tips Menjaga Kehangatan Suami Istri


Terus hamil kedua, aku lebih badak lagi... Mungkin karena sudah pernah mengalami hamil anak pertama, jadi uda gak ada isitlah morning sickness lagi. Namun, saat Ramadan dan hamil kedua ini bersamaan dengan masih masa menyusui kaka Ai. Jadi lemesnya di sini, saat menyusui.

Alhamdulillah,
kaka Ai bukan termasuk anak yang rewel. Jadi pas disusuin saat aku hamil muda pun, ia tetap mau nempel, meskipun gak lama seperti biasa. 

Beres anak kedua lahir, aku sampai sekarang belum hamil lagi.

Related Post :
Bongkar - Pasang (Kembali) IUD. Bolehkah?


Alhamdulillah jadwal menstruasi kembali rutin tiap bulannya. Meskipun terasa sedikit pegal dan menyakitkan di bagian perut. Jadi apa yang harus dilakukan saat sedang menstrusi kala sedang Ramadan ?

Tenang gengs, ini ada beberapa hal yang bisa muslimah lakukan agar tetap mengalir pahalamu, in syaa Allah :


    Membaca buku agama    

Kalau sedang ada waktu luang, seperti menunggui anak-anak sekolah atau saat di rumah, semua pekerjaan rumah tangga sudah beres, biasanya aku cari lagi tuuh..buku yang mau aku baca. Kalau baca buku agama ngantuk, cepet-cepet ganti sama novel. Hihii....

Related Web :
bacaan-lendyagasshi


    Mendengarkan murottal    

Malu banget looh...akutu sama anakku yang pertama. Kaka yang masih kelas 1 SD saja kalau diberi potongan ayat juz 30, bisa langsung meneruskan, sedangkan Mamanya..?

Huhuu~

Related Post :
Bandung Islamic School - Mengusung Nilai-Nilai Sunnah Rosul


    Membaca Al-Qur'an    

Ini pendapat khilafiyah yaa...
Ada yang bilang, kalau memegang mushaf Al-Qur'an saat sedang haid/manstruasi itu tidak boleh. Namun, zaman sudah maju seperti sekarang ini, Al-Qur'an tidak hanya dalam bentuk mushaf, tapi juga dalam bentuk aplikasi di handphone. Aku rasa, kita tinggal memilih saja, aplikasi Al-Qur'an yang seperti apa yang user friendly.

Related Post :
Aplikasi Al-Qur'an Terbaik : Qur'anBest


    Berdzikir    

Ini adalah salah satu amalan yang ringan, namun pahalanya besar. Di manapun, kapanpun, ingatlah selalu pada Allah subhanahu wata'ala...



    Menghindari perbuatan yang sia-sia    

Ini masih aku banget siih...kalau sedang gak sholat, suka lupa diri dalam memanfaatkan waktu. Dengan dalih me time yaaa... Ngepoin berita-berita artis yang sedang happening, lalu aku komentarin di depan suami. Padahal doi mah...jaraaang banget nanggepin berita hosipan artis. Mungkin antara gak minat sama gak mau ghibah. Wkkwkw...



    Menghadiri majelis ilmu    

Ini aku terasa banget deeh...sejak pindah rumah, aku jadi males mau kemana-mana. Alasannya, karena rumahku jauh. Hiiks~

Padahal majelis ilmu di Bandung itu gak kurang-kurang banyaknya. Dari mulai yang berbayar hingga yang gratisan.


    Memperbanyak istighfar    

Setelah ingat Allah dengan berdzikir, maka selanjutnya adalah ingat bahwa masa lalu yang pernah dilewati itu tidaklah lepas dari dosa. Untuk memperbaikinya, selalulah beristighfar, agar Allah mudahkan dan ringankan dosanya.



    Bersedekah   

Ada yang bilang bahwa sedekah yang paling ringan adalah tersenyum kepada saudaranya. Memang benar adanya...Namun tunjukkan pula langkah kongkritnya. Semoga dengan bersedekah, mampu menghapus dosa-dosa kita terdahulu.



Jadi,
Jangan kecewa dengan ketetapan Allah yaa, wahai wanita sholihaaa...
karena ada tuh...wanita yang kecewa saat menstruasi datang dan tak sedikit pula yang meminum obat hormon agar mens jangan datang saat bulan Ramadan, terlebih di 10 hari terakhir Ramadan. Jangan yaa... karena bagaimanapun, Allah-lah yang Maha Mengetahui apa yang terbaik pada hambaNya.



Mari banyak bersyukur untuk apa yang terjadi hari ini dan banyak berdoa untuk masa depan.
Semoga tulisan ini bermanfaat.

Happy Fasting, 친구...



Salam hangat,

26 comments: