Blogger Perempuan Network,

Ramadan Day 11 : Go Go Song Drama Korea (2019)

Thursday, May 16, 2019 lendyagasshi 28 Comments

Bismillah,

Apa perasaanmu ketika mendekati hari-H pernikahan?
Pasti ada perasaan gembira berlebihan, kemudian sedih berlebihan dan ujung-ujungnya marahan sama si calon (pasangan).

Gitu gak siih?

Aku dulu gitu looo..
Semakin dekat D-Day pernikahan, semakin stres dan makin gak yakin "Ini pernikahan, sebaiknya dilanjutkan atau bubar sampai di sini aja?"

Go Go Song
Judul : Go Go Song (고고솑)

Actors :
Yoon Eun Hye as Gong Seon Hwa
Ji Il Joo as Kang Won-hyung

Genre : Family, Marriage, Romance
Rundate : January, 2019
Runtime : 58 minutes
Episode : 2 eps

Rating : ⭐⭐⭐⭐/5


Kisah cinta antara seorang chef, Won-hyung dan seorang pegawai pelayanan masyarakat di bidang sosial, Gong Seon-hwa.

Dibuka dengan adegan yang tidak manis, karena Won-hyung terlambat datang untuk berbenah ke rumah baru yang rencananya akan di tempati setelah mereka menikah nanti, bersama Seon-hwa. Namanya perempuan yang tadinya excited banget sama hari pernikahan, namun karena gak sesuai rencana, malah berubah jadi bencana.

Dia ngomel gak ada habisnya...
Dan parahnya, lakinya bukannya diem, malah nimpali sama kata-kata gak enak.

πŸ‘¨"Aku sibuk...akan ada pembukaan restoran."

πŸ‘©"Oh...jadi sibuk banget yaa...sampai di hari weekend pun, kamu gak bisa meluangkan waktu untuk kita..."

πŸ‘¨"Naah...itu kamu tau...
Aku lagi capek banget niih.... Yuuk, ke atas."


Padahal si cewek maksudnya mau nyindir, tapi yang lakinya dengan polos malah memuji kesabarannya.
Hahhaha...**miscom pertama.

Dan pertengkaran demi pertengkaran malah mewarnai hari pindahan mereka hari itu. Kezzeel tingkat dewa karena yang lakinya dudul gak bisa baca maksud si cewe, akhirnya Seon-hwa keceplosan bilang "Kayaknya kita harus memikirkan ulang pernikahan kita ini. Aku merasa tidak ada kecocokan di antara kita."

Won-hyung yang sedang capek pun emosi dan bilang "Oke, kita memang berbeda. Dan aku heran, mengapa kita bisa sejauh ini?"

Then...
Mereka pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan marah, kesal, sedih, galau, dan gundah.

Kalau udah gini, biasanya cewe berharap apa?

Yap, yap...
Berharap di telp, paling engga...di sms deeh...

Tapi kenyataannyaa...
Won-hyung sama sekali gak merasa bersalah atau berniat meluruskan masalah.

Makin sedih Seon-hwa...

Hari demi hari berlalu, yang itu berarti hari pernikahan mereka semakin dekat. Namun, undangan pernikahan mereka tak kunjung disebar, ini menjadi tanda tanya bagi orang-orang terdekat Seon-hwa.

Ada masalahkah?
Lalu Seon-hwa kembali teringat pertama kali ia bertemu dengan Won-hyung di sebuah acara amal.


Seon-hwa tampak sibuk melayani acara makan bersama kakek dan nenek jompo, lalu mendadak atasannya bilang, "Cepat bilang bagian dapur untuk menambah stok, makanan di sini hampir habis."

Dengan tergopoh, Seon-hwa ke dapur dan berteriak,"Ppalli jeoseyoo..." ((cepat...))

Dan sesaat ia tertegun melihat punggung chef yang sedang memasak menggunakan panci presto untuk mengempukkan menu-menu daging.
Dengan cekatan, seorang chef tersebut memasak tanpa menoleh.



Aku deg-degan banget waktu pertemuan mereka yang kedua. Sama-sama menggunakan alasan kerja, padahal uda saling menaruh perhatian. So sweet bangeett...

πŸ‘¨"Apakah kamu hari ini berdandan agar terlihat cantik olehku?"

πŸ‘©"Haah...? ((tergagap))
Engga...engga...kok."

πŸ‘¨"Oh...apa hanya aku yang merasa (bahwa) aku harus memperhatikan penampilanku hari ini?
Aneh banget...gak biasanya aku peduli dengan hal-hal kecil gini..."

Go Go Song
((kasih sinyal ini, gess....😎))

Tapi yang bikin drama ini sangat bagus di mataku adalah ada kisah cinta lain yang mewarnai. Kisah cinta tak biasa dari sepasang kekasih yang memiliki keistimewaan, keterbelakangan mental (???)

Go Go Song

Dan mereka keukeuh ingin menikah, karena yang perempuannya sudah hamil (duluan).
Mereka menginginkan anak.

Cinta?


Cinta itu adalah tanggungjawab
Bukan hanya ingin menghabiskan waktu bersama karena saling mencintai saja.


Lalu ketika sang laki-lakinya ditanya oleh orangtua dari pihak perempuan (di tempat terpisah), maka jawabannya cukup mengejutkan...

Aku sudah memikirkan...
Aku ingin hidup bahagia, bersama...

Apa itu hidup bahagia?
(pekik Bapak dari si cewek)

Hidup bahagia...
Membuat kopi setiap hari dan menunda impianku untuk sementara waktu.

Karena....
Aku akan menjadi seorang suami juga seorang Ayah.

Ayah adalah seseorang yang menunda impiannya demi keluarga.

A man can live as he likes,
but a father can't live as he likes

He live to give everything (for his family)


Uwuuw~

Ada 2 kisah cinta lain yang juga terselip dalam drama 2 episode ini. Yang intinya, kisah-kisah tersebut yang menjadi pendorong Seon-hwa untuk memantapkan hati menikah dengan Won-hyung.

Memang Won-hyung ini bukan laki-laki yang mudah mengucapkan rayuan atau kata-kata cinta, tapi melalui perbuatan, ia terlihat sangat mencintai Seon-hwa. Cuek cuek gimanaa...gitu.
Aahh~





A post shared by 지일주 (@lonely_stump) on


Sebenarnya,
ada yang melatar belakangi mengapa sifat Seon-hwa menjadi ragu-ragu untuk mengambil keputusan terutama dalam hal pernikahan.

Karena ia pernah kecewa dengan seorang lelaki, dan itu adalah ayahnya.

Ia selalu berkaca dan melihat inner-child nya kambuh, dimana ia tidak punya kenangan manis bersama sang ayah, yang seharusnya menjadi cinta pertama bagi seorang anak perempuan.

Yang ada dalam ingatannya hanya keburukan ayah.
Mulai dari jarang pulang ke rumah, sehingga ia merasa di telantarkan sampai suara keras dan keluhan ayah ketika di rumah. Seolah...rumah hanya untuk tempat buang sampah.

Huhuu~


Entah kenapa, dramanya Yoon Eun Hye selalu membekas di hatiku. Kaya Princess Hours (2006), Coffee Prince (2007), Lie To Me (2011), I Miss You (2012). Marry Him If You Dare (2013).

Aktingnya selalu sukses bikin aku ketawa lalu nangis sesenggukan.
Gomawo, Eun-hye eonni... 



Learning Point Drama Korea Go Go Song :


1. Aku selalu menekankan bahwa Children see, Children do.
Apa yang mereka lihat itulah yang mereka contoh. Seperti Seon-hwa yang gak ingin menjadi seperti Mamanya. Bersuami tapi tak pernah ada. Lalu untuk apa adanya pernikahan? 
Bukankah lebih baik hidup sendiri?


2. Memasak membutuhkan waktu dan kerja keras seseorang.
Selama ini yang kita tahu hanyalah makan dari masakan seseorang, namun tidak tahu bagaimana besar effort yang dicurahkan untuk membuat makanan tersebut agar bisa dinikmati banyak orang.


3. Menikah berarti dua orang yang hidup bersama dalam waktu yang lama.
Maka, nikmatilah waktu kebersamaan.

Related :
Tips Menjaga Kehangatan Suami Istri


4. Jodoh itu bukan dicari, tapi di dekatkan dengan ijin Allah.
Bagaimana Adam dan Hawa bertemu?
Mereka bukan saling mencari, tapi mereka dipertemukan dan di dekatkan oleh Tuhan.


5. Belajar pernikahan dari sebuah dansa
Karena dibutuhkan dua orang dalam berdansa, dan bila sinkronisasi gerakannya tepat, maka dansa yang dilakukan bagaikan menyatu.
Two become one


6. Satu-satunya cara menyembuhkan inner child adalah dengan mengakui lalu kemudian memaafkan.

Go GO Song


7. Sebagai orangtua, akui kalau memang pernah salah terhadap anak.
Aku rasa, selama hayat masih di kandung badan...tak ada kata terlambat untuk meminta maaf. Akan menjadi hikmah tersendiri bagi anak bila mendengar orangtuanya menyadari kesalahan. Bisa jadi, inner child si anak akan sembuh saat mendengar perkataan maaf yang tulus dari orangtua.


8. Apa itu kesuksesan bagi orangtua?
Kesuksesan adalah mampu mengajari anak-anak arti dari kebahagiaan.
Bukan mewariskan harta yang melimpah.


9. Untuk bisa mendapatkan cinta, maka bukalah hati dengan seluas-luasnya.
Maka, cinta itu sendiri yang akan hadir secara berlimpah ke dalam hatimu.

Go Go Song

Go Go Song


10. Orangtua membantu anak dalam mengambil keputusan (yang baik)
Pentingnya menanamkan thinking skills pada anak. Sehingga anak mampu mengambil keputusan dengan menimbang apa resiko yang akan dihadapi.


Hwaah~
Endingnya uda keliatan siih....tapi gak disampaikan dengan jelas. Suka banget pas bagian ini...



Drama paling minim skinship, padahal tema besarnya adalah percintaan. Dan gak ada adegan kisseu nya sama sekali, tapi aku masih bisa merasakan getaran-getaran cinta antara Seon-hwa sama Won-hyung.

Sederhana.
Plotnya gak berlebihan dan ringkes ceritanya.

Pokonya...neomu johaa!

Gimana menurut sahabat lendyagasshi...
Worth to watch kan yaa....drama Go Go Song?


Happy Fasting, 친ꡬ...



Salam hangat,


28 comments:

article,

Ramadan Day 10 : 2 Cara Alami Atasi Bau Mulut

Wednesday, May 15, 2019 lendyagasshi 29 Comments

Bismillah,

Udah paling bete aja kalo deket-deket sama orang yang napasnya bau. Dan parahnya, rata-rata mereka gak sadar kalau napasnya itu mengganggu orang yang diajak berkomunikasi.
**Jangan-jangan aku...pleaseee...



Tapi,
mau buru-buru minggat dari tempat, kok ya...gak enak.
**Gini niih...buah simalakama namanya yaa...

Apa penyebab bau mulut?

Pasti dari makanan atau minuman yang masuk ke mulut
Gigi berlubang, gigi retak
Penyakit gusi 
Xerostomia (mulut kering)
Merokok



Sebenarnya, bau mulut (atau yang disebut halitosis) ini adalah isyarat dari kesehatan tubuh. Adanya bakteri yang betah banget berkeliaran di mulut, bisa jadi karena adanya penyakit yang diderita seperti infeksi sinus, pertanda diabetes, hingga penyakit ginjal dan oral-kanker.
**serem yaa...tapi untunglah...ada pertanda awal begini, jadi bisa diatasi dengan cepat, bagi yang perhatian masalah kesehatan.

Cara Mengatasi Bau Mulut :

Sikat gigi dan lidah
Flossing (membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang)
Berkumur


Bila sudah menggunakan 3 cara di atas, bau mulut (dan napas) tidak juga mereda, ada baiknya coba beberapa cara di bawah ini :

      Cara 1 :     

Campuran 1-2 tetes cuka apel + air matang

Campurkan kedua bahan tersebut lalu gunakan sebagai obat kumur. Kumur-kumur selama 3-5 menit secara bergantian dari kiri-kanan bagian mulut, lalu buang dan bersihkan dengan brkumur menggunakan air biasa.

Lakukan sehari 2 kali saat pagi bangun tidur dan malam sebelum tidur.



      Cara 2 :      

Campuran setengah air perasan jeruk lemon + baking soda

Campurkan 1 sendok teh baking soda ke dalam air perasan jeruk lemon.
Lalu aduk dan tambahkan sedikit air hangat untuk melarutkan.
Gunakan larutan ini untuk berkumur.

Kumur-kumur sebanyak 3-4 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan jangan terlalu sering melakukannya, karena efek sampingnya, bisa menipiskan lapisan enamel pada gigi.
Dan ini cara yang paling efektif untuk mengurangi bau napas tak sedap.



Kalau saya pribadi, bau mulut diatasi dengan sikat gigi (sesudah sahur) dan berkumur. Apalagi saat bulan Ramadan begini, pas napas uda gak oke banget, langsung ambil air wudlu.




A post shared by Ilmah Kids (@ilmahkids) on
It's proper wudlu based on hadeets





Related link :

Bagaimana hari Ramadanmu, sahabat lendyagasshi?
Sharing di kolom komentar yuuk...

Happy Fasting, 친ꡬ...


Salam hangat,


29 comments:

Blogger Perempuan Network,

Ramadan Day 9 : Gigi Sehat Mulut Rumahku

Tuesday, May 14, 2019 lendyagasshi 69 Comments

Bismillah,

Gigi Sehat

Pasti pada auto-nyanyi deeh...kalau baca judul di atas.
Iya, 
Gigi sehat adalah idaman banyak orang. 


Dulu waktu baru memiliki anak pertama, aku sama sekali gak kepikiran untuk merawat gigi sejak bayi. Yang aku tau, gigi anak-anak mah...gak akan rusak. Atau kalau rusak, akan berganti kaan... 
Jadi aman laah...

Ternyata,
kejadian bener.

Gigi kaka Ai setelah usia 3 tahun ke atas, tenyataaa.... heemm...banyak yang karies, bahkan lubang. Sehingga, kaka kadang gak pede mau senyum. Tipenya bukan rusak yang gigis (kaya aku waktu kecil siih...), tapi tipe gigi yang kuning-kuning gitu loo... 
**keropos?

Kaka usia 5 tahun, giginya sudah ada beberapa yang goyang
Bahkan,
kata dokter gigi, ada gigi kaka yang seharusnya belum berganti, tapi sudah goyang. Jadi saran dokter, pertahankan selama mungkin yaa, Bu...

Huhu...tau kan...kalau gigi uda goyang dan di pakai ngunyah makanan rasanya gimana?

Iyaa...
Kaka Ai sering mengeluh sakit, gak enak, gak nyaman.

Ujung-ujungnya apa?
Ia selalu makan permen S*G*S. Karena dulu pernah kejadian, makan permen tersebut, lalu gigi goyangnya bisa lepas sendiri. Ia sepertinya trauma dengan peralatan cabut gigi dokter atau dicabut paksa sama aku.
Hhahaa...horror si mamak...

Lalu,
Sejak kejadian itu, aku belajar lagi...
Pas anak kedua, aku gak lagi mengulangi kesalahan yang sama.


Hana giginya sampai sekarang masih bagus, hanya beberapa karies.


Jadi, Tips Merawat Gigi Anak gimana?


   Sebelum tumbuh gigi, sejak bayi sudah di kenalkan dengan aktivitas membersihkan gusi   
Jadi, jangan di kira anak bayi yang belum punya gigi, lalu tidak di rawat. Ini perlu banget karena bayi juga memiliki bekas ASI yang masih menempel di gusi-gusi dan lidahnya. Jika menumpuk, itu bisa bikin bayi gak nyaman.


   Membiasakan anak minum air mineral   
Karena kaka dulu sukanya minum yang manis-manis (seleranya ganti-ganti, kadang pingin susu, kadang teh hangat) dan bahkan sempat tidak bisa minum air mineral sama sekali. Jadi kemana-mana harus sedia minuman berasa.


   Mengatur pola makan dan asupan gizi anak   
Selain mengenalkan rasa manis, kenalkan juga anak-anak dengan berbagai rasa makanan. Dan jangan biarkan anak-anak mengemut makanan terlalu lama di dalam mulut.

Makan makanan yang banyak mengandung zat besi, agar gigi tumbuh kuat.


   Mengenalkan anak untuk menyikat gigi yang benar   
Sejak tumbuh gigi, jangan lelah untuk mengenalkan anak untuk sikat gigi. 

Mampir juga yuuk..


   Periksa gigi rutin   
Kebiasaan ini yang masih belum ajeg siih...padahal dokter giginya hanya selemparan kolor dari rumahku, huhuuu~

Minimal 6 bulan sekali, biasakan anak memeriksakan giginya dengan rutin. Jadi anak gak takut sama yang namanya dokter gigi.



Nah..
Kalau semua itu sudah dilakukan, in syaa Allah gigi susu anak akan tumbuh baik. Karena terus dipantau dan dirawat. Gigi adalah investasi loo...
Jadi,
Jangan biarkan gigi rusak sebelum waktunya yaa...



Kalau sahabat lendyagasshi, punya tips apa niih..
Agar gigi sehat dan kuat hingga kini dan nanti...
**ini kenapa kaya kalimat iklan siih? wkkwkw...

Berbagi di kolom komentar yuukk...
Haturnuhun.

Happy Fasting, 친ꡬ...



Salam hangat,




69 comments:

article,

Ramadan Day 8 : Daily Routine Skincare Japan VS Korea

Monday, May 13, 2019 lendyagasshi 84 Comments

Bismillah,

Sebelumnya, aku mau cerita tentang keadaan kulit wajahku yaa...
Alhamdulillah,
kulit wajahku ini bukan tipikal yang rewel. Sedari remaja, aku memang jarang sekali memakai skincare. Lha iya, jamanku yaa....semua orang pakai produk Pond's, aku yaaa ngikuuutt...

Asli,
jaman dulu mah...pakai produk karena iklan di tipi. Wong gak ada internet kenceng kaya sekarang yaa...

Di post sebelumnya Mengapa Si Kecil Berketombe? aku uda sedikit menyinggung mengenai masa laluku yang pernah mengalami jerawat yang meradang. Dan itu, sesuai banget sama siklus hormonku saat berusia 17 tahun. Ahhaii~

Intinya mah...
Aku tadinya menganut daily routine skin care ala Japanese woman. But now, setelah kenal daily routine khas Korea (dari drama-drama yang aku tonton), aku beralih, gengs...menjadi wanita yang super ribet sebelum tidur dan pas bangun pagi.

Wkkwk...ini ku lakukan karena kulitku gak seperti waktu remaja dulu lagi, yang mana lapisan kolagen masih oke dan jenis kulit cenderung normal to oily. Sekarang, semenjak usia makin tinggi, kok aku ngerasa, kulit makin kering gitu yaa...?

Ciri-ciri kulit kering :


Cenderung kasar, bersisik dan gatal
Mulai muncul kerutan di beberapa titik di wajah
Pori-pori kecil
Terjadi pengelupasan kulit sehabis cuci muka


Penyebab kulit kering :


Hormonal
Genetika
Radikal bebas
Dehidrasi
Paparan sinar matahari
Sedang dalam masa pengobatan
Kurang asupan sayur dan buah



Nah...buat yang sama kaya aku, keadaan kulitnya mulai berubah sejak usia menanjak naik, ada baiknya niih,,lebih diperhatikan. Terutama skin care daily routine nya. Karena, gak mau kan... terlihat tua sebelum waktunya. Dan lagi, menjaga amanah yang sudah di limpahkan Allah ini adalah kewajiban loo, guys...
**terutama wanita-wanita yang sudah menikah, penting banget terlihat fresh di hadapan suami

Nah...
Sebelum aku tunjukin daily skin careku, coba lihat step by step daily routine ala cewe Jepang dan Korea.



Memang tampak lebih ribet yaa...
Dan masing-masing orang, pasti punya kecocokan tersendiri dalam melakukan ritual ini.
Wkkwkw... (( R I T U A L ))

Dan ini morning routine, belum evening routine.



Tertarik melakukannya?
Aku iya...



Namun ada beberapa steps yang karena aku merasa belum perlu perhatian khusus, jadi aku lompatin. Kaya eye cream. Tapi entar kalo uda ada rejeki, mau juga nyobain, wkkwkw.... #mamaklatah

Cleanser


Aku lagi pakai punyanya Safi, pakai ini karena menarik, ada cleanser sekaligus toner. Sejauh ini, efek yang aku rasakan di wajah jadi adem.

Cocok digunakan jika beres beraktivitas di luar rumah.

Cleanser Toner Safi

Face Wash

Aku pakai punya wardah yang whitening series.


Exfoliator Scrub

Wardah


Toner

Wardah white secret


Essence

Wardah white secret


Serum 

Innisfree Tea Seed series


Mask

Warming clay mask The Body Shop
Bamboo Charcoal Nature Republic 


Sheet mask : random
((persediaan di rumah, aku cobain masing-masing merk, tapi rata-rata yang ada serum anti-aging))


Eye Cream

-

Moisturiser

Innisfree Tea Seed Series

Sun Screen

Day cream Safi Age Defy

Innisfree Tea Seed Special Set
Innisfree Tea Seed Special Set

Suka banget sama produk dari Innisfree karena mereka mengeluarkan versi special set begini. Bentuk nya mungil-mungil, sehingga kalau gak cocok, next...bisa ganti ke yang lain. Sejauh ini, aku merasa gak ada masalah di wajahku, dan perubahan setelah menggunakan serum dari Innisfree ini, memudarkan noda hitam di kening (karena kerutan). Jadi lumayan mancerahkan.

Tambahannya,
Aku lagi tergoda banget make Sleep Mask.
Karena sedang kurang puas sama hasil serum untuk malam harinya (aku pakai wardah white series)

Ternyata,
hasilnya enak banget... Pas bangun tidur, kulit tetap kenyal, gak kering.


Kalau ditanya, mau coba produk apalagi?
Hehhe...aku kalau lagi jalan ke Trans Studio Mall, suka ngeceng di Nature Republic sama Innisfree. Dan biasanya diem-diem langsung ngantongin skincare baruu aja..
Wkkwkw...suamiku uda hapal banget kalau istrinya diajakin nge-mall, pasti ngilangnya ke 2 outlet itu.

List berikutnya,
aku mungkin bakal cari lip scrub, buat bibirku yang super kering selama Ramadan ini. Berasa banget crackingnya pas lagi ketawa. Kan sakiiitt....

Teruuss...
Pingin cari ampole sama ganti serum aah~


Kalau sahabat lendyagasshi gimana?
Lagi ada skincare yang di pinginin banget gak?
Terus paling cocok sama daily routine Jepang atau Korea niih...?

Happy Fasting Day, 친ꡬ...


Salam hangat,





84 comments:

article,

Ramadan Day 7 : Mengapa Si Kecil Berketombe?

Sunday, May 12, 2019 lendyagasshi 40 Comments

Bismillah,

Engga tau gimana mulanya, aku perhatiin, Hana, anakku yang kecil, bolak-balik garuk-garuk kepala. Antara kasihan sama penasaran... "Gatel banget yaa, dek?"

"Iya niih...Ma, gak tau kenapa, kepala Nunu gatel..."
**Kenapa dia manggil dirinya sendiri Nunu, padahal namanya Hana?
Hahha...nanti kapan-kapan aku ceritain yaa...



Mama yang super kepo pun, langsung memeriksa kulit kepalanya...dan kaget doonk... Ternyata setelah di garuk, muncul sisik-sisik putih di kulit kepalanya. Pas aku lihat di kepala kakak, engga. Jadi apakah ini?

Ternyata ketombe, pemirsah...

Why...?
Mengapa...?
Nande...?
μ™œ...?


Apa itu ketombe?
Ketombe adalah pengelupasan kulit yang alami di lakukan oleh kulit kepala. Namun, bila berlebihan, maka bisa jadi hal yang mengganggu dan tidak nyaman. Seperti gatal, panas, hingga kulit kepala kemerahan.

Penyebab ketombe pada anak :


1. Terlalu sering keramas

Emm, iya juga siih...aku itu suka banget lihat anak pas pagi rambutnya basah. Kelihatan seger gittuu...abis mandi beneran.


Kalau engga keramas, asa ada yang kurang...


2. Keramas sendiri, tanpa bantuan orangtua

Kalau anak-anak merasa sudah cukup banyak mengguyurkan air ke atas kepala, seringkali merasa sudah bersih. Padahal, kalau aku perhatikan, airnya kemanaa...shampoo nya dimana...
Duuh, gak match deeh...



