Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Are We In Love (2020)

Bismillah,

Anyyeong, chingu-deul...
Hehee...tumben aku menyapa dengan bahasa Korea yaa... Kangen. Soalnya tulisan ini ditujukan untuk KDrama Lovers yang masih menanyakan pada dirinya sendiri, "Are We in Love with Korean Drama?"

Emm,
Pas banget. Aku baru nonton film terbarunya Sung Hoon dengan judul ❝Are We in Love?❞.
**Anehnya, drama ini belum terdeteks di biografinya Sung Hoon maupun lead femalenya, Kim So Eun

Are We In Love
Aku nontonnya di drakor.id karena baru berlangganan, jadi rajin berkunjung begitu ada notifikasi. Kalau untuk drama, masih condongnya ke VIU atau Netflix siih... 

Judul : Are We In Love? 
(Saranghago Issseubnikka/ 사랑하고 있습니까?)


Actors :

Sung Hoon as Seung Jae
Kim So Eun as So Jung

Genre : Romance-Comedy
Rundate : 2020
Runtime : 107 minutes

Rating : ⭐⭐/5


Film ini syutingnya uda lama banget (sekitar akhir tahun 2018 atau 2019 gitu yaa,,,??), gak tau kenapa baru airing tahun 2020. Bahkan, ahjumma yang turut bermain di Film ini sudah meninggal. (yang jadi Ibunya So Jung, Jeon Mi-seon).

Yang nonton Reply 1988, Ibu ini jadi kakaknya Deokseon pas masa tua, Bora. Lalu drama terakhir beliau di tahun 2019, He is Psychometric. Dan kalau liat list drama dan filmnya, panjaang banget. Salah satunya, drama Who Are You : School 2015 sebagai Ibunya Kim So-hyun.


**Back to review Are We In Love (2020) movie.

So-jung (Kim So-eun) adalah seorang pegawai cafe yang menyediakan menu-menu dessert dan kopi. Ia yang bertanggung jawab sebagai chef di menu-menu pastry. Kue-kue manis yang dibuat So-jung memang belum sepenuhnya sempurna, tapi dibawah bimbingan dan pengawasan sang bos (yang dipanggil, Master-nim), So-jung mendapatkan hasil bahkan pesanan dari pelanggan tetap di Greenery Cafe.

Sedangkan Greenery Cafe sendiri adalah milik Master-nim, Seung-jae (Sung Hoon). Ia memiliki seorang saudara kembar, beda kelamin yang bernama Anna.

Aslinya Master-nim uda ngasih clue kalau ia naksir sama So-jung. Tapi karena So-jung merasa hubungan Master-nim dengan Anna terlalu dekat, ia mengira Anna adalah pacar Master-nim. Hhaha....kenyataan bahwa Anna saudara kembar Master-nim hanya diketahui oleh 2 karyawan cafe lainnya. So-jung gak tau apa-apa sehingga salah sangka.

Pernah ada kejadian, Master-nim dan Anna bertengkar karena Anna minta dianterin pulang padahal Master-nim udah ngajak So-jung pulang duluan, terus dengan nada marah (hampir nangis lebih tepatnya), So jung berkata "Selesaikan masalah kalian dan jangan bawa-bawa aku di antara hubungan kalian."

They've no clue at all.


Cerita film ini memang manis banget. Konflik yang kurang berarti disajikan sedikit demi sedikit. Dari mulai masalah So-jung adalah anak satu-satunya sang Ibu yang mengalami alzheimer's disease, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, So-jung harus bekerja di cafe dan bolak-balik ke rumah jika pengasuh Ibunya menelepon bahwa sang Ibu mendadak tantrum (ya...gak hanya anak balita loo...ternyata yang tantrum).

Atau masalah Master-nim yang gak berani mengutarakn rasa sukanya pada So-jung yang dinilai terlalu tertutup dan tomboi. Hingga suatu hari. Master-nim mabuk dan ngajak jadian So-jung. Apa yang terjadi?

So-jung nolak doonk...kan dia taunya Master-nim pacaran sama Anna.

Dan ada kisah misteri yang disajikan di awal film. So-jung menerima sebuah buku yang berjudul "Are You In Love?". Dan setiap buku menyajikan jawaban atas pertanyaan So-jung, secara acak.
Emm, semacam buku ramalan gitu...

Dan di akhir cerita, aku kurang paham bahwa terbukalah misteri sosok yang memberikan buku "Are You In Love?" ini kepada So-jung. Tapi yang pasti, sejak kehadiran buku tersebut, So-jung perlahan membuka diri dan menjadi lebih percaya diri karena ramalan buku itu.


Sederhananya story-line film ini bikin aku betah nontonnya. Tapi uda gak diragukan lagi siih...Sung hoon paling bisa akting jadi bos galak yang suka bentak-bentak bawahannya padahal dalam hati menyimpan rasa, duduuduu... persis di drama doi sebelumnya, My Secret Romance.


Dan ini alasanku (bisa dibilang manfaat juga gak siih..??) jadi Kdrama Lovers :


I feel i'm fallin' in love again
....and again.
Visual, story-line, ambiance, sampai kalimat yang diucapkan para karakternya, bikin aku memahami bahwa kehidupan itu gak sesederhana itu. Hmm, ada karakter yang ingin dimengerti, karakter jahat, baik dan macam-macam lagi.


Banyak kata-kata atau pesan bijak
Untuk drama/film yang mengurai air mata, thriller, action atau apapun, pasti ada kata-kata bijak yang bisa kita ambil hikmahnya. Dan tulisan di blog aku sudah sering menyajikan hal tersebut.

Ini contohnya :
Miss Baek (2018)
Sunny (2011)




Ada banyak mimpi
Selama hidup, sah-sah aja memiliki impian dan meski tampaknya sulit untuk digapai, tapi tetaplah menuliskan dan memimpikannya. Karena melalui impian itu, kita bisa merasa lebih hidup dan bahagia.

Drama : Itaewon Class



Penambah semangat
Aku ingat sekali saat zaman kuliah dulu. Mendadak rajin karena pengen kaya Makino Tsukushi yang menemukan impian hidupnya, pengen kaya om Takuya Kimura di drama Good Luck (2003) as a captain sebuah maskapai penerbangan atau seperti Nodame Cantabile, yang memiliki satu impian hidup dan bersungguh-sungguh ingin mewujudkannya. Mukkyaaa~

Dan karena saat ini yang lagi happening drama Korea, jadi aku beralih mencari penambah semangat dari tontonan yang aku tonton. Kalau tontonannya gak manfaat, aku stop, gakkan buang waktu untuk lanjut siih...

Kaya tulisanku yang lalu...
Stalled Korean Drama for lendyagasshi alias drama mangkrak versiku.




Belajar sejarah
Kalau nontonnya drama sageuk, penonton jadi bisa paham sejarah kerajaan Korea kuno, Goguryeo (kerajaan bagian : Balhae) - Silla - Goryeo - Joseon (ditunggangi oleh dinasti Qing dari China) - dst...

Drama Sageuk yang asik ditonton :

Dan pada intinya, Korea ini juga letaknya strategis, persis seperti Indonesia. Dengan sumber daya manusia yang murah, makanya Korea juga menjadi daerah jajahan Jepang yang saat itu ingin memperkuat wilayah kekuasaannya di antara jajahan Inggris.

Coba nonton Film perjuangan Joong Ki dan So Ji-sub oppa :




Merasa senasib
Emm, aku merasa senasib sejak nonton Film The Battleship Island atau Mr. Sunshine (yaa...meski ini drama gak beres aku tonton, tapi...) aku merasa senasib dengan negara Korea. Sama-sama pernah merasakan pahitnya dijajah oleh Jepang. Bedanya, kini Korea sudah bangkit dan menguasai beberapa sektor perdagangan, teknologi hingga ada sebutan korean wave, karena K-Pop sudah mendunia dan saat ini SM Management dan Big Hit Entertainment tengah menginvasi musik di billboard Amerika.

Indonesia?
menginvasi pikiran emak-emak dengan drama azabnya, iya.
Huuhuu~ sedih akutuuu...



Mempelajari budaya dan bahasa
Dari dulu suka sama drama Jepang, aku belajar serius bahasa dan budayanya di salah satu UPT Bahasa di Surabaya dan pencapaian tertinggiku sampai melamar beasiswa sekolah di Jepang untuk melanjutkan S2 karena sudah memegang tes kemampuan Bahasa Jepang, nihon-go noryoku shikken level 2.

Sekarang?
Meski suka Koreanya setelah punya anak sehingga belum memungkinkan aku untuk mengambil Korean language course di sebuah lembaga, aku berharap, kemampuanku yang sedikit ini, karena paham melalui dialog drama sambil baca-baca blog yang menyediakan Belajar Bahasa Korea secara mandiri (otodidak) bisa terus meningkat. Jadi bisa ngerti sedikiiiit kalau drama Korea nongol tanpa subs, gak senyam-senyum gajelas, hehee~
Bisa juga untuk menerjemahkan kartun berbahasa Korea macam Robocar Poli-nya anak-anak.


Kalau untuk budaya, tetap pada koridor yang tepat yaa... Karena I'am Moslem and i proud of it, aku mempelajari budaya Korea hanya untuk sekedar paham. Setelah paham budayanya, kita akan paham dengan karakter orang-orangnya dan siapa tahuuu...someday ke Korea, kan yaa...??

Sambil menikmati keindahan cherry blossom nemenin dedek Jung Hae-in ngelamuun..


atau ke library keren di Korea yang termegah dan terbesar  yang terletak di kawasan Gangnam kayak Lee Seung-gi dan Oh Yeon-seo.
Drama : Hwayugi 



Kira-kira 7 manfaat nonton drama/film Korea yang bisa aku peroleh.
So, Are You In Love, chingu-deul...?

Yeesss,
This is another insight from ma gengs.

Gita - Bandung
Manfaat dan Efek Negatif nge-Drakor
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10158559702199166&id=844649165

Alienda - Bandung
Ada Gak Sih Manfaat Nonton Drama Korea?
https://ceritamamaalienda.wordpress.com/2020/06/17/ada-gak-sih-manfaat-nonton-drama-korea/

Dwi - Jakarta
Menonton Drakor - Faedah atau Unfaedah?
https://www.kompasiana.com/dwitobing/5eea4e62097f3666956c9505/menonton-drama-korea-berfaedah-atau-unfaedah

Rian - Samarinda
Kajian Filosofis tentang alasan emak emak mesti nonton drama Korea
https://docs.google.com/document/d/1bvppOjfEDrumUSx4IXgxDA_3-kogb8vpoiHhymLKl8Y/edit?usp=drivesdk

Ima - Sukabumi
Manfaat Menonton Drakor ala Ima
https://www.maeshardha.com/2020/06/hobi-nonton-drama-korea-ada-manfaatnya.html

Risna - Chiang Mai
Gara-gara drama Korea
https://blog.compactbyte.com/2020/06/18/gara-gara-drama-korea/

Rijo - Cikarang
Bagan sederhana untuk memahami hubungan antara drakor dan penciptaan fiksi
https://rijotobing.wordpress.com/2020/06/18/segitiga-pembuatan-fiksi-membaca-menonton-dan-menulis/

Nastiti - Cimahi
Empat Kata, Manfaat Drakor
https://kupunyapedia.wordpress.com/2020/06/18/empat-kata-manfaat-drakor-untukku/

Rani R Tyas - Kudus
5 Manfaat Menonton Drakor, Awas! No 5 Bikin Kamu Bakal Ketagihan Nonton Drakor
https://www.ranirtyas.com/2020/06/5-manfaat-menonton-drakor.html

Deya - Depok
Manfaat Menonton Drakor
https://jampasirunik.blogspot.com/2020/06/manfaat-nonton-drakor.html

Lithaetr - Jakarta
Drakor bangkitkan rasa
https://nubarnulisbareng.com/drakor-bangkitkan-5-rasa-ini/

Asri - Batam
Efek Samping Menonton Drama Korea
https://catatansangpemimpikecil.blogspot.com/2020/06/efek-samping-menonton-drama-korea.html

Lala - Bandung
Efek jadi Drakorian
https://lalalasongofmylife.blogspot.com/2020/06/efek-jadi-drakorian.html

DK - Surabaya
Manfaat Menonton Drama Korea Bagi Keharmonisan Rumah Tangga
https://www.deestories.com/2020/06/manfaat-menonton-drama-korea-bagi-keharmonisan-rumah-tangga.html




With love,

25 comments for "Are We In Love (2020)"

  1. Bener ya teh, klo da nggak asik baiknya berhenti nonton ya

    ReplyDelete
  2. Smg keinginan bisa ke Korea tercapai ya teh. Saya salut sama org2 yg nonton drama tp sambil belajar dan budayanya. Jd ga buang waktu percuma jadinya hee

    ReplyDelete
  3. Jujur belom pernah denger drama ini, kayanya kurang hype ya.. aku juga bukan pecinta drakor gimana, kalo hype baru nonton #maafkan

    ReplyDelete
  4. Saya salut banget deh, sekarang kalau ingat drakor, saya jadi ingat blog ini hahaha.

    Eh seru kali ya, kalau suatu saat Mba ke Korea karena blog ini, masha Allah.
    Pasti menyenangkan sekali, secara memang penggemar Korea.

    Saya juga penggemar sih, eh salah saya mah gemar nonton, cuman kalau drakor saya skip, terlalu ngabisin waktu, lebih suka nonton film, dan karena racun drakor, saya suka nonton film Korea :D

    ReplyDelete
  5. Trus akhirnya gimana tuh, So-jung jadian sama Master-nim nya atau enggak?
    Aku termasuk yang ga sabaran kalau lihat film bergenre drama hehehe... sukanya sama film yang gedebak-gedebuk atau thriller dengan ending yang kadang tidak kita ketahui.

    ReplyDelete
  6. Ya ampun aku baru tau bisa ngeblog dengan intisari dari drakor, keren bgt kak

    ReplyDelete
  7. Bagus bgt diselipin crta ttg alzeimer....layak ditonton...cerita dan intriknya pas..klo sy baca mah di artikel ini

    ReplyDelete
  8. aku kalau lihat Sung Hoon kok selalu teringat sama adegan kissing yaaa :) kayaknya dia kalau kissing sepenuh hati banget gituuu wkwkwk

    ReplyDelete
  9. Wah aku jadi penasaran, siapa sosok misterius yang memberikan buku itu? Lalu apakah happy ending? (Aku suka males.nonton kalau sad ending atau nggantung doang..hehe)

    ReplyDelete
  10. Sama halnya dengan dorama jepang saya nonton drakor ini ambil yang positif2 aja yang penting hepi atau antusias nontonnya, kalau di tengah jalan ceritanya gak banget ya tinggalin aja hehe

    ReplyDelete
  11. Jadi penasaran, ada gak mbak genre sejenis yang kamu beri rating 5/5? Kalau ada, apa judulnya?

    ReplyDelete
  12. Terkadang nonton drakor itu bikin lupa sama masalah kita sendiri, sejenak melupakan masalah cucian, jemuran, atau masalah dgn mertua, dll. Jadi bikin mood bagus lagi. 🙂 Tapi sy masih suka pilih drakor yg sy tonton mnrt sy bagus bru sy tonton 🙂

    ReplyDelete
  13. Yang menarik justru bagian misteri buku itu, ya. Jadi kepo pingin tau siapa yang kasi.

    ReplyDelete
  14. Aku nonton juga are we in love, ceritanya sweet banget, baru tahu kalau yang jadi mamaknya itu udah meninggal, padahal suka lihat ahjumma ini di drama-drama

    ReplyDelete
  15. Aku belum nonton drakor nih mbak lendy sementara ini mampir di blognya mba lendy dulu aja buat baca reviewnya hehehe

    ReplyDelete
  16. Suka nonton drakor juga, Mbak, tapi kok belum bisa dan aku susah ngapalin nama-namanya. Wkwkkwwk. Jadi, ya, penikmat doang sambil nyetrika baju. Yang ini juga belum pernah nonton nih.

    ReplyDelete
  17. Wah mesti nonton, nih! Saya suka drama yang masak-masakan. Apalagi dessert. Baiklah, setelah ini ngintipin Viu atau Netflik deh siapa tau ada. Sekarang saya lagi nyelesaikan drama Pasta.

    Pemain drakor diperhatikan lama-lama orangnya itu-itu aja ya. Sambil nonton kadang sambil mengingat-ingat si A pernah main di drama B. Si B pernah main di drama Z. Gitu aja terus, haha

    ReplyDelete
  18. Ya ampuunn ternyata sodara kembaarrr. Rugi bangettt yaa menolaak. Hahaha.

    ReplyDelete
  19. Saya salut sama konsistennya mbak Lendy soal drakor ini. Memang iya sih segala hal yang kita lakukan jika itu baik pasti hasilnya juga baik, seperti nonton drama Korea ini. Bisa memahami karakter orang Korea, bisa mengikuti bahasanya dsb. Semoga cita-citanya ke Korea segera terwujud ya.

    ReplyDelete
  20. Setuju deh sama mbak Len, ada banyak hal positif yg didapat waktu nonton Drakor atau film Korea. Makanya aku agak gmn gitu waktu ada sesembak yg (seperti) nyuruh utk nonton karya Indonesia aja daripada Drakor, yaelaaahhh. Diskes terus mbak Lend aamiin

    ReplyDelete
  21. ada yang baru neh di teteh ada link-link tulisan lainnya mantap nih semakin eksis drama koreanya

    ReplyDelete
  22. Aamiin mbak.. kalau ke korea biar nggak kaget ya sama budayanya ya hihi.. pengen nonton ini drama deh jadinya.. nonton ah.

    ReplyDelete
  23. Positif atau negatif sih tergantung kitanya aja ya, kalau dipikir temenku juga jadi banyak yang ngerti budaya korea juga sejak jadi penggila drakor

    ReplyDelete
  24. Aku mangkel sama VIU
    Banyak drakor bagus yan ga ada di situ
    Padahal udah langganan setia sejak dia buka dan dikenal baru oleh khalayak

    ReplyDelete
  25. Aku jadi penasaran pengen nonton film terbarunya Sung Hoon ini, rekomend ya mbak buat ditonton, kalo berlangganan begitu bayarnya berapaan ya

    ReplyDelete

Berlangganan via Email