3. Belum kering benar, sudah pakai hijab

Yaa...sejak rumah pindah, sekolah Hana jadi berasa berkilo-kilo meter jauhnya ((wkkwkk...lebbaiii, tapi memang kalau di lihat dari gmaps, jarak rumah ke sekolah Hana sekitar 11 km, itu TK yaa...huhuu~))

Jadi,
Begitu beres mandi, lansung Mama tarik ke mobil buat berangkat ke sekolah.


4. Pola makan

Bisa jadi juga siih...mengingat Hana agak susah (susah banget, sebenarnya...tapi kok yaa...gak tega ngomong gitu...) kalau diminta makan sayur dan buah.


5. Cuaca

Karena cuaca yang sangat terik saat beraktivitas, membuat kulit kepala menjadi kering. Dan kulit kepala kering ini jika mengelupas, jadilah ketombe.



Jadi,
Gimana doonk cara mengatasinya?

Kalau yang gampang, ajak anak ke salon, untuk melakukan perawatan. Hehhe...ini alesan Mama atau gimana?
Tapi yang pasti, perawatan di salon, bikin masalah segera teratasi dengan mudahnya.



Namun,
Jika bersabar, gunakan cara alami ini untuk menjaga kelembaban kulit kepala anak :


Sebelum keramas, gunakan minyak rambut alami

Jamanku dulu, Ibu selalu rajin memakaikanku minyak rambut cem-ceman namanya. Warnanya hijau, wanginya emm...agak aneh, tapi ini bikin rambut berkilau dan bebas ketombe loo...

Cem-ceman Minyak Rambut


Bisa juga, diberi minyak zaitun atau baby oil

Aku lebih senang zaitun, karena ada anak-anak tertentu yang merasa panas jika diberi baby oil. Merk dan efek yang di rasakan masing-masing anak, memang berbeda-beda. Dan Hana ini tipikal anak dengan kulit sensitif.


Balur rambut dengan campuran cuka sari apel 1 : 1 dengan air

Karena cuka ini bersifat asam, maka bisa digunakan untuk membuka pori-pori sekaligus membersihkannya dari kotoran yang tersumbat.


Beri campuran lemon dan yoghurt

Campuran 2 sendok makan perasan air lemon lalu seperempat mangkok yoghurt.
Balur dan pijat kepala ananda dan biarkan selama 20 menit, kemudian keramas menggunakan shampo.

Campuran ini mampu meringankan gatal dan mengurangi jamur penyebab ketombe.


Shampoo anti ketombe khusus anak

Kalau di Indonesia, aku cuma kenal merk Sebamed dan Pure Baby. Kedua merk ini juga yang aku pakai kalau anak-anak ada masalah gatal, baik di badan atau kulit kepala, karena teruji klinis dan sangat lembut. 


Kok aku kaya ngiklanin Sebamed yaak...?
Hehee...engga diink... Aku punya cerita tentang merk ini soalnya.

Dulu...
Pas remaja, aku pertama kali punya jerawat dan parraah banget, sampe radang merah gitu. Lalu ke salah satu dokter spesialis Kulit dan Kelamin yang ternama di Surabaya ((dulu prakteknya di sebelah Rumah Sakit Pusura, guyss...pasti pada tahu deeh... deket Es Cream Zangrandi))

Lalu resep Pak Dokter teh...gak neko-neko, hanya cuci muka pakai sabun (batangan) Sebamed dan krim Sebamed (seingatku). Dan ini bisa dibeli tanpa resep.

Dipakai gak sampai seminggu, hanya 3 harian gitu...lalu jerawatku kempes, dan bersih, gak berjejak.
Alhamdulillah~

Barakallahu fiik, Pak Dokter...


Ehhe...gimmicknya kepanjangan yaa...balik lagi deeh...ke masalah ketombe.
Ketombe ini tidak menular ya...tapi jangan dibiarkan, mentang-mentang tidak menular, karena kebanyakan orang pasti merasa gak suka kalau berdekatan orang berketombe. Nanti salah-salah malah kecipratan lagi...
Euuww~




Yuk...
Ciptakan lingkungan bermain yang sehat.

Adakah sahabat lendyagasshi yang pernah mengalami masalah yang serupa mengenai rambut?

Happy Fasting Day, 친ꡬ...



Salam hangat,



40 comments: